Menuju Zona Integritas, Lapas Purwodadi Terima CSR Fasilitas Layanan dari BRI

INLINK, Purwodadi – Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi mendapat dukungan melalui penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Rakyat Indonesia Cabang Purwodadi pada Selasa, 24 Februari 2026.

Bantuan berupa dua unit kursi layanan tersebut diserahkan oleh dua petugas BRI Cabang Purwodadi kepada Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto. Prosesi penyerahan berlangsung di area layanan lapas dan diterima Kalapas didampingi Kepala Urusan Umum, Herni Davita Aprilianti.

Kursi layanan yang diterima selanjutnya ditempatkan di ruang layanan Lapas Purwodadi guna menunjang kenyamanan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemasyarakatan. Bantuan ini menjadi bagian dari sinergi antara perbankan dan instansi pemerintah dalam mendukung peningkatan sarana pelayanan publik.

Kalapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BRI Cabang Purwodadi. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam menciptakan ruang layanan yang lebih representatif, nyaman, dan ramah bagi pengguna layanan.

“Bantuan CSR ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Purwodadi berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat terus terjalin, sehingga peningkatan sarana dan kualitas layanan publik dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Antisipasi Curat, Bhabinkamtibmas Polsek Purwokerto Selatan Sambangi Penjaga Malam Sekolah

INLINK,  Banyumas |Upaya pencegahan pencurian dengan pemberatan (curat) terus digencarkan jajaran Polresta Banyumas. Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.30 wib, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karangklesem Polsek Purwokerto Selatan, Aiptu M. Ali Imron, S.H., melaksanakan sambang ke SD IT Harapan Bunda di Jalan KH. Wakhid Hasyim.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Ali Imron bertemu dengan penjaga malam sekolah, Hilmi, serta warga setempat, Suratman. Sambang dilakukan sebagai bentuk penguatan kemitraan antara Polresta Banyumas dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas guna mencegah gangguan keamanan di lingkungan sekolah.

“Pada sambang tersebut, Bhabinkamtibmas mengimbau agar pengawasan lingkungan sekolah ditingkatkan, termasuk mengoptimalkan penggunaan CCTV yang sudah terpasang untuk meminimalkan potensi curat,” ujar Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Purwokerto Selatan Kompol Puji Nurochman, S.H., M.H.

Bhabinkamtibmas juga mengingatkan agar penjaga malam rutin melakukan pengecekan pintu, jendela, ruangan serta area sekitar sekolah pada jam jam rawan.

“Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, atau melalui layanan call center 110 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat”, kata dia.

Kewaspadaan, menurutnya, menjadi kunci utama dalam mencegah tindak kriminalitas, khususnya pada malam hingga dini hari.

Polri dan KPK Perkuat Integritas melalui Pelatihan Tata Nilai dan Anti Korupsi

INLINK, Jakarta |Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Anti Korupsi Kepolisian Republik Indonesia (Pelatnas Polri) sebagai upaya memperkuat budaya organisasi yang berintegritas dan berorientasi pada pencegahan korupsi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di Ruang Auditorium Andi Yusuf, Gedung Anti-Corruption Learning Center Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Pelatnas Polri merupakan wujud kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari korupsi. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Inspektur Pengawasan Umum Polri, Wahyu Widada.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Setyo Budiyanto, Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri, serta Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan Pelatnas Polri, yang terdiri dari 10 peserta dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri dan 30 peserta dari Inspektur Pengawasan Umum Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Setyo Budiyanto hadir sebagai Keynote Speaker dengan menyampaikan materi bertajuk “Diagnosis Kelemahan Menuju Penguatan Berbasis Data”, yang menekankan pentingnya pemanfaatan data sebagai landasan dalam memperkuat sistem pengawasan, integritas, serta pencegahan korupsi di lingkungan Polri.

Wujud Kepedulian, Anggota Satgas TMMD Bantu Warga Berduka di Kampung Linggang Amer

INLINK, Kutai Barat – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam pelaksanaan TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar. Anggota Satgas TMMD turut membantu warga yang sedang berduka atas meninggalnya salah satu warga di Kampung Linggang Amer, Selasa (24/2/2026).

Tanpa ragu, personel Satgas bersama masyarakat bahu-membahu membantu proses persiapan pemakaman, mulai dari mendirikan tenda, menata kursi, hingga mengatur kebutuhan lainnya. Kehadiran anggota Satgas memberikan dukungan moril serta meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Satgas TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan nonfisik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat warga mengalami musibah.

Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco mengatakan bahwa membantu warga yang sedang berduka merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk menjadi bagian dari masyarakat. Saat warga mengalami kesedihan, sudah menjadi kewajiban kami untuk turut membantu dan memberikan dukungan. Inilah wujud kebersamaan dan kepedulian TNI kepada rakyat,” ujar Dansatgas.

Ia menambahkan bahwa nilai gotong royong dan solidaritas harus terus dijaga sebagai bagian dari budaya bangsa. Melalui kebersamaan dalam suka maupun duka, hubungan antara TNI dan masyarakat akan semakin erat dan harmonis.

Dengan adanya kepedulian ini, diharapkan semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat Kampung Linggang Amer semakin kuat, sehingga terjalin hubungan yang penuh kekeluargaan selama pelaksanaan program TMMD berlangsung.

Ahmad Irfan Sakti BSB Pelaku Penganiayaan Terhadap Bayu Noviawan, Kini Jadi DPO Polsek Panyileukan

INLINK, BANDUNG | Peristiwa pengiayaan terhadap Bayu Noviawan dilakukan oleh pelaku bernama Ahmad Irfan Sakti Bakti Sudirmas Bahri. Dalam aksinya, pelaku melakukan penganiayaan terhadap Bayu dengan cara memukul korban ketika sedang tidur dengan tangan kosong dan menggunakan golok ke arah kepala korban.

Kejadian tersebut terjadi pada 3 September 2025 lalu, dimana peristiwa bermula salah paham akibat ponsel/Hp tersangka hilang dan menuduh bahwa Bayu atau korbanlah yang menggambil ponsel/Hp tersebut, lalu pelaku kesal dan langsung melancarkan penganiayaan.

Tidak pakai lama korban yang dianiaya tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Panyileukan Bandung. Pelaku dilaporkan oleh korban sebagaimana Laporan Polisi Nomor STBL/24/B/IX/2025/SPK/Polsek Panyileukan/Polrestabes Bandung/Polda Jabar tanggal 03 September 2025 dengan pasal 351 KUHP.

Dikabarkan, saat ini pelaku sudah melarikan diri dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang ( DPO) POLSEK PANYILEUKAN BANDUNG Nomor: DPO/10/XI/2025 tanggal 21 November 2025.

Pengacara Korban Nurachman Kuncoroadi, S.H.,M.H., mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan penyidik, dalam komunikasi itu disebut kepolisian kesulitan dalam mencari keberadaan pelaku.

Kasus panganiayaan tersebut ditangani oleh pihak polsek Panyileukan sejak 21 November 2025 hingga 23 Febuari 2026, sampai saat ini pelaku belum bisa ditangkap pihak polsek Panyileukan.

Keluarga korban sangat berharap agar polsek Panyileukan segera menangkap pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum.[]

Berkah Puasa Ramadan; Satlantas Polres Sragen Tebar 200 Takjil Bagi Pengendara di Exit Tol Pungkruk

INLINK, Sragen, Jateng – Nuansa Ramadan 1447 Hijriah terasa hangat di tengah rintik hujan yang membasahi Exit Tol Pungkruk, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (23/02/2026).

Di jalur padat arus kendaraan itu, jajaran Satlantas Polres Sragen turun langsung ke jalan, menyapa para pengguna jalan dengan senyum dan kepedulian.

Sebanyak 200 box nasi kotak dibagikan kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.

Aksi sosial ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka puasa, melainkan menghadirkan pesan kemanusiaan dan empati di tengah mobilitas masyarakat menjelang waktu magrib.

Kegiatan pembagian takjil Ramadan ini dipimpin langsung oleh AKP Kukuh Satrio Leksono, yang tampak berdiri di tepi arus lalu lintas bersama personelnya.

Dengan pengaturan lalu lintas yang humanis dan tertib, pembagian takjil berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban.

Para pengendara yang nampak menerima takjil dari sejumlah anggota Satlantas tampak terkejut sekaligus terharu. Di sela perjalanan dan kelelahan menempuh jalur tol, mereka mendapatkan perhatian sederhana namun bermakna dari aparat kepolisian.

Momen ini menjadi gambaran nyata kehadiran Polres Sragen yang dekat dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Dalam keterangannya, AKP Kukuh menjelaskan bahwa kegiatan yang digelarnya ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan. Kami ingin para pengendara yang masih dalam perjalanan dapat berbuka tepat waktu dan merasakan bahwa polisi hadir tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga untuk berbagi dan melayani,” ujar AKP Kukuh Satrio Leksono, Kasat Lantas Polres Sragen.

Patroli Pamapta Polres Pekalongan Kota Sasar Obyek Vital dan Permukiman, Situasi Terpantau Aman Kondusif

INLINK, Pekalongan| Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di Wilayah Kota Pekalongan, Pamapta Polres Pekalongan Kota menggelar patroli mobile dan sambang obyek vital, Senin (23/2/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Pamapta II Ipda Rachma ‘Aisya Putri, S.Tr.I.K bersama tiga personel Sat Samapta. Patroli menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan Jatayu Residence, Minimarket Modern serta Lapas Kelas IIA Pekalongan.

Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan protokol, kawasan pemukiman seperti perumahan Binagriya, perumahan Podosugih, dan pusat keramaian masyarakat. Sejumlah obyek vital seperti Komplek Pemkot, Stasiun KA, hingga SPBU Gajah Mada juga menjadi sasaran patroli.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dialogis serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan petugas keamanan setempat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H. menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan langkah preventif guna memastikan situasi wilayah hukum Polres Pekalongan Kota tetap aman dan kondusif utamanya pada bulan Ramadhan.

“Melalui patroli mobile dan sambang obyek vital, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Kehadiran Polri di lapangan juga bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti Curas, Curat, dan Curanmor yang biasanya meningkat di bulan Ramadhan,” ujar Iptu Purno.

Situasi di seluruh titik yang dipantau terdapat aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas serta aktivitas masyarakat berjalan normal.

Polres Pekalongan Kota mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan melalui layanan Call Center Polri 110, apabila menemukan potensi gangguan keamanan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Pesantren Ramadhan, Momentum Hijrah dan Harapan

INLINK, Pati – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati menggelar kegiatan Pembukaan Pesantren Ramadhan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Masjid At-Taubah Lapas Pati, Senin (23/02).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kalapas, pejabat struktural, Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Pati yang akan dilaksanakan selama dua minggu dari tanggal 23 Februari hingga 6 Maret 2026.
Kegiatan Pesantren Ramadhan ini menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi WBP.

Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pati melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam menekankan pentingnya pembinaan keagamaan berkelanjutan sebagai bekal moral bagi WBP. Acara pembukaan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan pesantren.
Kalapas Suprihadi dalam arahannya menegaskan agar seluruh peserta memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan ketakwaan. “Saya berharap melalui Pesantren Ramadhan ini, seluruh Warga Binaan dapat menjadikan bulan suci sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menata masa depan yang lebih baik. Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena inilah bekal moral dan spiritual ketika kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Marak Rumah Kos Diduga Tanpa PBG Di Bumi Puspitek Asri Kabupaten Tangerang, pemda Terkait Diduga Tutup Mata

INLINK Tangerang | BANTEN | Warga RT 09 Komplek Bumi Puspitek Asri Pagedangan, Kab.Tangerang kembali keberadaan bangunan kos-kosan yang berdiri tanpa izin atau PBG usaha Kos kosan. Meski sudah ada penolakan dari warga, bangunan tersebut tetap berdiri dan beroperasi.

Usaha kos kosan diatur sebagai usaha berbasis resiko melalui PP No.5 Tahun 2021 dan Peraturan PKPM no 4 Tahun 2021, yang mewajibkan NIB (NOMOR INDUK BERUSAHA ) serta PBG (PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG).
Biasanya syarat tambahan daerah atau umum kos kosan harus memiliki NPWP, bukti lunas PBB-P2 tahun berjalan serta patuh kepada aturan ketertiban umum (laporan tamu,larangan asusila/narkoba tang diatur pemda setempat.

Warga komplek Bumi Puspitek Asri Pagedangan, Kab.Tangerang merasa rumah tinggal yang disulap jadi kos kosan yang melebihi 10 kamar sangat mengkhawatirkan karena tidak ada tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk menghentikan pembangunan kos-kosan tersebut. Mereka menuding Bupati Tangerang tidak serius dalam menangani kasus ini.
“Sudah berapa kali kami protes, tapi tidak ada tanggapan. Apa Bupati tidak tahu atau sengaja tutup mata?” kata salah satu warga.
Bangunan kos-kosan tersebut diduga tidak memiliki izin yang lengkap dan tidak memenuhi standar keamanan. Warga khawatir jika terjadi sesuatu, mereka tidak akan mendapatkan perlindungan.
Pemerintah daerah diminta untuk segera mengambil tindakan dan memberikan kejelasan terkait kasus ini. Warga berharap agar Bupati Tangerang dapat mendengar aspirasi mereka dan bertindak adil.
Bahkan saat ada dari pihak Satpol PP Tangsel yang sempat mendatangi lokasi bangunan tersebut mengatakan,”Tidak apa-apa membangun rumah kos-kosan tanpa ada PBG,” begitu ungkapan pihak Satpol PP Kecamatan Pagedangan.

KOS KOSAN TANPA MEMPERLIHATKAN PBG RUMAH KOS
Bahwasanya terhitung sejak awal bulan Agustus tahun 2025, telah berlangsung proses pembangunan bangunan kos kosan atau bangunan komersil di Rukun Tetangga 09 tersebut di duga belum memiliki izin resmi dari Dinas setempat yang di kenal dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Kos kosan dan tidak adanya pemberitahuan lengkap atau itikad baik terhadap tetangga atas rencana pembangunan Rumah Kos tersebut.
Sehubung hal tersebut diatas, warga merasa keberatan dan secara tegas menyatakan MENOLAK pembangunan kos kosan sebelum terbit perizinan PBG. Alasan penolakan :
1. Lokasi pembangunan yang belum memiliki perizinan baik secara dinas perizinan atau izin lengkap.
2. Lokasi pembangunan berada di atas kawasan perumahan apabilan di bangunan/beda peruntukan dampak lingkungannyapun akan berbeda sehingga perlu pemantuan khusus.
3. Menimbulkan rasa was was dan ketidaknyamanan di kemudian hari
4. Kegiatan Rumah kos yang kapasitas kamar melebihi 10 unit di khawatirkan menimbulkan gangguan dikemudian hari.
5. Belum adanya kejelasan dari pemilik bangunan dan informasi lengkap.
Kami memohon degan hormat kepada para pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti permasalahan ini baik terkait perizinan ataupun dampak yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan.
Hingga berita ini ditayangkan tidak ada klarifikasi dari pihak terkait, bahkan Dr.H.Soma Atmaja, M.Si, Sekda Kabupaten Tangerang pun saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp (WA,red) tidak ada respon apapun. (*BM/Red) BERSAMBUNG

MSC Bagikan Takjil Gratis di Warakas, Program Makan Gratis Dialihkan Selama Ramadan

INLINK,JAKARTA | Yayasan Muhamad Sanusi Center (MSC) membagikan takjil gratis kepada warga dan pengendara yang melintas di Posko MSC, Jalan Warakas VII Gang 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026)

Aksi sosial itu digelar dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Selama bulan puasa, sejumlah agenda rutin dihentikan sementara dan diganti dengan kegiatan yang lebih relevan.

Pembina MSC, Sanusi, mengatakan senam jantung dan senam aerobik untuk sementara tidak dilaksanakan.
“Dalam mengisi Ramadan tahun ini, ada beberapa aktivitas yang kami hentikan sementara, seperti senam jantung dan senam aerobik,” kata pria yang akrab disapa bang Uci.

Ia menjelaskan, program makan gratis yang biasanya berlangsung tiga kali sepekan dialihkan menjadi pembagian takjil setiap hari.

“Biasanya makan gratis tiga kali dalam seminggu. Sekarang kami ganti dengan pembagian takjil setiap hari mulai hari ini. Kami juga berbagi kepada anak-anak,” jelasnya.

Selain pembagian hidangan berbuka, salat tarawih berjamaah dan istighosah tetap berjalan seperti biasa. Seluruh rangkaian dipusatkan di sekretariat MSC di kawasan Warakas.

Sanusi menyebut pihaknya berupaya menyesuaikan program dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan.

“Insyaallah ke depan akan terus kami evaluasi dan tambahkan kegiatan lain untuk mempererat ukhuwah dan solidaritas umat,” tutupnya.