Lapas Purwodadi Lantik Pejabat Manajerial, Kepala Lapas Tekankan Inovasi Pelayanan

INLINK, Grobogan – Pada Selasa, 10 Februari 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Manajerial yang bertempat di Aula Ajisaka Lapas Kelas IIB Purwodadi. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta khidmat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto. Adapun pejabat yang dilantik dalam kegiatan tersebut yaitu:

Seto Ginanjar sebagai Kepala Subseksi Registrasi, Hanung sebagai Kepala Subseksi Keamanan, Aris Munandar sebagai Kepala Subseksi Keamanan, Yudha Bayu sebagai Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Nuryadi sebagai Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Lagu Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah jabatan, serta pembacaan naskah pelantikan. Para pejabat yang dilantik kemudian membacakan Pakta Integritas dan menandatangani Berita Acara Pelantikan dan Sumpah Jabatan, diikuti penyematan tanda jabatan oleh Kepala Lapas.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas menegaskan:

“Jadikan Miniatur Nusakambangan menjadi percontohan , saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat mengadaptasi kemajuan dan inovasi praktik-praktik baik tersebut di Lapas Kelas IIB Purwodadi sesuai dengan kondisi kearifan lokal disini.”

Lebih lanjut, Kepala Lapas memberikan arahan tegas:

“Segera laksanakan inovasi-inovasi pelayanan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Pastikan setiap inovasi membawa manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan di Lapas Purwodadi.”

Kepala Lapas juga mengajak seluruh jajaran untuk bekerja secara solid, menjaga komitmen bersama, dan mendukung program pembinaan serta pengamanan agar tercipta layanan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan manajerial ini ditutup dengan menyanyikan Lagu Bagimu Negeri.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta berkontribusi aktif dalam peningkatan kinerja dan kualitas layanan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Purwodadi.

TMMD Reguler ke-127 Resmi Dibuka di Jatipurno, Sinergi TNI–Polri Dorong Pembangunan Desa

INLINK, Wonogiri – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Selasa (10/2/2026). Kegiatan pembukaan ditandai dengan upacara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Dusun Kembang dan berlangsung aman serta lancar.

Upacara pembukaan TMMD Reguler ke-127 dipimpin langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno selaku Inspektur Upacara, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

TMMD Reguler ke-127 akan dilaksanakan selama 30 hari, terhitung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan sasaran utama pembangunan fisik dan nonfisik guna mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan rabat jalan beton, talud jalan, pembangunan sumur bor air bersih, rehabilitasi masjid, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan jamban sehat. Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, sadar hukum, keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba, kesehatan, dan keluarga berencana.

Total anggaran TMMD Reguler ke-127 mencapai Rp946 juta, yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Wonogiri, serta melibatkan personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kepolisian Resor Wonogiri turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan TMMD, baik melalui keterlibatan personel maupun pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

“Polres Wonogiri mendukung penuh pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 ini. Kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya bersama membangun desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI–Polri dengan rakyat,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan TMMD, Polres Wonogiri bersama Polsek Jatipurno akan terus melakukan pengamanan dan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Gelar Aksi Copot Dirut PD Dharma Jaya, LMI Ungkap Kerugian Negara Hingga Puluhan Miliar

INLINK, JAKARTA | Dugaan korupsi di tubuh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya kian memanas. Kelompok aktivis Lentera Muda Indonesia (LMI) kembali menggelar aksi unjuk rasa, kali ini di depan Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono untuk segera mencopot dan memproses hukum Direktur Utama PD Dharma Jaya yang diduga terlibat dalam praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Aksi itu merupakan lanjutan dari rangkaian protes sebelumnya yang digelar di Kantor Pusat PD Dharma Jaya pada Rabu, 4 Februari 2026. Lentera menilai hingga kini belum ada langkah tegas dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dugaan skandal tata kelola keuangan yang disebut telah merugikan keuangan daerah dan negara hingga mencapai Rp 48 miliar rupiah.

Koordinator Aksi Lentera Muda Indonesia, Akbar Rasyid, mengungkapkan adanya dugaan permainan kotor antara PD Dharma Jaya dan sejumlah perusahaan mitra. Salah satu yang disorot adalah PT Cakra Konstruksi, perusahaan yang menurut massa aksi bergerak di bidang penyedia bahan bangunan dan konstruksi, namun justru ditetapkan sebagai mitra pemasok daging oleh PD Dharma Jaya.

Menurut Akbar, penunjukan PT Cakra Konstruksi sebagai mitra dinilai janggal dan sarat kejanggalan administratif maupun substantif. Ia mengklaim, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, ditemukan sedikitnya 80 perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan PD Dharma Jaya dan PT Cakra Konstruksi, termasuk temuan nota kosong pembayaran yang dinilai manipulatif.

“Kami menemukan fakta adanya cek kosong bernilai miliaran rupiah dalam kerja sama bisnis PD Dharma Jaya dengan mitra. Anehnya, meski pembayaran tidak sah, barang dari gudang tetap dikeluarkan. Ini bukan sekadar kelalaian manajemen, melainkan dugaan kuat pembiaran yang berujung pada kerugian negara,” tegas Akbar kepada awak media.

Lentera Muda Indonesia juga menyoroti perubahan identitas mitra usaha dari PT Cakra Konstruksi menjadi PT Blambangan Foodpackers Indonesia yang dinilai tidak transparan dan patut dicurigai. Akbar menyebut PT Cakra Konstruksi merupakan salah satu dari lima perusahaan yang diduga terlibat bersama Direktur Utama PD Dharma Jaya dalam praktik korupsi secara bersama-sama.

Dalam aksinya, Lentera menyampaikan sejumlah tuntutan tegas, antara lain mendesak Gubernur DKI Jakarta untuk segera mencopot Direktur Utama PD Dharma Jaya yang dianggap gagal total menjaga aset dan keuangan perusahaan daerah. Selain itu, mereka menuntut dilakukannya audit investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat secara menyeluruh dan terbuka, bukan sekadar audit formal tahunan.

Lentera juga meminta aparat penegak hukum, baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk segera mengusut unsur pidana dalam dugaan pemberian barang yang dibayar menggunakan cek kosong. Transparansi publik menjadi tuntutan lainnya, dengan mendesak dibukanya seluruh dokumen kerja sama PD Dharma Jaya kepada masyarakat Jakarta sebagai pemilik sah BUMD.

“PD Dharma Jaya seharusnya menjadi instrumen ketahanan pangan bagi warga Jakarta. Bukan justru menjadi ruang aman bagi oknum pimpinan yang mengabaikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Akbar.

Aksi unjuk rasa sempat diwarnai ketegangan ketika massa berupaya masuk ke area kantor untuk melakukan audiensi dengan manajemen PD Dharma Jaya, namun dihadang oleh pihak keamanan. Aksi saling dorong sempat terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian. Situasi kembali kondusif setelah massa aksi mundur dan melanjutkan orasi secara tertib.

Akbar menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir. Lentera Muda Indonesia berencana melanjutkan tekanan dengan aksi lanjutan di sejumlah titik strategis, termasuk Balai Kota dan Kantor Gubernur DKI Jakarta.

“Jika Pemprov DKI Jakarta terus diam, maka patut diduga ada perlindungan kekuasaan di balik skandal ini. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada pertanggungjawaban nyata,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (9/2/2026) menyikapi adanya temuan kerugian Negara yang Fantastis nilainya disalah satu BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.

Persoalan itu kata Opan bukanlah persoalan kecil. Kerugian Negara yang ditelan hingga 48 miliar rupiah tentunya menjadi kacamata hitam dalam tata kelola keuangan APBD. Sebagai aktifis pers, Opan menilai Pramono Anung harus segera mengambil langkah cepat dan tegas diperkara itu.

“Gubernur Pramono harus jeli dan tegas. Langkah cepat dalam mengambil tindakan pemanggilan hingga pemeriksaan terhadap Dirut PD Dharma Jaya harus dilakukan transparan. Jika benar adanya dugaan korupsi besar-besaran, maka KPK dan penegakan hukum lainnya harus ambil alih dalam penanganan proses hukumnya. ‘Jelas Opan.

Lanjut Opan, menyelewengkan uang Negara untuk kepentingan pribadi dan golongan adalah kejahatan besar. Untuk itu dia mendesak KPK dan penegakan hukum lainnya harus turun tangan guna lakukan pemeriksaan intensif terhadap Dirut PD Dharma Jaya.[]

YONIF TP 836/BY Laksanakan Pengecatan Sekolah di Kabupaten Pidie Jaya

Pidie Jaya, webid.rumahkawakibi.com/ — Prajurit Yonif TP 836/BY melaksanakan kegiatan pengecatan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dukungan terhadap kenyamanan proses belajar mengajar di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu ,7 februari 2026.

 

Kegiatan pengecatan tersebut dilaksanakan di beberapa sekolah, di antaranya PAUD Pijeh Mata, SD Negeri 6, dan SD Negeri 7 Kabupaten Pidie Jaya. Pengecatan dilakukan pada dinding ruang kelas dan fasilitas sekolah lainnya yang sudah mulai kusam, sehingga lingkungan sekolah kembali tampak bersih, rapi, dan nyaman bagi para siswa.

 

Komandan Satgas Yonif TP 836/BY Letkol Inf Faishal Riza menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial dan pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

 

“Melalui kegiatan pengecatan sekolah ini, kami berharap dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak dan para guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman akan berdampak positif pada motivasi belajar siswa,” ujar Dansatgas.

 

Pihak sekolah dan masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut serta mengapresiasi peran aktif prajurit Yonif TP 836/BY yang turut membantu memperbaiki fasilitas pendidikan di wilayah mereka.

 

Dengan kegiatan ini, Yonif TP 836/BY kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat TNI AD Manunggal dengan Rakyat.

Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas Gelar Patroli/Siskamling Keliling, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah

Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Komduk di wilayah Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur, bertempat di Kantor Sekretariat RT 006 RW 01 Kelurahan Gedong pada Minggu Malam, (08/02/26).

 

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain personel Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas, personel Polsek Pasar Rebo, Satpol PP, FKDM, Ormas, serta warga masyarakat setempat. Patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mempererat sinergitas antar instansi dan elemen masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Batuud Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas, Peltu Subiyanto menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan siskamling keliling ini merupakan bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

 

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mendukung terciptanya wilayah Pasar Rebo yang aman, damai dan kondusif.

Polisi dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Diterkam Buaya di Kecamatan Badau

Belitung – Polisi bersama tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Belitung, Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, serta Tim Basarnas Kabupaten Belitung, dibantu masyarakat, berhasil mengevakuasi korban meninggal dunia akibat diterkam buaya di wilayah Kecamatan Badau, Senin (9/2/2026) malam.

 

Peristiwa tersebut terjadi di kolong atau sungai bekas tambang yang berada di IUP PT Timah, Dusun Mempiuk RT 05 RW 03 Desa Cerucuk, Kecamatan Badau. Proses evakuasi dilaksanakan sekitar pukul 23.30 WIB hingga selesai dengan melibatkan personel lintas instansi.

 

Korban diketahui bernama Rosmanto alias Pato (42), seorang buruh harian, warga Jalan Murai RT 034 RW 011 Desa Air Rayak Barat II, Kecamatan Tanjungpandan. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat berada di sekitar lokasi kejadian.

 

Setelah melalui upaya pencarian, polisi dan tim gabungan berhasil menemukan serta mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr. H. Marsidi Judono untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

 

Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K. menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut, sekaligus mengapresiasi kerja cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, khususnya di kawasan kolong atau sungai bekas tambang yang berpotensi menjadi habitat satwa liar berbahaya seperti buaya. Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan menghindari area-area rawan,” ujar Kapolres Belitung.

 

Kapolres Belitung juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kejadian serupa serta meningkatkan upaya pencegahan demi keselamatan masyarakat.

Koramil 04/Pulogadung Gelar Patroli/Siskamling Keliling di Rawamangun

Jakarta Timur, webid.rumahkawakibi.com/ — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Koramil 04/Pulogadung melaksanakan kegiatan Patroli dan Siskamling Keliling bersama Komduk dan aparat terkait bertempat di Jalan Paus Dalam RT 01 RW 07 Kelurahan Rawamangun Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur pada Senin Malam, (09/02/26).

 

Kegiatan ini melibatkan personel Koramil 04/Pulogadung, personel Polsek Pulogadung, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Keamanan RW 07, Ketua RT 01/RW 07, serta warga masyarakat setempat sebagai bentuk sinergitas dan kepedulian bersama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman dan kondusif.

 

Dalam kesempatan tersebut, Batuud Koramil 04/Pulogadung, Serda Ari Kristiono menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan siskamling keliling ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

 

“Keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui patroli dan siskamling keliling ini, kami ingin meningkatkan kewaspadaan serta mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

 

Batuud juga menghimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

 

Dengan adanya komunikasi dan kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat, diharapkan wilayah Kecamatan Pulogadung, khususnya Kelurahan Rawamangun, senantiasa berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Pencarian Korban Diterkam Buaya di Badau Terus Dilakukan, Kapolres Belitung: Personel Maksimal di Lapangan

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Personel Polres Belitung bersama jajaran Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, dan Tim Basarnas Kabupaten Belitung hingga Senin malam (9/2/2026) masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga yang diduga diterkam buaya di kolong bekas tambang timah wilayah Desa Cerucuk, Kecamatan Badau.

 

Korban diketahui bernama Rosmanto alias Pato (42), buruh harian asal Desa Air Rayak Barat II, Kecamatan Tanjungpandan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di kolong bekas tambang yang berada di area IUP PT Timah, Dusun Mempiuk.

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula saat korban bersama anak kandungnya, Adrian, selesai bekerja menambang timah. Keduanya kemudian menuju kolong bekas tambang untuk berbilas mandi. Namun, sesaat setelah korban turun ke air, ia tiba-tiba diserang seekor buaya dan diseret masuk ke dalam kolong hingga tidak terlihat lagi.

Mengetahui kejadian tersebut, anak korban segera meminta pertolongan kepada para penambang di sekitar lokasi.

 

Sekitar pukul 17.00 WIB, tim gabungan bersama masyarakat langsung melakukan pencarian dengan menyisir area kolong, menutup aliran air yang mengarah ke sungai, serta melakukan penyedotan air menggunakan lima unit mesin air guna mempersempit area pencarian.

 

Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K menyampaikan bahwa jajaran Polres Belitung terus berupaya maksimal dalam proses pencarian korban dan akan menurunkan personel Sat Polair polres belitung dengan kelengkapan perahu Rubber Boat dan persenjataan laras panjang untuk membantu proses pencarian Korban

 

“Personel Polres Belitung bersama unsur terkait masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Kami berupaya semaksimal mungkin di lapangan dengan mengedepankan keselamatan personel serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait,” ujar Kapolres.

 

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di kolong atau perairan bekas tambang yang berpotensi menjadi habitat satwa liar berbahaya.

 

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, Basarnas Kabupaten Belitung, serta masyarakat setempat. Upaya pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.

Peringati HPN, Sejumlah Aliasi Organisasi Pers Tangkot Gelar Dialog Refleksi 2026

INLINK,  Tangerang Kota |Tahun perjalanan Pers Nasional dimaknai secara substantif oleh insan pers di Kota Tangerang melalui Dialog Refleksi Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang digelar Aliansi Organisasi Wartawan Kota Tangerang di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (9/2/2026).

Forum ini menjadi ruang kontemplatif sekaligus konsolidatif untuk menegaskan kembali posisi pers sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya berfungsi informatif, tetapi juga strategis dalam menopang kedaulatan ekonomi dan ketahanan bangsa.

Dialog reflektif yang berlangsung di Ruang Patio Puspem Kota Tangerang tersebut diikuti sekitar 50 wartawan lintas organisasi profesi.

Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat, merepresentasikan irisan kepentingan antara kebebasan pers, keberlanjutan ekosistem media, dan stabilitas sosial-politik nasional.
Sejumlah organisasi kewartawanan yang tergabung dalam aliansi hadir dalam kegiatan ini, antara lain Forum Wartawan Tangerang (FORWAT), Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya, Forum Komunikasi Wartawan Tangerang (FKWT), Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Koordinator Wilayah Kota Tangerang, serta Komunitas Jurnalis Kompeten (KJK).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Dr. Mugiya Wardhany, SE, M.Si, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Mualim, serta para pimpinan organisasi wartawan, di antaranya Andi Lala (Ketua FORWAT), Cecep Yuliardi (Ketua FWJI), Agus M. Romdoni (Ketua KJK), Gugun (Ketua FKWT), dan Mus Mulyadi (Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya).

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengamanan yang dipimpin Kapolsek Tangerang selaku Kepala Pengamanan Objek, Kompol Suyatno, SH, MH, sebagai bagian dari penjaminan kelancaran dan ketertiban kegiatan. Rombongan wartawan kemudian diterima secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang sebelum memasuki ruang dialog.

Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, menandai dimulainya forum refleksi yang menempatkan pers dalam kerangka kebangsaan dan tanggung jawab publik.

Dalam sambutannya, Dr. Mugiya Wardhany mengungkapkan bahwa pers memiliki peran fundamental dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, terutama di tengah derasnya arus disinformasi dan polarisasi opini publik. Menurutnya, pers yang sehat merupakan prasyarat utama bagi terciptanya pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Tema HPN tahun ini mengandung pesan strategis. Pers yang sehat akan melahirkan ruang publik yang rasional, menopang kedaulatan ekonomi melalui informasi yang berkeadilan, serta memperkuat kohesi sosial sebagai fondasi bangsa yang kuat,” ujar Mugiya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang, melalui Dinas Kominfo, tengah menyusun buku saku program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai instrumen penguatan keterbukaan informasi publik. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi referensi faktual bagi insan pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik secara akurat dan berimbang.

“Kami memandang insan pers sebagai mitra strategis pembangunan. Kolaborasi yang dibangun harus berlandaskan profesionalisme, etika, dan komitmen terhadap kepentingan publik,” katanya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol refleksi dan rasa syukur atas perjalanan panjang pers nasional, sebelum forum memasuki sesi diskusi bersama lima organisasi wartawan yang hadir.

Ketua FWJI Kota Tangerang, Cecep Yuliardi, dalam pandangannya menyoroti paradoks profesi wartawan di tengah tuntutan profesionalisme yang tinggi, namun masih dihadapkan pada persoalan kesejahteraan dan keberlanjutan ekonomi media.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Dinas Kominfo, yang selama ini konsisten membuka ruang dialog dengan insan pers. Namun perlu dipahami, wartawan bekerja tanpa jaminan gaji tetap, sementara tanggung jawab menjaga ruang publik dari hoaks dan disinformasi semakin berat,” ujarnya.

Cecep menegaskan bahwa pers yang independen dan berintegritas membutuhkan ekosistem yang sehat, baik dari sisi regulasi, ekonomi media, maupun solidaritas antarwartawan. Ia berharap pers di Kota Tangerang dapat terus bersatu dalam menghadirkan informasi yang faktual, aktual, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Dialog Refleksi Hari Pers Nasional ke-80 ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, sekaligus menegaskan bahwa peringatan HPN tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi momentum intelektual untuk meneguhkan kembali marwah pers sebagai penjaga nalar publik, pengawal demokrasi, dan mitra kritis pembangunan.

Ops Keselamatan Candi 2026: Satlantas Sragen Tertibkan Pajak dan Keselamatan Jalan

INLINK, SRAGEN, JATENG – Satuan Lalu Lintas Polres Sragen terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 dengan menggelar kegiatan sosialisasi wajib pajak kendaraan bermotor sekaligus penertiban keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Sukowati–Ngawi, tepatnya di depan Gedung Kartini Sragen, Senin (9/2/2026).

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB itu, personel Satlantas Polres Sragen bersama unsur UPPD dan Provos turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan, memberikan edukasi tertib berlalu lintas, serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar patuh membayar pajak kendaraan bermotor.

Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, dalam penjelasannya menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, tanpa mengesampingkan penegakan hukum secara tegas dan humanis.

“Keselamatan di jalan raya dimulai dari kesadaran pengendara. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, melengkapi administrasi kendaraan, serta patuh membayar pajak sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” ujar AKP Kukuh.

Hasil kegiatan menunjukkan masih ditemukannya sejumlah pelanggaran lalu lintas. Petugas mencatat sebanyak 74 pelanggaran, dengan rincian 59 pelanggaran STNK, 5 pelanggaran SIM, serta 10 kendaraan diamankan sebagai barang bukti.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026 ini, Satlantas Polres Sragen berharap tercipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang semakin kondusif di wilayah Kabupaten Sragen.