Penyaluran BLTS di Jatiroto Tertib dan Kondusif, 1.090 KPM Terima Bantuan

INLINK, WONOGIRI – Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra Tahun 2025 kepada 1.090 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan penyaluran berlangsung pada Kamis (26/2/2026) pagi di Pendopo Rumah Dinas Camat Jatiroto dan berjalan aman serta tertib dengan pengamanan jajaran kepolisian.

Penyaluran BLTS dilakukan melalui Pos Indonesia dan dihadiri unsur pemerintah desa, perangkat desa, bendahara desa, Bhabinkamtibmas/Polmas, Babinsa, pendamping desa (PD/PLD), serta para KPM. Total penerima tersebar di 10 desa/kelurahan, dengan jumlah terbanyak di Kelurahan Jatiroto sebanyak 154 KPM.

Kapolsek Jatiroto AKP Pudiyono, S.H., M.H., memastikan pengamanan dan pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin kelancaran proses penyaluran. “Sejak awal hingga selesai, situasi terpantau kondusif. Anggota kami melakukan pengamanan dan monitoring agar penyaluran tepat sasaran serta tertib,” ujarnya.

Terpisah, Kasihumas AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. “Pengamanan penyaluran BLTS merupakan bagian dari tugas Polri untuk memastikan program pemerintah berjalan lancar, transparan, dan memberi rasa aman bagi masyarakat penerima manfaat,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pihak penyalur sangat penting agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas AKP Anom.

Kegiatan penyaluran BLTS di wilayah Kecamatan Jatiroto tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polres Wonogiri dalam mengawal program kesejahteraan agar terlaksana aman, tertib, dan akuntabel.

Dinkes Pati Dampingi Lapas IIB Pati, Keripik Tempe WBP Siap Naik Kelas dan Kantongi P-IRT

INLINK, Lapas Pati – Komitmen menghadirkan produk pembinaan yang aman dan berkualitas terus diperkuat. Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melakukan peninjauan langsung terhadap proses produksi keripik tempe hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Pati, Kamis (26/2). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan pengajuan izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

Tim dari Dinkes Kabupaten Pati meninjau setiap tahapan produksi secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan dan penggorengan, hingga teknik pengemasan akhir. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh proses telah memenuhi standar keamanan pangan, kebersihan, serta kelayakan konsumsi.

Selain melakukan evaluasi terhadap kondisi ruang produksi dan peralatan yang digunakan, tim juga memberikan pembinaan terkait penerapan higiene dan sanitasi oleh para WBP. Aspek administrasi pun turut menjadi perhatian, seperti ketentuan pelabelan produk, pencantuman komposisi, tanggal kedaluwarsa, hingga nomor izin edar sebagai bagian dari persyaratan P-IRT.

Pendampingan ini disambut positif oleh jajaran Lapas Kelas IIB Pati sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program pembinaan kemandirian. Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) Lapas Kelas IIB Pati, Budi Cahyono, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga standar mutu produk agar mampu bersaing di pasaran.

Melalui proses pendampingan dan pengawasan ini, diharapkan keripik tempe hasil karya WBP tidak hanya memiliki cita rasa unggul, tetapi juga legalitas yang lengkap sehingga siap dipasarkan lebih luas. Upaya ini sekaligus menjadi langkah nyata mendorong produktivitas dan pemberdayaan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat.

Sat Lantas Polres Wonogiri Bagi 250 Takjil di Simpang Ponten, Sambil Edukasi Tertib Lalu Lintas

INLINK, WONOGIRI – Jajaran Sat Lantas Polres Wonogiri bersama Humas melaksanakan aksi berbagi takjil kepada pengguna jalan di Simpang Empat Ponten, Jalan Jenderal Sudirman Wonogiri, Rabu (26/2/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian Polri di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus sarana edukasi keselamatan berlalu lintas.

Sebanyak 250 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Selain berbagi, petugas juga menyampaikan imbauan agar pengendara selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas demi menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban di wilayah hukum Polres Wonogiri.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di momentum Ramadhan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas. Kepatuhan di jalan raya sangat berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, pendekatan humanis seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tanpa mengesampingkan aspek penegakan hukum. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Kami berharap pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari,” jelasnya.

Kegiatan yang melibatkan personel Sat Lantas dan Humas Polres Wonogiri tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Polres Wonogiri memastikan kegiatan serupa akan terus digelar sebagai bagian dari pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat selama bulan Ramadhan.

Satgas TMMD Kodim 0912/Kubar Bersama Dinkes Kubar, Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN 01 Linggang Bigung

INLINK, Kutai Barat – Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika, anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 dari Kodim 0912/Kutai Barat bersama Dinas Kesehatan Kutai Barat menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bertempat di SMAN 01 Linggang Bigung pada Kamis (26/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan pelajar. Sosialisasi menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Weda, SKM., M.Si selaku Kepala Bidang (P2P) Dinas Kesehatan Kutai Barat, Dody Safari, S.Ked sebagai pengelola program Napza, serta Albina Erminita, Amd.Kep dari Puskesmas Linggang Bigung.

Dalam pemaparannya, Weda, SKM., M.Si menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena dapat merusak kesehatan fisik, mental, serta masa depan. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi dan penguatan karakter pelajar.

“Remaja harus memiliki pengetahuan yang cukup agar mampu menolak ajakan atau pengaruh negatif dari lingkungan sekitar,” jelasnya di hadapan para siswa.

Sementara itu, Dody Safari, S.Ked memaparkan secara rinci tentang jenis-jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza), serta dampak jangka pendek maupun jangka panjang yang ditimbulkan. Ia juga menyampaikan bahwa ketergantungan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menjerumuskan seseorang pada permasalahan hukum dan sosial. Oleh karena itu, ia mengajak para pelajar untuk aktif dalam kegiatan positif serta membangun pergaulan yang sehat.

Dari sisi medis, Albina Erminita, Amd.Kep memberikan penjelasan tentang efek penggunaan narkoba terhadap organ tubuh, seperti gangguan pada sistem saraf, jantung, hingga kerusakan fungsi otak. Ia juga menekankan pentingnya pola hidup sehat dan keberanian untuk berbicara apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan kepedulian dan rasa ingin tahu para pelajar terhadap isu bahaya narkoba yang dapat mengancam masa depan mereka.

Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nonfisik di wilayah sasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan desa tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi mental dan karakter generasi mudanya. Sinergi antara TNI, Dinas Kesehatan, dan pihak sekolah sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMAN 01 Linggang Bigung memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang bahaya narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Program TMMD pun terus berkomitmen tidak hanya membangun sarana dan prasarana, tetapi juga membangun kesadaran dan masa depan generasi penerus bangsa.

Bupati Jayawijaya Audensi Dengan Kementerian Perdagangan RI,Bahas Pembangunan Pasar dan Penguatan UMKM

INLINK,JAKARTA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., melaksanakan audiensi bersama Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, di ruang kerja Menteri Perdagangan, Jakarta, pada Kamis (26/08/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana pembangunan dan pengembangan pasar rakyat serta penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jayawijaya sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Atenius Murip menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk terus membenahi infrastruktur perdagangan, termasuk revitalisasi pasar tradisional serta pembangunan pasar yang representatif dan higienis. Hal ini dinilai penting guna menciptakan ekosistem perdagangan yang tertata, aman, dan mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam pembangunan pasar dan penguatan UMKM di Kabupaten Jayawijaya. Potensi komoditas lokal kami sangat besar, baik hasil pertanian, kerajinan tangan, maupun produk olahan masyarakat, yang perlu didukung dari sisi sarana prasarana serta akses pemasaran,” ujar Bupati Atenius Murip.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan pasar yang layak dan modern akan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi pusat distribusi barang yang efektif di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., menyambut baik usulan dan aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Ia menyatakan bahwa Kementerian Perdagangan berkomitmen mendukung pengembangan pasar rakyat dan UMKM di berbagai daerah, termasuk di wilayah Papua, sebagai bagian dari program pemerataan ekonomi nasional.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam mewujudkan pembangunan sektor perdagangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat kecil.

Dengan adanya dukungan dari Kementerian Perdagangan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya optimis pembangunan pasar dan penguatan UMKM dapat segera direalisasikan demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih maju dan mandiri.

(Iskhia Wakerkwa)

Bupati Jayawijaya Kunjungi Anak Jalanan di Semarang Dorong Pembentukan Generasi Emas Papua

INLINK,SEMARANG | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., melakukan kunjungan kepada anak-anak jalanan asal Jayawijaya yang tengah mengikuti program pendidikan dan pelatihan di Kota Semarang. Program tersebut dilaksanakan selama enam bulan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan generasi muda Papua.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung di Miracle Healing Center ini merupakan bagian dari Program Pendidikan, Pembinaan dan Pelatihan bertajuk “Dari Pegunungan Papua Untuk Dunia”, yang bertujuan membangun generasi emas anak Jayawijaya yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera.

Dalam kunjungannya, Bupati Atenius Murip memberikan motivasi dan arahan secara langsung kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang sebelumnya hidup di jalanan.

Dalam wawancaranya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah-tengah anak-anak tersebut adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan mereka mendapatkan pendidikan, pembinaan karakter, serta keterampilan hidup yang memadai.

“Kami ingin anak-anak Jayawijaya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Mereka adalah generasi penerus yang harus dibina dengan baik, diberikan pendidikan, keterampilan, serta nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Harapan kami, setelah menyelesaikan pelatihan ini, mereka dapat kembali menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan mampu membangun daerahnya,” ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap perkembangan peserta selama mengikuti pelatihan, serta memastikan program ini berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para peserta pelatihan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, serta berkomitmen untuk mengikuti seluruh proses pembinaan dengan sungguh-sungguh.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sekaligus mengurangi permasalahan sosial di daerah, khususnya yang berkaitan dengan anak-anak jalanan.

(Ishkia Wakerwa)

Bupati Jayawijaya Hadiri Audensi Bersama Kementerian Perhubungan RI Bahas Penguatan Konektivitas Transportasi

Jakarta, 23 Februari 2026

INLINK,JAKARTA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., menghadiri audiensi bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka membahas penguatan konektivitas transportasi darat dan udara di Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn.) Drs. Suntana, M.Si., bersama jajaran pejabat Kementerian Perhubungan RI, di antaranya Kepala Biro Perencanaan, Dra. Agustina D. Endahwati, M.M.Tr.; Plt. Sesditjen Perhubungan Darat, Ernita Titis, ST., MM.; Direktur Angkutan Jalan, Muiz Thohir, ST., MT.; perwakilan Direktorat Prasarana Transportasi Jalan melalui Kasubdit Penimbangan Kendaraan Bermotor, Handjar Dwi Antoro, A.T.D., MT.; serta Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu.

Dalam wawancara usai kegiatan, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH., menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan sektor transportasi.

“Kami datang untuk menyampaikan secara langsung kondisi riil transportasi di Kabupaten Jayawijaya, baik transportasi darat maupun udara. Sebagai daerah pegunungan, konektivitas menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta pelayanan dasar bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Beliau menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana transportasi, termasuk penguatan fungsi bandara dan pengawasan angkutan barang, sangat penting dalam menjamin kelancaran distribusi logistik serta mobilitas masyarakat.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, Kementerian Perhubungan dapat memberikan perhatian khusus dan dukungan program terhadap pengembangan infrastruktur transportasi di Jayawijaya. Pemerintah Kabupaten siap bersinergi dan mendukung penuh kebijakan strategis pemerintah pusat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Audiensi tersebut diharapkan menghasilkan tindak lanjut konkret dalam bentuk program, kebijakan, maupun dukungan anggaran yang dapat segera direalisasikan guna memperkuat sistem transportasi yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kabupaten Jayawijaya.

Kapolres Belitung Pimpin Apel Siaga Kamtibmas: Jaga Ketertiban dan Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 H

Belitung – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026, Polres Belitung menggelar Apel Siaga Kamtibmas, Kamis (26/02/2026)

 

Kegiatan dilaksanakan di halaman Mapolres Belitung yang dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K dan dihadiri unsur Forkopimda serta stakeholder terkait, Perwakilan TNI AD dan TNI AU, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Orari, Senkom, serta para pejabat utama Polres Belitung.

 

Gelar pasukan ini melibatkan kekuatan gabungan terdiri dari 1 peleton TNI AD, 1 peleton TNI AU, 1 peleton Brimob Belitung, 5 peleton Polres Belitung, serta masing-masing 1 peleton dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Orari, dan Senkom.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Belitung mengajak seluruh pihak untuk senantiasa bersyukur serta bersama-sama menjaga keamanan wilayah Kabupaten Belitung selama Ramadan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul di bulan puasa, seperti balap liar, perang sarung, penggunaan petasan, maupun tawuran remaja.

 

Kapolres juga menyampaikan bahwa saat ini Polres Belitung tengah melaksanakan Operasi Pekat Menumbing 2026 dan telah mengungkap lima laporan polisi terkait gangguan kamtibmas, Hal tersebut menjadi pengingat bahwa meskipun situasi di Kabupaten Belitung relatif aman, potensi gangguan tetap harus diantisipasi secara serius.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus komitmen bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik dalam menjalankan ibadah puasa, menghadiri bazar Ramadan, maupun menyambut wisatawan yang datang saat libur panjang.

Sinergi dan Kepedulian Sosial, Polres Metro Jakarta Timur Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim Bersama Insan Pers

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Kebersamaan yang hangat dan penuh makna terasa di Masjid Jannatullah, Polres Metro Jakarta Timur, Rabu 25 Februari 2026. Jajaran kepolisian bersama insan pers Media Pokja Jakarta Timur menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program serentak yang dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan sinergi dengan masyarakat serta media.

 

Anak-anak yatim dari Kelurahan Bali Mester Jatinegara dan Asrama Yatim Piatu Dhuafa hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana khidmat terlihat saat santunan diberikan secara langsung, dilanjutkan doa bersama, buka puasa, hingga sholat Maghrib berjamaah.

 

Momentum ini menjadi simbol kebersamaan antara Polri, masyarakat, dan media di wilayah Jakarta Timur.

 

Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda berbagi, tetapi juga bentuk komitmen membangun hubungan yang semakin erat dengan insan pers dan masyarakat.

 

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan insan pers atas kerja sama yang selama ini terjalin dengan sangat baik. Pers bagi kami bukan hanya mitra kerja, tetapi sahabat dan keluarga. Kebersamaan ini harus terus kita jaga,” ujar Wakapolres.

 

Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dibutuhkan kolaborasi banyak pihak, termasuk peran strategis media dalam menyampaikan informasi yang benar dan menyejukkan.

 

“Informasi saat ini bergerak sangat cepat. Media memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk opini publik. Karena itu kami mengajak rekan-rekan media untuk terus menjadi penyejuk, menghentikan penyebaran hoaks, serta menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang,” tegasnya.

 

Wakapolres juga mengajak insan pers untuk menjadi penghubung yang baik antara kepolisian dan masyarakat, serta tidak memicu kegaduhan melalui pemberitaan yang belum terverifikasi.

 

Menurutnya, sinergi yang kuat antara Polri dan media akan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

Dalam imbauan kamtibmasnya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. Dengan kolaborasi dan komunikasi yang sehat, stabilitas keamanan di Jakarta Timur dapat terus terjaga.

 

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, menjadi cerminan soliditas antara Polres Metro Jakarta Timur dan insan pers dalam membangun suasana yang sejuk, harmonis, dan terpercaya di tengah masyarakat.

Pelaku Pemukulan Karyawan SPBU di Cipinang Jakarta Timur, Bukan Anggota Polri

Jakarta Timur, webid.rumahkawakibi.com/ – Kapolres Metro Jakarta TimurKombes Pol Alfian Nurrizal ungkap kasus penganiayaan terhadap karyawan SPBU di Kelurahan Cipinang, Jakarta Timur, yang dilakukan oleh seorang laki laki berinisial JMH yang mengaku sebagai aparat. Kejadian yang sempat viral di media sosial tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal.

 

 

Pada Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung menangkap pelaku di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

 

Dalam keterangan resminya, Alfian menjelaskan, "Peristiwa penganiayaan karyawan SPBU Pertamina Cipinang, Jakarta Timur, terjadi pada pukul 22.10 WIB, Minggu, 22 Februari 2026.

 

Kejadian bermula saat mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Petugas SPBU menolak karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan, sehingga pengisian tidak dapat dilakukan sesuai ketentuan.

 

Penolakan tersebut memicu emosi pelaku yang kemudian turun dan melakukan kekerasan terhadap sejumlah pekerja SPBU di wilayah Cipinang Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur tersebut.

 

Beberapa pegawai mengalami pemukulan, termasuk petugas yang berupaya melerai. Salah satu korban lari dan membuat laporan ke Polsek Pulogadung pada Senin, 23 Februari 2026, dan perkara ditangani Unit Reskrim Polsek Pulogadung Polres Metro Jakarta Timur.

 

Lebih lanjut Alfian menjelaskan, "Pemeriksaan tes urine dilakukan karena petugas curiga dengan keterangan yang disampaikan JMH selama pemeriksaan. JMH dinilai tidak tegas dan selalu berubah-ubah dalam menyampaikan keterangan.

 

"Pada saat itu kami sempat melakukan interview awal, di mana pada saat kami melakukan interogasi pelaku tidak tegas, yang kemudian saya simpulkan berubah-ubah," jelasnya.

 

Semula Alfian merasa JMH tengah dalam pengaruh minuman beralkohol. Namun, saat dikonfirmasi, pelaku tidak mengakuinya.

 

Alfian kemudian memerintahkan Divisi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk melakukan tes urine terhadap JMH.

 

Dari hasil pemeriksaan, JMH terbukti positif narkoba jenis sabu-sabu dan ganja.

 

"Dan, setelah kita lakukan pemeriksaan (BAP), ternyata yang bersangkutan mengakui menggunakan narkotika jenis ekstasi, ganja, dan sabu-sabu," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal pada konferensi pers yang dilaksanakan di Aula Lantai 2 Polres Metro Jakarta Timur pada Rabu, 25/2/2026.

 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal juga menjelaskan, bahwa, hasil identifikasi pelaku adalah JMH, seorang wiraswasta yang berdomisili di Bekasi, dan bukan anggota Polri. Nomor polisi yang digunakan pada kendaraan juga tidak sesuai peruntukannya.

 

 

Selain itu, Alfian menegaskan aksi penganiayaan itu dilakukan seorang diri.

 

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Vellfire hitam dan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang tersimpan dalam perangkat penyimpan data (hardisk).

 

Atas perbuatannya, JMH dijerat Pasal 466 KUHP dan/atau Pasal 471 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara maksimal dua tahun enam bulan. (Andy.S).