Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Polrestabes Semarang Pastikan Manfaat bagi 500 KK

INLINK, Semarang – Kapolrestabes Semarang, M. Syahduddi, meninjau langsung Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di RT 003 RW 002 Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (20/2/2026) pukul 10.00 WIB. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memastikan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat berjalan optimal dan tepat guna.

Peninjauan dilakukan bersama Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena, S.I.K., M.H., Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo, S.H., M.H., jajaran personel Polsek Banyumanik, Lurah Jabungan Sarwono, S.E., serta warga dan para siswa setempat.

Jembatan sepanjang kurang lebih 50 meter itu menghubungkan RW 01 dan RW 02 Kelurahan Jabungan dengan jumlah warga sekitar 500 kepala keluarga. Infrastruktur tersebut menjadi sangat krusial setelah jembatan lama terputus akibat banjir besar, sehingga sempat menghambat aktivitas harian warga, termasuk akses menuju layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Jabungan dan jalur sekolah bagi anak-anak TK maupun SDN Jabungan.

Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes memastikan pembangunan jembatan telah rampung 100 persen dan kini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung antarwilayah. Keberadaan jembatan dinilai mampu memperlancar mobilitas, meningkatkan keselamatan warga, serta memangkas jarak tempuh yang sebelumnya harus memutar cukup jauh.

Kapolrestabes menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan wujud implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga mengambil bagian dalam membantu pemulihan dan pembangunan fasilitas publik yang berdampak langsung bagi kehidupan warga.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan dan berharap fasilitas tersebut benar-benar memberi manfaat, khususnya bagi anak-anak yang setiap hari menempuh perjalanan ke sekolah serta masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Antusiasme warga terlihat sejak awal proses pembangunan hingga jembatan kembali difungsikan. Dukungan kepolisian dinilai membantu meringankan beban masyarakat yang sebelumnya mengalami kesulitan akibat terputusnya akses penghubung utama tersebut.

Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 10.45 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui semangat Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Iming-Iming Lolos CPNS Berujung Penjara, Kapolres Klaten Ungkap Penipuan Ratusan Juta Rupiah

INLINK, KLATEN – Polres Klaten mengungkap kasus penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Klaten, Jumat (20/2/2026). Kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu September 2023 hingga Februari 2024 dengan total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan secara langsung kronologi pengungkapan kasus tersebut di hadapan awak media. Dalam konferensi pers itu, Kapolres turut didampingi Kasat Reskrim, Kasihumas, serta para Kanit Reskrim.

Kapolres menjelaskan, tersangka berinisial YS (56), warga Semarang, menawarkan jasa kepada para korban dengan mengaku memiliki kedekatan dengan pejabat di kementerian. Dengan bujuk rayu tersebut, tersangka meyakinkan korban bahwa ia dapat membantu proses kelulusan CPNS di salah satu kementerian.

“Modus yang digunakan tersangka adalah mengaku mengenal pejabat tinggi di kementerian dan menjanjikan dapat meluluskan korban menjadi CPNS. Setelah kami dalami, tidak ada aliran dana kepada pejabat manapun. Uang yang diterima tersangka murni digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujar AKBP Moh Faruk Rozi.

Kapolres mengungkapkan, dua korban dalam kasus ini masing-masing berinisial FK dan MDH, keduanya warga Kabupaten Klaten. Penyerahan uang dilakukan secara bertahap sejak akhir 2023 hingga 2024 dengan dalih biaya pendaftaran, pelunasan hingga pelantikan.

“Korban FK mengalami kerugian sebesar Rp192.500.000, sedangkan korban MDH mengalami kerugian Rp126.000.000. Penyerahan uang tidak dilakukan sekaligus, tetapi bertahap. Karena tidak ada kepastian pengangkatan, korban akhirnya melapor ke Polres Klaten,” jelasnya.

Tersangka diamankan di wilayah Semarang sekitar satu pekan sebelum konferensi pers digelar. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekening koran milik korban dan tersangka, buku tabungan, serta satu unit telepon seluler yang digunakan untuk berkomunikasi dengan korban.

Kapolres menegaskan bahwa tersangka tidak memiliki akses maupun kewenangan dalam proses rekrutmen CPNS. Motif pelaku murni karena faktor ekonomi.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ada dokumen palsu ataupun jaringan tertentu. Tersangka hanya mengandalkan komunikasi dan meyakinkan korban bahwa ia memiliki akses. Motifnya adalah ekonomi,” tegas AKBP Moh Faruk Rozi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 492 KUHP atau Pasal 486 KUHP jo Pasal 127 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun serta denda hingga Rp200 juta.

Kapolres Klaten mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan kelulusan instan dengan imbalan uang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh oknum yang menawarkan jasa meluluskan CPNS atau memasukkan pekerjaan tertentu dengan imbalan sejumlah uang. Rekrutmen CPNS dilakukan secara resmi dan transparan. Jika ada keraguan, silakan langsung konfirmasi ke instansi terkait,” pungkas AKBP Moh Faruk Rozi.

Peredaran Sabu di Pelabuhan Tanjung RU, Berhasil di Ungkap Polres Belitung

Belitung – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Belitung bersama Sat Narkoba berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Pelabuhan Tanjung RU, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Kamis (19/2/2026).

 

Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diterima petugas sekira pukul 17.00 WIB terkait adanya dugaan pengiriman narkotika melalui jalur laut dari Sadai (Bangka Selatan) menuju Tanjung RU (Belitung). Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Unit Tipidter Sat Reskrim melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pihak pelabuhan untuk memastikan jadwal kedatangan kapal.

 

Sekira pukul 02.00 WIB, gabungan anggota Unit Tipidter Sat Reskrim dan Sat Narkoba bergerak menuju Pelabuhan Tanjung RU guna melakukan pemantauan serta pemeriksaan terhadap kendaraan dan muatan yang datang menggunakan KM. Kuala Bate. Kapal tersebut tiba sekitar pukul 05.30 WIB dan langsung melakukan proses bongkar muat.

 

Dalam kegiatan pemeriksaan, petugas mencurigai satu unit truk Mitsubishi Fuso Kargo warna hijau dengan nomor polisi B-96XX yang mengangkut barang kargo serta satu orang penumpang. Setelah dilakukan pengecekan terhadap barang bawaan, ditemukan satu kardus berisi slongsong knalpot dan as kruk motor. Namun setelah dibongkar lebih lanjut, di dalamnya terdapat satu kantong besar berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto kurang lebih 48,71 gram.

 

Polisi kemudian mengamankan truk beserta sopir dan penumpang berinisial RP (32) untuk dibawa ke Mapolres Belitung. Selanjutnya, barang bukti dan terduga pelaku diserahkan kepada Sat Narkoba Polres Belitung guna proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

 

Kapolres Belitung dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Belitung.

 

“Pengawasan di setiap pintu masuk wilayah, termasuk jalur pelabuhan, akan terus kami tingkatkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga Belitung tetap aman dan bersih dari narkoba,” tegasnya.

 

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Satlantas Polres Belitung Laksanakan Pamturlalin Sholat Tarawih Ramadhan 1447 H

Belitung – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Sholat Tarawih di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Satuan Lalu Lintas Polres Belitung melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (Pamturlalin), Kamis (19/2/2026) mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, di sejumlah masjid wilayah Tanjungpandan.

 

Sebanyak 14 personel Satlantas diterjunkan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta membantu penyeberangan jamaah di titik-titik rawan kepadatan. Adapun lokasi pengamanan meliputi Masjid Al Mabrur, Masjid Asy Syura, Masjid Al Ihram, Masjid Al Khoir, Masjid Jami’ Amaliyah, Masjid Jami’ Al Ma’rij, dan Masjid Jami’ Fathul Khoir.

 

Kasat Lantas Iptu Ervindo Thio Prabowo, S.Tr.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran dan kekhusyukan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

 

“Kami hadir untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Sholat Tarawih. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah kemacetan maupun potensi gangguan kamtibmas di sekitar lokasi masjid,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Satlantas Polres Belitung akan terus melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas secara rutin selama bulan Ramadhan guna mewujudkan Kamseltibcarlantas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Belitung.

Polrestabes Semarang Lantik Kasatres PPA dan PPO, Perkuat Komitmen Perlindungan Kelompok Rentan

INLINK, Semarang – Polrestabes Semarang menggelar upacara pelantikan Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Kasatres PPA dan PPO) pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.15 WIB di Aula Lantai 3 Gedung B Polrestabes Semarang.

Dalam upacara tersebut, jabatan Kasatres PPA dan PPO resmi diemban oleh KOMPOL Ni Made Sriniti, S.I.K., M.H. Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Semarang, M. Syahduddi, dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta perwakilan perwira dan bintara Polrestabes Semarang.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut kebijakan pimpinan Polda Jawa Tengah terkait pembinaan karier personel serta bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penguatan struktur dan optimalisasi kinerja di lingkungan Polrestabes Semarang.

Dalam amanatnya, Kapolrestabes Semarang menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan organisasi Polri tentang pembentukan Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang di tingkat Polres Kota Besar.

Satuan ini memiliki tugas strategis melaksanakan penyelidikan, penyidikan, serta pengawasan penyidikan terhadap tindak pidana yang menyasar perempuan, anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, buruh, serta kelompok rentan lainnya, termasuk kejahatan perdagangan orang dan penyelundupan manusia.

Menurut Kapolrestabes, jabatan Kasatres PPA dan PPO merupakan posisi strategis yang membutuhkan kompetensi, integritas, serta sensitivitas tinggi dalam penanganan perkara yang kerap menyentuh aspek kemanusiaan dan perlindungan hak asasi.

“Kepercayaan pimpinan kepada pejabat yang dilantik harus menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk meningkatkan etos kerja, baik secara personal maupun dalam membangun kinerja kesatuan,” tegasnya.

Kapolrestabes menyatakan optimisme terhadap kemampuan Kompol Ni Made Sriniti yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit 4 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Jateng (Subdit Renakta). Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam menangani perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang, kekerasan seksual, hingga kekerasan dalam rumah tangga.

Dengan kepemimpinan baru di Satres PPA dan PPO, diharapkan penanganan kasus-kasus yang melibatkan kelompok rentan di wilayah Kota Semarang dapat semakin profesional, responsif, serta berorientasi pada perlindungan korban.

Pelantikan berlangsung khidmat melalui rangkaian prosesi pembacaan keputusan pengangkatan jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, serta pakta integritas. Kegiatan ditutup dengan doa, foto bersama, dan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik.

Melalui pelantikan ini, Polrestabes Semarang menegaskan komitmennya dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan hukum, khususnya bagi perempuan, anak, dan kelompok masyarakat yang rentan terhadap tindak pidana.

Cek Ulang Pasca Dugaan Keracunan, SPPG Ngadirojo Tunggu Izin Operasional dari BGN

INLINK, WONOGIRI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngadirojo yang dikelola Yayasan Paku Bumi Restu Semesta menjalani pengecekan lintas instansi pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.00–10.30 WIB. Kegiatan berlangsung di lokasi dapur SPPG, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Pengecekan dilakukan menyusul penghentian operasional sementara pasca dugaan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan yang terjadi pada 15 Januari 2026. Sebagai tindak lanjut, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional SPPG mulai 19 Januari 2026 guna dilakukan evaluasi menyeluruh.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri Mubarok, S.K.M., M.M., Kabag Ren Polres Wonogiri AKP Subroto, S.H., M.H., Kasat Intelkam IPTU Sutarto, S.H., Korwil SPPI Wonogiri Pandri Prabowo, unsur Forkopimcam Ngadirojo, serta pengelola dan tim ahli SPPG.

Korwil SPPI Wonogiri Pandri Prabowo menjelaskan bahwa seluruh persyaratan yang diminta BGN telah dipenuhi. “Ada 15 poin yang menjadi catatan dan seluruhnya sudah kami lengkapi. Saat ini kami masih menunggu surat izin operasional untuk dapat kembali menjalankan pelayanan secara resmi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, apabila SPPG kembali beroperasi, jumlah penerima manfaat kemungkinan akan disesuaikan. Saat ini penerima manfaat mencapai sekitar 3.900 orang. Ke depan, distribusi akan dibagi karena direncanakan adanya tambahan satu SPPG di wilayah Ngadirojo agar cakupan lebih merata dan beban produksi tidak berlebihan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri Mubarok menerangkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan air. “Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya bakteri E. coli dan Salmonella. Temuan ini sudah kami laporkan kepada Bupati dan BGN. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan untuk memastikan sumber kontaminasi tidak terulang,” jelasnya.

Menurutnya, setiap laporan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung ditindaklanjuti melalui investigasi dan penelusuran penyebab. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan, bukan untuk menyalahkan pihak tertentu.

Sementara itu, Kabag Ren Polres Wonogiri AKP Subroto menekankan pentingnya pengelolaan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari proses memasak hingga manajemen penyimpanan bahan pangan seperti ayam dan daging sapi. “Kapasitas produksi harus seimbang dengan kemampuan pengelolaan. Jangan sampai beban terlalu besar sehingga berpotensi menimbulkan kelalaian,” tegasnya.

Usai diskusi, rombongan melaksanakan inspeksi langsung ke dapur SPPG untuk mengecek sarana prasarana, standar kebersihan, kualitas air, serta sistem penyimpanan bahan makanan.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa Polres Wonogiri mendukung penuh langkah evaluatif dan koordinatif lintas instansi guna menjamin keamanan pangan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Polres Wonogiri berkomitmen mengawal setiap tahapan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan aman, sesuai ketentuan, dan tidak menimbulkan keresahan. Prinsipnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar AKP Anom.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Saat ini, operasional SPPG Ngadirojo masih menunggu terbitnya izin resmi dari BGN sebelum kembali melayani masyarakat.

Respon Cepat Bhabinkamtibmas Kerten Amankan Pelaku Curanmor di Depan Toko Roti Babah Setoe

INLINK, Surakarta – Polsek Laweyan melalui Bhabinkamtibmas Kerten Aiptu Galuh Sudarmono bersama Linmas dan Satpam Sport Center Yosef Kerten berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial AS yang diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor, Rabu (18/2/2026).

Terduga pelaku diamankan saat hendak membawa kabur sepeda motor Honda Beat nopol H 4706 XM milik Sdri. Ridha yang terparkir di depan Toko Roti Babah Setoe, Jalan Adi Sucipto No. 44, Kerten, Kecamatan Laweyan, Surakarta.

Kapolsek Laweyan, Kompol Dani Herlambang, SP.MH membenarkan adanya pengamanan tersebut. Ia menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat korban memarkirkan sepeda motornya di depan toko roti tersebut menjelang waktu magrib.

“Korban yang sedang menyiapkan buka puasa melihat dari dalam toko bahwa sepeda motornya dinaiki oleh pelaku dan sudah dalam keadaan menyala. Korban kemudian bergegas keluar sambil berteriak ‘maling’ dan mengejar pelaku,” ungkapnya.

Mengetahui aksinya dipergoki, pelaku menjatuhkan sepeda motor tersebut dan berusaha melarikan diri. Namun berkat kesigapan Bhabinkamtibmas, Linmas, Satpam serta dibantu warga di sekitar area Sekolahan St. Yosep, pelaku berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, korban, Sdri. Ridha, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Laweyan atas respon cepat dalam mengamankan pelaku.

Ia berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Polres Klaten Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Knalpot Brong, Tegaskan Komitmen Berantas Penyakit Masyarakat

INLINK, KLATEN – Polres Klaten bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klaten memusnahkan ribuan botol minuman keras dan ratusan knalpot tidak sesuai spesifikasi sebagai hasil operasi penanggulangan penyakit masyarakat menjelang Ramadan. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah masyarakat, Kamis (19/2/2026).

Pemusnahan tersebut merupakan hasil razia intensif yang dilaksanakan dalam beberapa pekan terakhir. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 2.499 botol miras jenis ciu, 276 botol miras berbagai merek, serta 233 knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh agama dan perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Klaten. Kehadiran para ulama dan pimpinan ormas tersebut menjadi simbol dukungan moral sekaligus penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen keagamaan dalam menjaga ketertiban sosial, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Kapolres Klaten AKBP Muh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Forkopimda dalam memberantas penyakit masyarakat secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini semata-mata dilaksanakan sebagai wujud komitmen kami untuk menjaga ketenteraman dan kekhusyukan warga Kabupaten Klaten dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Pemusnahan ini adalah hasil capaian operasi penanggulangan penyakit masyarakat yang kami laksanakan selama kurang lebih tiga minggu terakhir.” ungkap Kapolres

Ia menambahkan, langkah tersebut juga merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan dan penyitaan barang bukti tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang aktif memberikan informasi.

“Kami berkomitmen akan berada di garda terdepan dalam pemberantasan penyakit masyarakat, bersama Forkopimda dan di bawah koordinasi Bupati Klaten. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan ormas Islam yang telah membantu melalui pemberian informasi sehingga penindakan dapat dilakukan.”

Kapolres memastikan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara konsisten. Bahkan, Forkopimda berencana kembali menggelar pemusnahan tahap berikutnya sebelum Idul Fitri dengan jumlah yang diharapkan lebih signifikan.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom dalam kesempatan yang sama mengapresiasi langkah cepat Polres Klaten dan jajaran Forkopimda dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya organisasi keagamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres beserta jajarannya yang telah berpartisipasi aktif menindaklanjuti aduan masyarakat. Di mana setiap menjelang bulan Ramadan tentu bersama-sama kita bergerak dalam rangka agar warga masyarakat Kabupaten Klaten yang muslim bisa menjalankan ibadah dengan aman, nyaman dan tenang. ”

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat terus diperkuat agar peredaran miras, narkoba, serta penyakit masyarakat lainnya dapat ditekan secara signifikan.

“Kita harapkan informasi dari masyarakat maupun ormas keagamaan terus disampaikan kepada Forkopimda agar segera bisa ditindaklanjuti melalui operasi di lapangan. Sehingga menjelang lebaran nanti, kita bisa melaksanakan kegiatan serupa dengan hasil yang lebih masif lagi.”

Penyuluhan KB, Kesehatan dan Pencegahan Stunting Warnai Kegiatan TMMD di Kampung Linggang Amer

INLINK, Kutai Barat – Anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar bersama pihak kesehatan Kecamatan Linggang Bigung melaksanakan kegiatan penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kesehatan, serta pencegahan stunting kepada warga Kampung Linggang Amer. Kegiatan tersebut berlangsung di Posbindu Kampung Linggang Amer, dengan diikuti para ibu- ibu dan masyarakat setempat, Kamis (19/2/2026).

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting pada balita. Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan memberikan edukasi mengenai pola asuh yang baik, pemenuhan gizi seimbang, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara menjaga tumbuh kembang anak agar terhindar dari risiko stunting. Selain itu, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan dasar sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran non-fisik program TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi kesehatan.

Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

“Kami tidak hanya membangun jalan dan fasilitas fisik, tetapi juga ingin membangun kualitas kesehatan masyarakat. Pencegahan stunting dan pemahaman tentang KB sangat penting demi menciptakan generasi yang sehat dan kuat. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Dansatgas.

Ia juga berharap melalui penyuluhan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga serta rutin memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Dengan adanya sinergi antara Satgas TMMD dan pihak kesehatan Kecamatan Linggang Bigung, diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Linggang Amer.

Pengarahan Jelang Ramadhan, Lapas Pati Perkuat Pembinaan dan Keamanan

INLINK, Pati |Menjelang bulan suci Ramadan, kegiatan pengarahan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dilaksanakan pada Selasa (18/2) guna memastikan kesiapan layanan dan program pembinaan di dalam lapas berjalan optimal. Pengarahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) bersama Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), serta Pelaksana Harian Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Plh Kasi Binadik Giatja).

Dalam kesempatan itu, jajaran struktural menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan, serta mengajak seluruh WBP untuk mematuhi tata tertib dan mengikuti program pembinaan, khususnya pembinaan keagamaan, secara tertib dan penuh tanggung jawab. Pelayanan kepada keluarga WBP, seperti layanan kunjungan, penitipan barang, dan penyampaian informasi, juga dipastikan tetap berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kalapas Pati, Suprihadi menyampaikan “Kami bersama seluruh jajaran berkomitmen memastikan layanan dan pembinaan selama Ramadan tetap berjalan optimal. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban, serta manfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kepribadian,” ujar Kalapas.