Safari Ramadan di Mapolres, Pemkab Kendal Perkuat Silaturahmi dan Stabilitas Keamanan

INLINK, KENDAL — Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menghadiri kegiatan silaturahmi bersama masyarakat dalam rangka Safari Ramadan 1447 H di Lobby Polres Kendal, Kamis (26/2/2026) pukul 16.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 18.30 WIB tersebut dihadiri Kapolres Kendal AKBP Hendry Sianipar, Dandim 0715 Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, serta sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, ulama, dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Sianipar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polres tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan situasi aman selama Ramadan.

“Momentum Ramadan ini menjadi wadah untuk meningkatkan silaturahmi dan komunikasi. Polres Kendal tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kondusivitas, perlu kerja sama dari berbagai elemen agar harkamtibmas tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Hendry, kondisi keamanan yang stabil menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi selama Ramadan.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyatakan Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan antara pemimpin, aparatur negara, dan masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban wilayah serta kerukunan umat merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, TNI, Polri, maupun masyarakat. Antisipasi terhadap potensi konflik perlu terus kita tingkatkan,” kata Dyah.

Ia juga mengapresiasi peran seluruh pemangku kepentingan, khususnya jajaran TNI-Polri, dalam menjaga situasi Kabupaten Kendal tetap aman dan kondusif, terutama selama Ramadan.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH Ali Rohkmad, doa bersama, serta buka puasa bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan dari jajaran Polres Kendal.

Safari Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah selama bulan suci.

Khnza Haryati

Kapolres Grobogan Ajak Anak Yatim Piatu dan Lansia Belanja Lebaran

INLINK,  GROBOGAN – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti sebuah pusat perbelanjaan di Purwodadi saat Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto, mengajak anak-anak yatim piatu dan para lansia berbelanja kebutuhan lebaran, Jum’at (27/2/2026).

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Grobogan Ny. Ratih Ike Yulianto, AKBP Ike Yulianto tampak menyapa satu per satu anak yatim piatu dan lansia yang hadir. Senyum hangat dan sapaan lembut yang diberikan kepada anak-anak maupun para lansia menciptakan suasana lebih akrab, seolah tak ada jarak antara aparat dan masyarakat yang dilayani.

Anak-anak yatim piatu tampak antusias ketika diberi kesempatan memilih sendiri kebutuhan mereka. Dengan mata berbinar, mereka menyusuri rak-rak pakaian, mencoba baju Lebaran yang diidamkan, hingga memilih tas sekolah baru untuk menunjang semangat belajar. Kebebasan memilih itu menjadi pengalaman berharga yang mungkin jarang mereka rasakan.

Beberapa anak terlihat malu-malu saat menunjukkan pilihan baju terbaiknya kepada Kapolres dan Ketua Bhayangkari. Namun, dorongan semangat dan pujian hangat dari AKBP Ike Yulianto beserta sang istri membuat mereka semakin percaya diri. Tawa kecil dan ekspresi bahagia pun tak bisa disembunyikan ketika pakaian pilihan mereka akhirnya dimasukkan ke dalam keranjang belanja.

Sementara itu, para lansia memiliki kebutuhan yang berbeda. Dengan langkah perlahan namun penuh semangat, mereka lebih banyak memilih kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya.

Bagi mereka, sembako menjadi prioritas utama agar dapat menjalani hari-hari menjelang Lebaran dengan tenang dan tercukupi.

Kapolres Grobogan terlihat beberapa kali membantu para lansia mengambil barang dari rak yang lebih tinggi. Ia juga memastikan para lansia mendapatkan kebutuhan yang sesuai. Sikap sigap dan penuh empati tersebut menunjukkan kepedulian yang tak dibuat-buat, melainkan lahir dari ketulusan hati untuk berbagi.

Ny. Ratih Ike Yulianto pun tak kalah aktif mendampingi para ibu lansia. Ia berbincang hangat, serta memberikan motivasi agar tetap semangat menjalani kehidupan. Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini semakin memperkuat nuansa kekeluargaan yang terasa begitu kental.

Menurut AKBP Ike Yulianto, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Grobogan untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.

“Hari ini kami dari Polres Grobogan mengajak adik-adik dari panti asuhan dan para lansia untuk belanja bersama di swalayan. Harapannya, agar mereka bisa ikut merasakan euforia bulan Ramadhan dan Lebaran,” ujarnya.

Ia berharap, apa yang dilakukan hari ini dapat meringankan beban sekaligus menghadirkan kebahagiaan sederhana menjelang hari kemenangan.

Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini membawa pesan tentang pentingnya kepedulian sosial. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, masih ada perhatian dan kasih sayang yang mengalir dari sesama. Sentuhan kemanusiaan inilah yang sering kali lebih berarti dibandingkan nilai bantuan itu sendiri.

“Kegiatan ini merupakan tradisi rutin dari Polres Grobogan yang dilaksanakan menjelang lebaran,” imbuh AKBP Ike Yulianto,

Bagi anak-anak yatim piatu, pengalaman memilih baju dan tas sekolah sendiri akan menjadi kenangan indah yang mungkin akan mereka ceritakan di kemudian hari. Begitu pula bagi para lansia, perhatian yang diberikan membuat mereka merasa tidak sendiri dan tetap dihargai di usia senja.

Melalui belanja bersama ini, Polres Grobogan berupaya menghadirkan senyum di wajah anak-anak yatim piatu serta para lansia yang membutuhkan perhatian.

Persiapan Mudik Idul Fitri 1447 H, Polda Jateng Matangkan Program “Valet and Ride”, Solusi Aman Bagi Pemudik Roda Dua

INLINK, Kab. Brebes | Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) terus mematangkan kesiapan pelayanan bagi masyarakat yang akan pulang kampung. Salah satu program unggulan yang kembali disiapkan adalah “Valet and Ride”, sebuah solusi mudik aman dan nyaman khususnya bagi pemudik roda dua.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi teknis yang digelar di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati Polres Brebes, Jumat (27/02/2026) siang, dipimpin oleh Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda, didampingi Dir Samapta Polda Jateng Kombes Pol Dr. Risto Samodra serta Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah. Turut hadir para Kapolres, Kabag Ops dan Kasat Lantas jajaran Rayon Wilayah Pekalongan.

Program “Valet and Ride” dirancang untuk memberikan alternatif mudik yang lebih aman bagi masyarakat pengguna sepeda motor. Melalui skema ini, sepeda motor pemudik akan diangkut menggunakan truk towing, sementara pemiliknya diberangkatkan dengan armada bus menuju kampung halaman. Dengan demikian, risiko kelelahan dan potensi kecelakaan akibat perjalanan jauh dapat ditekan secara signifikan.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menyatakan kesiapan jajarannya menjadi titik pusat (check point) kegiatan di wilayah Brebes. Lokasi dipusatkan di Nasmoco Brebes yang dinilai memiliki fasilitas memadai, termasuk area parkir luas serta akses pendukung lainnya.

“Kami siap mendukung penuh agar pelaksanaan tahun ini lebih optimal. Sinergi seluruh jajaran sangat penting agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Brebes menjelaskan, program ini direncanakan berlangsung pada 13 hingga 19 Maret 2026. Target tahun ini sebanyak 1.447 pemudik dengan 1.078 unit sepeda motor. Keberangkatan dibagi dalam tiga gelombang setiap hari, yakni pukul 10.00 WIB, 13.00 WIB, dan 16.00 WIB, dengan armada bus serta truk towing dari masing-masing Polres jajaran.

Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda menekankan pentingnya evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya, terutama pada aspek penjaringan pemudik di titik-titik krusial seperti Simpang Jalingkut Wanasari. Ia meminta agar sosialisasi lebih digencarkan, baik melalui media sosial maupun pemasangan spanduk di jalur mudik.

“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk pelayanan nyata. Kita ingin lebih banyak masyarakat yang tahu dan merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Senada dengan penyampaian tersebut, Dir Samapta Kombes Pol Dr. Risto Samodra menambahkan agar seluruh aspek pendukung, termasuk atribut personel dan visualisasi kendaraan, dipersiapkan secara seragam dan profesional sebagai wujud kesiapan institusi dalam melayani masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut menandai dimulainya kesiapan intensif jajaran Polda Jateng dalam mengawal arus mudik Idul Fitri 1447 H. Harapannya, program ini dapat menjadi solusi konkret bagi pemudik roda dua agar dapat tiba di kampung halaman dengan selamat, sehat, dan berkumpul bersama keluarga tanpa dibayangi rasa lelah di perjalanan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Artanto menyampaikan bahwa program “Valet and Ride” merupakan komitmen Polri untuk terus menghadirkan pelayanan yang adaptif dan solutif bagi masyarakat.

“Keselamatan masyarakat dan para pemudik menjadi prioritas utama kami selama musim mudik Lebaran. Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki pilihan mudik yang lebih aman dan nyaman. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini serta terus mengikuti informasi resmi dari Polda Jateng agar perjalanan menuju kampung halaman berlangsung lancar dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.

Khnza Haryati

Banjir Putus Akses Jalan di Gambirmanis, Polsek Pracimantoro Bergerak Cepat Lakukan Mitigasi

INLINK, WONOGIRI – Akses jalan penghubung antar dusun di Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro, sempat terputus akibat luapan banjir menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (26/2/2026) malam. Menyikapi kondisi itu, jajaran Polsek Pracimantoro bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan penanganan dan mitigasi bencana pada Jumat (27/1/2026).

Mitigasi dilakukan di Dusun Tileng RT 002 RW 015 mulai pukul 12.50 hingga 15.30 WIB. Luapan air setinggi sekitar 70–80 sentimeter menggenangi pekarangan warga dan memutus akses jalan Dusun Bakalan menuju Dusun Tileng. Penyebab utama banjir diduga hujan deras berkepanjangan serta saluran pembuangan air berupa luweng yang tersumbat.

Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono memimpin langsung kegiatan bersama personel Polsek Pracimantoro, BPBD Kabupaten Wonogiri, Koramil 13 Pracimantoro, relawan Prabu, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Petugas BPBD membawa genset penyedot air, sementara aparat TNI-Polri dan warga bergotong royong membuat saluran untuk mengalirkan air menuju jalur irigasi terdekat.

Hingga sore hari, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian material. Situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif meski hujan masih turun saat proses penyedotan berlangsung.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa Polri hadir untuk memastikan keselamatan warga. “Kami bergerak cepat bersama BPBD, TNI, dan masyarakat guna meminimalkan dampak banjir serta memastikan akses warga dapat segera pulih. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam penanganan bencana,” ujarnya.

AKP Anom juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat. Polres Wonogiri memastikan kesiapsiagaan personel tetap optimal guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah rawan bencana.

Kapal Nelayan Terbalik di Pantai Watumandi, ABK Masih Dalam Pencarian

INLINK, Wonogiri – Kecelakaan laut terjadi di kawasan Pantai Watumandi, Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jumat (27/2/2026). Sebuah kapal daplang bernama Manis Rizky 59 ditemukan dalam kondisi terbalik di atas batu karang, sementara satu anak buah kapal (ABK) dilaporkan masih dalam pencarian.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB di tepi Pantai Watumandi, tepatnya di wilayah Dawung RT 002/RW 004, Desa Gudangharjo. Saat ditemukan, kapal berwarna putih kombinasi biru dan merah dengan panjang sekitar 11 meter dan lebar 125 cm itu sudah dalam posisi terbalik, serta sejumlah peralatan pencari udang lobster berserakan di atas pasir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban, Jumali (50), warga Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, berangkat melaut seorang diri menggunakan kapal Manis Rizky 59 dari terminal kapal di Pantai Watukarung, Kabupaten Pacitan.

Korban menuju perairan selatan untuk memancing sekaligus memasang jaring rendet udang lobster bersama sembilan kapal lainnya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, salah satu rekan ABK dari kapal berbeda masih melihat lampu kapal korban menyala dengan jarak kurang lebih satu kilometer. Namun, pada pukul 22.30 WIB, cahaya lampu tersebut sudah tidak terlihat lagi.

Merasa curiga, rekan korban mendekati lokasi terakhir kapal terlihat. Namun saat tiba di sekitar rumpon, korban maupun kapalnya tidak ditemukan. Pencarian dilakukan selama kurang lebih dua jam, tetapi tidak membuahkan hasil karena kondisi gelombang laut selatan yang cukup tinggi.

Para nelayan kemudian kembali ke Pantai Watukarung dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kapal. Informasi kehilangan kapal dan ABK pun disebarluaskan kepada nelayan di wilayah Pacitan hingga Pantai Sadeng, Girisubo, DIY.

Keesokan paginya, Jumat (27/2/2026), kapal Manis Rizky 59 ditemukan oleh dua warga Gudangharjo dalam kondisi terbalik di Pantai Watumandi, Paranggupito, Wonogiri. Warga yang mengetahui adanya informasi nelayan hilang dari Pacitan segera melaporkan temuan tersebut kepada pemilik kapal dan anggota jaga Polsek Paranggupito.

Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh rekan-rekan nelayan dari Pantai Watukarung Pacitan dan Pantai Sadeng DIY, dengan penyisiran di laut maupun sepanjang pesisir Pantai Watumandi dan Kalimirah.

Akses menuju lokasi kejadian diketahui cukup sulit dan terjal, sehingga menyulitkan proses evakuasi bangkai kapal. Saat ini, bangkai kapal masih berada di atas batu karang dalam posisi terbalik.

Dugaan sementara, kecelakaan laut tersebut terjadi akibat gelombang tinggi di perairan selatan serta kemungkinan mesin kapal tidak berfungsi optimal, sehingga kapal diterjang ombak hingga terbalik dan terdampar di tepian Pantai Watumandi.

Polsek Paranggupito bersama jajaran Polres Wonogiri terus berkoordinasi dengan para nelayan dan pihak terkait dalam upaya pencarian korban serta penanganan lebih lanjut atas kejadian tersebut.

Cipta kondisi bulan Ramadhan, Polres Semarang gandeng Gegana Brimob musnahkan 2,1 Kg obat mercon

INLINK, Semarang |Polres Semarang melaksanakan pemusnahan (disposal) bahan peledak jenis mercon seberat kurang lebih 2,1 kilogram pada Jumat, 27 Februari 2026, di wilayah Ungaran Timur. Kegiatan ini merupakan hasil Operasi Pekat yang digelar sebagai langkah cipta kondisi menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.

Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., dengan melibatkan Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah. Keterlibatan Gegana dilakukan untuk memastikan proses disposal berjalan sesuai standar operasional penanganan bahan peledak dan menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan selain bahan atau obat mercon, juga turut dimusnahkan mercon siap ledak, terdiri dari satu buah berdiameter 14 sentimeter, satu buah berdiameter 5 sentimeter, serta empat buah berdiameter 1 sentimeter.

Seluruhnya diamankan dalam rangka penertiban penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Semarang. AKBP Ratna kembali menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga.

Ia mengimbau agar masyarakat turut berperan aktif dalam pengawasan peredaran maupun penggunaan obat mercon. Menurutnya, dampak dari mercon tidak hanya membahayakan pengguna, tetapi juga dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur umum, hingga merusak pemukiman warga.

“Ini menjadi perhatian bersama. Efek dari mercon sangat luas di tengah masyarakat. Selain membahayakan keselamatan, juga berpotensi merusak fasilitas umum dan rumah warga,” tegasnya.

Proses pemusnahan dilaksanakan di lokasi yang telah disterilisasi dan jauh dari permukiman, guna memastikan tidak ada risiko terhadap masyarakat sekitar. Dengan dilaksanakannya disposal ini, Polres Semarang berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Semarang tetap kondusif selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447H.

Penyaluran BLTS di Jatiroto Tertib dan Kondusif, 1.090 KPM Terima Bantuan

INLINK, WONOGIRI – Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra Tahun 2025 kepada 1.090 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan penyaluran berlangsung pada Kamis (26/2/2026) pagi di Pendopo Rumah Dinas Camat Jatiroto dan berjalan aman serta tertib dengan pengamanan jajaran kepolisian.

Penyaluran BLTS dilakukan melalui Pos Indonesia dan dihadiri unsur pemerintah desa, perangkat desa, bendahara desa, Bhabinkamtibmas/Polmas, Babinsa, pendamping desa (PD/PLD), serta para KPM. Total penerima tersebar di 10 desa/kelurahan, dengan jumlah terbanyak di Kelurahan Jatiroto sebanyak 154 KPM.

Kapolsek Jatiroto AKP Pudiyono, S.H., M.H., memastikan pengamanan dan pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin kelancaran proses penyaluran. “Sejak awal hingga selesai, situasi terpantau kondusif. Anggota kami melakukan pengamanan dan monitoring agar penyaluran tepat sasaran serta tertib,” ujarnya.

Terpisah, Kasihumas AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. “Pengamanan penyaluran BLTS merupakan bagian dari tugas Polri untuk memastikan program pemerintah berjalan lancar, transparan, dan memberi rasa aman bagi masyarakat penerima manfaat,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pihak penyalur sangat penting agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas AKP Anom.

Kegiatan penyaluran BLTS di wilayah Kecamatan Jatiroto tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polres Wonogiri dalam mengawal program kesejahteraan agar terlaksana aman, tertib, dan akuntabel.

Dinkes Pati Dampingi Lapas IIB Pati, Keripik Tempe WBP Siap Naik Kelas dan Kantongi P-IRT

INLINK, Lapas Pati – Komitmen menghadirkan produk pembinaan yang aman dan berkualitas terus diperkuat. Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melakukan peninjauan langsung terhadap proses produksi keripik tempe hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Pati, Kamis (26/2). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan pengajuan izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

Tim dari Dinkes Kabupaten Pati meninjau setiap tahapan produksi secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan dan penggorengan, hingga teknik pengemasan akhir. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh proses telah memenuhi standar keamanan pangan, kebersihan, serta kelayakan konsumsi.

Selain melakukan evaluasi terhadap kondisi ruang produksi dan peralatan yang digunakan, tim juga memberikan pembinaan terkait penerapan higiene dan sanitasi oleh para WBP. Aspek administrasi pun turut menjadi perhatian, seperti ketentuan pelabelan produk, pencantuman komposisi, tanggal kedaluwarsa, hingga nomor izin edar sebagai bagian dari persyaratan P-IRT.

Pendampingan ini disambut positif oleh jajaran Lapas Kelas IIB Pati sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program pembinaan kemandirian. Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) Lapas Kelas IIB Pati, Budi Cahyono, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga standar mutu produk agar mampu bersaing di pasaran.

Melalui proses pendampingan dan pengawasan ini, diharapkan keripik tempe hasil karya WBP tidak hanya memiliki cita rasa unggul, tetapi juga legalitas yang lengkap sehingga siap dipasarkan lebih luas. Upaya ini sekaligus menjadi langkah nyata mendorong produktivitas dan pemberdayaan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat.

Sat Lantas Polres Wonogiri Bagi 250 Takjil di Simpang Ponten, Sambil Edukasi Tertib Lalu Lintas

INLINK, WONOGIRI – Jajaran Sat Lantas Polres Wonogiri bersama Humas melaksanakan aksi berbagi takjil kepada pengguna jalan di Simpang Empat Ponten, Jalan Jenderal Sudirman Wonogiri, Rabu (26/2/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian Polri di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus sarana edukasi keselamatan berlalu lintas.

Sebanyak 250 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Selain berbagi, petugas juga menyampaikan imbauan agar pengendara selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas demi menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban di wilayah hukum Polres Wonogiri.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di momentum Ramadhan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas. Kepatuhan di jalan raya sangat berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, pendekatan humanis seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tanpa mengesampingkan aspek penegakan hukum. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Kami berharap pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari,” jelasnya.

Kegiatan yang melibatkan personel Sat Lantas dan Humas Polres Wonogiri tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Polres Wonogiri memastikan kegiatan serupa akan terus digelar sebagai bagian dari pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat selama bulan Ramadhan.

Satgas TMMD Kodim 0912/Kubar Bersama Dinkes Kubar, Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN 01 Linggang Bigung

INLINK, Kutai Barat – Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika, anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 dari Kodim 0912/Kutai Barat bersama Dinas Kesehatan Kutai Barat menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bertempat di SMAN 01 Linggang Bigung pada Kamis (26/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan pelajar. Sosialisasi menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Weda, SKM., M.Si selaku Kepala Bidang (P2P) Dinas Kesehatan Kutai Barat, Dody Safari, S.Ked sebagai pengelola program Napza, serta Albina Erminita, Amd.Kep dari Puskesmas Linggang Bigung.

Dalam pemaparannya, Weda, SKM., M.Si menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena dapat merusak kesehatan fisik, mental, serta masa depan. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi dan penguatan karakter pelajar.

“Remaja harus memiliki pengetahuan yang cukup agar mampu menolak ajakan atau pengaruh negatif dari lingkungan sekitar,” jelasnya di hadapan para siswa.

Sementara itu, Dody Safari, S.Ked memaparkan secara rinci tentang jenis-jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza), serta dampak jangka pendek maupun jangka panjang yang ditimbulkan. Ia juga menyampaikan bahwa ketergantungan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menjerumuskan seseorang pada permasalahan hukum dan sosial. Oleh karena itu, ia mengajak para pelajar untuk aktif dalam kegiatan positif serta membangun pergaulan yang sehat.

Dari sisi medis, Albina Erminita, Amd.Kep memberikan penjelasan tentang efek penggunaan narkoba terhadap organ tubuh, seperti gangguan pada sistem saraf, jantung, hingga kerusakan fungsi otak. Ia juga menekankan pentingnya pola hidup sehat dan keberanian untuk berbicara apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan kepedulian dan rasa ingin tahu para pelajar terhadap isu bahaya narkoba yang dapat mengancam masa depan mereka.

Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nonfisik di wilayah sasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan desa tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi mental dan karakter generasi mudanya. Sinergi antara TNI, Dinas Kesehatan, dan pihak sekolah sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMAN 01 Linggang Bigung memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang bahaya narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Program TMMD pun terus berkomitmen tidak hanya membangun sarana dan prasarana, tetapi juga membangun kesadaran dan masa depan generasi penerus bangsa.