Sat Polairud Polres Belitung Lakukan Patroli dan Pengecekan Dampak Banjir di Desa Cerucuk

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Personel Sat Polairud Polres Belitung melaksanakan patroli serta pengecekan dampak banjir di wilayah Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, pada Sabtu (10/01/2026).

 

Patroli dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan menyasar Jembatan 2 Desa Cerucuk dan Jembatan Dusun Mempiu. Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan meningkatnya debit air hingga mengakibatkan badan jalan amblas dan tidak dapat dilalui oleh pengguna jalan.

 

Melihat kondisi tersebut, personel Sat Polairud Polres Belitung segera melakukan pengamanan di lokasi dengan memasang tanda peringatan sederhana menggunakan dahan dan ranting pohon, serta mengimbau masyarakat agar tidak melintas demi menjaga keselamatan bersama.

 

Selain melakukan pengamanan, personel juga menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat sekitar agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas, waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, serta menggunakan jalur alternatif yang lebih aman.

 

Sekitar pukul 13.00 WIB, personel kembali melakukan pengecekan di Jembatan Dusun Mempiu Desa Cerucuk yang turut mengalami kerusakan akibat tingginya debit air.

 

Kapolres Belitung melalui Kasat Polair AKP Mohamad Hoesaien Muafiqi, S.H., menyampaikan bahwa untuk sementara akses jalan tersebut tidak dapat digunakan hingga kondisi dinyatakan aman mengingat bisa membahayakan pengguna jalan.

 

Sat Polairud Polres Belitung akan terus melakukan patroli dan pemantauan di wilayah rawan banjir sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan responsif kepada masyarakat.

Tim SAR Gabungan Batalyon A Pelopor Berhasil Evakuasi Jasad Pria Lansia yang Tenggelam di Sungai Nipa-Nipa Gowa

GOWA – Setelah melakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan Batalyon A Pelopor akhirnya berhasil menemukan korban yang dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Nipa-Nipa, Desa Jene’Madinging, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.

 

Korban yang diketahui bernama Subu dg Lai (60) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim penyelamat yang menyisir area sungai sejak laporan kehilangan diterima.

 

Kolaborasi Lintas Instansi

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi solid dari berbagai unsur SAR di lapangan, antara lain:

• TIM SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel

• Basarnas

• BPBD Kab. Gowa

• Damkar Kab. Gowa

• SAR Unhas

• Uaniti

 

Kronologi Singkat dan Evakuasi

Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir titik awal jatuhnya korban hingga ke hilir sungai. Setelah jasad korban berhasil ditemukan, tim langsung melakukan evakuasi medis untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

 

“Korban atas nama Bapak Subu dg Lai, usia 60 tahun, telah berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan. Seluruh unsur yang terlibat telah bekerja maksimal di lapangan hingga korban ditemukan,” ungkap perwakilan tim di lokasi.

 

Usai proses evakuasi, seluruh personel yang terlibat melaksanakan apel konsolidasi untuk mengecek personel dan materiil. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Pihak keluarga korban pun telah dikonfirmasi terkait penemuan ini.