Jalani Pengabdian Tanpa Cela, 2.807 Personel Polda Jateng Terima Tanda Kehormatan Satyalancana

INLINK, Semarang | Sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi, kinerja, dan loyalitas personel, Polda Jateng menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana (SL). Tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian 8, 16, 24, dan 32 tahun tersebut diterima oleh 2.807 personel yang telah melaksanakan tugas dan memberikan pengabdian tanpa cela selama kurun waktu tersebut.

Penyerahan tanda kehormatan tersebut dilaksanakan dalam sebuah upacara yang dipimpin Waka Polda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, di Mapolda Jateng pada Senin (26/1/2026) pagi. Upacara serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Polres jajaran terhadap personel di masing-masing wilayah.

Tanda kehormatan Satya Lencana adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden RI kepada personel Polri atas dharma bhakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara dalam kurun waktu kedinasannya. Penyerahan tanda kehormatan tersebut berdasarkan Surat Telegram Rahasia Kapolri Nomor: STR/75/I/KEP/2026 tanggal 9 Januari 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana dari Presiden Republik Indonesia.

​Dalam amanatnya, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman menegaskan bahwa penganugerahan ini merupakan momentum yang sangat penting. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan negara atas pengabdian yang tulus, konsisten, dan penuh keikhlasan dalam menjalankan amanah sebagai insan Bhayangkara.

Beliau memaparkan bahwa pemberian Satyalancana Pengabdian 8, 16, 24, dan 32 tahun merupakan cerminan perjalanan panjang seorang personel yang dilalui dengan kedisiplinan serta loyalitas tinggi. Untuk itu, para penerima diharapkan mampu menjaga kehormatan tersebut dengan terus menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing.

“Jadikan penghargaan ini sebagai penguat tekad untuk terus menjadi teladan, penjaga marwah institusi, serta sumber motivasi bagi rekan-rekan dalam melaksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Wakapolda saat membacakan amanat.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Latif Usman berpesan kepada seluruh jajaran agar senantiasa melaksanakan tugas dengan niat yang lurus dan semangat melayani. Beliau mengingatkan bahwa di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks, soliditas dan kedekatan dengan masyarakat harus tetap menjadi prioritas.

Menutup amanatnya, Wakapolda menekankan bahwa hakikat tertinggi dari seorang anggota Polri bukanlah pada atribut yang dikenakan, melainkan pada nilai manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

“Kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa kehormatan sejati bukan terletak pada pangkat dan tanda jasa semata, melainkan pada ketulusan, kejujuran, dan pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut bahwa Penganugerahan Satyalancana ini menjadi bukti nyata perhatian institusi terhadap dedikasi dan loyalitas anggota Polri.

“Semoga penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memotivasi seluruh personel untuk terus melaksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh integritas demi keamanan masyarakat dan kehormatan institusi,” tandas Kabid Humas.

Polres Demak Resmikan Dapur SPPG 2, Siap Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

INLINK, Demak – Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Demak 2 yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jumat (23/1/2026).

Peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Demak Ny. Serly Samelino, para Pejabat Utama Polres Demak, Danramil 012/Mranggen, Camat Mranggen beserta jajaran, serta Kepala SPPG Polres Demak 2 bersama para karyawan.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas nasional pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat serta kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Program makan bergizi gratis ini adalah investasi strategis untuk mewujudkan generasi emas 2045. Dengan hadirnya SPPG, kita meminimalkan potensi human error dalam manajemen gizi massal. Kita ingin anak-anak Indonesia tidak hanya pintar karena belajar, tetapi juga kuat dan cerdas karena mendapatkan asupan gizi yang berkualitas,” ujar AKBP Samel.

Menurutnya, peresmian Dapur SPPG Polres Demak 2 sekaligus menjadi tahap uji coba (trial) terakhir sebelum pendistribusian makanan bergizi kepada para siswa.

“Hari ini kita tidak lagi berbicara soal rencana, tetapi soal eksekusi. Fokus kita memastikan ketepatan komposisi gizi, standar higienitas, serta ketepatan waktu distribusi. Ini adalah tahap pengecekan akhir sebelum operasional penuh,” tegasnya.

Kapolres menekankan bahwa SPPG bukan sekadar unit penyedia makanan, melainkan menjadi pilar pertahanan kesehatan bagi para siswa.

“Melalui trial final ini, kami memvalidasi bahwa sistem telah siap beroperasi secara paripurna dengan risiko minimal. Kami siap menjalankan amanah ini dengan integritas tinggi demi memastikan pertumbuhan generasi penerus tidak lagi terhambat oleh persoalan nutrisi,” tambahnya.

Kapolres Demak menegaskan bahwa SPPG Polres Demak dibangun dan dioperasikan dengan standar tinggi untuk menjamin kualitas serta keamanan pangan. Dapur ini menggunakan peralatan NAYATI berstandar kelas bintang lima, dilengkapi IPAL yang memadai, serta memanfaatkan air yang telah melalui sistem filtrasi dan sinar ultraviolet (UV).

Selain itu, keamanan makanan dijamin melalui pemeriksaan food security setiap hari oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Demak sebelum didistribusikan.

“Dengan dukungan sarana dan pengawasan tersebut, SPPG Polres Demak siap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis secara optimal dan bertanggung jawab demi mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Demak 2 menyatakan pihaknya siap menjalankan operasional dapur SPPG secara optimal. Ia berharap keberadaan program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Karangsono dan sekitarnya.

“SPPG telah dilengkapi dengan peralatan dan sarana pendukung yang memadai. Kami berharap keberadaan dapur ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. SPPG Polres Demak 2 juga terbuka untuk menerima saran dan masukan dari berbagai kalangan demi penyempurnaan layanan,” pungkasnya.

Peduli Kesehatan Warga Terdampak Banjir, Polda Jateng dan Polres Kudus Buka Posko Kesehatan di Posko Pengungsian

INLINK, Kudus | Di tengah kondisi banjir yang masih dirasakan warga Desa Pasuruhan Lor, Kabupaten Kudus, kehadiran layanan kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi para pengungsi. Menjawab kebutuhan tersebut, Kepolisian Daerah Jawa Tengah melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) dan Sie Dokkes Polres Kudus melaksanakan bhakti kesehatan di Posko Bencana Banjir, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan bhakti kesehatan tersebut dilaksanakan di Posko Bencana Banjir yang berlokasi di MI Khuriyatul Fikri Pasuruhan Lor dengan melibatkan personel Sidokkes Polres Kudus. Pemeriksaan kesehatan difokuskan kepada para pengungsi yang berasal dari RT 2 dan RT 3 Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor.

Dalam kegiatan tersebut petugas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 27 pengungsi yang berasal dari RT 2 dan RT 3 Dukuh Goleng, Pasuruhan Lor. Pengungsi tersebut terdiri dari dua orang lansia, delapan belas orang dewasa, dan tujuh anak-anak.

Kabiddokkes Polda Jawa Tengah, Kombes Pol drg. Agustinus M.H.T, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga selama berada di lokasi pengungsian.

“Posko Kesehatan ini kami siapkan sebagai upaya memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak di lokasi pengungsian,” jelas Kombes Pol drg. Agustinus.

Dari 27 pengungsi yang diperiksa, ditemukan keluhan batuk dan pilek pada lima orang serta gatal-gatal pada dua orang, dan seluruhnya telah diberikan terapi sesuai dengan keluhan masing-masing. Pemantauan kesehatan juga difokuskan pada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak agar tidak terjadi gangguan kesehatan lanjutan akibat kondisi pascabanjir.

Keberadaan Posko Kesehatan ini mendapat sambutan positif dari warga pengungsi, salah satunya Pak Muslikan (45), yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan dari Polres Kudus. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan di lokasi pengungsian membuat warga merasa lebih tenang.

“Kami merasa sangat terbantu. Di pengungsian ini banyak warga yang batuk dan badan terasa tidak enak. Dengan adanya posko kesehatan dari polisi, kami bisa langsung diperiksa dan diberi obat,” ujar Muslikan.

Hal senada disampaikan Dwi Srinawati (38), warga pengungsian lainnya, yang mengungsi bersama anak-anaknya. Ia mengapresiasi perhatian Polres Kudus yang membuka posko kesehatan di lokasi pengungsian.

“Anak saya sempat pilek dan gatal-gatal setelah banjir. Alhamdulillah tadi sudah diperiksa dan dikasih obat. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendirian menghadapi musibah ini,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa kegiatan bhakti kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan membantu masyarakat dalam situasi bencana. Dirinya mempersilahkan masyarakat untuk mendatangi pos pelayanan kesehatan untuk memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan.

“Polri berupaya hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan, termasuk layanan kesehatan. Kami berharap upaya ini dapat membantu meringankan beban warga terdampak banjir dan memberikan rasa tenang selama masa pengungsian,” ujar Kombes Pol Artanto.

Batalyon A Pelopor Satbrimob PMJ Menggelar Dapur Lapangan Membantu Warga Terdampak Bencana

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar dapur lapangan untuk membantu warga terdampak bencana banjir di wilayah Kel. Semper Barat Kec. Cilincing, Jakarta Utara.

 

Kegiatan dapur lapangan ini dipimpin oleh Ipda Siswanto, S.H., “kami hadir di lapangan sebagai bentuk kepedulian dan misi kemanusiaan untuk membantu warga yang membutuhkan” ujarnya

 

Dapur lapangan Brimob juga merupakan salah satu bentuk nyata Program Kapolda Metro Jaya sesuai Slogannya *Jaga Jakarta*

 

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para warga dan menjadi wujud komitmen Satuan Brimob Polda Metro Jaya untuk memberikan pelayanan serta memastikan setiap perkembangan situasi tertangani secara cepat dan tepat.

Polres Wonogiri Kenalkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Polisi Sahabat Anak

INLINK, Wonogiri – Satlantas Polres Wonogiri menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di TK Kemala Bhayangkari 72 Wonogiri, Rabu (14/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini dengan pendekatan edukatif dan humanis.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti puluhan siswa TK dengan penuh antusias. Dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonogiri Ipda Muh. Marwah, S.E., bersama tiga personel Satlantas, anak-anak diberikan pengenalan rambu lalu lintas, tata cara penggunaan helm yang baik dan benar, serta cara menyeberang jalan dengan aman.

Materi disampaikan secara interaktif melalui metode belajar sambil bermain, sehingga suasana terasa akrab dan menyenangkan. Anak-anak tampak ceria sekaligus berani berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., mengatakan kegiatan Polsanak merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin menanamkan pemahaman keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak dengan cara yang ramah dan menyenangkan. Ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis, dekat, dan hadir sebagai sahabat masyarakat,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, edukasi sejak usia dini diharapkan dapat membentuk karakter disiplin dan kesadaran keselamatan berlalu lintas hingga dewasa nanti.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya mengenal rambu dan aturan, tetapi juga merasa aman dan dekat dengan polisi. Ini investasi jangka panjang untuk keselamatan berlalu lintas di Wonogiri,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Polres Wonogiri berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif serupa sebagai bagian dari pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Bakti Sosial Anniversary 22 Bharaduta D’Pandiga Polres Belitung

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka memperingati Anniversary ke-22 Angkatan Diktukba Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2003 (Bharaduta D’Pandiga), personel Polres Belitung Polda Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang layak menerima. Selasa (13/01/2026)

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, sebagai wujud kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Bantuan sosial yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

 

Perwakilan Bharaduta D’Pandiga Polres Belitung, Aiptu Mustika, S.Ikom., S.H, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian anggota Polri kepada masyarakat.

 

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujar Aiptu Mustika.

 

Sementara itu, masyarakat penerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Belitung, khususnya Angkatan Bharaduta D’Pandiga, atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu dan dirasakan langsung manfaatnya.

 

Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan semangat kebersamaan, solidaritas, serta sinergitas antara Polri dan masyarakat terus terjalin dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Belitung.

Polres Metro Jaktim gelar apel Potmas dan Mitra Polri, Bersatu Menjaga Cakung Perkuat Keamanan Lingkungan

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Kepedulian terhadap keamanan lingkungan kembali ditunjukkan melalui sinergi antara kepolisian, potensi masyarakat, dan mitra Polri di wilayah Cakung.

 

Pada Jumat malam, 9 Januari 2026, Polsek Cakung menggelar apel bersama Potmas dan Mitra Polri di halaman Mapolsek Cakung sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan warga, khususnya pada jam rawan malam hari.

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabaglog Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ruslan, didampingi Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam satu barisan bersama anggota kepolisian mencerminkan kuatnya rasa tanggung jawab bersama dalam mencegah gangguan kamtibmas, terutama potensi tawuran yang kerap meresahkan masyarakat.

 

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel langsung bergerak melaksanakan patroli mobile menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Cakung. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif sekaligus memberikan rasa aman dan kehadiran nyata negara di tengah masyarakat.

 

Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menegaskan bahwa keamanan wilayah tidak dapat dijaga oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan peran aktif Potmas dan Mitra Polri sebagai garda terdepan di lingkungan masing-masing.

 

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun selama ini menjadi kekuatan utama dalam menciptakan situasi yang kondusif.

 

“Kami mengajak seluruh Potmas dan Mitra Polri untuk terus menjadi mata dan telinga kepolisian di lingkungannya. Program Ibu Memanggil yang kami sampaikan malam ini adalah bentuk pendekatan humanis agar keluarga, khususnya para orang tua, lebih peduli dan hadir dalam mengawasi anak-anaknya,” ujar Kompol Widodo.

 

Ia juga menghimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, tidak membiarkan anak-anak berada di luar rumah hingga larut malam, serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat memicu konflik.

 

Apabila menemukan potensi gangguan keamanan, warga diminta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau melapor ke Polsek terdekat.

 

Dengan keterlibatan aktif Potmas dan Mitra Polri serta dukungan seluruh lapisan masyarakat, Polsek Cakung optimistis keamanan wilayah dapat terus terjaga, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warga.

Brimob Polda Metro Jaya Berikan Pelayanan Humanis dalam Penyampaian Aspirasi Masyarakat di Kawasan Monas

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ — Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan pelayanan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan sekitarnya, Kamis (8/1/2026).

 

Pelayanan tersebut dilakukan dengan menempatkan personel secara terukur pada sejumlah titik strategis. Personel dari Batalyon C Pelopor hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

 

Sejak awal hingga berakhirnya kegiatan, pelayanan dilaksanakan dengan mengedepankan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta pendekatan humanis. Personel Brimob hadir di lapangan dengan perlengkapan dinas standar dan kesiapan penuh dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

 

Selain itu, koordinasi dengan unsur terkait turut dilakukan guna menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat. Sinergi lintas unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas selama kegiatan berlangsung.

 

Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di kawasan Monas terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. Melalui pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan, Brimob Polda Metro Jaya terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Unit PPA Sat Reskrim Polres Belitung Jadi Narasumber Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Perilaku Menyimpang di Lingkungan Sekolah

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Belitung melaksanakan kegiatan sebagai narasumber dalam rangka sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) serta pencegahan perilaku menyimpang (LGBT) di lingkungan sekolah, bertempat di SMA Muhammadiyah Tanjungpandan, Kamis (8/1/2026) pagi.

 

Kegiatan berlangsung di SMA Muhammadiyah Tanjungpandan yang diikuti oleh para siswa dan siswi dengan penuh antusias. Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit IV PPA Sat Reskrim Polres Belitung AIPDA Lartha Anggela, S.H., bersama personel Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Belitung.

 

Dalam penyampaian materinya, AIPDA Lartha Anggela, S.H. menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, serta bebas dari tindakan perundungan dalam bentuk apa pun. Ia juga mengajak para pelajar untuk berani melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak bullying, kekerasan, maupun perbuatan yang bertentangan dengan norma, etika, dan aturan hukum.

 

Selain itu, para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga pergaulan yang sehat serta menjauhi perilaku menyimpang dan berisiko, termasuk yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan mental, moral, dan masa depan generasi muda.

 

Kegiatan sosialisasi tersebut juga mendapat dukungan dari para guru atas terlaksananya kegiatan. Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar dapat meningkatkan kesadaran hukum, membangun karakter yang positif, serta memiliki keberanian untuk menjaga diri dan saling menghormati di lingkungan sekolah.

Awali Tahun 2026, Wakapolda Papua Tekankan Refleksi Terhadap Kritik Publik dan Peningkatan Integritas Personel 

Jayapura, webid.rumahkawakibi.com/ – Mengawali kalender tugas di awal tahun 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar kegiatan Apel Pagi Personel yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., bertempat di Lapangan Apel Mako Polda Lama, Jayapura, Senin (05/01).

 

Dalam arahannya, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menekankan pentingnya bagi setiap anggota Polri untuk memiliki jiwa yang terbuka terhadap kritik sosial.

 

"Kritik-kritik tersebut, baik melalui media hiburan maupun fenomena sosial lainnya, merupakan catatan penting dan bahan introspeksi bagi kita. Ini menunjukkan adanya harapan besar dari masyarakat agar Polri benar-benar profesional dan bersih," tegas Brigjen Pol. Faizal.

 

Memasuki tahun 2026, Wakapolda juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan undang-undang baru yang mulai diterapkan. Ia menegaskan bahwa kewibawaan Polri tidak datang dari kekuasaan, melainkan dari kompetensi dan integritas anggotanya.

 

"Setiap personel harus meningkatkan literasi, wawasan, dan kemampuan berpikir kritis. Kita harus mampu menjalankan tugas secara tepat dan bertanggung jawab di tengah kompleksitas hukum yang semakin tinggi," tegasnya.

 

Lebih lanjut, Wakapolda Papua memberikan instruksi tegas kepada seluruh personel untuk segera berbenah melalui tiga poin utama pengurangan Pelanggaran, peningkatan soliditas dan perubahan perilaku

 

"Saya mengajak seluruh rekan-rekan untuk berubah dan memberikan yang terbaik bagi Polri. Dengan niat yang tulus dan tekad yang kuat, saya yakin kepercayaan masyarakat terhadap Polda Papua akan semakin meningkat," tutup Wakapolda.