Bupati Jayawijaya Audensi Dengan Kementerian Perdagangan RI,Bahas Pembangunan Pasar dan Penguatan UMKM

INLINK,JAKARTA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., melaksanakan audiensi bersama Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, di ruang kerja Menteri Perdagangan, Jakarta, pada Kamis (26/08/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana pembangunan dan pengembangan pasar rakyat serta penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jayawijaya sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Atenius Murip menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk terus membenahi infrastruktur perdagangan, termasuk revitalisasi pasar tradisional serta pembangunan pasar yang representatif dan higienis. Hal ini dinilai penting guna menciptakan ekosistem perdagangan yang tertata, aman, dan mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam pembangunan pasar dan penguatan UMKM di Kabupaten Jayawijaya. Potensi komoditas lokal kami sangat besar, baik hasil pertanian, kerajinan tangan, maupun produk olahan masyarakat, yang perlu didukung dari sisi sarana prasarana serta akses pemasaran,” ujar Bupati Atenius Murip.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan pasar yang layak dan modern akan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi pusat distribusi barang yang efektif di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., menyambut baik usulan dan aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Ia menyatakan bahwa Kementerian Perdagangan berkomitmen mendukung pengembangan pasar rakyat dan UMKM di berbagai daerah, termasuk di wilayah Papua, sebagai bagian dari program pemerataan ekonomi nasional.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam mewujudkan pembangunan sektor perdagangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat kecil.

Dengan adanya dukungan dari Kementerian Perdagangan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya optimis pembangunan pasar dan penguatan UMKM dapat segera direalisasikan demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih maju dan mandiri.

(Iskhia Wakerkwa)

Bupati Jayawijaya Kunjungi Anak Jalanan di Semarang Dorong Pembentukan Generasi Emas Papua

INLINK,SEMARANG | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., melakukan kunjungan kepada anak-anak jalanan asal Jayawijaya yang tengah mengikuti program pendidikan dan pelatihan di Kota Semarang. Program tersebut dilaksanakan selama enam bulan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan generasi muda Papua.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung di Miracle Healing Center ini merupakan bagian dari Program Pendidikan, Pembinaan dan Pelatihan bertajuk “Dari Pegunungan Papua Untuk Dunia”, yang bertujuan membangun generasi emas anak Jayawijaya yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera.

Dalam kunjungannya, Bupati Atenius Murip memberikan motivasi dan arahan secara langsung kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang sebelumnya hidup di jalanan.

Dalam wawancaranya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah-tengah anak-anak tersebut adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan mereka mendapatkan pendidikan, pembinaan karakter, serta keterampilan hidup yang memadai.

“Kami ingin anak-anak Jayawijaya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Mereka adalah generasi penerus yang harus dibina dengan baik, diberikan pendidikan, keterampilan, serta nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Harapan kami, setelah menyelesaikan pelatihan ini, mereka dapat kembali menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan mampu membangun daerahnya,” ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap perkembangan peserta selama mengikuti pelatihan, serta memastikan program ini berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para peserta pelatihan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, serta berkomitmen untuk mengikuti seluruh proses pembinaan dengan sungguh-sungguh.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sekaligus mengurangi permasalahan sosial di daerah, khususnya yang berkaitan dengan anak-anak jalanan.

(Ishkia Wakerwa)

Bupati Jayawijaya Hadiri Audensi Bersama Kementerian Perhubungan RI Bahas Penguatan Konektivitas Transportasi

Jakarta, 23 Februari 2026

INLINK,JAKARTA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., menghadiri audiensi bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka membahas penguatan konektivitas transportasi darat dan udara di Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn.) Drs. Suntana, M.Si., bersama jajaran pejabat Kementerian Perhubungan RI, di antaranya Kepala Biro Perencanaan, Dra. Agustina D. Endahwati, M.M.Tr.; Plt. Sesditjen Perhubungan Darat, Ernita Titis, ST., MM.; Direktur Angkutan Jalan, Muiz Thohir, ST., MT.; perwakilan Direktorat Prasarana Transportasi Jalan melalui Kasubdit Penimbangan Kendaraan Bermotor, Handjar Dwi Antoro, A.T.D., MT.; serta Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu.

Dalam wawancara usai kegiatan, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH., menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan sektor transportasi.

“Kami datang untuk menyampaikan secara langsung kondisi riil transportasi di Kabupaten Jayawijaya, baik transportasi darat maupun udara. Sebagai daerah pegunungan, konektivitas menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta pelayanan dasar bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Beliau menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana transportasi, termasuk penguatan fungsi bandara dan pengawasan angkutan barang, sangat penting dalam menjamin kelancaran distribusi logistik serta mobilitas masyarakat.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, Kementerian Perhubungan dapat memberikan perhatian khusus dan dukungan program terhadap pengembangan infrastruktur transportasi di Jayawijaya. Pemerintah Kabupaten siap bersinergi dan mendukung penuh kebijakan strategis pemerintah pusat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Audiensi tersebut diharapkan menghasilkan tindak lanjut konkret dalam bentuk program, kebijakan, maupun dukungan anggaran yang dapat segera direalisasikan guna memperkuat sistem transportasi yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kabupaten Jayawijaya.

Kendarai sepeda motor bonceng 3, anak 13 Th meninggal setelah menabrak pohon

INLINK, Semarang |Kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialami 3 orang anak warga Kec. Getasan Kab. Semarang, terjadi

Minggu dini hari 22 Februari 2026, tepatnya jalur Ds. Jetak Kec. Getasan.

Hal ini disampaikan langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., Rabu 25 Februari 2026 sesaat setelah memantau kegiatan latihan Dalmas, sekaligus pihaknya menegaskan bahwa adanya berita seorang anak di Kec. Getasan meninggal akibat perang sarung.

“Kita awalnya mendapat informasi masyarakat yang menolong korban kecelakaan, bersama Polsek Getasan korban dibawa ke Rumah Sakit. Sempat mendapatkan penanganan medis, namun karena korban mengalami gagal nafas akhirnya korban meninggal dunia.” Ungkapnya.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan kembali, bahwa rekan rekan korban langsung dimintai keterangan oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang. Dari keterangan rekan rekan korban, diketahui korban KW (13 Th) merupakan warga Ds. Tajuk Kec. Getasan, dan mengendarai kemdaraan Honda BeAt AB 2895 AG bersama 2 rekannya.

Dari ke 2 rekan korban pula, Personel Sat Lantas memperoleh keterangan bahwa, ke 2 rekan korban tersebut diajak korban menghampiri kelompok lain untuk perang sarung.

“Melihat dari jauh bahwa kelompok lain jumlahnya banyak, maka korban bersama rekan rekannya balik kanan. Motor yang dikendarai tanpa menggunakan lampu dan keadaan gelap, kemudian karena jalan sebenarnya menikung ke kiri namun kendaraan tersebut lurus dan menabrak pohon. ” Tambah AKBP Ratna yang juga didampingi Wakapolres, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim.

Selain kendaraan yang digunakan, dari para anak anak tersebut Kapolres Semarang menegaskan mengamankan satu buah sarung namun dalam keadaan lurus, belum diikat atau di isi benda apapun.

“Satu buah sarung yang berhasil kita amankan, namun masih dalam keadaan lurus.” Pungkas AKBP Ratna.

Satlantas Polresta Banyumas Edukasi 350 Siswa SMK, Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas

INLINK, Banyumas |Satuan Lalu Lintas Polresta Banyumas menggelar program Police Goes to School di aula SMK Telkom Purwokerto, sebagai langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 350 siswa, didampingi para guru dan karyawan. Sosialisasi dan penyampaian materi dipandu langsung oleh jajaran Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Banyumas.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa edukasi berlalu lintas sejak usia sekolah menjadi langkah strategis dan juga merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk budaya tertib di jalan raya.

“Pelajar merupakan generasi produktif sekaligus pengguna jalan yang cukup dominan. Karena itu, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa keselamatan dalam berlalu lintas adalah sebuah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” ungkapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas menyampaikan sejumlah materi penting, diantaranya konsep Tiga Siap Berkendara demi keselamatan, aturan terkait kendaraan modifikasi, mekanisme penindakan pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta tata cara memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai prosedur.

Para siswa juga diajak memahami bahwa pelanggaran lalu lintas bukan semata persoalan sanksi tilang, melainkan berpotensi memicu kecelakaan yang dapat berujung pada dampak fatal bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Jangan merasa keren dengan knalpot bising atau modifikasi ekstrem yang justru membahayakan. Jadilah pelopor keselamatan” tegas salah satu pemateri di hadapan peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing masing, turut berperan aktif mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas). Petugas juga mengingatkan siswa yang belum cukup umur tidak memaksakan diri mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, selalu menggunakan helm standar SNI, mematuhi rambu dan marka jalan, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Forkopimda Wonogiri Turun Langsung Cek Sembako dan LPG, Stok Aman Jelang Ramadhan 1447 H

INLINK, Wonogiri – Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Forkopimda Kabupaten Wonogiri melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah titik strategis, Rabu (25/2/2026). Hasilnya, stok dipastikan aman, distribusi lancar, dan harga relatif stabil.

Sidak dimulai sejak pagi di Pasar Kota Wonogiri. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., jajaran TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Bulog, hingga perwakilan Bank Indonesia dan OPD terkait.

Dari hasil pemantauan di pasar, ketersediaan beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih hingga cabai dalam kondisi cukup.

Beberapa komoditas hortikultura terpantau mengalami fluktuasi harga yang masih dalam batas wajar. Cabai merah besar keriting turun dari Rp 38.000 menjadi Rp 26.000 per kilogram. Cabai rawit merah turun dari Rp 80.000 menjadi Rp 75.000 per kilogram.

Pedagang memastikan distribusi dari daerah pemasok masih lancar. Forkopimda juga tidak menemukan indikasi kelangkaan maupun praktik penimbunan.

Di Gudang Bulog Wonogiri, Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat sebanyak 1.346.179,50 kilogram dan jagung 466.750 kilogram.

Distribusi beras SPHP berjalan sesuai mekanisme dan siap digelontorkan jika terjadi lonjakan harga. Kualitas penyimpanan dan kondisi komoditas dinyatakan baik serta layak konsumsi.

Sementara itu, di SPBE Kartika Dharma Ngadirojo. Stok LPG 3 Kg (subsidi) dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri.

Harga di tingkat pangkalan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 18.000 per tabung. Tidak ditemukan penyimpangan distribusi.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna menjaga stabilitas harga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas menjelang hari besar keagamaan.

Polres Wonogiri akan terus melakukan monitoring bersama instansi terkait untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.

Secara keseluruhan, ketersediaan bapokting di Kabupaten Wonogiri dinyatakan aman, distribusi lancar, dan harga relatif stabil dengan fluktuasi wajar pada komoditas hortikultura.

Kapolres Sragen Buka Puasa Bersama Insan Pers, Santuni Anak Yatim, Pererat Sinergi Polri dan Media

INLINK, Sragen, Jateng — Suasana hangat, penuh keakraban dan nilai kemanusiaan mewarnai Hall Sibara Polres Sragen, Rabu sore (25/2/2026). Di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polres Sragen menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional Ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.00 WIB hingga 18.35 WIB tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, didampingi Wakapolres Sragen Kompol Nunung Farmadi, para pejabat utama, perwira, anggota Polres Sragen, pengurus Bhayangkari, insan pers, serta dihadiri 20 anak yatim yang menjadi pusat perhatian dan kepedulian sosial dalam kegiatan ini.

Nuansa kebersamaan begitu terasa sejak awal acara. Bukan sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang sarat makna antara Polri, insan pers, dan masyarakat.

Senyum anak-anak yatim, kehangatan dialog, serta suasana religius menjadikan Ramadan sore itu terasa lebih bermakna.

Dalam sambutannya, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa insan pers merupakan mitra strategis Polri yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas kamtibmas melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan menyejukkan.

“Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa saling percaya,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres juga menyampaikan bahwa Polri dalam waktu dekat akan menghadapi agenda nasional besar, yakni pengamanan Hari Raya Idulfitri melalui Operasi Ketupat. Ia menekankan pentingnya dukungan insan pers dalam menyampaikan informasi yang bertanggung jawab kepada masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“Keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel Polri, tetapi juga oleh peran aktif rekan-rekan media dalam membangun kesadaran dan ketenangan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan wartawan senior, Anindito, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolres Sragen beserta jajaran atas komitmen yang konsisten dalam membangun kemitraan yang harmonis dengan insan pers.

“Sinergi yang terjalin selama ini berjalan dengan baik, penuh komunikasi dan saling mendukung. Harapan kami, hubungan ini terus terjaga dan semakin solid demi Sragen yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Rangkaian acara semakin khidmat dengan pemotongan tumpeng peringatan Hari Pers Nasional, penyerahan bingkisan secara simbolis kepada wartawan, serta santunan kepada anak-anak yatim.

Momen tersebut menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan empati sosial Polres Sragen terhadap sesama.

Acara ditutup dengan doa berbuka puasa, ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.

Terus Kebut Semenisasi, Satgas TMMD Tambah Koral Demi Perkuat Struktur Jalan di Kampung Linggang Amer

INLINK, Kutai Barat – Pengerjaan semenisasi jalan dalam program TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar di Kampung Linggang Amer terus menunjukkan progres signifikan. Demi memaksimalkan kualitas dan ketahanan jalan, Satgas TMMD melakukan penambahan material koral sebagai lapisan dasar sebelum dilakukan pengecoran bertempat di Kampung Linggang Amer, Rabu (25/2/2026).

Sejak pagi hari, anggota Satgas bersama masyarakat bahu-membahu menurunkan, menghampar, dan meratakan material koral di sepanjang titik sasaran. Penambahan koral ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya memperkuat struktur dasar jalan agar lebih padat, stabil, dan mampu menahan beban kendaraan dalam jangka panjang.

Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh ketelitian. Setelah koral dihampar, anggota Satgas memastikan permukaan rata dan padat sebelum masuk ke tahap penyiraman dan pengecoran. Langkah ini diambil agar hasil semenisasi benar-benar berkualitas dan tidak mudah rusak, terutama saat musim hujan.

Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco menyampaikan bahwa percepatan pengerjaan tetap mengutamakan standar kualitas.

“Kami terus kebut pekerjaan agar selesai tepat waktu, namun kualitas tetap menjadi prioritas. Penambahan koral ini untuk memastikan jalan yang dibangun benar-benar kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan jalan ini sebelumnya cukup sulit dilalui, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat (hujan). Dengan adanya semenisasi ini, diharapkan mobilitas warga akan lebih lancar.

Semangat gotong royong yang terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pembangunan. Kebersamaan tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Dengan kerja keras dan dedikasi tanpa mengenal lelah, Satgas TMMD optimis pembangunan semenisasi jalan di Kampung Linggang Amer akan selesai sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Polres Wonogiri Peringati HPSN 2026, Luncurkan Gerakan Jumat Bersih untuk Dorong Budaya Peduli Lingkungan

INLINK, Wonogiri – Polres Wonogiri bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 dengan menggelar apel sekaligus launching Gerakan Jumat Bersih Wonogiri Asri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (24/2/2026) pagi di GOR Giri Mandala.

Apel peringatan HPSN 2026 dipimpin oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD terkait, pelajar, perwakilan BUMN, serta elemen masyarakat. Kapolres Wonogiri diwakili Kabag Log Polres Wonogiri Kompol Machmud Amir Zubaidi, S.H.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di kawasan Hutan Kota Wonogiri sebagai bentuk implementasi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Selanjutnya, peserta mengikuti agenda Gerakan Jawa Tengah Asri dan peringatan HPSN 2026 secara daring bersama Gubernur Jawa Tengah.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri Wahyu Sulistyo, menyampaikan bahwa peringatan HPSN ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang lingkungan hidup.

“Polres Wonogiri mendukung penuh Gerakan Jumat Bersih sebagai langkah konkret membangun budaya disiplin masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran kolektif demi terwujudnya lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah,” ujar AKP Anom Prabowo.

Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari kesadaran individu dengan memilah sampah sejak dari sumbernya serta menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Hal tersebut sejalan dengan tema HPSN 2026, “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI – Aman, Sehat, Resik, dan Indah”, yang menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonogiri berharap partisipasi aktif masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Wonogiri yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sentuhan Ramadhan di Balik Jeruji: Kapolres Boyolali Buka Puasa Bersama Tahanan di Polres Boyolali

INLINK, Boyolali — Suasana haru dan penuh makna terasa di Ruang Tahanan Polres Boyolali, Senin (23/2/2026) sore. Di balik jeruji, momen Ramadhan menjadi ajang refleksi dan kebersamaan saat Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra memimpin langsung kegiatan buka puasa bersama para tahanan.

Kegiatan yang dihadiri Wakapolres dan para Pejabat Utama (PJU) ini diawali dengan pengecekan kondisi tahanan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan keamanan, kemudian dilanjutkan doa bersama, buka puasa, ramah tamah, serta sholat Maghrib berjamaah.

Dalam sambutannya, Kapolres Boyolali menyampaikan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Ia menegaskan bahwa kesalahan di masa lalu hendaknya menjadi pelajaran berharga, bukan akhir dari segalanya.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Jadikan momen ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke keluarga dengan penuh tanggung jawab,” pesan Kapolres dengan penuh empati.

Wakapolres Boyolali turut mengingatkan bahwa masa penahanan adalah proses pembelajaran. Harapannya, para tahanan tidak lagi mengulangi kesalahan dan mampu membangun masa depan yang lebih baik bersama keluarga.

Perwakilan tahanan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian jajaran Polres Boyolali. Dengan penuh kerendahan hati, mereka mengakui kekhilafan yang telah terjadi serta berkomitmen untuk berubah dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum ini menjadi cerminan pendekatan humanis Polres Boyolali, bahwa di balik proses penegakan hukum, tetap hadir nilai-nilai kemanusiaan dan harapan untuk perubahan yang lebih baik.