Pelantikan Ketua PSSI Kabupaten Pegunungan Bintang, Dorong Kebangkitan Sepak Bola Papua Pegunungan

INLINK,SENTANI | Ketua PSSI Provinsi Papua Pegunungan yang juga Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menghadiri secara langsung kegiatan Pelantikan Ketua PSSI Kabupaten Pegunungan Bintang yang berlangsung di Sentani, Rabu (7/1/2026).

Dalam wawancara seusai pelantikan, Atenius Murip menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kepengurusan PSSI Kabupaten Pegunungan Bintang yang baru dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi secara maksimal demi kemajuan sepak bola di wilayah Papua Pegunungan.

“Hari ini, tanggal 7 Januari 2026, di awal tahun baru, PSSI Provinsi Papua Pegunungan baru saja melaksanakan pelantikan PSSI Kabupaten Pegunungan Bintang. Kami memberikan mandat kepada pengurus yang dilantik untuk melaksanakan tugas pembinaan sepak bola di Papua Pegunungan dengan menegakkan empat pilar organisasi, yaitu sistem manajemen (STM), pemain, wasit, dan pelatih,” ujar Atenius Murip.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya perhatian pada pengembangan infrastruktur serta pelaksanaan kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan.

“Selain itu, penguatan infrastruktur hingga penyelenggaraan kompetisi menjadi perhatian utama. Semua tugas ini kami berikan agar dapat dilaksanakan dengan baik menuju kompetisi Liga 4 yang akan kami gelar pada 14 Februari 2026. Harapannya, sepak bola di Papua Pegunungan bisa hidup dan berkembang di seluruh kabupaten dengan klub-klub yang siap bertanding,” tambahnya.

Sementara itu, Ikris w. Yamhin, SM., Ketua PSSI Kabupaten Pegunungan Bintang yang baru dilantik, dalam wawancaranya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta komitmennya untuk memajukan sepak bola di daerah tersebut.

“Terima kasih kepada Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang dan seluruh pihak yang telah mempercayakan kami untuk membawa PSSI ke arah yang lebih baik. Fokus utama kami adalah pembinaan dan pemantapan organisasi PSSI, peningkatan fasilitas, serta pelaksanaan kompetisi,” ungkap Ikris Nimin.

Ia juga berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Pegunungan Bintang agar pengembangan sepak bola dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST., M.Si. Serta para Ketua PSSI dari tujuh kabupaten lainnya di wilayah Papua Pegunungan, sebagai wujud dukungan bersama dalam membangun dan memajukan sepak bola daerah

Kapolres Wonogiri Terima Satyalancana Wira Karya, Komitmen Polri Kawal Ketahanan Pangan di Daerah

INLINK, Wonogiri – Komitmen Polri dalam mengawal ketahanan pangan nasional mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Salah satunya ditunjukkan melalui penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., atas konsistensinya mendukung penguatan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan, Rabu (7/1/2026).

Di Kabupaten Wonogiri, Polres Wonogiri secara aktif mengawal program ketahanan pangan melalui fungsi pembinaan masyarakat, pengamanan wilayah pertanian, serta pendampingan langsung kepada petani. Kegiatan tersebut meliputi pengecekan lahan pertanian, pengawalan distribusi hasil panen, hingga menjaga stabilitas keamanan di sentra produksi pangan.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dinilai berhasil membangun sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Wonogiri.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Wonogiri untuk semakin meningkatkan kinerja dan pengabdian.

“Penghargaan ini bukan semata capaian pribadi, tetapi hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polres Wonogiri bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Wonogiri,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, Polres Wonogiri akan terus berperan aktif mengawal kebijakan pemerintah di sektor pangan, sejalan dengan agenda nasional Asta Cita Presiden, sekaligus memastikan situasi kamtibmas di wilayah pertanian tetap aman dan kondusif.

“Ke depan, Polres Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi petani, menjaga keamanan wilayah, dan mendukung penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” tegasnya.

Penganugerahan Satyalancana Wira Karya ini sekaligus menegaskan peran strategis Polri di daerah dalam mendukung program nasional, dengan Wonogiri sebagai salah satu wilayah yang berkontribusi nyata dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Peringati HUT Ke-72 Puslabfor Bareskrim Polri, Bidlabfor Polda Papua Gelar Donor Darah

Jayapura, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri ke-72 Tahun 2026, Bidang Laboratorium Forensik Polda Papua melaksanakan kegiatan donor darah yang berlangsung di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Rabu (7/1/2026).

 

Kegiatan kemanusiaan ini diikuti oleh personel Bidlabfor Polda Papua serta mahasiswa Universitas Cenderawasih yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan. Donor darah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus kontribusi nyata dalam membantu ketersediaan stok darah di wilayah Kota Jayapura.

 

Kaur Narkotika Bidlabfor Polda Papua IPTU Herlia, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud rasa syukur dan pengabdian Puslabfor Bareskrim Polri yang telah mengabdi selama 72 tahun kepada bangsa dan negara.

 

Menurutnya, melalui kegiatan ini Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

 

“Momentum peringatan HUT Puslabfor ini kami maknai dengan berbagi dan membantu sesama. Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar IPTU Herlia.

 

Pelaksanaan donor darah berjalan dengan lancar dan tertib, diawali dengan proses registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah oleh petugas PMI.

 

Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul kurang lebih 20 kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI.

 

Melalui kegiatan ini, Bidlabfor Polda Papua berharap semangat kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan dapat terus terjaga, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis, profesional, dan dekat dengan masyarakat.

Pisah Sambut Pejabat Utama Polda Papua, Kapolda Dorong Pendekatan Humanis dan Berintegritas

Jayapura, webid.rumahkawakibi.com/ – Kepolisian Daerah Papua menggelar acara pisah sambut Pejabat Utama Polda Papua yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Aula Kosjeri Mako Brimob Polda Papua, Rabu (7/1/2026).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., para pejabat utama, perwira, serta Bhayangkari Daerah Papua.

 

Acara pisah sambut tersebut merupakan rangkaian dari proses mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polda Papua sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri. Selain menjadi momentum peralihan tugas dan tanggung jawab, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta memberikan penghargaan atas dedikasi para pejabat lama selama bertugas di Tanah Papua.

 

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier, penyegaran, serta upaya peningkatan kinerja institusi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

 

Namun demikian, di balik proses tersebut tersimpan jejak pengabdian, kerja keras, dan kenangan yang mendalam, khususnya bagi para pejabat yang telah menjalankan tugas di wilayah Papua dengan segala dinamika dan karakteristiknya.

 

Kapolda Papua menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas di Polda Papua.

 

“Berbagai capaian dalam pengelolaan situasi kamtibmas, pembinaan satuan, hingga pelayanan kepada masyarakat telah saudara ukir dengan penuh tanggung jawab. Pengabdian tersebut bukan hanya tercatat dalam laporan, tetapi juga tertanam dalam ingatan dan hati seluruh personel serta masyarakat Papua,” ujar Kapolda Papua.

 

Kapolda Papua juga menyampaikan doa dan harapan agar para pejabat lama senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.

 

Pada kesempatan yang sama, Kapolda berharap para pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah, serta melanjutkan dan meningkatkan program kerja yang telah berjalan dengan baik.

 

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya stabilitas kamtibmas yang kondusif di Tanah Papua.

 

“Tanah Papua bukan sekadar tempat bertugas, tetapi juga tempat belajar tentang ketulusan, kebersamaan, dan pengabdian yang sesungguhnya. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan hati, kedepankan pendekatan humanis, profesional, dan berintegritas, serta junjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal,” tegas Irjen Pol. Patrige R. Renwarin.

 

Kegiatan pisah sambut ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata, sesi foto bersama, serta ramah tamah, sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan keluarga besar Polda Papua dalam menjaga soliditas dan kehormatan institusi Polri.

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Tujuh Pejabat Utama, Fokus Penguatan Tugas dan Pelayanan Masyarakat

Jayapura, webid.rumahkawakibi.com/ – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin memimpin langsung upacara serah terima jabatan tujuh Pejabat Utama Polda Papua yang dilaksanakan di Ruang Rastra Samara Mapolda Papua, Rabu pagi (7/1/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran serta penguatan kinerja satuan kerja di lingkungan Polda Papua.

 

Serah terima jabatan tersebut meliputi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polda Papua. Jabatan Komandan Satuan Brimob Polda Papua diserahterimakan dari Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang kepada Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., seiring dengan Jabatan Baru Brgjend Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang sebagai Danpasbrimob III Korbrimob Polri.

 

Pada fungsi Reserse Kriminal Umum, jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua kini dijabat oleh Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menggantikan Kombes Pol. Achmad Fauzi yang selanjutnya menjabat sebagai Kasubdit SIM Korlantas Polri.

 

Selanjutnya, jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua diserahterimakan dari Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata kepada Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., seiring dengan penugasan Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata mengikuti Dikbangti T.A. 2026.

 

Pada fungsi lalu lintas, jabatan Direktur Lalu Lintas Polda Papua kini diemban oleh Kombes Pol. Indra Kurniawan Mangungsong, S.H., S.I.K., M.H., menggantikan Kombes Pol. Try Yulianto yang juga mengikuti Dikbangti T.A. 2026.

 

Pada jajaran fungsi perairan dan udara, jabatan Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Papua diserahterimakan dari Kombes Pol. Andy Anugrah kepada Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., setelah Kombes Pol. Andy Anugrah mendapat Jabatan baru di Itwasum Polri.

 

Sementara itu, jabatan Kepala Biro Logistik Polda Papua kini dijabat oleh Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., menggantikan Kombes Pol. Agus Setyawan Heru Purnomo yang selanjutnya bertugas di Slog Polri.

 

Pada bidang pengelolaan keuangan, jabatan Kepala Bidang Keuangan Polda Papua diserahterimakan dari Kombes Pol. Irawan Banuaji kepada Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., yang mendapat penugasan baru di Polda Papua.

 

Dalam arahannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dan rutin dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier personel serta upaya meningkatkan kualitas kinerja.

 

“Mutasi ini adalah kebutuhan organisasi untuk memberikan penyegaran, meningkatkan profesionalitas, serta menjawab tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks,” tegas Kapolda.

 

Kapolda berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan menunjukkan kinerja terbaik, khususnya pada fungsi-fungsi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

 

“Saya berharap para pejabat baru mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Papua,” ujar Irjen Pol. Patrige Renwarin.

 

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja pada bidang penegakan hukum dan lalu lintas yang masih menjadi perhatian masyarakat.

 

“Kecepatan pelayanan, sikap humanis, serta profesionalitas anggota di lapangan harus terus ditingkatkan demi membangun kepercayaan publik,” tambahnya.

 

Kapolda Papua turut mengajak insan pers untuk terus bersinergi dengan Polda Papua sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

 

“Apabila terdapat informasi maupun keluhan dari masyarakat di lapangan, saya harap dapat segera disampaikan agar dapat ditindaklanjuti dan dilakukan perbaikan,” pungkas Kapolda.

 

Melalui pelaksanaan serah terima jabatan ini, Polda Papua diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas kepolisian serta mampu menjaga dan meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Papua sepanjang tahun 2026.

Panbers: Harmoni Saudara yang Menjadi Ikon Sejarah Musik Indonesia

INLINK,JAKARTA | Komisaris Dragon Law Firm Lana Kartasasmita beserta Ketua Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia untuk wilayah Jakarta Barat dan Tangerang Selatan melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Asido Panjaitan, yang akrab disapa Sido, drummer sekaligus salah satu pendiri grup musik legendaris Indonesia, Panbers. Senin (5/1/2026),

Acara dimulai dengan silaturahmi dan makan siang bersama, di mana mereka berbincang santai mengenai perjalanan panjang karir grup band Panbers, mulai dari awal pembentukan hingga berbagai prestasi yang telah diraih sepanjang tahun.

Setelah selesai makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi latihan di studio rekaman milik Panbers. Dalam kesempatan tersebut, mereka bersama-sama membawakan beberapa lagu kenangan dari tahun 1970-an. Acara latihan berlangsung dengan sangat semangat, dan terlihat bagaimana mereka tetap menjaga keakraban serta kompak yang telah terbentuk selama puluhan tahun.

Panbers, akronim dari Pandjaitan Bersaudara, merupakan grup musik Indonesia yang sangat legendaris dengan perjalanan karir yang panjang dan penuh prestasi,

Pada tahun 1963, grup ini pertama kali dibentuk di Surabaya dengan nama “Panjaitan Bersaudara” oleh empat saudara kandung: Hans, Benny, Doan, dan Asido Panjaitan. Selain mereka, Soen Ing juga bergabung sebagai gitaris ritme.

Pada tahun 1965, keluarga Panjaitan pindah ke Jakarta dan Soen Ing keluar dari formasi. Kemudian pada tanggal 25 Januari 1969, nama resmi grup diubah menjadi Panbers dan mereka mulai fokus mengembangkan karir musik secara profesional,

Pada tahun 1970-an, Panbers mulai dikenal luas setelah tampil di Istora Bands Jamboree dan muncul di layar kaca televisi. Pada 1971, mereka merilis album debut berjudul Volume 1: Kami Cinta Perdamaian dengan lagu hits “Akhir Cinta”. Tak lama kemudian, pada 1972 dirilis album sukses berikutnya Sound 2 (Mengapa Begini) yang menghasilkan lagu-lagu hits lainnya seperti “Bebaskan”, “Musafir”, dan “Terlambat Sudah”.

Grup ini bahkan memiliki kesempatan menjadi pembuka konser bagi band Barat ternama seperti Bee Gees dan Shocking Blue. Sebanyak tujuh lagu mereka berhasil meraih sertifikat piringan emas.

Pada tahun 1990-an, formasi Panbers mulai mengalami perubahan. Awal dekade tersebut, Maxi Pandelaki bergabung sebagai bassist pertama yang bukan berasal dari keluarga Panjaitan. Hans Panjaitan wafat pada 1995 dan kemudian digantikan oleh Hans Noya pada 1999. Pada tahun 2000, Hendri Lamiri (biola) juga bergabung ke dalam grup.

Karya dan Warisan lagu bagi Musik Indonesia, sejak awal berkarir, Panbers telah menciptakan lebih dari 700 lagu yang terangkum dalam puluhan album dengan berbagai genre, antara lain pop, rock, spiritual, keroncong, dan Melayu. Beberapa lagu ikonik mereka seperti “Akhir Cinta”, “Gereja Tua”, “Cinta dan Permata”, dan “Kami Cinta Perdamaian” hingga kini masih sering diputar dan menjadi bagian penting dalam sejarah musik Indonesia.

Asido “Sido” Panjaitan, drummer dan salah satu pendiri Panbers, menyampaikan: “Bersama tiga saudara kandung saya membangun Panbers bukan hanya untuk mengejar impian dalam musik, melainkan untuk menyampaikan pesan cinta, perdamaian, dan kebersamaan melalui setiap irama dan lagu yang kami ciptakan. Dari awal berjalan di Palembang ke Surabaya hingga berkiprah di Jakarta, setiap jeda irama dan ketukan drum yang saya mainkan adalah bentuk dedikasi saya untuk keluarga dan tanah air. Meskipun telah melalui berbagai pergantian formasi dan masa-masa sulit, semangat harmoni saudara dalam musik Panbers akan tetap hidup dan disukai oleh masyarakat, dan tak pernah pudar bagi kita semua.”

Di kediaman Asido “Sido” Panjaitan. Maxi Pandelaki, bassist Panbers, mengungkapkan sejarah awal terbentuknya grup musik legendaris ini. Sebelum menetap di Surabaya, keluarga Panjaitan tinggal di Palembang, di mana mereka sudah mulai membentuk band anak-anak bernama Turuna Boys.

Waktu itu hanya berempat kakak adik kandung sudah bermain musik sejak kecil, jauh sebelum pindah ke Surabaya. Band bocah waktu itu punya 8 orang personil dan bahkan sudah pernah manggung di kantor gubernur,” ujar Maxi.

Pada tahun 1969, grup yang awalnya bernama Panjaitan Bersaudara dibentuk oleh Benny Panjaitan, kemudian disingkat menjadi Panbers. Menurut Maxi, harapan awal dari grup ini adalah menjadi legendaris. “Menjadi top itu mudah, namun menjadi legenda itu sulit karena harus abadi. Dan kini kami bisa mengatakan bahwa kami adalah legenda musik lawas Indonesia,” tambahnya.

(Tim)

Kodam IV Diponegoro – BNN Provinsi Jateng Perkuat Barisan Perang Melawan Narkoba

INLINK,  Semarang | Penguatan kolaborasi lintas lembaga dalam perang melawan narkoba menjadi salah satu prasyarat penting dalam mewujudkan agenda besar pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing.

Dalam konteks tersebut, sinergi antarlembaga negara menjadi kunci untuk menghadapi ancaman narkoba yang kian kompleks dan terorganisir. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mengancam ketahanan nasional serta masa depan generasi muda.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menerima audiensi Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid., S.H., M.H. di Ruang Kerja Pangdam IV/Diponegoro, Selasa (6/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi strategis antara TNI dan BNN Provinsi Jawa Tengah dalam rangka mempertegas komitmen bersama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Jawa Tengah.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid, menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga merupakan fondasi utama keberhasilan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden menekankan pentingnya membangun manusia Indonesia yang sehat dan berkarakter. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan secara sektoral. Sinergi dengan Kodam IV/Diponegoro menjadi kekuatan strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan melindungi generasi muda Jawa Tengah dari ancaman narkoba,” ujar Toton Rasyid.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menegaskan kesiapan jajarannya untuk terlibat aktif dan berkelanjutan dalam mendukung upaya BNN.

“Kodam IV/Diponegoro siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap program BNN Provinsi Jawa Tengah. Ancaman narkoba adalah ancaman nyata bagi ketahanan bangsa. Oleh karena itu, TNI memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk hadir bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga generasi muda dan stabilitas wilayah dari bahaya narkoba,” tegas Pangdam.

Beliau juga menambahkan, kekuatan teritorial TNI yang menjangkau hingga tingkat desa merupakan modal strategis dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi berkelanjutan antara TNI dan BNN, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun Indonesia yang tangguh, berdaulat, dan bebas dari narkoba.

Gudang Pijar Sukma Dilalap Api, Asap Hitam Membubung dan Warga Panik

INLINK, JEPARA – Kebakaran hebat melanda gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Selasa sore (6/1/2026). Kobaran api yang membesar dengan cepat disertai asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, menciptakan suasana mencekam dan menyedot perhatian ratusan warga sekitar.

Kanit Turjawali Polres Jepara, Ipda Eko Sutrisno, yang berada langsung di lokasi kejadian, melaporkan bahwa kebakaran terpantau sekitar pukul 17.53 WIB di kawasan perempatan Kecapi arah timur menuju Lebak, Kecamatan Pakisaji.

“Kami mengimbau masyarakat Jepara, khususnya pengguna jalan yang hendak menuju ke arah Lebak maupun dari Kecapi, agar menghindari jalur tersebut sementara waktu demi keselamatan,” tegas Ipda Eko Sutrisno di lokasi kejadian.

 

Api dengan cepat merambat bangunan gudang produksi yang diduga berisi material mudah terbakar. Suara letupan beberapa kali terdengar dari dalam bangunan, memperkuat dugaan adanya bahan produksi yang memicu cepatnya kobaran api. Sebagian atap gudang runtuh, membuat warga hanya bisa menyaksikan dari jarak aman.

Kepulan asap tebal bahkan terlihat dari jarak lebih dari satu kilometer, membuat warga berdatangan secara spontan. Ratusan orang tampak berkerumun di sekitar lokasi, baik dari lapangan belakang gudang maupun tepi Jalan Raya Kecapi, sebagian untuk memastikan sumber asap, sebagian lainnya menyaksikan langsung amukan si jago merah.

 

Gudang PT Pijar Sukma Furniture sendiri berada di kawasan Prapatan Tuyem, RT 41/RW 7, Desa Kecapi, dengan tembok pembatas setinggi sekitar tiga meter, sehingga menyulitkan upaya pemadaman dari luar area.

Menurut keterangan warga setempat, asap pertama kali terlihat saat aktivitas pabrik telah berakhir dan karyawan sudah pulang.

“Awalnya asap dulu yang kelihatan. Waktu itu karyawan sudah bubar karena memang sudah jam pulang. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Petugas Pemadam Kebakaran segera tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan api, dibantu warga sekitar. Mobil damkar keluar masuk area pabrik, sementara selang air digelar dari berbagai sisi untuk mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain. Namun, proses pemadaman sempat terkendala konstruksi bangunan yang tertutup rapat serta material seng dan baja ringan.

Warga memperkirakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, dan pada pukul 17.00 WIB api sudah dalam kondisi besar dan sulit dikendalikan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian materiil, dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Ipda Eko Sutrisno menegaskan bahwa aparat kepolisian tetap siaga di lokasi untuk pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta memastikan keselamatan masyarakat sekitar.

“Kami terus berada di lokasi untuk pengamanan dan pengaturan. Terima kasih kepada masyarakat yang tetap tertib dan membantu sesuai kemampuan,” pungkasnya.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran bukan sekadar musibah materi, melainkan ancaman serius bagi keselamatan manusia dan lingkungan sekitar.

 

Masjid Joko Agung Purnomo ke-12 Diresmikan, Terus Hadir di Berbagai Penjuru Negeri

Jakarta Timur, webid.rumahkawakibi.com/ — Pembangunan Masjid Joko Agung Purnomo terus berlanjut dan menyebar ke berbagai penjuru negeri. Hingga awal tahun 2026, sebanyak 12 Masjid Joko Agung Purnomo telah diresmikan di sejumlah daerah sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat. Kehadiran masjid-masjid ini menegaskan komitmen menghadirkan manfaat nyata yang harus segera diketahui dan dirasakan oleh masyarakat.

 

Setelah sebelumnya diresmikan di berbagai wilayah seperti Manggarai Timur, Garut, Sukabumi, Pandeglang, dan Depok, kini Masjid Joko Agung Purnomo ke-12 resmi diresmikan di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa (6/1/2026).

 

Peresmian yang berlangsung di Jl. Siung RT 007/01 tersebut digelar sejak pukul 09.00 hingga 11.15 WIB dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Masjid ini dibangun pada tahun 2025 dan diwakafkan oleh purn. H. Karno Sumardo kepada Pimpinan Muhammadiyah Cipayung untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan umat.

 

Kegiatan peresmian dihadiri unsur pemerintah wilayah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Hadir di antaranya Camat Cipayung Dirman, Lurah Bambu Apus Marisa Aristiani, S.Kom., Bhabinkamtibmas Kelurahan Bambu Apus Aiptu Sahyudi, perwakilan KUA Kecamatan Cipayung, MUI Cipayung, LMK Bambu Apus, Satpol PP, pimpinan wilayah dan daerah Muhammadiyah DKI Jakarta, hingga dosen dari Universitas UHAMKA.

 

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta sekaligus Ketua BAZNAS DKI Jakarta, Dr. Ahmada Abu Bakar, menyampaikan bahwa masjid ini dibangun di atas lahan seluas 100 meter persegi dan dititipkan kepada Muhammadiyah Cipayung untuk dikelola secara berkelanjutan. Ia menekankan agar masjid menjalankan fungsi utamanya sebagai tempat ibadah yang memakmurkan jamaah, pusat dakwah yang menyejukkan dan toleran, serta sarana kaderisasi umat.

 

“Masjid harus menjadi ruang yang membuat masyarakat senang datang, merasa damai, dan tumbuh bersama. Dari masjid inilah nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah disampaikan secara sejuk, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang kuat,” ujarnya.

 

Tausiah agama disampaikan oleh Ustadz Rustandi, M.Pd., yang mengajak jamaah memakmurkan masjid dengan amalan sederhana namun bermakna, seperti mempererat silaturahmi, berbagi kepada sesama, serta menghidupkan ibadah, agar keberkahan Allah SWT senantiasa meliputi lingkungan sekitar.

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti pada pukul 11.00 WIB, dilanjutkan peninjauan area masjid, dan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB.

 

Peresmian Masjid Joko Agung Purnomo ke-12 ini menjadi penanda kesinambungan pembangunan masjid di berbagai daerah sebagai wujud kepedulian terhadap penguatan kehidupan keagamaan, sosial, dan pembinaan umat di Indonesia.

Tiga Jenderal Hadiri Syukuran Hari Jadi Intelijen Polri di Polda Papua 

Jayapura, webid.rumahkawakibi.com/ – Tiga Jenderal Polisi menghadiri kegiatan Syukuran Hari Jadi Intelijen Polri yang digelar di Aula Rastra Samara Polda Papua, pada Senin (05/01).

 

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai wujud rasa syukur atas pengabdian Intelijen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Adapun tiga Jenderal Polisi yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., serta Dansat Brimob Polda Papua yang kini menjabat sebagai Danpas Brimob III Korbrimob Polri, Brigjen Pol. John H.S. Sitanggang, S.I.K., M.Han.

 

Syukuran Hari Jadi Intelijen Polri ini menjadi momentum penting untuk mempererat soliditas dan sinergitas antar satuan fungsi di lingkungan Polri, khususnya dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks.

 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan bahwa kehadiran para perwira tinggi Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan dan apresiasi pimpinan terhadap jajaran Intelijen. Sinergi yang kuat antar satuan kerja, seperti Intelijen dan Brimob, dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Tanah Papua.

 

“Kehadiran Bapak Kapolda, Wakapolda, dan Danpas Brimob III menunjukkan betapa pentingnya peran strategis Intelijen. Harapannya, dengan sinergi yang solid, stabilitas keamanan di Tanah Papua dapat terus terjaga dengan baik,” ujarnya.