Polres Boyolali Ikuti Peresmian dan Groundbreaking SPPG Polri serta Gudang Ketahanan Pangan Secara Serentak melalui Zoom

INLINK, Boyolali – Polres Boyolali mengikuti kegiatan peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking SPPG Polri yang dilaksanakan secara serentak melalui Zoom Meeting pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kegiatan nasional tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dipusatkan di Jakarta.

Pelaksanaan Zoom meeting di wilayah Boyolali terbagi di dua lokasi. Lokasi pertama bertempat di SPPG Polres Boyolali yang berada di Asrama Sunggingan dan dihadiri oleh Wakapolres Boyolali KOMPOL Novilia Kabag SDM KOMPOL Subiyati, serta personel terkait.

Sementara itu, lokasi kedua berada di Gudang Ketahanan Pangan Polri Sendang, Karanggede. Kegiatan di lokasi ini dihadiri Pejabat Utama Polda Jawa Tengah di antaranya Karolog KBP Nirboyo dan Karo SDM KBP Noviana Tursanurohmad. Turut hadir Kasrem 074/Warastratama Letkol Czi Bambang S.T., Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, serta Dankie Brimob Surakarta KOMPOL Langgeng.

Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri bertujuan memperkuat cadangan dan distribusi logistik pangan guna menjaga stabilitas pasokan serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, groundbreaking SPPG Polri menjadi langkah awal pembangunan fasilitas yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan personel.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Penemuan orang meninggal dunia di truk box depan SPBU Tanduk, Polsek Ampel Gercep lakukan Penanganan

INLINK, Boyolali – Seorang sopir truk box, M(68), ditemukan meninggal dunia dalam kendaraannya, di jalan Raya Semarang – Solo, wilayah Ampel, Boyolali. Diduga, korban mengalami sakit dan kelelahan.

“Iya. Korban sopir truk box, bernama Mudjari (68) warga Putat Kidul, Gondang Legi, Kabupaten Malang. Awalnya korban dikira tidur, oleh warga lalu dibangunkan, namun tidak ada respon. Lalu dilaporkan oleh warga ke Polsek Ampel,” kata Kapolsek Ampel, IPTU Edhy Nugroho, Jumat (13/2/2026).

Korban ditemukan oleh warga sudah meninggal dunia tadi sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Lokasi kejadiannya di pinggir jalan raya Semarang – Solo, di depan SPBU Tanduk, Ampel sebelah timur.

Kapolsek Ampel menyampaikan, bahwa truk box Hino warna hijau dengan Nopol L 9679 CI itu diketahui tiba di depan SPBU Tanduk pada Kamis (12/2/2026) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian, sopir truk menepikan kendaraannya dan parkir di depan SPBU sebelah timur.

Sekitar pukul 17,00 WIB, saksi pegawai SPBU tersebut melihat korban berada di depan kemudi dengan posisi bersandar, seperti sedang beristirahat. Saat itu saksi tidak curiga dan dikira korban sedang istirahat dan tidur.

“Kemudian pada hari ini, Jumat tanggal 13 Februari 2026 sekira pukul 10.00 WIB, saksi melihat korban masih berada di atas truk bagian sopir dengan posisi yang tidak berubah,” terang dia.

Curiga telah terjadi sesuatu pada korban, saksi kemudian mencoba melihat kondisi korban yang berada di belakang kemudi itu. Warga berusaha membangunkan tetapi tidak ada respon.

“Dan diketahui bahwa tubuh korban sudah dalam kondisi dingin,” imbuhnya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ampel untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas pun gerak cepat langsung mendatangi lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pandanarang, Boyolali untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ada tanda kekerasan. Korban diduga meninggal karena sakit dan kelelahan,” terang Kapolsek.

Dari hasil olah TKP, tambah dia, juga tidak ada barang milik korban yang hilang. Terdapat sejumlah koyo ditempel di tubuh korban, yakni 3 lembar di punggung kanan dan koyo cabe warna hijau di dada tengah.

Polda Babel Kembali Resmikan dan Groundbreaking SPPG, Komitmen Nyata Dukung Program MBG

Polda Bangka Belitung kembali meresmikan operasional 3 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri pada Jumat (13/2/26). Peresmian sendiri dipusatkan di SPPG Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah.

Selain meresmikan operasional SPPG, Polda Babel juga melakukan groundbreaking 2 unit SPPG Polri yang ada di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Selatan.

Peresmian dan groundbreaking ini dilakukan oleh Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda yang diikuti oleh Pejabat Polda hingga Kapolres/ta jajaran diwilayah masing-masing.

“Alhamdulillah hingga saat ini, Polda Bangka Belitung telah melaksanakan pembangunan 10 SPPG yang dapat melayani penerima manfaat dengan estimasi 21 ribu siswa yang tersebar di Pulau Bangka dan Pulau Belitung,”kata Murry dalam sambutannya.

Murry membeberkan, dari 10 unit SPPG yang telah dibangun itu, 7 diantaranya sudah beroperasional dan unit yang lainnya sedang berlangsung groundbreaking atau peletakan baru pertama.

Adapun rinciannya sebagai berikut :
1. SPPG Taman Sari Pangkalpinang dengan 2.702 siswa penerima manfaat.
2. SPPG Merawang Kabupaten Bangka dengan 3.146 siswa penerima manfaat.
3. SPPG Sungailiat Kabupaten Bangka dengan 2.031 siswa penerima manfaat.
4. SPPG Tanjung Pandan Kabupaten Belitung dengan 2.645 siswa penerima manfaat.
5. SPPG Dendang Kabupaten Belitung Timur dengan 2.485 siswa penerima manfaat
6. SPPG Manggar Kabupaten Belitung Timur dengan 2.278 siswa penerima manfaat.
7. SPPG Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah dengan 2.045 siswa penerima manfaat.
8. SPPG Rangkui Polresta Pangkalpinang sedang berlangsung groundbreaking.
9. SPPG Payung Polres Bangka Selatan sedang berlangsung groundbreaking.
10. SPPG Mendo Barat Polres Bangka.

“Untuk SPPG Sungai Selan yang kita hadiri saat ini, telah menjangkau 4 sekolah dengan total penerima manfaat yakni TK/PAUD 219 siswa, SD 886 siswa, SMP 491 siswa dan SMA/SMK 449 siswa dengan total 2.045 siswa,”bebernya.

Lebih lanjut, Jenderal Bintang Satu Polri ini menegaskan pembentukan SPPG ini merupakan bukti nyata dukungan Polri terhadap program prioritas Presiden RI dalam mengentaskan kemiskinan dan masalah gizi terutama pada anak-anak.

“Tentunya, pemerintah melalui berbagai kebijakannya mendorong semua elemen bangsa termasuk institusi Polri untuk berperan aktif dalam menjawab tantangan sosial yang ada ditengah masyarakat,”tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolda turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam mewujudkan program ini.

“Saya mewakili Pak Kapolda, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam mewujudkan program ini. Semoga kehadiran SPPG ini memberi manfaat nyata serta menjadi model pelayanan gizi terpadu di Bangka Belitung,”ungkapnya.

Sebagai informasi, peresmian dan groundbreaking di Babel ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan serentak di Indonesia.

Agenda nasional ini dilaksanakan secara terpusat oleh Polri di Jakarta yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Tak hanya itu, kegiatan peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serentak serta Gudang Ketahanan Pangan Polri ini turut dihadiri oleh seluruh Kapolda se-Indonesia termasuk Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing.

Presiden R.I Resmikan SPPG Polri, Polres Belitung Siapkan 2.642 Penerima Manfaat Siap Dapatkan Makanan Bergizi.

Belitung – Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan Gedung Ketahanan Pangan Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Di wilayah Kabupaten Belitung, kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG Embun Satam Tanjungpandan Kota yang dilaksanakan oleh Polres Belitung, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., serta dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan TNI AU, AD, OPD terkait, Bhayangkari, dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Belitung menyampaikan bahwa beroperasinya SPPG Embun Satam Tanjungpandan merupakan bentuk komitmen Polres belitung dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi dan ketahanan pangan, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Belitung.

Sebanyak 2.642 penerima manfaat telah disiapkan untuk menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang terdiri dari siswa tingkat TK, SD, SMP dan SMK. Pada tahap awal, SPPG akan memproduksi sekitar 1.000 porsi makanan per hari dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga 3.000 porsi sesuai kesiapan operasional.

Kapolres juga menyampaikan bahwa operasional SPPG Embun Satam tetap berjalan selama bulan suci Ramadan. Program MBG akan disesuaikan dalam bentuk makanan kering seperti roti, susu, kurma dan makanan bergizi lainnya yang praktis untuk berbuka puasa. Selain pelajar, penerima manfaat juga mencakup balita Posyandu sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

SPPG Embun Satam Tanjungpandan Kota dijadwalkan mulai beroperasi pada 24 Februari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan peresmian di wilayah Kabupaten Belitung berlangsung aman, tertib dan lancar.

Melalui program ini, Polres Belitung menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi generasi penerus bangsa di Kabupaten Belitung.

Presiden Prabowo  Beri Anugerah Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya Kepada Penggerak MBG dan Rantai Pasok SPPG Polri

INLINK, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada para pejabat Polri serta tokoh masyarakat yang menjadi penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguat rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Penganugerahan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPMBG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri, Jumat (13/2/2026). Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Bintang Jasa dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Satyalancana Wira Karya, yang ditandatangani di Jakarta pada 13 Februari 2026.

Tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa besar, dedikasi, serta kontribusi nyata dalam memperkuat implementasi MBG Polri, menjaga kelancaran rantai pasok SPPG Polri, serta mendukung kebijakan nasional di bidang gizi, ketahanan pangan, dan pelayanan publik.

Berikut daftar penerima dan jenis tanda kehormatannya sesuai urutan:

I. Bintang Jasa Utama
1. Dr. Ir. Dadan Hindayana – Kepala Badan Gizi Nasional.

II. Bintang Jasa Pratama
2. Komjen Pol. Dedi Prasetyo – Wakapolri.
3. Sony Sonjaya, S.I.K. – Irjen Pol (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
4. Nanik Sudaryati Deyang – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
5. Lodewyk Pusung – Letjen TNI (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
6. Komjen Pol. Wahyu Widada – Irwasum Polri.

III. Bintang Jasa Nararya
7. Nurworo Danang, S.I.K. – Irjen Pol, Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
8. Iman Prijantoro, S.H. – Irjen Pol (Purn), Wakil Ketua Pelaksana Gugus Tugas MBG Polri.
9. Abdul Karim, S.I.K., M.Si. – Irjen Pol, Kadivpropam Polri.
10. Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia.

IV. Satyalancana Wira Karya
11. Irjen Pol. Asep Edi Suheri – Kapolda Metro Jaya.
12. Dr. Ribut Hari Wibowo – Kapolda Jawa Tengah.
13. Hengki – Kapolda Banten.
14. Irjen Pol. Whisnu Hermawan Febrianto – Kapolda Sumatera Utara.
15. Drs. Nanang Avianto – Kapolda Jawa Timur.
16. Asep Safrudin – Kapolda Kepulauan Riau.
17. Dr. Gatot Tri Suryanta – Kapolda Sumatera Barat.
18. Andi Rian R. Djajadi – Wakalemdiklat Polri.
19. Rosyanto Yudha Hermawan – Kapolda Kalimantan Selatan.
20. Dekananto Eko Purwono – Wakapolda Metro Jaya.
21. dr. A. Nyoman Eddy Purnama Wirawan – Karodokpol Pusdokkes Polri.
22. Hendra Kurniawan – Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri.
23. Ucu Kuspriyadi – Karorenmin Itwasum Polri.
24. Nanang Masbudi – Irwasda Polda Sumut.
25. Sri Satyatama – Irwasda Polda Metro Jaya.
26. Feri Handoko Soenarso – Irwasda Polda Sumsel.
27. Tato Pamungkas Suyono – Irwasda Polda Kepri.
28. Yayat Ruhiyat – Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Jatim.
29. Andi M. Indra Waspada A. – Kapolresta Tangerang Polda Banten.
30. Dr. Raden Muhammad Jauhari – Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya.
31. Ferry Mulyana Sunarya – Kapolres Nias Selatan Polda Sumut.
32. Wikha Ardilestanto – Kapolres Bogor Polda Jabar.
33. Pahala Martua Nababan – Kapolres Lingga Polda Kepri.
34. Hendro Sukmono – Kapolres Bangkalan Polda Jatim.
35. Dewiana Syamsu Indyasari – Kapolres Sragen Polda Jateng.
36. Angga Dewanto Basari – Kapolres Donggala Polda Sulteng.
37. Willian Harbensyah – Kapolres Sijunjung Polda Sumbar.
38. Budi Raharjo – Panit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jateng.
39. Direktur Bank Mandiri.
40. H. Zaini Sidi – Tokoh masyarakat sektor pangan.

Penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan kerja nyata para penggerak MBG serta penguatan rantai pasok SPPG Polri dalam menjaga keberlanjutan program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan nasional.

Hal sebagai wujud transparansi dan apresiasi atas sinergi lintas sektor demi kesejahteraan rakyat serta penguatan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

Polrestabes Semarang Siap Gelar Operasi Pekat Candi-2026, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Ramadhan

INLINK, Semarang – Menjelang bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polrestabes Semarang bersama jajaran dan instansi terkait akan menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Pekat Candi-2026”. Operasi ini dilaksanakan selama 20 hari, mulai 17 Februari hingga 8 Maret 2026, sebagai langkah strategis menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Kota Semarang.

Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Asep Supiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan personel dalam menghadapi potensi peningkatan gangguan kamtibmas menjelang momentum keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. “Operasi ini mengedepankan penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis, guna mencegah dan menanggulangi penyakit masyarakat sehingga suasana Ramadhan hingga Idul Fitri dapat berlangsung aman dan nyaman,” jelasnya.

Langkah tersebut didasarkan pada evaluasi data DORS periode Desember 2025 hingga Januari 2026. Tercatat jumlah gangguan kamtibmas meningkat dari 94 kasus menjadi 143 kasus atau naik 52,1 persen. Kategori kejahatan mengalami lonjakan signifikan dari 61 kasus menjadi 115 kasus, pelanggaran naik dari 1 menjadi 2 kasus, sementara non kejahatan menurun dari 32 menjadi 22 kasus dan kejadian bencana alam meningkat empat kali lipat. Tren per jenis kejahatan menunjukkan kasus konvensional naik dari 51 menjadi 120 kasus, kejahatan transnasional dari 10 menjadi 14 kasus, serta satu kasus tindak pidana kekayaan negara yang sebelumnya nihil. Di sisi lain, penyelesaian tindak pidana (selra) mengalami penurunan sebesar 88,1 persen dibanding periode sebelumnya.

Selain itu, data menunjukkan kejadian kecelakaan lalu lintas menurun 12 kasus atau 5,4 persen, unjuk rasa turun 10 kejadian atau 76,9 persen, sementara kejadian bencana alam meningkat 100 persen. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya langkah preventif dan represif secara terukur melalui Operasi Pekat Candi-2026.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat. Satgas Petasan, Judi Konvensional, dan Premanisme menargetkan pengungkapan kasus petasan serta kasus judi konvensional dan premanisme. Satgas Narkoba dan Miras menargetkan kasus narkoba dan kasus miras, dengan penilaian berbasis bobot barang bukti seperti sabu, ekstasi, ganja, hingga obat-obatan berbahaya. Satgas Judi Online menargetkan tiga kasus, sementara Satgas Prostitusi menargetkan lima kasus selama operasi berlangsung.

Untuk mendukung keberhasilan operasi, jajaran fungsi juga diberikan rekomendasi langkah strategis. Samapta dan Binmas diminta meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) melalui pendekatan preemtif dan preventif. Satreskrim diarahkan mengoptimalkan penyelesaian perkara guna meningkatkan capaian penyidikan. Satlantas melakukan mitigasi daerah rawan laka dan kemacetan disertai penegakan hukum. Polsek jajaran melakukan mitigasi bencana serta inventarisasi tunggakan kasus, sementara fungsi intelijen meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, termasuk mencegah unjuk rasa anarkis.

AKBP Asep Supiyanto menegaskan, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah pengungkapan kasus, tetapi juga dari terciptanya rasa aman di tengah masyarakat. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Dengan sinergi dan partisipasi aktif warga, kita wujudkan Kota Semarang yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” pungkasnya.

Polres Wonogiri Ungkap Perjudian Dadu Gajah Beri di Kismantoro, Lima Orang Diamankan

INLINK, Wonogiri – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Wonogiri berhasil mengungkap dugaan tindak pidana perjudian jenis dadu “Gajah Beri” di wilayah Kecamatan Kismantoro. Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Minggu (8/2/2026) malam, lima orang berhasil diamankan berikut barang bukti.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas perjudian di Dusun Ngroto, Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Satreskrim segera melakukan penyelidikan dan mendapati benar adanya praktik perjudian di salah satu rumah warga. Petugas langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan para pelaku,” jelasnya.

Peristiwa perjudian itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di rumah salah satu tersangka. Saat penggerebekan berlangsung, para pelaku tengah melakukan permainan judi dengan sistem bandar dan pemasang taruhan.

Lima orang yang diamankan masing-masing berinisial S (66), DWS (19), DY (31), SND (55), dan SB (45). Selanjutnya, para tersangka dibawa ke Mapolres Wonogiri guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga buah mata dadu, satu tutup dadu, satu lepek/tatakan, satu lembar beberan, satu tikar, serta uang tunai sebesar Rp508.500.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 426 KUHP tentang tindak pidana perjudian. Penyidik saat ini masih melakukan pendalaman untuk melengkapi berkas perkara.

Anom menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan tidak memberi ruang bagi praktik perjudian di wilayah hukum Polres Wonogiri.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan tertib. Laporkan apabila mengetahui adanya praktik perjudian maupun tindak pidana lainnya,” tegasnya.

Dengan pengungkapan ini, Polres Wonogiri berharap dapat memberikan efek jera serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum yang profesional dan humanis.

Polda Jateng Gencarkan Giat Binluh dan Dikmas Selama Masa Operasi Keselamatan Candi 2026, Komitmen Cetak Generasi Tertib Berlalu Lintas di Masa Depan

INLINK, Semarang | Selama masa Operasi Keselamatan Candi 2026, Polda Jawa Tengah tidak hanya melakukan penegakan hukum dan kegiatan di jalan raya. Berbagai kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) sebagai upaya pendidikan terhadap masyarakat (dikmas) juga digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, terutama bagi masyarakat usia dini.

Salah satu kegiatan binluh dan dikmas digelar di SD Kemala Bhayangkari 02, Pedurungan, Kota Semarang, pada Jumat (13/2/2026) pagi. Keceriaan terpancar dari wajah ratusan siswa saat 12 personel gabungan Satgas Operasi Keselamatan Candi 2026 hadir sebagai sahabat bagi para siswa, bukan sebagai sosok yang ditakuti.

Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Aiptu Wiji Suberkahono tersebut, sebanyak 171 siswa kelas 1 hingga 6 diajak untuk mengenal dunia keselamatan di jalan raya melalui cara yang menyenangkan sebagai upaya membangun fondasi karakter disiplin masyarakat melalui jalur pendidikan.

Di dalam aula sekolah, suasana antusias tampak saat anak-anak diajak bermain simulasi dan berinteraksi mengenal rambu-rambu lalu lintas. Tak sekadar teori, pesan-pesan keselamatan disampaikan melalui bahasa yang sederhana, menanamkan kesadaran di benak para siswa bahwa mematuhi aturan adalah kunci untuk saling menjaga nyawa di jalan raya.

Menariknya, aksi simpatik ini tidak hanya menyasar para siswa. Personel Biddokkes Polda Jateng turut hadir memberikan layanan pemeriksaan kesehatan serta pembagian obat dan vitamin gratis kepada 17 guru dan staf sekolah. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para pahlawan tanpa tanda jasa dengan menjaga mereka agar tetap prima dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini turut disambut positif oleh Kepala Sekolah SD Kemala Bhayangkari 02, Bapak Supriyanto, S.Pd., M.Si. Melalui metode edukasi yang diberikan, diharapkan dapat mencetak anak usia dini menjadi generasi yang peduli keselamatan berlalu lintas di masa depan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jateng. Edukasi ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang selalu mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Sebelumnya pada hari Kamis (12/2), personel Sidikmas Subdit Kamsel juga menggelar kegiatan serupa di TK Kemala Bhayangkari 03, Aspol Kabluk, Gayamsari. Dalam kesempatan itu para petugas menanamkan kesadaran untuk tertib berlalu lintas sejak dini dengan cara mengajak menonton video visual keselamatan dan mengajarkan cara menggunakan helm SNI yang benar sebagai kebiasaan.

Tak hanya di lingkungan sekolah yayasan Polri, Satgas Binluh dari Ditbinmas Polda Jateng dipimpin AKP Agus Dhermawan juga telah melakukan pembinaan serupa di sejumlah sekolah di Kota Semarang baik tingkat SD, SMP maupun SMA. Pola edukasi yang dilakukan serentak ini menunjukkan komitmen Polri untuk hadir menamankan kesadaran tertib berlalu lintas bagi seluruh anak didik di semua tingkat pendidikan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa masuknya kepolisian ke ruang-ruang kelas adalah langkah preemtif yang sangat strategis. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat di jalan raya harus dimulai dari akar pendidikan.

“Operasi Keselamatan Candi 2026 ini bukan hanya tentang penegakan hukum di jalan, tapi tentang bagaimana kita menyiapkan generasi masa depan yang disiplin dan santun dalam berkendara. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesan bahwa tertib lalu lintas adalah bagian dari ibadah dalam menjaga keselamatan sesama,” tutur Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng pada Jumat (13/2/2026) siang.

Ia menambahkan, kehadiran personel gabungan dari fungsi Lantas, Dokkes, hingga Propam dalam satu kegiatan menunjukkan soliditas Polri dalam memberikan pelayanan paripurna kepada masyarakat.

“Kami berharap setiap anak yang hari ini mendapatkan edukasi, dapat menjadi ‘polisi’ bagi diri mereka sendiri dan menjadi pelopor keselamatan bagi keluarga mereka di rumah,” pungkasnya.

Polres Wonogiri Amankan Empat Pelaku Judi “Kartu Cina” di Pos Ronda Pracimantoro

INLINK, Wonogiri – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Wonogiri kembali mengungkap dugaan tindak pidana perjudian jenis “kartu cina” di wilayah Kecamatan Pracimantoro. Empat orang diamankan saat kedapatan bermain judi di sebuah pos ronda, Senin (9/2/2026) dini hari.

Pengungkapan kasus tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Pos Ronda di Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Penindakan dilakukan setelah petugas menerima informasi dan melakukan pengecekan di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri IPTU Agung Sedewo, S.H. menjelaskan, saat dilakukan penindakan, para pelaku tengah bermain judi menggunakan kartu cina dengan sistem taruhan sederhana.

“Keempat pelaku saat itu sedang melaksanakan ronda malam. Namun mereka justru memanfaatkan waktu tersebut untuk bermain judi kartu dengan taruhan uang yang kemudian dibelikan barang sebagai bentuk taruhan,” jelasnya.

Diketahui, masing-masing pelaku menyetor uang sebesar Rp15.000,- sehingga terkumpul Rp60.000,- yang dijadikan taruhan. Selain uang tunai, polisi juga mengamankan dua buah sabun cuci yang dibeli dari hasil iuran sebagai bagian dari permainan.

Empat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial M (80), W (66), S (65), dan ST (50), seluruhnya warga Kecamatan Pracimantoro. Para pelaku langsung dibawa ke Mapolres Wonogiri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa tiga set kartu cina, satu tikar warna biru putih bertuliskan “Gunung Merapi”, uang tunai Rp60.000,-, serta dua buah sabun cuci merek tertentu.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 426 KUHP atau Pasal 427 KUHP tentang tindak pidana perjudian. Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Wonogiri akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk perjudian, termasuk yang dilakukan di fasilitas umum seperti pos ronda.

“Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pos ronda sesuai fungsinya, yakni menjaga keamanan lingkungan, bukan untuk aktivitas yang melanggar hukum,” tegasnya.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polres Wonogiri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang profesional dan humanis.

Di Balik Tugas TMMD, Ada Momen Kebersamaan Anggota Satgas dan Ibu Asuh di Dapur Sederhana

INLINK, Kutai Barat – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan dan kedekatan emosional antara TNI dan warga.

Di tengah padatnya kegiatan fisik seperti semenisasi jalan, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan MCK, serta program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), anggota Satgas TMMD tetap menyempatkan diri menjalin kebersamaan dengan keluarga tempat mereka tinggal selama kegiatan berlangsung.

Seperti yang terlihat pada Kamis (12/02/2026), sejumlah anggota Satgas TMMD membantu ibu asuh membuat cemilan lumpia ubi dan lumpia sayur di dapur sederhana rumah warga di Kampung Linggang Amer. Dengan penuh keakraban, mereka turut menyiapkan bahan, mengisi dan membungkus lumpia, hingga menggorengnya bersama-sama.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa. Canda tawa menghiasi aktivitas di dapur, mencerminkan hubungan yang sudah terjalin layaknya keluarga sendiri. Meski seharian bekerja di lapangan, semangat anggota Satgas tidak surut untuk ikut membantu pekerjaan rumah ibu asuh.

Salah satu anggota Satgas menyampaikan bahwa selama tinggal di rumah warga, mereka berusaha untuk selalu membantu pekerjaan sehari-hari sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih atas sambutan yang begitu baik dari masyarakat.

“Kami merasa diterima sebagai bagian dari keluarga. Sudah menjadi kewajiban kami untuk ikut membantu, walaupun hanya hal-hal kecil seperti ini. Justru dari momen sederhana inilah kebersamaan itu terbangun,” ungkapnya.

Ibu asuh pun mengaku senang dan bangga atas kepedulian para anggota Satgas TMMD. Menurutnya, kehadiran TNI di kampung tidak hanya membawa perubahan dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga memberikan contoh sikap disiplin, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Kegiatan sederhana di dapur tersebut menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan juga sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui interaksi dan kebersamaan sehari-hari, terbangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung antara Satgas TMMD dan masyarakat Kampung Linggang Amer.

Dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan yang terus terjaga, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan TMMD Wiltas Ke-127 dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga setempat.