Malam Perayaan Imlek 2577 Kongzili – 2026 di Kabupaten Belitung Berjalan Aman dan Kondusif

Belitung – Polres Belitung melaksanakan pengamanan malam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Senin (16/2/2026) pukul 18.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kelenteng Hok Tek Che.

 

Pengamanan dilakukan dengan melibatkan sejumlah personel gabungan Polres Belitung guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah dan hiburan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar. Perayaan turut dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

 

Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K, menyampaikan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

“Kehadiran Polri merupakan bentuk komitmen kami untuk menjamin keamanan dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya pada perayaan hari besar keagamaan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi, saling menghormati antarumat beragama, serta bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Kapolres.

 

Beliau juga menegaskan bahwa sinergitas antara Polri, panitia, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana yang aman dan harmonis.

 

Sementara itu, pihak panitia perayaan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Belitung atas kehadiran dan pengamanan yang telah dilaksanakan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

Bapas Pati Tingkatkan Layanan Informasi Pos Bapas Melalui Integrasi Google Maps

INLINK, Pati – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pati terus melakukan peningkatan kualitas layanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah integrasi layanan informasi Pos Bapas dengan platform Google Maps, guna mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi lokasi dan layanan Pos Bapas yang berada di wilayah kerja Bapas Pati.

Integrasi Google Maps ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan terkait dalam memperoleh informasi yang akurat mengenai lokasi Pos Bapas, rute perjalanan, serta akses layanan pembimbingan kemasyarakatan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bapas Pati dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses.

Kepala Bapas Pati, Ari Adi Kurniawan, menyampaikan bahwa pemanfaatan Google Maps menjadi salah satu inovasi layanan informasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Menurutnya, kemudahan akses informasi merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya di bidang pembimbingan dan pendampingan klien.

“Integrasi Google Maps ini kami lakukan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan informasi Pos Bapas agar masyarakat dapat dengan mudah mengetahui lokasi, akses, serta layanan yang tersedia. Dengan informasi yang jelas dan akurat, diharapkan dapat mendukung efektivitas pelayanan pembimbingan kemasyarakatan,” ujar Ari Adi Kurniawan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan Pos Bapas yang tersebar di beberapa wilayah membutuhkan dukungan sistem informasi yang mudah dijangkau. Melalui integrasi Google Maps, masyarakat tidak hanya memperoleh petunjuk lokasi, tetapi juga dapat mengetahui identitas Pos Bapas, jam layanan, serta informasi pendukung lainnya secara daring.

Peningkatan layanan informasi ini sejalan dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Bapas Pati berkomitmen untuk terus melakukan inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mendukung pelaksanaan tugas pembimbingan kemasyarakatan secara optimal.

Dengan adanya integrasi Google Maps tersebut, diharapkan layanan Pos Bapas semakin mudah diakses, responsif, dan memberikan kepastian informasi bagi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemasyarakatan, khususnya di wilayah kerja Bapas Pati.

Polresta Surakarta Siapkan Pengamanan Intensif Hadapi Libur Panjang dan Tradisi Ziarah

INLINK, Polresta Surakarta – Polda Jateng – Ratusan personel disiagakan oleh Polresta Surakarta guna menjaga keamanan selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 serta kegiatan ziarah kubur menjelang bulan suci Ramadan. Para personel diwajibkan untuk selalu siaga dan siap digerakkan kapan saja apabila dibutuhkan.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa seluruh personel melaksanakan apel pagi sebagai bentuk kesiapan pengamanan. Untuk personel Polresta, apel digelar di Mapolresta Surakarta, sedangkan personel Polsek jajaran melaksanakan apel di Mapolsek masing-masing yang dipimpin oleh piket perwira pengawas.

“Penyiagaan personel dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan setiap akhir pekan dan selama masa libur panjang,” ujar Kapolresta, Senin (16/2/2026).

Kapolresta menegaskan bahwa ratusan personel dari Polresta Surakarta dan Polsek jajaran disiagakan sebagai langkah antisipasi guna mencegah potensi gangguan kamtibmas selama periode libur panjang, termasuk meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai titik keramaian.

“Mereka selalu siaga dan siap digerakkan kapan pun dan di mana pun sesuai perintah pimpinan. Personel yang disiagakan ini juga bertugas untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas lainnya,” tambahnya.

Selama libur panjang, berbagai kegiatan pengamanan dilakukan, di antaranya patroli rutin di pusat keramaian, kawasan wisata, serta lokasi pemakaman yang banyak dikunjungi masyarakat untuk berziarah menjelang bulan puasa, guna menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di wilayah Kota Surakarta.

Kapolresta menambahkan bahwa kegiatan pengamanan ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat di sejumlah objek wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 serta tradisi ziarah kubur menjelang Ramadan.

“Dalam menghadapi libur panjang ini, pengamanan telah dilakukan di berbagai objek wisata yang tersebar di Kota Surakarta oleh personel Polres dan Polsek jajaran,” pungkasnya.

Polri-TNI dan BPBD Gotong Royong Bersihkan Puing Rumah Roboh di Giritontro, Korban Alami Kerugian Rp 35 Juta

INLINK, Wonogiri – Aparat kepolisian bersama TNI, BPBD, dan relawan menggelar bakti sosial membersihkan puing-puing rumah roboh akibat diterjang angin kencang di Dusun Jepurun RT 03/10, Kelurahan Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Senin (16/2/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari bencana yang terjadi sehari sebelumnya.

Kapolsek Giritontro AKP Surono memimpin langsung kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai di rumah milik Irawan Eko Sulistyono. Sekitar 20 personel gabungan dari Polsek Giritontro, Koramil 09 Giritontro, BPBD Wonogiri, serta relawan Desa Pucanganom terlibat dalam kerja bakti tersebut.

Bencana angin kencang yang terjadi Minggu (15/2) sekitar pukul 13.50 WIB menyebabkan bangunan rumah roboh dan menimpa penghuni yang berada di dalam. Akibat kejadian itu, pemilik mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 35 juta. Selain itu, beberapa anggota keluarga mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di RS Maguan Pracimantoro.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, petugas bersama warga membersihkan material kayu, genteng, serta sisa bangunan yang berserakan agar lokasi kembali aman dan tidak membahayakan lingkungan sekitar. Kehadiran aparat juga untuk memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, SH, MH mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Kehadiran Polri bersama TNI dan instansi terkait adalah wujud nyata sinergitas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kami tidak hanya hadir saat kejadian, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polres Wonogiri mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta segera melapor apabila membutuhkan bantuan darurat.

Dengan sinergi lintas sektor dan gotong royong masyarakat, proses pembersihan berjalan lancar dan diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi pascabencana di wilayah Giritontro.

Polsek Plupuh Kawal Ketahanan Pangan, Lahan Jagung LBS Gedongan Disiapkan Menuju Panen Produktif

INLINK, SRAGEN — Jajaran Polsek Plupuh menunjukkan langkah konkret dalam mengawal agenda besar ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (13/2/2026), petugas melakukan pengecekan langsung rencana tanam jagung di Lahan Baku Sawah (LBS) Kuartal V, Dukuh Bulakrawe RT 12, Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengamanan dan pendampingan sektor pertanian agar berjalan terukur, berkelanjutan, dan produktif. Lahan seluas ±2.500 meter persegi milik Sukidi tersebut dinilai memiliki kesiapan optimal untuk mendukung program tanam jagung, dengan kondisi tanaman berusia sekitar 45 hari dan tinggi mencapai ±60 sentimeter.

Petugas memastikan aspek teknis pertanian berada dalam kondisi mendukung, mulai dari ketersediaan pupuk yang mudah diakses hingga sistem pengairan tadah hujan yang masih mencukupi.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa lahan berada pada fase pertumbuhan yang stabil dan siap diarahkan menuju hasil panen maksimal.

Kapolsek Plupuh IPTU M. Nur Arifin menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan bentuk nyata peran institusi dalam mendukung kebijakan strategis negara.

Langkah ini selaras dengan perintah Kapolri dalam mengimplementasikan delapan Program Prioritas yang terangkum dalam Asta Cita Presiden.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga mengambil peran aktif sebagai penggerak dan pengawal pembangunan nasional, termasuk di bidang ketahanan pangan,” tegasnya.

Dengan pengecekan lapangan yang dilakukan secara langsung dan berkelanjutan, Polres Sragen melalui Polsek Plupuh menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap jengkal lahan produktif mampu berkontribusi nyata bagi kedaulatan pangan nasional.

 

Polsek Sukodono Pastikan Jagung Warga Siap Topang Swasembada Pangan

INLINK, SRAGEN — Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional tidak hanya digelorakan dari pusat, tetapi juga dikawal langsung hingga ke lahan pertanian desa. Hal itu tercermin dari langkah nyata jajaran Polsek Sukodono yang melakukan pengecekan langsung tanaman jagung milik warga di Dukuh Karangbale, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Kamis (12/2/2026).

Di atas lahan baku sawah seluas 1.250 meter persegi, tanaman jagung berusia 45 hari tampak tumbuh merata dan sehat. Kondisi tanah yang datar, kecukupan air dari hujan, serta tidak ditemukannya serangan hama menjadi indikator bahwa proses budidaya berjalan optimal dan berpotensi menghasilkan panen yang baik.

Kapolsek Sukodono AKP Mujiyanto, menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan pangan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa lahan pertanian warga benar-benar produktif dan mendapat pendampingan yang cukup, sehingga target swasembada pangan dapat tercapai,” ujarnya.

Selain memantau kondisi tanaman, petugas juga mencermati proses perawatan, mulai dari pembersihan gulma hingga ketersediaan pupuk yang dinilai lancar.

Pendekatan langsung ke lapangan ini diharapkan mampu membangun kepercayaan dan semangat petani untuk terus mengolah lahannya secara maksimal.

Langkah Polsek Sukodono tersebut menjadi bagian dari gerak bersama jajaran Polres Sragen dalam mendukung implementasi 8 Program Prioritas Nasional (Asta Cita Presiden).

Melalui pengawalan dari sisi keamanan dan pendampingan sosial, Polri mengambil peran strategis sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Dengan turun langsung ke sawah, Polsek Sukodono menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya hadir di jalan raya dan ruang pelayanan publik, tetapi juga berakar di ladang-ladang pertanian sebagai fondasi kekuatan bangsa.

Sat Reskrim Polres Belitung Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan Berencana di Batu Itam, Pelaku Berhasil Diamankan

Belitung – Polres Belitung berhasil mengungkap dugaan tindak pidana percobaan pembunuhan atau penganiayaan berat yang terjadi di wilayah Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Senin (15/02/2026)

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekira pukul 20.30 WIB di Jalan Tanjungpandan–Tanjung Kelayang, Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk.

 

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat terkait ditemukannya seorang perempuan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami luka diduga akibat senjata tajam.

Mendapatkan informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Belitung bersama Tim Opsnal Sat Reskrim langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Dr. H. Marsidi Judono Belitung guna mendapatkan perawatan medis.

 

Dari hasil penyelidikan di TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, petugas memperoleh petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku berinisial AS (17), yang diketahui merupakan anak kandung korban. Tidak berselang lama, tim bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku di kediamannya di wilayah Aik Rayak, Tanjungpandan.

 

Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban (Ibunya) dengan menggunakan satu bilah pisau bergagang kayu. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu bilah pisau bergagang kayu, ciput warna hitam, jilbab merah, serta sepasang sandal hak warna hitam-coklat.

 

Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo,S.I.K menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat dalam merespons laporan masyarakat.

 

“Kami memastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional dan proporsional. Respons cepat anggota di lapangan menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma, menegaskan bahwa proses penyidikan terus dilakukan secara mendalam.

 

“Kami masih mendalami motif Pelaku melakukan perbuatan tersebut serta melengkapi administrasi penyidikan. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelasnya.

 

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Belitung guna proses hukum lebih lanjut.

 

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Polisi Siaga Dini Hari, Posko Terpadu Jaga Jakarta di Ciracas Perketat Antisipasi Tawuran

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ — Upaya pencegahan tawuran terus diperkuat jajaran Polsek Ciracas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Senin dini hari, 16 Februari 2025 pukul 00.20 WIB, personel gabungan melaksanakan apel pengamanan di Posko Terpadu Jaga Jakarta yang berlokasi di Jalan Raya H. Baping RT 02/09, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

 

Apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin IPTU Made Nuija selaku Kapolsubsektor Kelapa Dua Wetan sekaligus Kaposko Terpadu Anti Tawuran.

 

Sebanyak sembilan personel terlibat dalam pengamanan, terdiri dari unsur Sabhara Polda Metro Jaya, anggota Polsek Ciracas, Pokdar Kamtibmas, serta Potensi Masyarakat. Keterlibatan unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas.

 

Usai pelaksanaan apel, personel gabungan langsung melakukan pemantauan dan patroli bersama di sepanjang Jalan Raya H. Baping dan titik-titik yang dinilai rawan terjadinya aksi tawuran. Kegiatan ini difokuskan pada jam-jam rawan menjelang pagi, waktu yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok remaja untuk berkumpul.

 

Kapolsek Ciracas, Rohmad S, menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan langkah nyata untuk melindungi masyarakat dan mencegah potensi konflik sebelum terjadi.

 

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran di wilayah Ciracas. Personel kami siagakan dan berpatroli secara rutin pada jam rawan. Pencegahan menjadi prioritas, namun apabila ditemukan pelanggaran hukum, kami akan bertindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, terutama dengan mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari serta membangun komunikasi yang baik antara warga dan aparat keamanan.

 

“Kami berharap orang tua lebih peduli terhadap pergaulan anak, memastikan mereka berada di rumah pada waktu yang tidak semestinya untuk berkegiatan di luar. Laporkan segera apabila melihat potensi gangguan kamtibmas. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

 

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di sekitar Posko Terpadu Anti Tawuran terpantau aman dan kondusif. Personel tetap disiagakan di sekitar posko sebagai langkah antisipatif guna memastikan wilayah Ciracas tetap terkendali dan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman.

Dan SSK Kapten Inf Firdaus Turun Langsung Bantu Semenisasi Jalan di Kampung Linggang Amer

INLINK, Kutai Barat – Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar, Kapten Inf Firdaus, turun langsung membantu proses pengerjaan semenisasi jalan di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Senin (16/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas Ke-127 yang tengah dilaksanakan oleh Kodim 0912/Kubar sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Sasaran fisik yang dikerjakan berupa semenisasi jalan sepanjang 475 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter.

Sejak pagi hari, Kapten Inf Firdaus bersama anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat tampak kompak melaksanakan pekerjaan. Mulai dari pengangkutan material, pencampuran adukan semen, perataan hingga tahap pengecoran dilakukan secara bergotong royong. Kehadiran Dan SSK di tengah-tengah anggota dan warga memberikan semangat tambahan serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Kebersamaan dan keharmonisan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas selama proses pengerjaan. Warga Kampung Linggang Amer dengan antusias turut ambil bagian, menunjukkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat. Canda dan kebersamaan di sela-sela pekerjaan menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapten Inf Firdaus menyampaikan bahwa keterlibatan langsung dirinya di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen Satgas TMMD dalam menyukseskan program pembangunan. Selain untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga, kehadiran pimpinan di lapangan juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan semenisasi ini, kami berharap akses jalan masyarakat menjadi lebih baik, terutama untuk menunjang aktivitas sehari-hari seperti ke kebun, sekolah, maupun kegiatan ekonomi lainnya. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD,” ungkapnya.

Semenisasi jalan ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus transportasi warga serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian di Kampung Linggang Amer. Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, program TMMD Wiltas Ke-127 tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan demi kemajuan desa.

Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir Hari Ini, Polda Jateng Berharap Budaya Tertib Lalu Lintas Berlanjut Hingga Arus Mudik Lebaran

INLINK, Polda Jateng, Semarang | Operasi Keselamatan Candi 2026 secara resmi akan dinyatakan berakhir pada malam ini, Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari pelaksanaan, Kepolisian Daerah Jawa Tengah memberikan apresiasi besar terhadap respon positif dan peningkatan kepatuhan masyarakat di jalan raya.

​Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan operasi. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya bukan terletak pada jumlah penindakan, namun meningkatnya kesadaran masyarakat melalui berbagai pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian di lapangan selama masa operasi.

“Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan anda adalah prioritas kami,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu siang.

Selama dua pekan, berbagai inovasi kegiatan telah digelar, mulai dari edukasi masif ke sekolah-sekolah (Dikmas Lantas), dialog simpatik dengan para pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi para pejuang transportasi. Semua itu dilakukan untuk menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan.

Berdasarkan data rekapitulasi hingga hari terakhir, meski tercatat puluhan ribu pelanggaran yang didominasi usia produktif, tren kesadaran untuk menggunakan helm SNI dan menghindari lawan arus menunjukkan grafik yang membaik di beberapa titik pantauan.

“Kami menyadari bahwa mengubah perilaku dan kebiasaan tidak bisa instan. Namun, melalui operasi ini, kita berupaya meletakkan pondasi pendidikan karakter dan disiplin berlalu lintas, terutama bagi generasi muda yang merupakan investasi masa depan bangsa,” tambah Kombes Pol Artanto.

​Kabid Humas juga mengingatkan bahwa dengan berakhirnya operasi ini pihaknya dihadapkan dengan tantangan yang lebih besar, yakni pengamanan bulan suci Ramadhan dan arus mudik Lebaran 1447 H. Kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik nanti akan sangat ditentukan oleh tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

​“Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,” pungkasnya.