Polsek Plupuh Kawal Ketahanan Pangan, Lahan Jagung LBS Gedongan Disiapkan Menuju Panen Produktif

INLINK, SRAGEN — Jajaran Polsek Plupuh menunjukkan langkah konkret dalam mengawal agenda besar ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (13/2/2026), petugas melakukan pengecekan langsung rencana tanam jagung di Lahan Baku Sawah (LBS) Kuartal V, Dukuh Bulakrawe RT 12, Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengamanan dan pendampingan sektor pertanian agar berjalan terukur, berkelanjutan, dan produktif. Lahan seluas ±2.500 meter persegi milik Sukidi tersebut dinilai memiliki kesiapan optimal untuk mendukung program tanam jagung, dengan kondisi tanaman berusia sekitar 45 hari dan tinggi mencapai ±60 sentimeter.

Petugas memastikan aspek teknis pertanian berada dalam kondisi mendukung, mulai dari ketersediaan pupuk yang mudah diakses hingga sistem pengairan tadah hujan yang masih mencukupi.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa lahan berada pada fase pertumbuhan yang stabil dan siap diarahkan menuju hasil panen maksimal.

Kapolsek Plupuh IPTU M. Nur Arifin menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan bentuk nyata peran institusi dalam mendukung kebijakan strategis negara.

Langkah ini selaras dengan perintah Kapolri dalam mengimplementasikan delapan Program Prioritas yang terangkum dalam Asta Cita Presiden.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga mengambil peran aktif sebagai penggerak dan pengawal pembangunan nasional, termasuk di bidang ketahanan pangan,” tegasnya.

Dengan pengecekan lapangan yang dilakukan secara langsung dan berkelanjutan, Polres Sragen melalui Polsek Plupuh menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap jengkal lahan produktif mampu berkontribusi nyata bagi kedaulatan pangan nasional.

 

Polsek Sukodono Pastikan Jagung Warga Siap Topang Swasembada Pangan

INLINK, SRAGEN — Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional tidak hanya digelorakan dari pusat, tetapi juga dikawal langsung hingga ke lahan pertanian desa. Hal itu tercermin dari langkah nyata jajaran Polsek Sukodono yang melakukan pengecekan langsung tanaman jagung milik warga di Dukuh Karangbale, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Kamis (12/2/2026).

Di atas lahan baku sawah seluas 1.250 meter persegi, tanaman jagung berusia 45 hari tampak tumbuh merata dan sehat. Kondisi tanah yang datar, kecukupan air dari hujan, serta tidak ditemukannya serangan hama menjadi indikator bahwa proses budidaya berjalan optimal dan berpotensi menghasilkan panen yang baik.

Kapolsek Sukodono AKP Mujiyanto, menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan pangan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa lahan pertanian warga benar-benar produktif dan mendapat pendampingan yang cukup, sehingga target swasembada pangan dapat tercapai,” ujarnya.

Selain memantau kondisi tanaman, petugas juga mencermati proses perawatan, mulai dari pembersihan gulma hingga ketersediaan pupuk yang dinilai lancar.

Pendekatan langsung ke lapangan ini diharapkan mampu membangun kepercayaan dan semangat petani untuk terus mengolah lahannya secara maksimal.

Langkah Polsek Sukodono tersebut menjadi bagian dari gerak bersama jajaran Polres Sragen dalam mendukung implementasi 8 Program Prioritas Nasional (Asta Cita Presiden).

Melalui pengawalan dari sisi keamanan dan pendampingan sosial, Polri mengambil peran strategis sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Dengan turun langsung ke sawah, Polsek Sukodono menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya hadir di jalan raya dan ruang pelayanan publik, tetapi juga berakar di ladang-ladang pertanian sebagai fondasi kekuatan bangsa.

Sat Reskrim Polres Belitung Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan Berencana di Batu Itam, Pelaku Berhasil Diamankan

Belitung – Polres Belitung berhasil mengungkap dugaan tindak pidana percobaan pembunuhan atau penganiayaan berat yang terjadi di wilayah Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Senin (15/02/2026)

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekira pukul 20.30 WIB di Jalan Tanjungpandan–Tanjung Kelayang, Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk.

 

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat terkait ditemukannya seorang perempuan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami luka diduga akibat senjata tajam.

Mendapatkan informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Belitung bersama Tim Opsnal Sat Reskrim langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Dr. H. Marsidi Judono Belitung guna mendapatkan perawatan medis.

 

Dari hasil penyelidikan di TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, petugas memperoleh petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku berinisial AS (17), yang diketahui merupakan anak kandung korban. Tidak berselang lama, tim bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku di kediamannya di wilayah Aik Rayak, Tanjungpandan.

 

Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban (Ibunya) dengan menggunakan satu bilah pisau bergagang kayu. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu bilah pisau bergagang kayu, ciput warna hitam, jilbab merah, serta sepasang sandal hak warna hitam-coklat.

 

Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo,S.I.K menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat dalam merespons laporan masyarakat.

 

“Kami memastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional dan proporsional. Respons cepat anggota di lapangan menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma, menegaskan bahwa proses penyidikan terus dilakukan secara mendalam.

 

“Kami masih mendalami motif Pelaku melakukan perbuatan tersebut serta melengkapi administrasi penyidikan. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelasnya.

 

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Belitung guna proses hukum lebih lanjut.

 

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Polisi Siaga Dini Hari, Posko Terpadu Jaga Jakarta di Ciracas Perketat Antisipasi Tawuran

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ — Upaya pencegahan tawuran terus diperkuat jajaran Polsek Ciracas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Senin dini hari, 16 Februari 2025 pukul 00.20 WIB, personel gabungan melaksanakan apel pengamanan di Posko Terpadu Jaga Jakarta yang berlokasi di Jalan Raya H. Baping RT 02/09, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

 

Apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin IPTU Made Nuija selaku Kapolsubsektor Kelapa Dua Wetan sekaligus Kaposko Terpadu Anti Tawuran.

 

Sebanyak sembilan personel terlibat dalam pengamanan, terdiri dari unsur Sabhara Polda Metro Jaya, anggota Polsek Ciracas, Pokdar Kamtibmas, serta Potensi Masyarakat. Keterlibatan unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas.

 

Usai pelaksanaan apel, personel gabungan langsung melakukan pemantauan dan patroli bersama di sepanjang Jalan Raya H. Baping dan titik-titik yang dinilai rawan terjadinya aksi tawuran. Kegiatan ini difokuskan pada jam-jam rawan menjelang pagi, waktu yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok remaja untuk berkumpul.

 

Kapolsek Ciracas, Rohmad S, menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan langkah nyata untuk melindungi masyarakat dan mencegah potensi konflik sebelum terjadi.

 

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran di wilayah Ciracas. Personel kami siagakan dan berpatroli secara rutin pada jam rawan. Pencegahan menjadi prioritas, namun apabila ditemukan pelanggaran hukum, kami akan bertindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, terutama dengan mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari serta membangun komunikasi yang baik antara warga dan aparat keamanan.

 

“Kami berharap orang tua lebih peduli terhadap pergaulan anak, memastikan mereka berada di rumah pada waktu yang tidak semestinya untuk berkegiatan di luar. Laporkan segera apabila melihat potensi gangguan kamtibmas. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

 

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di sekitar Posko Terpadu Anti Tawuran terpantau aman dan kondusif. Personel tetap disiagakan di sekitar posko sebagai langkah antisipatif guna memastikan wilayah Ciracas tetap terkendali dan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman.

Dan SSK Kapten Inf Firdaus Turun Langsung Bantu Semenisasi Jalan di Kampung Linggang Amer

INLINK, Kutai Barat – Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar, Kapten Inf Firdaus, turun langsung membantu proses pengerjaan semenisasi jalan di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Senin (16/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas Ke-127 yang tengah dilaksanakan oleh Kodim 0912/Kubar sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Sasaran fisik yang dikerjakan berupa semenisasi jalan sepanjang 475 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter.

Sejak pagi hari, Kapten Inf Firdaus bersama anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat tampak kompak melaksanakan pekerjaan. Mulai dari pengangkutan material, pencampuran adukan semen, perataan hingga tahap pengecoran dilakukan secara bergotong royong. Kehadiran Dan SSK di tengah-tengah anggota dan warga memberikan semangat tambahan serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Kebersamaan dan keharmonisan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas selama proses pengerjaan. Warga Kampung Linggang Amer dengan antusias turut ambil bagian, menunjukkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat. Canda dan kebersamaan di sela-sela pekerjaan menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapten Inf Firdaus menyampaikan bahwa keterlibatan langsung dirinya di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen Satgas TMMD dalam menyukseskan program pembangunan. Selain untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga, kehadiran pimpinan di lapangan juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan semenisasi ini, kami berharap akses jalan masyarakat menjadi lebih baik, terutama untuk menunjang aktivitas sehari-hari seperti ke kebun, sekolah, maupun kegiatan ekonomi lainnya. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD,” ungkapnya.

Semenisasi jalan ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus transportasi warga serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian di Kampung Linggang Amer. Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, program TMMD Wiltas Ke-127 tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan demi kemajuan desa.

Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir Hari Ini, Polda Jateng Berharap Budaya Tertib Lalu Lintas Berlanjut Hingga Arus Mudik Lebaran

INLINK, Polda Jateng, Semarang | Operasi Keselamatan Candi 2026 secara resmi akan dinyatakan berakhir pada malam ini, Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari pelaksanaan, Kepolisian Daerah Jawa Tengah memberikan apresiasi besar terhadap respon positif dan peningkatan kepatuhan masyarakat di jalan raya.

​Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan operasi. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya bukan terletak pada jumlah penindakan, namun meningkatnya kesadaran masyarakat melalui berbagai pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian di lapangan selama masa operasi.

“Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan anda adalah prioritas kami,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu siang.

Selama dua pekan, berbagai inovasi kegiatan telah digelar, mulai dari edukasi masif ke sekolah-sekolah (Dikmas Lantas), dialog simpatik dengan para pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi para pejuang transportasi. Semua itu dilakukan untuk menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan.

Berdasarkan data rekapitulasi hingga hari terakhir, meski tercatat puluhan ribu pelanggaran yang didominasi usia produktif, tren kesadaran untuk menggunakan helm SNI dan menghindari lawan arus menunjukkan grafik yang membaik di beberapa titik pantauan.

“Kami menyadari bahwa mengubah perilaku dan kebiasaan tidak bisa instan. Namun, melalui operasi ini, kita berupaya meletakkan pondasi pendidikan karakter dan disiplin berlalu lintas, terutama bagi generasi muda yang merupakan investasi masa depan bangsa,” tambah Kombes Pol Artanto.

​Kabid Humas juga mengingatkan bahwa dengan berakhirnya operasi ini pihaknya dihadapkan dengan tantangan yang lebih besar, yakni pengamanan bulan suci Ramadhan dan arus mudik Lebaran 1447 H. Kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik nanti akan sangat ditentukan oleh tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

​“Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,” pungkasnya.

Patroli Ops Keselamatan Candi 2026, Satlantas Amankan Kawasan Waduk Gajah Mungkur

INLINK, WONOGIRI – Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri menggelar patroli dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026 di kawasan obyek wisata Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Minggu (15/2/2026) pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat saat akhir pekan.

Patroli dipimpin Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, dengan melibatkan personel Satlantas. Petugas melaksanakan pengaturan dan pengamanan arus kendaraan di seputar kawasan wisata, sekaligus melakukan pemantauan situasi kamtibmas dan memberikan imbauan kepada para pengunjung.

“Personel kami melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu tertib dan patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas. Langkah ini penting untuk menekan angka kecelakaan dan mengurangi fatalitas korban laka lantas di wilayah hukum Polres Wonogiri,” ujar Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, SH, MH, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM.

Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas masyarakat di kawasan wisata berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan. Karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi bagian dari strategi preventif guna memastikan arus tetap lancar dan situasi tetap kondusif.

Dari hasil pemantauan, situasi di kawasan Waduk Gajah Mungkur terpantau aman dan terkendali. Arus lalu lintas berjalan lancar, serta para pengunjung dinilai cukup disiplin dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

Operasi Keselamatan Candi 2026 sendiri merupakan upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib di jalan raya. Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama.

Ratusan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar PHBI ke-25 di Manyaran, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

INLINK, WONOGIRI – Sekitar 500 jemaah menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) ke-25 yang digelar di halaman Masjid Al-Mutaqin, Dusun Platar, Desa Pijiharjo, Kecamatan Manyaran, Sabtu (14/2/2026) malam. Kegiatan bertema “2026 Semangat Bertumbuh Dengan Iman” itu berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai.

Acara menghadirkan penceramah Drs. H. Wasono Nurhadi, pengasuh Ponpes Santri Makaryo Surakarta. Sejumlah unsur Forkopimcam Manyaran turut hadir, di antaranya Camat Manyaran Toto Trimulyarto, perwakilan Danramil 11 Manyaran, Kapolsek Manyaran yang diwakili Aipda Danur Tri H., Kepala KUA Manyaran, para kepala desa se-Kecamatan Manyaran, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam tausyiahnya, Ustaz Wasono Nurhadi mengajak masyarakat menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Ia juga menekankan pentingnya memaknai peringatan hari besar Islam sebagai momentum memperkuat semangat perjuangan dan meneladani ajaran Rasulullah SAW.

Kapolsek Manyaran AKP Parji, SH memimpin langsung pengamanan kegiatan tersebut. Personel Polsek Manyaran melakukan pengawasan dan pengendalian (wasdal) guna memastikan acara berjalan tertib.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, SH, MH mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif. Alhamdulillah hingga acara selesai situasi tetap terkendali,” ujar AKP Anom.

Ia menambahkan, sinergitas antara panitia, tokoh agama, aparat pemerintah dan kepolisian menjadi kunci suksesnya kegiatan yang dihadiri ratusan jemaah tersebut.

Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan masyarakat, khususnya menjelang Ramadhan, dengan menghadirkan pengamanan yang humanis dan profesional demi terciptanya situasi kamtibmas yang sejuk di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Solid dalam Tim, Sportif dalam Bertanding, Tim Karesidenan Pati Raih Runner Up di Piala IMIPAS Jawa Tengah 2026

INLINK, Tim minisoccer UPT Pemasyarakatan Karesidenan Pati berhasil meraih posisi Runner Up pada ajang Piala IMIPAS Jawa Tengah 2026 setelah melalui pertandingan final yang berlangsung sengit melawan Karesidenan Semarang B. Kompetisi ini merupakan ajang kebersamaan dan sportivitas bagi jajaran UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Jawa Tengah dalam mempererat sinergi melalui olahraga.

Sejak peluit awal dibunyikan, tim Karesidenan Pati tampil percaya diri dengan permainan kolektif dan strategi yang disiplin. Tekanan demi tekanan berhasil dibangun serta sejumlah peluang tercipta sepanjang laga. Meski hasil akhir belum berpihak, perjuangan hingga menit terakhir menjadi bukti semangat pantang menyerah dan kekompakan tim dalam menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Kami tetap bangga atas perjuangan seluruh pemain. Posisi Runner Up ini adalah hasil dari kekompakan, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Lebih dari sekadar hasil akhir, yang terpenting adalah terjaganya sportivitas dan kebersamaan antarjajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi”.

Alami Patah Tulang Akibat Laka Tunggal, Quick Respon Polsek Cilongok Polresta Banyumas Evakuasi Korban Ke RSUD Ajibarang

INLINK , Polsek Cilongok Respons sigap ditunjukkan jajaran Polresta Banyumas usai menerima laporan masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Raya Pernasidi, tepatnya di depan Kantor Telkom Cilongok, Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Sabtu malam (14/2/2026) sekitar pukul 22.30 wib.

Petugas piket, Aiptu Sutono, Aiptu Djudju, dan Aipda Fajar langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, mulai dari pendataan saksi di tempat kejadian perkara (TKP) hingga pengamanan barang bukti.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam list merah bernomor polisi R-3457-BE yang diduga tergelincir akibat kondisi jalan yang licin karena hujan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cilongok AKP Mugiono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengendara sepeda motor berinisial OK, warga Desa Karangtengah, mengalami luka cukup serius akibat insiden tersebut.

“Korban diduga mengalami fraktur pada kaki kanan dan lengan tangan serta luka memar di bagian kepala setelah terjatuh saat kendaraan tergelincir di jalan yang basah karena hujan,” jelas AKP Mugiono saat dikonfirmasi.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Cilongok 1 guna mendapatkan penanganan medis awal sebelum dirujuk ke RSUD Ajibarang untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian depan.

Guna memastikan situasi lalu lintas di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif, petugas Polsek Cilongok juga berkoordinasi dengan Unit Laka Sat Lantas Polresta Banyumas Pos Ajibarang untuk penanganan lanjutan.

AKP Mugiono menegaskan bahwa langkah cepat yang dilakukan anggotanya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk Quick Respon Polri dalam menangani setiap laporan masyarakat, khususnya guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama dalam kondisi cuaca hujan yang berpotensi membuat permukaan jalan menjadi licin.

“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengurangi kecepatan saat hujan, serta menjaga jarak aman guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya,” imbuhnya.