Memanfaatkan Spot Alam Waduk Kembangan, Samapta Polres Sragen Olahraga Pagi, Jaga Stamina dan Soliditas Personel

INLINK, Sragen, Jawa Tengah — Dalam rangka menjaga kebugaran fisik sekaligus memperkuat soliditas internal, Satuan Samapta Polres Sragen melaksanakan kegiatan olahraga pagi dengan memanfaatkan spot alam terbuka di kawasan Waduk Kembangan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan olahraga pagi tersebut dipimpin langsung oleh KBO Sat Samapta Polres Sragen, Iptu Ilham Nur Syamsu, dan diikuti oleh personel Dalmas Ton 1 Sat Samapta. Pemilihan Waduk Kembangan sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena menghadirkan suasana alam yang asri, sejuk, serta mampu memberikan efek positif bagi kesehatan jasmani dan mental anggota.

Kasat Samapta Polres Sragen, AKP Supriyanto, menegaskan bahwa olahraga pagi merupakan bagian penting dari pembinaan rutin personel, khususnya bagi anggota Samapta yang memiliki tugas pokok sebagai pasukan siap siaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Personel Samapta dituntut selalu prima, baik secara fisik maupun mental. Melalui olahraga pagi ini, kami ingin memastikan anggota tetap sehat, bugar, dan solid, sehingga siap menjalankan tugas-tugas kepolisian di lapangan,” ujar Iptu Supriyanto.

Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan spot alam Waduk Kembangan tidak hanya mendukung efektivitas olahraga, namun juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan semangat kolektif antaranggota dalam suasana yang lebih rileks namun tetap disiplin.

Sementara itu, Iptu Ilham Nur Syamsu menjelaskan bahwa kegiatan olahraga pagi tersebut meliputi pemanasan, lari menyusuri area waduk kembangan dan sekitarnya, serta diakhiri gerakan kebugaran yang disesuaikan dengan kebutuhan personel Dalmas. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Sat Samapta Polres Sragen dalam membentuk personel yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan olahraga pagi ini sekaligus mencerminkan komitmen Polres Sragen dalam menanamkan budaya hidup sehat di lingkungan kepolisian, sebagai modal utama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Maling Motor Di Pagi Hari, 2 Remaja Di Bekuk Unit Reskrim Polsek Duren Sawit 

Jakarta Timur, Channeljurnalis.com webid.rumahkawakibi.com/ – Pencurian dengan pemberatan terjadi Kamis 8 Januari 2026 pukul 08.30 di Jalan Robusta Pondok Kopi, Duren Sawit, dua pelaku yang masih remaja dibekuk unit Reskrim Polsek Duren Sawit.

 

Dalam jumpa Pers, Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno SH M.Si didampingi Kasie Humas Polres Jaktim, AKP Teta menegaskan, kronologis dan modus pencurian dengan pemberatan, dimana peristiwa tersebut terjadi di jalan robusta RT 05 RW 11 Kelurahan Pondok Kopi Duren Sawit Jakarta Timur, pencurian sepeda motor dilakukan oleh dua orang pelaku, berinisial MN (27 tahun) dan inisial M (23 tahun) kedua pelaku beraksi pada saat mereka berjalan di jalan Robusta, melihat satu buah kendaraan Yamaha Nmax yang terparkir di mini market dalam kondisi kuncinya tergantung, pada saat itulah timbul niat pelaku untuk mengambil sepeda motor tersebut.

 

Setelah merusak kunci sepeda motor, dan akan di starter, ternyata ada warga juga korban sendiri yang melihat upaya pencurian tersebut, sehingga mereka menghubungi Polsek Duren Sawit melaporkan peristiwa tersebut, dan tim Reskrim bergerak cepat ke TKP, dan benar ada pelaku yang dicurigai sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan, sehingga pada saat itu petugas segera mengamankan dibantu oleh warga setempat maupun korban. sehingga pelaku Ranmor berhasil kita amankan ke Polsek Duren Sawit.

 

Dan sampai saat ini yang bersangkutan terus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangannya.

 

Kedua pelaku yang masih pengangguran tersebut dikenakan KUHP yang baru yaitu pasal 476 KUHP yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara. pada saat ini setelah selesai pemeriksaan nanti akan dilakukan pengembangan oleh tim penyidik lebih lanjut, tegas Kompol Sutikno.(Red)

Kapolri Tegaskan Kontribusi Polri dalam Swasembada Pangan, Produksi Jagung Capai 3,5 Juta Ton di 2025

INLINK, Jakarta – Kapolri Listyo Sigit Prabowo memimpin kegiatan panen jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah berkontribusi signifikan dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui panen jagung mencapai sekitar 3,5 juta ton.

Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat panen raya jagung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Kapolri menjelaskan bahwa panen serentak kuartal IV 2025 sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun, pelaksanaannya mengalami penyesuaian waktu hingga akhirnya dapat dilaksanakan pada awal Januari 2026.

“Jadi, kurang lebih selama satu tahun, sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden, kita memaksimalkan untuk bagaimana agar terlaksana swasembada, khususnya untuk Polri mendorong untuk dilaksanakannya swasembada jagung,” kata Kapolri.

Ia menuturkan, panen raya tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri. Sepanjang 2025, Polri telah melakukan penanaman jagung di lahan seluas 661.717 hektare. Sementara itu, pada 2026 mendatang, Polri menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 522.079 hektare.

Selama 2025, Polri juga telah beberapa kali melaksanakan panen raya sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program swasembada pangan nasional. Dari program ketahanan pangan tersebut, estimasi hasil panen jagung Polri berada pada kisaran 3.519.226 hingga 3.578.782 ton.

“Tentunya harapan kami, ini bisa mendorong untuk bisa tercapainya swasembada pangan, khususnya jagung, yang menjadi atensi Bapak Presiden. Dan kami akan tuntaskan di tahun 2026 ini agar seluruh lahan kami bisa tertanam,” kata Kapolri.

Kapolri berharap program ketahanan pangan yang dijalankan Polri tidak hanya mampu mendukung swasembada jagung, tetapi juga memperkuat cadangan pangan nasional serta memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

“Dengan harapan, selain kita memenuhi swasembada, harapan kita juga cadangan kita juga tercukupi, kebutuhan pasar, baik untuk swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi, cadangan Bulog juga bisa tercukupi, dan sisanya bisa kita ekspor,” imbuh Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan dan swasembada pangan.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi atensi dan perhatian Bapak Presiden, yang menaruh perhatian khusus terkait dengan masalah swasembada, kami bisa ikut berkontribusi semaksimal mungkin,” ujar Kapolri.

Dalam panen jagung serentak kuartal IV 2025 ini, Polri memanen jagung di lahan seluas 47.830,93 hektare dengan estimasi hasil panen antara 683.966 hingga 743.522 ton. Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 3.616 petani dari 527 kelompok tani binaan Polri.

Panen kuartal IV, Polres Semarang sumbangkan total 45,94 Ton

INLINK, Semarang | Panen raya jagung kembali dilaksanakan Polres Semarang di kuartal IV tahun 2025 Kamis 8 Januari 2026. Dengan mengambil lokasi lahan hutan sosial BKPH Jembolo Selatan, KPH Semarang di Ds. Candirejo Kec. Pringapus Kab. Semarang, dengan luas lahan total 3 Hektar.

kegiatan kali ini dihadiri langsung Kapolda Jateng Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo., berikut Wakapolda, PJU Polda Jateng serta jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah. Selain itu nampak pula tamu undangan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha SH. MH., serta Forkopimda Kab. Semarang

Kegiatan yang juga dilaksanakan serentak seluruh jajaran Polda se Indonesia ini, dipimpin langsung KapolriJenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., di Ds. Sukamahi Kec. Cikarang Pusat Kab. Bekasi melalui jaringan Virtual.

Selain kegiatan panen raya jagung, dalam kesempatan ini Kapolda Irjen Pol. Ribut Hari juga menyerahkan bantuan sembako kepada kelompok tani sekitar kegiatan berlangsung. Harapannya dapat membantu para kelompok tani, yang dalam hal ini bersama Polri berperan serta dalam keberhasilan panen raya kuartal IV tahun 2025.

Terpisah Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., sesaat setelah kegiatan panen raya menyampaikan bahwa total 45,94 Ton dihasilkan lahan binaan Polres Semarang, dalam kurun waktu hingga kuartal IV dan sudah diserahkan ke Bulog.

“Harapannya di tahun 2026 akan kita tingkatkan baik hasil maupun luasan, dan saat ini juga sudah membuat benih jagung lokal dengan nama Serasi 38. Harapannya bisa diberikan kepada masyarakat, dan semoga bisa tumbuh baik. Karena juga sudah kita uji coba di tiga lokasi yaitu Pagersari, Candisari dan Jatirunggo dengan hasil yang lumayan baik yaitu rata rata 10 Ton.” Jelasnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa Polres Semarang terus melakukan kerjasama dengan memberdayakan kelompok tani setempat, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Adapun total lahan di Kab. Semarang yang ditanami jangung yaitu sekitar 690 Hektar.

“Di masing wilayah ada lahan yang ditanami jagung, termasuk merupakan lahan baku sawah dimana saat masa peralihan musim kemarau juga ikut ditanami jagung, dan semuanya luasan sekitar 690 Hektar.” Tambah AKBP Ratna.

Di akhir keterangannya Kapolres menargetkan di tahun 2026, akan menambahkan lahan untuk ditanami jagung. “Kami akan berkerjasama dengan perhutani untuk memanfaatkan lahan hutan sosial, sehingga lahan yang selama ini kurang produktif akan kami maksimalkan kembali, tentunya denga menggandeng kelompok tani setempat untuk memaksimalkan tanaman jagung.” Pungkas.

Salah satu anggota kelompok tani Heni (37 Th), juga memberikan apresiasi atas bantuan dan kerjasama dari pihak Polri khususnya Polres Semarang. Dimana dapat mengangkat pendapatan para petani, dengan bibit unggulan yang diberikan mempengaruhi nilai jual jangung lebih tinggi dibanding panen sebelumnya.

Personel Sie Dokkes Polres Belitung Sigap Bantu Jemput dan Antar Pasien Rawat Jalan Pulang ke Rumah

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – 8 Januari 2026 – Dengan penuh kesigapan dan kepedulian, personel Sie Dokkes Polres Belitung kembali menunjukkan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dengan membantu penjemputan serta pengantaran seorang pasien rawat jalan dari RSUD Dr. H. Marsidi Judono Belitung langsung ke kediamannya.

 

Dari informasi personel dilapangan menyampaikan bahwa Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, Begitu menerima informasi langsung dari anak pasien yang meminta bantuan untuk menjemput ibunya yang sedang sakit dan kesulitan transportasi, personel Sie Dokkes tanpa ragu segera berkoordinasi dan berangkat ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan.

 

Pasien atas nama Erniati (56 tahun), warga Dusun Munsang, Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, yang mengalami gangguan paru-paru disertai sesak nafas, berhasil dijemput dan diantar dengan aman serta nyaman hingga tiba di rumahnya dalam kondisi rawat jalan.

 

Kesigapan dan kecepatan respons personel Sie Dokkes polres belitungini tidak hanya memastikan pasien dapat segera beristirahat di tengah keluarga, tetapi juga meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit.

 

Aksi nyata ini semakin memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

 

Kami juga mengonfirmasi kan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama, bantuan kesehatan, atau mobil ambulance Sie Dokkes Polres Belitung, dapat segera menghubungi *Call Center Polres Belitung di nomor 110 atau melalui WhatsApp di 0877-3890-8356*

 

Keluarga pasien serta warga sekitar menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan kehadiran cepat personel Polres Belitung di saat dibutuhkan.

Polres Belitung Laksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ — Polres Belitung melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, bertempat di Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, pada Kamis (8/1/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

 

Kegiatan panen raya ini merupakan salah satu bentuk dukungan aktif Polres Belitung terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan lahan produktif.

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K, Wakapolres Belitung, unsur Forkopimda Kabupaten Belitung, Kepala Perum Bulog KCP Belitung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, para Pejabat Utama Polres Belitung, Kapolsek jajaran serta personel Polres Belitung.

 

Panen raya dilaksanakan pada lahan seluas 0,5 hektare dengan estimasi hasil panen jagung manis sebanyak kurang lebih 1,3 ton tongkol kering. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan serta menjadi contoh pemanfaatan lahan yang efektif dan berkelanjutan.

 

Kapolres Belitung menyampaikan bahwa Melalui kegiatan ini, Polres Belitung menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung program swasembada pangan, serta mendorong peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Belitung. " Terang Kapolres".

 

Secara keseluruhan, kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari para peserta dan undangan yang hadir.

Kapolres Grobogan Dianugerahi Satyalancana Wira Karya, Presiden Apresiasi Pengawalan Ketahanan Pangan

INLINK, Grobogan – Kiprah Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto dalam mengawal ketahanan pangan nasional berbuah pengakuan negara. Mengawali tahun 2026, perwira Polri tersebut menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Penghargaan bergengsi itu diberikan atas peran strategis AKBP Ike Yulianto dalam menjaga stabilitas produksi jagung di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang selama ini menjadi salah satu sentra pangan nasional. Penganugerahan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, bertepatan dengan panen raya nasional di Karawang, Jawa Barat.
Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026, AKBP Ike Yulianto dinilai berjasa luar biasa dalam menyinergikan tugas kepolisian dengan kepentingan kesejahteraan masyarakat. Sepanjang 2025, Polres Grobogan aktif mengawal seluruh rantai produksi pertanian, mulai dari masa tanam, panen, hingga distribusi hasil jagung agar tetap aman dan kondusif.
Pendekatan pengamanan yang tegas namun humanis membuat petani dapat bekerja tanpa tekanan gangguan kamtibmas. Tak berhenti di situ, Kapolres Grobogan juga rutin turun langsung ke lapangan, menyerap aspirasi petani, serta memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berdampak nyata.
Capaian ini menegaskan bahwa Polri bukan hanya penjaga hukum, tetapi juga pilar penting penggerak ekonomi rakyat. Peran Kapolres Grobogan dinilai krusial dalam menjaga posisi daerah sebagai lumbung pangan sekaligus menopang ketahanan pangan nasional.
Menanggapi penghargaan tersebut, AKBP Ike Yulianto menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif.
“Ini bukan penghargaan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh jajaran Polres Grobogan, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah bersinergi,” tegasnya.
Penghargaan Satyalancana Wira Karya ini menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir dan mengapresiasi kerja nyata di daerah. Momentum awal 2026 ini diharapkan memacu semangat baru jajaran Polri dalam mengawal program strategis nasional demi stabilitas pangan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Maju.

Tembus Medan Bebatuan, Kapolres Purworejo Salurkan Sumber Air Bersih untuk Warga Loano

INLINK, PURWOREJO – Harapan warga Desa Guyangan, Kecamatan Loano, untuk memiliki sumber air bersih yang stabil akhirnya terwujud. Kepolisian Resor (Polres) Purworejo meresmikan bantuan satu paket sumur bor dalam kegiatan Bakti Sosial yang digelar pada Selasa (06/01) sore.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Kompol Nana Edy Sugito, S.H., jajaran PJU Polres Purworejo, serta Kapolsek Loano AKP Sarpan, S.H., M.H. Kehadiran jajaran kepolisian disambut hangat oleh Camat Loano Kusairi A. P., Kepala Desa Guyangan Prayitno, mahasiswa KKN Unsiq, serta puluhan warga setempat.

Dalam sambutannya, AKBP Andry Agustiano berharap fasilitas ini tidak sekadar menjadi infrastruktur fisik, melainkan menjadi nafas kehidupan bagi masyarakat.

“Semoga sumur bor ini menjadi sumber kehidupan dan keberkahan bagi kita semua, khususnya warga Desa Guyangan yang selama ini membutuhkan akses air bersih yang lebih layak,” ujar Kapolres.

Pembangunan sumur bor ini bukanlah perkara mudah. Tim teknis harus berjuang menembus medan alam yang sulit dengan struktur tanah berbatu. Pekerjaan yang memakan waktu selama dua bulan tersebut akhirnya berhasil mencapai kedalaman 24 meter hingga menemukan titik air yang melimpah.

Kepala Desa Guyangan, Prayitno, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menjelaskan bahwa selama ini warga kerap kesulitan air terutama saat musim kemarau panjang, bahkan sering mengajukan bantuan ke Pemerintah Kabupaten.

“Atas bantuan sumur bor dari Polres ini, tentu sangat bermanfaat bagi kami. Rencananya, aliran air ini akan dimanfaatkan untuk operasional SD, PAUD, Posyandu, Kantor Desa, hingga keperluan sehari-hari warga sekitar,” jelas Prayitno.

Senada dengan Kades, Agus Saputra selaku perwakilan warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polri terhadap kondisi di desanya.

“Terima kasih banyak Bapak Kapolres. Semoga ini menjadi amal jariyah dan benar-benar bermanfaat bagi kehidupan warga masyarakat kami,” ungkapnya.

Peresmian ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis dan pengecekan langsung debit air di lokasi. Kehadiran sumur bor ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas permasalahan sosial dan kebutuhan dasar warga.

Kapolres Boyolali gelar Forum belajar bersama, Dorong kesadaran kesehatan mental, Antisipasi Krisis Perilaku dan Konflik Sosial

INLINK, BOYOLALI – Kepolisian Resor Boyolali terus memperkuat peran pembinaan dan pencegahan melalui pendekatan edukatif. Salah satunya diwujudkan lewat Forum Belajar Bersama Sat Binmas Polres Boyolali dengan tema “Kesehatan Mental yang Diabaikan Hari Ini Akan Muncul Krisis Perilaku, Konflik Sosial, atau Penyakit Fisik di Masa Depan”, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (7/1/2026), pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh Kanit Binmas Polsek, Bhabinkamtibmas, serta personel Sat Binmas Polres Boyolali. Hadir dalam forum tersebut, Kabag SDM Polres Boyolali Kompol Subiyati dan Kasat Binmas Polres Boyolali Iptu Ignatius Andrean Setianto. Forum belajar ini menghadirkan narasumber Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Agnes Fatimah, Sp.KJ., M.Kes.

Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu pengetahuan terkait kesehatan mental kepada personel Polri. Kapolres menegaskan bahwa kesadaran akan kesehatan mental sangat penting sebagai penunjang pelaksanaan tugas Polri, khususnya dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
“Ilmu yang diperoleh dalam forum ini tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi dapat diterapkan mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas,” ujar Kapolres. Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh, baik yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti melalui Zoom Meeting.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Boyolali Iptu Ignatius Andrean Setianto dalam penyampaiannya mengungkapkan data yang menjadi perhatian serius bersama. Ia menyebutkan bahwa sekitar satu dari tiga anak remaja mengalami masalah kesehatan mental, namun hanya sekitar dua persen yang mendapatkan penanganan. Kondisi ini, menurutnya, menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran dan upaya menjaga kesehatan mental, terutama bagi generasi Z dan remaja.
Sebagai bentuk komitmen, Polres Boyolali terus menjalin kolaborasi dengan psikolog dan dokter psikiatri.

Ia menambahkan, pengetahuan tentang kesehatan mental sangat dibutuhkan oleh personel Polri, tidak hanya untuk menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga untuk disosialisasikan kepada masyarakat agar memberikan dampak yang lebih luas.

Kasat Binmas juga menekankan bahwa sosialisasi kesehatan mental oleh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat merupakan langkah pencegahan dari Sat Binmas Polres Boyolali. Gangguan kesehatan mental, lanjutnya, berpotensi melahirkan perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol, kekerasan dan KDRT, geng motor, hingga kejahatan dan konflik sosial yang lebih luas.
“Generasi Z dan Gen Alpha adalah calon pemimpin Indonesia pada tahun 2045. Kepedulian terhadap kesehatan mental mereka merupakan tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Pada sesi materi, dr. Agnes Fatimah, Sp.KJ., M.Kes memaparkan secara komprehensif mengenai pengertian dan pentingnya kesehatan mental, serta sebab dan akibat terganggunya kesehatan mental, khususnya pada generasi Z dan anak remaja. Ia juga memberikan kiat-kiat manajemen dan cara menjaga kesehatan mental, baik dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Selain itu, narasumber menyampaikan beberapa contoh kasus gangguan kesehatan mental yang sering ditemukan di masyarakat, lengkap dengan gambaran penanganannya. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam memperdalam pemahaman terhadap isu kesehatan mental.

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa bersama, foto bersama, penyerahan cendera mata oleh Kapolres Boyolali kepada narasumber, hingga penutupan dengan menyanyikan Lagu Bagimu Negeri. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui forum ini, Polres Boyolali menegaskan komitmennya dalam membangun personel Polri yang profesional, berempati, dan peduli terhadap kesehatan mental sebagai fondasi penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

INLINK, Karawang — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas kontribusi nyata dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden.

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam momentum Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, yang dihadiri ribuan petani serta pemangku kepentingan sektor pertanian dari seluruh Indonesia.

Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya. Presiden menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga unsur TNI–Polri.

Dalam penganugerahan tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya sebagai bentuk apresiasi negara atas peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas, pengamanan, serta pendampingan program ketahanan pangan nasional.

Selain Wakapolri, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat dan personel Polri yang dinilai konsisten mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui fungsi pembinaan, pengamanan wilayah, serta pendampingan program di lapangan.

Adapun penerima Satyalancana Wira Karya dari unsur Polri, yaitu:

1. Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si., Kepala Badan Reserse Kriminal Polri;

2. Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Asisten SDM Kapolri;

3. Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Jawa Tengah;

4. Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Jawa Barat;

5. Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Lampung;

6. Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Kapolda Kalimantan Barat;

7. Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., Kapolda Kalimantan Selatan;

8. Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H., Karobinkar SSDM Polri;

9. Brigjen Pol. Djoko Prihadi, S.H., Analis Kebijakan Ahli Utama Polri;

10. Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Riau;

11. AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat;

12. AKBP Rivanda, S.I.K., Kapolres Blitar;

13. AKBP Toni Kasmini, S.I.K., S.H., M.H., Kapolres Lampung Selatan;

14. AKBP Ike Yulianto W., S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Grobogan;

15. AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., Kapolres Garut;

16. AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Blora;

17. AKBP Sugeng Setyo Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla., Kapolres Bone;

18. AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., Kapolres Wonogiri;

19. AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Sukabumi; dan

20. AKBP Syahrul Awab, S.Sos., S.I.K., Kapolres Bengkayang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi amanah bagi Polri untuk terus menjaga konsistensi pengabdian kepada masyarakat.

“Penghargaan ini dimaknai sebagai amanah bagi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung, agar program yang dicanangkan Presiden berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Trunoyudo, Rabu (7/1).

Sepanjang tahun 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat capaian strategis berupa peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton.

Akselerasi tertinggi terjadi pada kuartal IV, seiring optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare dengan hasil produksi sekitar 3.479.432 ton.

Penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 101.713 ton atau 63,8 persen dari target turut berkontribusi menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta mencegah spekulasi pasar.

Melalui capaian dan penghargaan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bekerja secara profesional, serta mengawal ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.