Gagal menyalip truk, Pengendara sepeda motor alami kecelakaan di Bergas

INLINK, Semarang |Kejadian kecelakaan Lalu lintas yang melibatkan sebuah sepeda motor dan truk bermuatan gas Elpiji, terjadi di Jalan Raya Solo – Semarang tepatnya pada Kec. Bergas Kab. Semarang Kamis, 29 Januari 2025.

” Satu orang meninggal dunia yaitu dari pengendara sepeda motor dalam peristiwa ini.” Ungkap Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani STK. SIK. CPHR., dalam keterangannya.

Lebih lanjut Kasat Lantas menuturkan identitas pengendara sepeda motor adalah E. Serti (23 Th), warga Provinsi Papua dan berstatus sebagai Mahasiswa.

“Dilihat dari identitas, korban merupakan mahasiswa. Namun korban kuliah dimana masih kita dalami.” Tambahnya.

Disinggung kronologi kejadian, AKP Lingga menjelaskan bahwa menurut keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, pengendara Sepeda motor mencoba mendahului Kendaraan di depannya yaitu Truck bermuatan Elpiji H 8271 HC yang dikemudikan Gunadi (30 Th) warga Kab. Semarang.

“Saant Korban mendahului Truk muat Elpiji, diduga oleng lalu terjatuh dan tertabrak truk tersebut.” Pungkas AKP Lingga.

Guna penyelidikan lebih lanjut, baik Truk maupun Sepeda motor sudah diamankan oleh unit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang.

Kapolres Metro Jakarta Timur Resmikan Warung Aliansi Taman Raya Cakung, Ruang Pembinaan Remaja untuk Cegah Tawuran

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal, meresmikan Warung Aliansi Taman Raya Cakung yang berlokasi di area PIK RT 04 RW 05, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu sore, 28 Januari 2026.

 

Hal ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam memperkuat pendekatan pembinaan dan pencegahan gangguan kamtibmas berbasis komunitas.

 

Peresmian tersebut turut didampingi oleh Waka Polsek Cakung AKP Sutrisno, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polsek Cakung, personel kepolisian, dan unsur TNI. Warung Aliansi Taman Raya Cakung dihadirkan sebagai ruang komunikasi, pembinaan, dan pengawasan terhadap kelompok remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun perilaku menyimpang yang meresahkan masyarakat.

 

Kapolres Metro Jakarta Timur menyampaikan bahwa kehadiran Warung Aliansi ini bukan sekadar simbol, melainkan wadah nyata untuk membangun dialog dan kedekatan antara kepolisian dengan para remaja serta masyarakat sekitar.

 

“Kami ingin merangkul anak-anak muda, mengajak mereka berdialog, dan memberikan ruang positif agar tidak terjerumus pada tawuran, kekerasan, maupun tindakan melanggar hukum lainnya. Keamanan wilayah tidak hanya dijaga dengan penindakan, tetapi juga melalui pembinaan dan kepedulian,” ujar Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal.

 

Ia menegaskan bahwa pencegahan gangguan kamtibmas harus dimulai dari hulu, dengan melibatkan peran aktif masyarakat, tokoh lingkungan, serta para pemuda sebagai agen perubahan di wilayahnya masing-masing.

 

Sementara itu, pihak Polsek Cakung menyatakan siap mengawal dan mengoptimalkan fungsi Warung Aliansi sebagai sarana komunikasi dua arah antara kepolisian dan kelompok remaja.

 

Diharapkan, keberadaan tempat ini mampu meredam potensi konflik, memperkuat rasa kebersamaan, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

 

Kepolisian juga mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat untuk ikut mengawasi pergaulan remaja, mendorong kegiatan positif, serta tidak ragu berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila muncul potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

 

Dengan hadirnya Warung Aliansi Taman Raya Cakung, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Polres Belitung Bersama BNN Gelar Razia Gabungan Operasi Antik Menumbing 2026

TANJUNGPANDAN, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka mendukung upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Polres Belitung bersama BNN Kabupaten Belitung melaksanakan Razia Gabungan dalam Operasi Antik Menumbing Tahun 2026, Rabu (28/01/2026).

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Belitung Kompol Agus Handoko, S.H., bersama Kasat Resnarkoba Polres Belitung AKP Martuani Manik, S.H. Razia gabungan ini melibatkan seluruh personel yang tergabung dalam Sprin Operasi Antik Menumbing 2026, terdiri dari Satgas Gakkum Sat Narkoba, Satgas Deteksi Sat Intelkam, Satgas Preventif Sat Samapta, serta Satgas Bantuan Operasi yang meliputi Subsatgas Propam, Humas, dan Dokkes, serta personel BNN Kabupaten Belitung.

 

Adapun sasaran razia meliputi sebuah rumah kos di Jalan Pemuda II, Desa Aik Rayak, serta tempat usaha Panti Pijat/Relaksasi Grand Citra di Jalan Padat Karya II, Desa Air Merbau, Kabupaten Belitung.

 

Dari hasil pemeriksaan di rumah kos Jalan Pemuda II, petugas mengamankan dua orang laki-laki yang setelah dilakukan tes urine dinyatakan positif narkotika jenis Sabu dan Satu orang menggunakan lem Aibon. selanjutnya kedua pelaku diamankan dan dibawa ke BNNK untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut

 

Sementara itu, hasil tes urine terhadap para pekerja di Panti Pijat relaksasi GC tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkotika.

 

Kegiatan razia gabungan ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Antik Menumbing Tahun 2026

 

Melalui kegiatan ini, Polres Belitung bersama BNN Kabupaten Belitung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kecelakaan Tunggal Truk Tangki Pertamina di Wonogiri, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

INLINK, Wonogiri – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan truk tangki Pertamina terjadi di wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Selasa (27/1/2026) malam. Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Raya Nguntoronadi–Tirtomoyo, tepatnya di Dringo, Desa Wonoharjo.

Truk tangki Pertamina milik PT Dwiparama Hasta Mukti dengan nomor polisi AE-8069-UX dilaporkan mengalami kecelakaan sekitar pukul 19.00 WIB. Kendaraan diketahui melaju dari arah Nguntoronadi menuju Tirtomoyo sebelum akhirnya keluar dari badan jalan.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H. menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat pengemudi kurang konsentrasi saat melintas di jalur lurus turunan pada malam hari.

“Truk mengalami kecelakaan tunggal dan keluar dari badan jalan. Dari hasil pendataan awal, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka,” jelas AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, kecelakaan tersebut hanya menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp10 juta. Truk tangki diketahui dikemudikan oleh Nur Joko Achsanyoto (44), warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Menindaklanjuti kejadian itu, personel Polsek Nguntoronadi segera melakukan langkah-langkah pengamanan di lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, rambu penerangan, serta penanda jalan guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.

“Mengingat kendaraan bermuatan gas, petugas juga mengimbau warga sekitar agar menjauh dari lokasi demi keselamatan bersama, serta mengantisipasi potensi bahaya,” imbuhnya.

AKP Anom Prabowo menegaskan bahwa Polres Wonogiri akan terus meningkatkan kehadiran dan kesiapsiagaan personel dalam menangani peristiwa lalu lintas, sekaligus mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi saat berkendara, khususnya di malam hari.

Kapolres Boyolali Silaturahmi Bersama FKUB

INLINK, Boyolali – Dalam rangka mempererat sinergitas dan menjalin komunikasi yang harmonis dengan tokoh lintas agama, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi bersama Pengurus Forum7 Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Boyolali, pada Rabu (28/01/2026) pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Kantor Kesbangpol Kabupaten Boyolali.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Boyolali di antaranya Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, Kasat Binmas IPTU Ignatius Andrean Setyanto,KBO Sat Intelkam IPTU Ibnu Subagyo, beserta anggota, Kapolsek Mojosongo IPTU Hartanto beserta anggota, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali Bapak Bambang Sutanto serta Ketua FKUB Kabupaten Boyolali Bapak Habib Masturi bersama jajaran pengurus.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali Bapak Bambang Sutanto yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi ini. Beliau menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal sosial penting dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Tantangan intoleransi dan radikalisme, lanjutnya, hanya dapat ditangkal melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran strategis Polri bersama FKUB.

Selanjutnya, Ketua FKUB Kabupaten Boyolali Bapak Habib Masturi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolres Boyolali dan jajaran. Ia menuturkan bahwa FKUB Boyolali telah lama menjadi wadah dalam membina kerukunan antarumat beragama.

“Kabupaten Boyolali dikenal sebagai daerah yang harmonis dan zero konflik. Bahkan, di Boyolali terdapat lima rumah ibadah dari agama berbeda yang berdiri berdampingan sebagai simbol toleransi dan persaudaraan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sambutan hangat dari Kesbangpol dan FKUB Boyolali. Kapolres memperkenalkan diri sebagai warga baru di Kabupaten Boyolali dan berharap dapat diterima serta didukung dalam menjalankan amanah sebagai Kapolres Boyolali.

“Forum Kerukunan Umat Beragama memiliki peran strategis sebagai jembatan dialog dan pengharmonis antarumat beragama. Melalui komunikasi dan sinergitas yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Boyolali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi.

“Mari kita jaga Boyolali sebagai rumah kita bersama, dengan semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan silaturahmi ini diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara Polres Boyolali, Pemerintah Daerah, dan FKUB dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai di wilayah Kabupaten Boyolali.

Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden 

INLINK, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menyatakan sikap tegas mendukung kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada langsung di bawah komando Presiden. Hal ini menanggapi wacana yang berkembang terkait penempatan institusi Polri di bawah kementerian.

​Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai bahwa struktur yang ada saat ini merupakan kunci dari efektivitas kinerja korps bhayangkara. Menurutnya, jalur koordinasi langsung ke Kepala Negara memangkas hambatan administratif yang sering terjadi di level kementerian.

​”Dengan berada langsung di bawah presiden, kerja Polri akan lebih efektif dan efisien karena tidak harus melalui rantai birokrasi yang panjang. Selain itu, posisi tersebut juga menjaga independensi Polri agar tidak mudah ditarik ke dalam kepentingan politik tertentu,” jelas Dzulfikar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1).

​Lebih lanjut, Dzulfikar memaparkan bahwa model komando terpusat terbukti mampu mengakselerasi berbagai program strategis pemerintah. Salah satunya adalah keterlibatan aktif Polri dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Ia berpendapat, jika Polri berada di bawah kementerian, gerak institusi ini dikhawatirkan akan melambat akibat prosedur birokrasi yang kompleks.
​”Jadi tidak perlu lagi di bawah kementerian, kita semua toh tahu kementerian terlalu birokratis, kita butuh Polri yang cepat,” tegasnya.

​Pernyataan dari organisasi kepemudaan ini memperkuat pandangan sejumlah pakar hukum sebelumnya yang menilai posisi Polri di bawah Presiden adalah amanat reformasi yang harus dipertahankan demi menjamin profesionalisme dan netralitas penegakan hukum di Indonesia.

Polisi Hadir Menjaga Malam Warga, Operasi Pekat Jaya 2026 di Cipayung Tekan Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Kehadiran polisi di tengah malam kembali dirasakan warga Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Saat sebagian masyarakat terlelap, jajaran Polsek Cipayung melakukan patroli intensif di sejumlah ruas jalan dan titik rawan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

 

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ketenangan warga dari potensi tawuran, balap liar, hingga kejahatan jalanan yang meresahkan.

 

Patroli dilakukan secara mobile dengan menyusuri Jalan Raya Mabes Hankam, Jalan Raya Mpok Nori, Jalan Raya Binamarga, Jalan Raya Cipayung hingga Jalan Raya Setu. Aparat kepolisian juga melakukan penjagaan dan penguatan di sejumlah simpul keramaian yang kerap menjadi titik kumpul remaja pada malam hingga dini hari. Rabu (28/01).

 

Langkah ini diambil untuk mencegah potensi konflik sosial serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kapolsek Cipayung, Kompol Saut Parulian Tobing, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen Polri untuk memberikan rasa aman yang nyata kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.

 

Menurutnya, patroli malam bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat Cipayung dapat beristirahat dengan tenang tanpa rasa khawatir. Polisi hadir untuk mencegah, bukan menunggu terjadinya gangguan keamanan. Dengan patroli dan penjagaan ini, kami berupaya menutup ruang bagi tawuran, peredaran miras, balap liar, dan kejahatan lainnya,” ujar Kompol Saut Parulian Tobing.

 

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan wilayah tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian semata. Peran aktif masyarakat menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan damai.

 

Kapolsek Cipayung mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya pada malam hari serta tidak membiarkan berkumpul hingga larut tanpa tujuan yang jelas. Masyarakat juga diminta untuk tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Cipayung tetap aman dan kondusif. Laporkan segera jika ada indikasi tawuran atau kejahatan. Sinergi antara polisi dan warga adalah benteng utama keamanan wilayah,” pungkasnya.

 

Dengan langkah preventif yang terus digencarkan, Polsek Cipayung berharap stabilitas keamanan dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.

Menjaga Jakarta Timur Tetap Aman Saat Warga Terlelap, Polisi Gelar Operasi Pekat Jaya 2026

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Komitmen Polri dalam menjaga keamanan Jakarta Timur kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Rabu (28/01) dinihari.

 

Saat sebagian besar masyarakat tengah beristirahat, puluhan personel gabungan diterjunkan ke lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali dari berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran dan kejahatan jalanan.

 

Kegiatan pengamanan ini diawali dengan apel kesiapan yang digelar di halaman Polres Metro Jakarta Timur. Apel dipimpin oleh Kompol Uwin Moch Nuril Huda selaku perwira pengawas, didampingi perwira pengendali dari fungsi operasional dan reserse kriminal.

 

Sebanyak 80 personel gabungan yang terdiri dari unsur fungsi operasional, satuan kewilayahan, hingga Samapta Polda Metro Jaya disiapkan untuk melaksanakan patroli terpadu secara mobile.

 

Usai apel, personel bergerak menyisir sejumlah ruas jalan utama dan titik rawan di wilayah Jakarta Timur. Patroli dilakukan secara menyeluruh mulai dari kawasan Jatinegara hingga sepanjang Jalan DI Panjaitan, termasuk area Terminal Kampung Melayu yang kerap menjadi titik keramaian pada malam hari.

 

Kehadiran aparat berseragam di lokasi-lokasi tersebut menjadi langkah preventif untuk menutup ruang terjadinya tawuran, balap liar, pencurian dengan kekerasan, serta gangguan keamanan lainnya.

 

Kepala Bagian Operasi Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Rachmat Eko Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten agar potensi gangguan keamanan dapat ditekan sejak dini.

 

“Polisi tidak hanya hadir saat terjadi gangguan, tetapi lebih penting hadir sebelum gangguan itu muncul. Patroli malam ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat Jakarta Timur dan memastikan situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Rachmat Eko Mulyadi.

 

Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama dalam setiap kegiatan kepolisian. Personel di lapangan diarahkan untuk mengedepankan sikap persuasif serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

Lebih lanjut, AKBP Rachmat Eko Mulyadi juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat adanya potensi tawuran, aktivitas mencurigakan, atau gangguan kamtibmas lainnya.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat Jakarta Timur untuk bersama-sama menjaga lingkungannya. Kepedulian warga dan kerja sama dengan kepolisian menjadi kunci utama terciptanya rasa aman dan nyaman,” tambahnya.

 

Hingga patroli berakhir dan seluruh personel kembali ke markas, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur terpantau aman dan kondusif.

 

Operasi Pekat Jaya 2026 diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman bagi seluruh warga.

Bapas Pati Laksanakan Audensi dengan PN Rembang dan Kejaksaan Rembang terkait dengan berlakunya KUHP baru

INLINK, Rembang – Balai Pemasyarakatan Pati melalui Pos Bapas Rembang melaksanakan audensi dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Rembang dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang. Audensi ini membahas tentang pelaksanaan pidana kerja sosial sesuai dengan amanat Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru.

Dalam pertemuan tersebut, Pos Bapas Rembang, Ketua PN Rembang, dan Kasi Pidum Kejari Rembang membahas strategi implementasi pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan yang lebih humanis dan efektif. Pidana kerja sosial ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keadilan restoratif.

Sucipto dari Pos Bapas Pati menyampaikan bahwa diskusi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh unsur penegak hukum dalam mengimplementasikan regulasi baru secara efektif dan berkeadilan. Sementara itu, Pengadilan Negeri Rembang dan Kejaksaan Negeri Rembang menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi lintas lembaga guna menghindari perbedaan penafsiran dalam penerapan aturan hukum yang baru.

Audensi ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan sinergi antara lembaga terkait dalam pelaksanaan pidana kerja sosial di Kabupaten Rembang. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan pidana kerja sosial dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen bersama dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang lebih humanis, adaptif, dan berorientasi pada pemulihan, sejalan dengan semangat pembaruan hukum pidana nasional.

Polres Wonogiri Hadiri Pelantikan Pengurus Senkom Mitra Polri Periode 2026–2031, Perkuat Sinergi Kamtibmas

INLINK, Wonogiri – Polres Wonogiri menghadiri sekaligus mendukung pelantikan Pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Wonogiri Masa Bakti 2026–2031 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut diikuti sekitar 130 peserta dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi terkait, serta jajaran Senkom Mitra Polri tingkat provinsi dan kabupaten.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Senkom Mitra Polri yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa Senkom memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Situasi kamtibmas di Kabupaten Wonogiri secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Kondisi ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, termasuk Senkom Mitra Polri,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan, Senkom berperan aktif dalam deteksi dini potensi gangguan kamtibmas, penyampaian informasi, hingga respons kemanusiaan saat terjadi bencana. Keberadaan Senkom dinilai sebagai bagian penting dari implementasi community policing atau perpolisian masyarakat.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya tugas Polri, melainkan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami berharap Senkom terus berperan aktif mendukung program Polri dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Senkom Provinsi Jawa Tengah H. Guntur Ivanto, S.T., M.T. menekankan agar pengurus Senkom yang baru mampu menjalankan tugas secara profesional, berkelanjutan, serta bersinergi dengan Polri, termasuk dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

Hal senada disampaikan Ketua Senkom Kabupaten Wonogiri H. Kardi Admojo, S.A.P., yang menyoroti tantangan geografis wilayah Wonogiri. Ia menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan informasi serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung tugas-tugas Senkom sebagai mitra Polri.

Pelantikan ini juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Sambutan Bupati Wonogiri yang dibacakan Sekda F.X. Pranata, A.P., M.Hum menyampaikan harapan agar Senkom Mitra Polri mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan aparat keamanan.

Dengan dilantiknya pengurus baru Senkom Mitra Polri Kabupaten Wonogiri Masa Bakti 2026–2031, diharapkan sinergitas antara Polres Wonogiri, Senkom, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan berkelanjutan.