Menjaga Ramadhan Tetap Kondusif, Kapolres Semarang optimalisasi peran Bhabinkamtibmas

INLINK, Semarang |Memasuki bulan Suci Ramadhan, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., memberikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga ketenangan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.

AKBP Ratna mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi juga membutuhkan kedekatan emosional antara anggota dan masyarakat. Melalui penguatan peran Bhabinkamtibmas di setiap wilayah binaan, diharapkan potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak dari lingkungan terkecil.

Himbauan tersebut disampaikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas dan Polmas jajaran Polres Semarang usai pelaksanaan upacara rutin hari kesadaran nasional pada Rabu, 18 Februari 2026 di lapangan upacara Catur Prasetya Polres Semarang.

Menurut Kapolres, kehadiran anggota di tengah masyarakat bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menyampaikan keresahan, harapan, hingga permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan mereka.

“Kami ingin anggota benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kedekatan ini penting agar setiap potensi gangguan kamtibmas bisa dideteksi lebih awal, apalagi menjelang dan selama bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Polres Semarang juga menegaskan akan tetap bertindak tegas terhadap aktivitas yang berpotensi meresahkan masyarakat selama Ramadhan, seperti perang sarung, aksi kreak, hingga penggunaan petasan yang berbahaya.

“Kami mengedepankan pencegahan dan pembinaan. Namun jika ada kegiatan yang membahayakan masyarakat, tentu akan kami tindak tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Melalui langkah tersebut, Polres Semarang berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan rasa aman, nyaman, dan penuh ketenangan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara polisi dan warga dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Diakhir kegiatan pihaknya juga menyampaikan bahwa, apabila masyarakat menemui gangguan kamtibmas di wilayah masing masing, bisa menghubungi layanan Call Center 110 sehingga jajaran Polres Semarang bisa hadir untuk melakukan penanganan.

Mengenal Lebih Dekat, Mobil Dapur Umum Polres Jepara Yang Selalu Siap Melayani Masyarakat

INLINK, Jepara | Dalam upaya menunjukkan kepedulian nyata untuk masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melaunching atau meluncurkan mobil dapur umum.

Peluncuran tersebut langsung dilakukan Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jepara Ny. Dian Hadi Kristanto di Alun-Alun 1 Jepara, pada Selasa (17/2/2026).

“Mobil dapur umum Polres Jepara ini hadir sebagai solusi cepat dalam pelayanan kemanusiaan,” ujar Kapolres Jepara.

Disebut sebagai mobil dapur umum, sambung AKBP Hadi, karena didalamnya terdapat alat memasak lengkap, mulai dari kompor professional, peralatan masak modern hingga ruang pengolahan makanan yang higenis.

Selain itu, mobil tersebut juga didukung sistem kelistrikan mandiri yang dilengkapi genset, sehingga seluruh peralatan dapat beroperasi optimal diberbagai kondisi dan lokasi.

“Khususnya diwilayah tanpa sumber listrik terdapat stop kontak dan lampu untuk penerangan untuk situasi gelap maupun darurat untuk kegiatan sosial maupun bantuan kemanusiaan,” ucapnya.

Mobil ini pun mampu menyiapkan ratusan porsi makanan hangat secara cepat, aman dan tepat sasaran. Artinya, lanjut Kapolres Jepara, mobil ini bukan sekedar kendaraan operasional tetapi wujud nyata Polri hadir untuk melayani dan membantu masyarakat.

“Hari ini kami uji cobakan dan semoga bisa bermanfaat,” ucapnya.

Selain meluncurkan mobil dapur umum, Kapolres Jepara beserta Ketua Bhayangkari Cabang Jepara juga membagikan brosur dan pamflet kepada warga dalam rangka sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) TK Kemala Bhayangkari tahun ajaran 2026/2027.

Kapolres Jepara mengatakan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar promosi, tetapi juga bagian dari komitmen bersama membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak sejak dini.

“Kami ingin masyarakat, khususnya para orang tua, lebih mengenal TK Kemala Bhayangkari sebagai tempat pendidikan yang aman, terarah, dan penuh perhatian terhadap tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Tidak sedikit warga yang berhenti untuk bertanya lebih lanjut, menunjukkan ketertarikan dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman tanpa hambatan berarti, mencerminkan koordinasi yang baik antara lembaga pendidikan, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.

TK Kemala Bhayangkari 46 dan 47 Jepara berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) dan terus berkomitmen memberikan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak, sejalan dengan dukungan aktif Polres Jepara dalam berbagai kegiatan sosial dan edukatif di wilayahnya.

Perbaikan Tanggul Jebol Dikebut, Jalur Semarang-Purwodadi Ditargetkan Pulih Sebelum Lebaran

INLINK, Kab. Grobogan | Polda Jateng memastikan percepatan perbaikan infrastruktur berjalan optimal, sekaligus menjamin kelancaran arus kendaraan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Grobogan. Perbaikan tersebut dipastikan selesai sebelum dimulainya arus mudik pada lebaran mendatang.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto saat turun langsung meninjau lokasi jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu (18/2/2026) siang.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Kasat Lantas AKP Kumala Enggar Anjarani, serta perwakilan dari instansi terkait, di antaranya BBWS Pemali-Juwana dan Dinas Pekerjaan Umum. Kehadiran lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan penanganan tanggul jebol berjalan terkoordinasi dan menyeluruh.

Dalam keterangannya di lokasi, Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa saat ini proses pemulihan masih terus berlangsung, meliputi penutupan tanggul yang jebol menggunakan alat berat serta normalisasi saluran irigasi Sungai Tuntang.

“Penutupan tanggul masih kami lakukan secara bertahap. Setelah tahap ini selesai, akan dilanjutkan dengan perbaikan badan jalan yang terputus oleh Dinas PU,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu.

“Kami berharap sebelum Lebaran, jalur ini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu,” lanjutnya.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap arus lalu lintas, pihak kepolisian saat ini melakukan rekayasa dan pengalihan arus kendaraan, mengingat kondisi jalan di lokasi terdampak putus total dan tidak memungkinkan dilalui kendaraan.

“Kendaraan besar, khususnya truk sumbu tiga ke atas dari arah Semarang menuju Grobogan, kami arahkan melalui jalur Demak–Dempet. Sementara untuk kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan sepeda motor, diarahkan melalui Gubug–Kemiri–Jeketro–Truko–Wolo–Penawangan, begitu pula sebaliknya dari arah Grobogan menuju Semarang,” jelas Kombes Pol Artanto.

Untuk memastikan kelancaran di lapangan, ia menegaskan bahwa personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik pengalihan arus.

“Petugas kami siap memberikan informasi kepada pengemudi terkait jalur yang bisa dilalui sesuai jenis kendaraan. Langkah ini penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, khususnya distribusi barang dan kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat agar tetap tertib dan mendukung proses pemulihan yang sedang berlangsung.

“Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, tidak mendatangi lokasi hanya untuk menonton karena dapat menghambat proses perbaikan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan situasi melalui kanal informasi resmi dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang kredibel dan berwenang,” pungkasnya.

Polisi berhasil Bekuk Pelaku Curanmor, hanya Hitungan 24 Jam

INLINK, Jepara | Aksi pencurian mobil yang menggegerkan warga Kabupaten Jepara, berhasil diungkap aparat Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah.

Kurang dari 1×24 jam setelah kejadian, pelaku pencurian mobil milik salah satu warga Desa Slagi, Kecamatan Pakis Aji berhasil diringkus.
Pelaku merupakan residivis yakni RK (45) yang merupakan warga Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat dan ML (46) warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Kapolres Jepara melalui Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengatakan, bahwa peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin (16/2) menjelang Subuh. Tepatnya pada pukul 03.00 WIB di Desa Slagi, Kecamatan Pakis Aji.

“Awalnya tersangka berkeliling mencari lokasi target menggunakan sepeda motor, setelah mendapatkan lokasi target kemudian tersangka langsung masuk kerumah target dengan cara mencongkel jendela samping rumah dengan menggunakan pahat dan obeng,” ujar AKP Wildan saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, pada Rabu (18/2/2026).

“Tersangka kemudian mengambil 4 buah HP dan kunci mobil Honda HRV. Kemudian melompat lewat pagar samping rumah untuk menuju ke lokasi mobil yang sedang terparkir dan pergi mengendarai mobil itu,” sambungnya.

Mengetahui dan mendapati aduan insiden tersebut, Satreskrim Polres Jepara langsung bergerak cepat. Kurang dari 1 kali 24 jam, pelaku berhasil diringkus oleh tim Resmob Satreskrim Polres Jepara dengan kerja sama tim Resmob Satreskrim Polres Pemalang.

”Kami kemudian melakukan pengejaran dengan dibantu tim Resmob Satreskrim Polres Pemalang,” terangnya.

AKP Wildan menyebut, pelaku ditangkap saat dalam perjalanan dengan masih mengendarai mobil milik warga Desa Slagi tersebut.

Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka tersebut. Termasuk 1 unit mobil HRV warna merah beserta kunci dan STNK, 4 buah HP dan 1 buah pahat serta 1 buah obeng yang digunakan pelaku saat mencuri.

Atas perbuatannya, kini pelaku dijerat dengan Pasal 477 bagian 2 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.

Kasatreskrim Polres Jepara juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan sekitar.

Sementara itu, Moza Paloza selaku korban dan juga pemilik mobil menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Jepara yang telah berhasil menemukan mobilnya yang hilang.

”Terimakasih kepada Polres Jepara, bravo Polri, kurang dari 24 jam mobil saya telah ditemukan,” tutur Moza Paloza.

Kapolres Belitung Sampaikan Himbauan Kamtibmas Selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Belitung – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belitung agar bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.

Rabu (18/02/2026).

 

Kapolres Belitung mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalankan ibadah puasa, serta menjaga toleransi antarumat beragama demi terciptanya keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

“Momentum Ramadan ini mari kita manfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalankan ibadah puasa, pererat persaudaraan, menjaga sikap saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan damai di Kabupaten Belitung,” ujar Kapolres.

 

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar memastikan keamanan rumah saat melaksanakan ibadah, baik salat tarawih maupun kegiatan keagamaan lainnya, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pengecekan pintu, jendela, serta instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah menjadi langkah penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

 

Terkait ketertiban umum, Kapolres menegaskan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melakukan aksi balap liar, penggunaan knalpot brong, maupun bermain petasan yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.

 

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk tindak kriminalitas. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

 

Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 yang siap melayani selama 24 jam.

 

Dengan adanya kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Belitung dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan.

Pelaku Narkoba di Duren Sawit, di Duga Telah Menghirup Udara Bebas Tanpa Proses Hukum Yang Transparan

​Jakarta Timur, webid.rumahkawakibi.com/ – Penegakan hukum di wilayah hukum Polsek Duren Sawit menjadi tanda tanya besar. Seorang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika berinisial AH, yang diamankan dengan barang bukti (BB) fantastis, diduga telah menghirup udara bebas tanpa proses hukum yang transparan.

 

 

​AH sebelumnya diringkus Unit Narkoba Polsek Duren Sawit di wilayah Dermaga, Kecamatan Duren Sawit, pada Minggu malam (7/12/2025). Namun, hingga hari ini, Rabu (18/2/2026), kelanjutan kasus tersebut seolah "ditelan bumi".

 

 

 

​Informasi mengejutkan datang dari internal kepolisian sendiri. Pada 11 Desember 2025, seorang anggota Polsek Duren Sawit bernama Afif, yang mengaku sebagai anggota unit di bawah pimpinan Pak Tri, sempat mengonfirmasi penangkapan tersebut kepada pihak keluarga dan saksi.

 

 

​"Sepertinya kasusnya dilanjutkan bang.. Masalahnya BB-nya cukup banyak, 14 gram. Ada alat bong juga, bahkan diindikasi terduga pelaku juga memproduksi," ujar Afif saat dikonfirmasi oleh awak media

 

​Secara hukum, kepemilikan narkotika golongan I di atas 5 gram merupakan kategori pelanggaran berat dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati sesuai UU No. 35 Tahun 2009. Namun, fakta di lapangan justru berbanding terbalik.

 

​Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media dan keluarga kepada Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, S.H., M.Si, menemui jalan buntu.

 

 

• ​9 Desember 2025: Kapolsek berdalih sedang tidak di tempat karena giat Rakor Nataru.

• ​15 Januari 2026: Pesan singkat melalui WhatsApp hanya berstatus centang satu (tidak aktif/diblokir).

• ​Hingga Februari 2026: Saat dihubungi dengan nomor lain, pesan hanya dibaca (centang biru/dua hitam) namun tidak ada respons sedikit pun.

 

​Informasi yang dihimpun dari lingkungan kerja AH memperkuat dugaan adanya "main mata" dalam kasus ini. Pimpinan tempat AH bekerja menyatakan bahwa AH sudah tidak lagi bekerja di sana. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa sesaat setelah dibebaskan, AH langsung dibawa kembali ke kampung halamannya.

 

 

​"Jika benar BB-nya 14 gram dan ada alat produksi, bagaimana mungkin seseorang bisa bebas begitu saja dalam hitungan minggu tanpa persidangan? Ini preseden buruk bagi kredibilitas Polri," ujar salah satu sumber yang enggan disebut namanya

 

 

​Hingga berita ini diturunkan, Polsek Duren Sawit belum memberikan pernyataan resmi terkait status hukum AH. Publik kini menunggu jawaban tegas dari Polres Metro Jakarta Timur maupun Polda Metro Jaya: Ke mana perginya barang bukti 14 gram tersebut, dan mengapa proses hukumnya mendadak raib?. (Red).

Persaudaraan Mimikri Ucapkan Selamat atas Jabatan Baru Kol. CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real SE sebagai Kasat Lidkrim Puspom TNI

INLINK, Jakarta — Persaudaraan Mimikri menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pengangkatan Kolonel CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real, SE sebagai Kepala Satuan Penyelidikan Kriminal (Kasat Lidkrim) Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI).

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas amanah besar yang kini diemban oleh Kol. CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real, SE, dalam rangka memperkuat penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib di lingkungan TNI. Rabu, (18/2/26).

Ketua Umum Persaudaraan Mimikri, Oscar Emanuel Indradjaja, SH, MH, menyampaikan harapannya agar Kol. CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real, SE dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta memberikan dampak positif yang luas bagi institusi TNI dan masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas jabatan baru yang diemban. Semoga amanah, senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, serta mampu membawa perubahan yang berdampak luas dalam penegakan hukum di lingkungan TNI,” ujar Oscar.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Umum Persaudaraan Mimikri, Albertus Tody Bintoro Ajie, yang menilai bahwa pengangkatan tersebut merupakan bentuk kepercayaan negara terhadap kapabilitas, dedikasi, dan rekam jejak Kol. CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real, SE.

“Kami berharap kepemimpinan beliau mampu memperkuat profesionalisme dan integritas aparat Polisi Militer TNI dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara adil, transparan, dan berkeadilan,” ungkap Albertus.

Persaudaraan Mimikri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keadilan demi terwujudnya TNI yang semakin kuat, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

TNI dan Rakyat Menyatu, Jalan Linggang Amer Dibangun dengan Semangat Gotong Royong

INLINK, Kutai Barat – Semangat kebersamaan dan gotong royong begitu terasa dalam pelaksanaan semenisasi jalan di Kampung Linggang Amer. Kegiatan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD Ke-127 yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD Wiltas ke-127 dari Kodim 0912/Kutai Barat, Rabu (18/2/2026).

Sejak pagi hari, masyarakat Kampung Linggang Amer sudah berkumpul di lokasi pengerjaan. Tanpa ragu, warga langsung bergabung bersama personel TNI mengangkat material, mencampur pasir dan semen, hingga membantu meratakan cor di badan jalan. Kebersamaan itu menciptakan suasana kerja yang penuh semangat dan kekeluargaan. Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan berbagai kalangan, mulai dari para pemuda hingga orang tua.

Dansatgas TMMD Ke-127, Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung setiap tahapan pengerjaan.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga Kampung Linggang Amer. Keterlibatan masyarakat secara langsung menunjukkan bahwa program TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya. Kebersamaan ini adalah kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan,” ujar Dansatgas.

Ia juga menegaskan bahwa semenisasi jalan ini tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Menurutnya, TMMD menjadi wadah untuk memperkuat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat melalui kerja nyata di lapangan.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, progres pengerjaan semenisasi jalan berjalan lancar dan sesuai target. Harapannya, jalan yang dibangun ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Linggang Amer.

Melalui kegiatan ini, kembali terbukti bahwa ketika TNI dan rakyat menyatu, pembangunan desa bukan hanya menjadi program kerja, tetapi menjadi gerakan bersama demi masa depan yang lebih baik.

Banjir Setinggi Lutut Rendam Lapas Purwodadi, Kalapas Bergerak Cepat Koordinasi dengan TNI-Polri hingga BPBD

INLINK, Grobogan, Purwodadi — Banjir merendam area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwodadi pada Senin, 16 Februari 2026. Genangan air dilaporkan mencapai setinggi lutut orang dewasa dan mengganggu aktivitas di sejumlah titik di dalam lapas.

Banjir diduga terjadi akibat luapan Sungai Lusi yang debit airnya meningkat sejak dini hari. Kondisi tersebut diperparah dengan letak dataran Lapas Purwodadi yang lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya, sehingga air dari area luar dengan cepat masuk dan menggenangi lingkungan lapas.

Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, bersama jajaran bergerak cepat melakukan penanganan awal. Sejumlah langkah dilakukan untuk mengantisipasi dampak lebih luas, mulai dari pengamanan aset dan inventaris, penataan area rawan, hingga memastikan situasi keamanan tetap terkendali.

“Begitu air mulai masuk, kami langsung bergerak. Prioritas kami adalah keselamatan, keamanan, serta memastikan pelayanan dan pengamanan tetap berjalan,” kata Erik.

Selain langkah internal, pihak lapas juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk TNI, Polri, PLN, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Koordinasi dilakukan untuk mendukung penanganan banjir secara terpadu, termasuk antisipasi gangguan kelistrikan, pemantauan debit air, serta kesiapsiagaan apabila kondisi memburuk.

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik genangan sambil menunggu kondisi air surut. Situasi di dalam lapas dilaporkan tetap aman dan terkendali.

Polisi di Jepara Laksanakan Patroli Pengamanan Perayaan Imlek 2026

INLINK, Jepara | Dalam rangka mendukung kelancaran perayaan Imlek 2026, aparat Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melaksanakan patroli pengamanan di sejumlah vihara dan klenteng yang berada di wilayah hukumnya.

Kegiatan ini dimulai pada 14 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga puncak perayaan pada 17 Februari 2026, untuk memastikan situasi aman dan kondusif bagi umat yang merayakan Imlek.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa patroli pengamanan ini melibatkan personel yang melakukan pengawasan langsung di tempat ibadah umat Tionghoa.

Selain itu juga dilakukan pengaturan lalu lintas, serta patroli di titik-titik rawan gangguan keamanan.

“Patroli ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Imlek dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu kelancaran perayaan,” ujar AKP Dwi Prayitna, Selasa (17/2/2026).

Polres Jepara juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek.

“Kami mengimbau masyarakat untuk saling menjaga kerukunan dan segera melaporkan jika ada hal mencurigakan. Semoga perayaan Imlek tahun ini dapat berjalan lancar dan damai,” tambahnya.

Dengan langkah pengamanan yang dilakukan, Polres Jepara berharap dapat memberikan rasa aman bagi umat yang melaksanakan ibadah di vihara dan klenteng.

Selain rumah ibadah, personel Polres Jepara juga memantau tempat-tempat keramaian dan lokasi rawan gangguan kamtibmas, seperti wilayah yang kerap terjadi tindak kriminalitas.

Tidak hanya itu, patroli juga diarahkan untuk memastikan kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perayaan Imlek, dapat berjalan lancar tanpa hambatan.