Kolaborasi Gandeng PT Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, FWJI Korwil Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Kertamukti 

INLINK, Kabupaten Bekasi – Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Koordinator Wilayah Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan PT Coca-Cola Europacific Partners Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Bantuan diserahkan melalui Kepala Dusun (Kadus) 2, Koko, dan dipusatkan di Perumahan Kertamukti Sakti Residence. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan turut dihadiri oleh Babinsa, Bimaspol, Ketua RT dan RW setempat, serta warga yang terdampak banjir.

Ketua FWJI Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam, yang hadir didampingi bendahara FWJI, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial FWJI terhadap masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya warga Desa Kertamukti yang terdampak musibah banjir.

“Kami dari Forum Wartawan Jaya Indonesia Korwil Kabupaten Bekasi tergerak untuk membantu warga masyarakat yang terdampak banjir, khususnya di wilayah Cibitung, Desa Kertamukti. Alhamdulillah, kami dapat bekerja sama dengan PT Coca-Cola Europacific Partners Indonesia dalam menyalurkan bantuan berupa air mineral dan mie instan,” ujar Mariam.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga yang tengah menghadapi dampak banjir, sekaligus menjadi wujud nyata peran sosial insan pers di tengah masyarakat.

Di lokasi yang sama, Kadus 2 Desa Kertamukti, Koko, menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasih kepada FWJI Korwil Kabupaten Bekasi atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada FWJI Korwil Kabupaten Bekasi yang telah peduli terhadap warga kami yang terdampak banjir. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Sekali lagi terimakasih atas partisipasi dan perhatiannya,” ungkap Koko.

Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari warga setempat dan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi wartawan, dunia usaha, serta pemerintah desa dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya saat terjadi bencana alam.

Pusdik Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai, Tindak Lanjuti Perintah Presiden RI

Jatim, webid.rumahkawakibi.com/ – Atas perintah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Dankorbrimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, dan Kalemdiklat Polri, Irjen Pol. Achmad Kartiko, Pusat Pendidikan Brimob menggelar aksi bersih-bersih pantai. Jumat (6/2/2026).

 

Kegiatan ini berlangsung di sela-sela latihan dan pembinaan ketahanan fisik para siswa Dikbangspes Dasar Brimob Angkatan IV Tahun 2026, yang tengah melaksanakan latihan renang laut di kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Situbondo. Aksi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, tanggal 2 Februari 2026.

 

Dengan semangat tinggi, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para instruktur dan siswa menyisir pantai, mengumpulkan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama.

 

Inilah wujud Bhayangkara sejati: tangguh dalam tugas, sigap dalam pengabdian, dan peduli terhadap kelestarian bumi pertiwi.

 

BRIMOB UNTUK NUSA DAN BANGSA

Satlantas Polres Belitung Laksanakan Ramp Check Kendaraan Angkutan Umum di Terminal Tanjungpandan

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Satuan Lalu Lintas Polres Belitung melaksanakan kegiatan pengecekan layak jalan (Ramp check) kendaraan angkutan umum di Terminal Tanjungpandan, Jumat (06/02/2026).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas IPTU Ervindo Thio Prabowo, dalam rangka Operasi Keselamatan Menumbing 2026 dengan melibatkan personel Satlantas Polres Belitung, Personel SiDokkes serta bersinergi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung dan Jasa Raharja Belitung.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi teknis kendaraan, meliputi sistem pengereman, lampu-lampu, ban, perlengkapan keselamatan, kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi serta pengecekan kesehatan pengemudi. Hal ini bertujuan untuk memastikan kendaraan angkutan umum dalam kondisi layak jalan dan meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

 

IPTU Ervindo Thio Prabowo, S.Tr.K menyampaikan bahwa kegiatan ramp check ini merupakan langkah preventif guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa angkutan umum. Karena semua itu adalah awal dari keselamatan dalam berkendara "ujar Iptu Ervindo".

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran pengemudi dan pemilik kendaraan terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat terus meningkat.

Polres Boyolali Hadir dalam Kick Off Munas SWI 2026, Kegiatan Berlangsung Kondusif

INLINK, BOYOLALI — Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dirangkaikan dengan Kick Off Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Wartawan Independen (SWI) Tahun 2026 digelar di Gedung IKM, Dukuh Ngemplak, Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 10.45 WIB tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, organisasi pers, serta tokoh masyarakat. Acara ditandai dengan penanaman bunga matahari dan sorgum sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boyolali Candra Irawan, Kepala Dinas Pertanian Boyolali Suyanta, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, KBO Sat Intelkam Polres Boyolali Iptu Ibnu Subagyo, Ketua Panitia Prof. Supiyat Nasir, Ketua Umum SWI Heri Budiman, Sekretaris Camat Ampel Heri Murjianto, Danramil Ampel Kapten Arh Yanu P, Kapolsek Ampel Iptu Edhy Nugroho, Wakapolsek Ampel Iptu Ahmad Tri Hartono, Kepala Desa Banyuanyar Komarudin, jajaran DPP SWI, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Munas SWI 2026, Prof. Supiyat Nasir, menyoroti pentingnya peran pers dalam menghadapi tantangan krisis pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar simbolis, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan hingga puncak Munas SWI yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026. Menurutnya, Desa Banyuanyar memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk penguatan sektor pertanian di Indonesia.

Mewakili Bupati Boyolali, Kepala Dinas Kominfo Boyolali Candra Irawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kick Off Munas SWI 2026 di Boyolali. Pemerintah Kabupaten Boyolali, kata dia, siap mendukung penuh kegiatan tersebut. Ia juga menekankan bahwa Kampus Kopi Banyuanyar merupakan salah satu unggulan BUMDes yang telah dikenal di tingkat nasional dan perlu terus dikembangkan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kick Off Munas SWI 2026 ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran pers dalam mendukung ketahanan pangan serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Respons Cepat Polsek Juwangi, Tangani Kecelakaan KA 268 Banyubiru di Dk. Jambean, Juwangi

INLINK, BOYOLALI — Seorang warga lanjut usia meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) 268 Banyubiru di wilayah Dukuh Jambean, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jumat (6/2/2026) pagi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 07.35 WIB di jalur rel petak Stasiun Karangsono–Gundi, KM 59+0/1. Korban diketahui berinisial D (92), warga Dukuh Jambean, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban menyeberang rel kereta api dari arah utara menuju selatan. Pada saat bersamaan, KA 268 Banyubiru melaju dari arah barat (Stasiun Karangsono) menuju timur (Stasiun Gundi). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan pun tidak dapat dihindari hingga mengakibatkan korban terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi mengetahui korban sudah tergeletak di sekitar jalur rel usai kejadian. Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa korban diduga mengalami gangguan pendengaran, sehingga tidak menyadari adanya kereta api yang melintas saat menyeberang rel.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Juwangi. Gerak cepat Petugas piket SPKT bersama Unit Reskrim, Bhabinkamtibmas, serta petugas medis dari Puskesmas Juwangi segera mendatangi lokasi kejadian. Aparat kepolisian melakukan pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban meninggal dunia akibat benturan keras saat tertabrak kereta api. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Polres Boyolali mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas atau menyeberang jalur rel kereta api, serta selalu memastikan kondisi aman demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Satlantas Polres Demak Bagikan Nasi Kotak dan Edukasi Sasaran Operasi Keselamatan Candi 2026

INLINK, Demak – Satlantas Polres Demak melaksanakan kegiatan Jumat Berkah sekaligus sosialisasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan Operasi keselamatan Candi 2026 dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai 2 hingga 15 Februari 2026 dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga tercipta situasi lalu lintas di Kabupaten Demak tetap aman, tertib, dan lancar, terutama menjelang momentum mudik Lebaran.

Kepala Urusan dan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno mengatakan, Operasi Keselamatan Candi 2025 berfokus pada peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berkendara.

“meliputi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, pengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan yang ditentukan,” katanya Iptu Djoko.

Sosialisasi menyasar komplek perumahan Wiku II Demak, pangkalan becak Terminal Demak, pangkalan ojek online, serta pangkalan andong wisata di kawasan taman parkir Jogoloyo. Dalam kegiatan ini, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib lalu lintas sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan.

Iptu Djoko menjelaskan, melalui kegiatan Jum’at berkah dan sosialisasi di lapangan, Polres Demak memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan operasi, yaitu menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Kabupaten Demak.

“Kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan sangat menentukan keberhasilan upaya menekan angka kecelakaan. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga keselamatan diri dan orang lain,” jelasnya.

Petugas juga mengajak masyarakat turut berperan menjaga ketertiban di sekitar jalan raya, terutama pada saat jam-jam padat. Edukasi ini diharapkan dapat membangun budaya tertib lalu lintas berkelanjutan.

Jalin Silaturahmi Dengan Masyarakat, Polres Jepara Gelar Jumat Curhat

INLINK, Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui program Jumat Curhat, yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Jepara.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara Polri dan masyarakat guna menyerap langsung aspirasi, keluhan, serta harapan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Seperti yang terlihat kali ini, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama karyawan CV. Karya Exindo Prima Langon, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Jumat (6/2/2026).

Turut hadir pejabat utama dan personel Polres Jepara, Forkopimcam Tahunan, Petinggi Desa Langon, Tomas, masyarakat desa setempat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Jepara menyampaikan, bahwa Jumat Curhat merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat serta memberikan wadah bagi warga untuk menyampaikan keluhan, saran, dan masukan terkait berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Polres Jepara dalam melayani dan menyerap aspirasi warga.

“Jumat Curhat ini merupakan sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat, menyerap keluhan, saran dan masukan dari warga terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujar AKBP Hadi Kristanto.

Tak hanya itu, Kapolres Jepara juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Dengan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir.

“Kolaborasi adalah kunci utama. Melalui program ini, kami berharap dapat menyerap langsung aspirasi dan keluhan masyarakat sehingga bisa mencari solusi bersama,” tandasnya.

AKBP Hadi juga menuturkan, bahwa saat ini, Polres Jepara telah meluncurkan hotline call center 110 Polri untuk melayani permintaan informasi kepolisian atau aduan permasalahan.

“Silahkan dilaporkan bila temukan kegiatan-kegiatan mencurigakan, di lingkungan tempat tinggalnya. Apalagi saat ini, Polres Jepara telah meluncurkan hotline call center Polri 110 untuk melayani permintaan informasi kepolisian atau aduan permasalahan,” jelasnya.

Selama kegiatan Jumat Curhat, berbagai keluhan dan masukan dari warga disampaikan dengan lugas.

Kapolres Jepara bersama pejabat utama Polres secara cermat mencatat setiap keluhan yang disampaikan warga dan memberikan penjelasan terkait langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Dengan program seperti ‘Jumat Curhat’, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam menjaga Kamtibmas serta mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Wujud Kepedulian Lingkungan Pesisir, Polres Jepara Ikuti Gerakan Jepara Bersih-Bersih serentak se-Kabupaten Jepara Tahun 2026

INLINK, Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menunjukkan komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan dengan menerjunkan langsung personelnya dalam gerakan Jepara Bersih-Bersih serentak se-Kabupaten Jepara di kawasan Pantai Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, pada Jumat (6/2/2026) pagi.

Kegiatan yang merupakan implementasi dari program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dan gerakan Jepara Bersih Bersih serentak se-Kabupaten Jepara melibatkan personel lintas instansi, mulai dari unsur TNI, Polri hingga jajaran Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait.

Sejak pagi, terlihat Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto bersama personel gabungan menyisir sepanjang garis Pantai Teluk Awur.

Dengan penuh semangat gotong-royong, rombongan memungut sampah serta limbah rumah tangga yang mencemari area wisata tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menekankan bahwa kehadiran Polres Jepara bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Pantai Teluk Awur adalah salah satu ikon wisata kebanggaan warga Jepara. Kehadiran kami di sini merupakan wujud dukungan penuh Polres Jepara terhadap gerakan Indonesia ASRI dan Gerakan Jepara Bersih Bersih serentak se-Kabupaten Jepara. Lingkungan yang resik dan indah akan memberikan kenyamanan bagi warga serta wisatawan yang berkunjung,” ujar AKP Dwi Prayitna di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa aksi ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat agar lebih peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke laut.

Penyisiran sampah dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan dari TNI, Polri hingga jajaran Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait.

Seluruh sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan armada kebersihan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Melalui kegiatan ini, Polres Jepara berharap dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan pesisir serta mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Jepara. Dengan lingkungan yang bersih dan terjaga, diharapkan dapat tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Gunakan ETLE Mobile, Satlantas Polres Kendal Jaring Pelanggar Lalu Lintas di Jalur Pantura

INLINK, KENDAL – Operasi Keselamatan Candi 2026 telah memasuki hari keempat, Satlantas Polres Kendal terus berupaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan nyaman. Fokus utama kali ini adalah penindakan tegas terhadap pelanggaran kasat mata, khususnya pengendara sepeda motor yang nekat melawan arus lalu lintas.

Kegiatan tersebut digelar di Jalan Lingkar Kaliwungu, Jalan Pantura Kendal, pada Kamis (05/02/2026) sore. Dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Very Okta Dwi Saputra, petugas menyisir area tersebut selama satu jam mulai pukul 16.00 WIB.

Pemandangan unik terjadi saat petugas tiba di lokasi. Begitu melihat seragam polisi, sejumlah pengendara motor yang sedang melawan arus langsung kocar-kacir. Banyak di antaranya memilih memutar balik secara mendadak demi menghindari petugas.

“Tadi dapat dilihat begitu banyak pengendara motor yang melanggar. Begitu kami hentikan satu, yang lainnya kocar-kacir dan balik arah. Bahkan, ada yang sengaja membelokkan motornya ke minimarket untuk bersembunyi. Kami datangi dan berikan teguran,” ujar Ipda Very di lokasi.

Sasaran utama operasi ini adalah para pekerja dan pelajar yang pulang beraktivitas. Mereka kerap menggunakan jalur dari arah barat menuju timur dengan cara melawan arus untuk memotong jalan.

Selain melawan arus, petugas juga menindak pengendara yang tidak menggunakan helm SNI serta yang berboncengan lebih dari dua orang. Seluruh pelanggaran ini didokumentasikan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile melalui kamera handheld.

“Kami lakukan penindakan tilang langsung dengan ETLE Mobile. Jadi, semua terdokumentasikan, tidak mengada-ada,” tegas Ipda Very. Pelanggar akan menerima cetakan barcode yang bisa dipindai untuk mengisi data diri dan melakukan pembayaran denda secara online.

Salah satu pengendara yang terjaring adalah Imanuel, seorang mahasiswa. Ia mengaku kaget saat dihentikan petugas karena berboncengan dengan teman yang tidak memakai helm sambil melawan arus.

“Saya kaget dan bingung salahnya apa. Baru sadar setelah dijelaskan polisi. Memang sering lewat sini lawan arah karena malas kalau harus mutar jauh,” aku Imanuel. Sempat bingung dengan sistem pembayaran digital, ia akhirnya mengerti setelah mendapat arahan dari petugas terkait mekanisme barcode tersebut.

Dalam operasi singkat selama satu jam tersebut, petugas berhasil menindak 10 kendaraan roda dua. Meski banyak yang menghindar, petugas tetap memberikan edukasi dan arahan kepada para pelanggar agar tidak mengulangi perbuatannya yang membahayakan nyawa.

Satlantas Polres Kendal kembali mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, dan menggunakan helm demi keselamatan bersama di jalan raya.

Sat Lantas Polres Semarang gencarkan edukasi tertib lalu lintas di masa Ops. Keselamatan Candi 2026.

INLINK, Semarang |Dalam masa Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Semarang terus mengintensifkan kegiatan preventif dan preemtif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas serta menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polres Semarang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani STK., SIK., CPHR., pada Jumat, 6 Februari 2026. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi strategi utama dalam operasi kali ini.

“Operasi Keselamatan Candi 2026 kami kedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas dimulai dari diri sendiri, mulai dari disiplin mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, hingga menjaga etika berkendara di jalan raya. Harapannya angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan dapat ditekan,” jelas AKP Lingga.

Salah satu implementasi kegiatan tersebut, dilakukan pada Kamis 5 Februari 2026. Di sela pelaksanaan kegiatan pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan Polres Semarang, personel Sat Lantas turut memberikan imbauan serta sosialisasi kepada peserta terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026.

Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan edukasi terkait pentingnya penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, larangan penggunaan ponsel saat berkendara, serta pentingnya menjaga etika berlalu lintas di jalan raya.

Salah satu peserta pelatihan AI menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut memberikan pemahaman tambahan terkait keselamatan berkendara. Ia menyebut, dengan adanya sosialisasi tersebut peserta menjadi lebih memahami pentingnya tertib berlalu lintas serta melihat bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat dimanfaatkan untuk mendukung keselamatan transportasi di masa depan.

Melalui kegiatan edukatif yang berkelanjutan, Sat Lantas Polres Semarang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026.

“Mengingat kemarin peserta adalah para siswa siswa SMA yang rentan akan Fatalitas kecelakaan, dan di umur mereka sedang mencari jatidiri, sehingga sangat tepat sekali untuk memberikan pencerahan dan imbauan. Sehingga mereka dapat memahami penting keselamatan dalam berkendara.” Pungkas Kasat Lantas.