Dugaan “Bermain” Ijon Pokir, Anggota Parlemen Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke KPK

INLINK, Jakarta | Diduga “bermain” proyek aspirasi warga, anggota DPRD asal Kabupaten Tangerang Banten, Hugo Simon Franata dilaporkan oleh Lembaga Pendidikan Pemantau dan Pencegahan Korupsi RI (LP3K-RI) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini. Saat ini laporan tersebut telah diterima pihak KPK pada 2 Januari 2026 untuk diteliti.

Menurut keterangan Ketua Umum LP3K-RI Bambang Yudy Baskoro, Hugo diduga melakukan rasuah melalui mantan Kepala Desa Pasilian Kecamatan Kronjo berinisial M, dengan modus ijon pokir (pokok pikiran).

“Adapun modus ijon pokir antara lain perbaikan saluran air di wilayah Binonh Permai, Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang,” ucap Bambang melalui keterangan tertulis, pada Sabtu (24/1/2026).

Bambang mengatakan, indikasi rasuah karena pekerjaan saluran air dikerjakan dengan tidak sesuai prosedur pekerjaan. Selain itu pelaksana perkerjaan saluran air ditengarai merupakan kerabat Hugo sendiri.

Masih kata Bambang, ada pula proyek pemagaran makam Kampung Peusar di Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang Banten. “Kontraktor pelaksana masih kerabat dari Hugo berinisial A,” terangnya.

Bambang menambahkan, proyek pemasangan konblok dan jembatan lingkungan di Blok B RT 37 Perumahan Binong Permai Kabupaten Tangerang dikerjakan secara serampangan.

“Hampir semua proyek pokir di Kabupaten Tangerang telah dikuasai kerabat Hugo. Bahkan ada informasi yang menyebutkan bahwa Hugo menerima dana ratusan juta dari koleganya,” tandas Bambang.

,”Alhamdulillah Dumas kami sudah ditindaklanjuti. Tentunya kami memberikan Apresiasi kepada KPK, terlebih saat ini KPK sedang gencar melakukan OTT. Intinya KPK akan segera melakukan tindaklanjut laporan kami tersebut, karena diduga banyak yang terlibat,” PaparKetua Umum LP3K-RI kepada awak media, pada Sabtu (24/01/2026).

Bambang juga merincikan beberapa proyek Pokir yang dimainkan Hugo diantaranya, pemasangan paving blok dan jembatan lingkungan di Blok B RT 37 Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kab.Tangerang, kemudian Pemagaran Makam Kampung Peusar RT/005/001 Kelurahan Binong Kecamatan Curug, Perbaikan saluran air (U-Ditch) RT/03 RW/10 Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

“Parahnya lagi proyek tersebut kontinu, setiap pokir murni senilai pokir Rp 5 Miliar, dan perubahan APBD dengan nilai pokir Rp 2 Miliar, selalu ijon (di depan) tidak ada dibelakang setelah pekerjaan, kecuali uang-uang lain dari mitra atau saat sidak ke perusahaan-perusahaan / PIK,” jelasnya.

Terpisah, Hugo Simon Franata saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp pribadinya pada (26/01/2026) hingga berita ini ditayangkan belum memberi tanggapan.

 

Terobos Banjir, Brimob Polda Jateng Antar Ribuan Porsi Makanan ke Warga Kota Pekalongan

INLINK, Pekalongan | Satbrimob Polda Jateng terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Kota Pekalongan. Di tengah wilayah masih tergenang air, personel Brimob tetap bergerak menembus lokasi banjir untuk mengantarkan makanan siap saji langsung ke rumah-rumah warga.

Pada Jumat (23/1/2026), sejak pagi hari hingga malam hari, Tim Dapur Lapangan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jateng melaksanakan kegiatan tanggap bencana di wilayah Kota Pekalongan. Sebanyak 24 personel diterjunkan dengan dukungan kendaraan operasional, termasuk kendaraan dobel kabin Ford Ranger dan sepeda motor trail, guna menjangkau wilayah yang sulit dilalui akibat genangan banjir.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan proses memasak untuk kebutuhan makan siang warga. Distribusi dilakukan mulai pukul 11.30 WIB dengan menyasar Kelurahan Tirto, Kelurahan Pasirsari Lor, dan Kelurahan Kandang Panjang.

Selanjutnya pada sore hari, tim kembali menyiapkan makanan untuk makan malam yang kemudian didistribusikan ke Kelurahan Tirto dan Kelurahan Pasirkratonkramat.

Dalam satu hari kegiatan, sebanyak 2.675 porsi makanan siap santap berhasil diproduksi dan dibagikan langsung kepada masyarakat terdampak banjir. Personel Brimob secara aktif mendatangi permukiman warga yang masih terendam, memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Komandan Tim Dapur Lapangan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jateng, Ipda Sugiyono, S.A.P., menjelaskan bahwa distribusi makanan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan di lapangan.

“Sebagian wilayah masih tergenang banjir sehingga kendaraan tidak bisa masuk sepenuhnya. Kami menggunakan kendaraan dobel kabin dan motor trail agar makanan bisa diantar langsung ke warga, terutama yang rumahnya masih terendam dan sulit beraktivitas,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dapur lapangan disiapkan untuk memastikan kebutuhan makan warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

“Kami berupaya agar makanan yang dibagikan tetap hangat, layak konsumsi, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto, di Mapolda Jateng pada Sabtu (24/1/2026) menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat terdampak banjir merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kebutuhan dasar warga.

“Polri melalui Satbrimob Polda Jawa Tengah akan terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana. Termasuk memastikan masyarakat mendapat bantuan secara cepat dan tepat sasaran yang merupakan fokus utama dalam tugas kemanusiaan yang kami lakukan,” tandasnya.

Tim Paralegal Dragon Law Firm Gelar Perjalanan Religi Malam Hari ke Makam Ki Demang Lancar, Pandeglang

INLINK,PANDEGLANG |  Semangat spiritual dan kebersamaan menyatu dalam Perjalanan Religi Tim Paralegal Dragon Law Firm menuju kawasan sakral, tepatnya ke Makam Ki Demang Lancar, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan ziarah malam hari ini menjadi momentum refleksi batin sekaligus penguatan nilai keimanan bagi seluruh anggota tim, yang tetap konsisten melanjutkan perjalanan meskipun hujan turun di tengah jalan. Kamis (22/01/2026)

Perjalanan dimulai pada pukul 22.00 WIB, dipimpin langsung oleh Ketua Paralegal Dragon, Haji Wawan. Meskipun dilakukan pada malam hari, antusiasme dan kekhidmatan para anggota terasa sangat kuat sejak saat keberangkatan. Di antara anggota yang turut serta dalam perjalanan religius ini adalah Trisno, Toing, dan Dani. Suasana perjalanan dipenuhi dengan doa, obrolan penuh makna, serta niat tulus untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ziarah dan amalan bersama.

Setibanya di Makam Ki Demang Lancar, tim langsung melaksanakan rangkaian ibadah. Anggota Dani memimpin prosesi tawasul, tahlil, dan doa bersama yang berlangsung khusyuk, tertib, dan penuh kekhidmatan, menciptakan suasana spiritual mendalam di tengah sejuknya alam sekitar makam.

Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, serta kelancaran perjuangan seluruh Tim Paralegal Dragon Law Firm dalam menjalankan tugas-tugas pendampingan hukum yang berlandaskan prinsip keadilan dan nilai kemanusiaan.

“Perjalanan religi ke makam Ki Demang Lancar ini bukan sekadar ziarah—melainkan sarana untuk mempererat tali ukhuwah antar anggota, menata ulang niat kita sebagai penyedia layanan hukum, dan memperkuat fondasi spiritual agar setiap langkah pengabdian kita selalu penuh berkah,” jelas Haji Wawan dalam kesempatan tersebut.

Perjalanan religi malam itu menjadi pengalaman berharga bagi seluruh tim—sebuah langkah sunyi namun penuh makna. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan tekad mereka, dengan harapan bahwa perjalanan ziarah ini akan membawa keberkahan bagi seluruh Tim Paralegal Dragon Law Firm dalam setiap pengabdian yang akan datang. (Tutur H. Wawan)

Polres Demak Resmikan Dapur SPPG 2, Siap Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

INLINK, Demak – Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Demak 2 yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jumat (23/1/2026).

Peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Demak Ny. Serly Samelino, para Pejabat Utama Polres Demak, Danramil 012/Mranggen, Camat Mranggen beserta jajaran, serta Kepala SPPG Polres Demak 2 bersama para karyawan.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas nasional pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat serta kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Program makan bergizi gratis ini adalah investasi strategis untuk mewujudkan generasi emas 2045. Dengan hadirnya SPPG, kita meminimalkan potensi human error dalam manajemen gizi massal. Kita ingin anak-anak Indonesia tidak hanya pintar karena belajar, tetapi juga kuat dan cerdas karena mendapatkan asupan gizi yang berkualitas,” ujar AKBP Samel.

Menurutnya, peresmian Dapur SPPG Polres Demak 2 sekaligus menjadi tahap uji coba (trial) terakhir sebelum pendistribusian makanan bergizi kepada para siswa.

“Hari ini kita tidak lagi berbicara soal rencana, tetapi soal eksekusi. Fokus kita memastikan ketepatan komposisi gizi, standar higienitas, serta ketepatan waktu distribusi. Ini adalah tahap pengecekan akhir sebelum operasional penuh,” tegasnya.

Kapolres menekankan bahwa SPPG bukan sekadar unit penyedia makanan, melainkan menjadi pilar pertahanan kesehatan bagi para siswa.

“Melalui trial final ini, kami memvalidasi bahwa sistem telah siap beroperasi secara paripurna dengan risiko minimal. Kami siap menjalankan amanah ini dengan integritas tinggi demi memastikan pertumbuhan generasi penerus tidak lagi terhambat oleh persoalan nutrisi,” tambahnya.

Kapolres Demak menegaskan bahwa SPPG Polres Demak dibangun dan dioperasikan dengan standar tinggi untuk menjamin kualitas serta keamanan pangan. Dapur ini menggunakan peralatan NAYATI berstandar kelas bintang lima, dilengkapi IPAL yang memadai, serta memanfaatkan air yang telah melalui sistem filtrasi dan sinar ultraviolet (UV).

Selain itu, keamanan makanan dijamin melalui pemeriksaan food security setiap hari oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Demak sebelum didistribusikan.

“Dengan dukungan sarana dan pengawasan tersebut, SPPG Polres Demak siap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis secara optimal dan bertanggung jawab demi mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Demak 2 menyatakan pihaknya siap menjalankan operasional dapur SPPG secara optimal. Ia berharap keberadaan program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Karangsono dan sekitarnya.

“SPPG telah dilengkapi dengan peralatan dan sarana pendukung yang memadai. Kami berharap keberadaan dapur ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. SPPG Polres Demak 2 juga terbuka untuk menerima saran dan masukan dari berbagai kalangan demi penyempurnaan layanan,” pungkasnya.

Salahgunakan LPG Subsidi, Empat Tersangka dan Ribuan Tabung Gas Diamankan Polda Jateng

INLINK, Semarang | Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana minyak dan gas bumi dan/atau perlindungan konsumen di Marko Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Jalan Sukun Raya, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (23/1/2026) pukul 13.30 WIB. Pengungkapan ini menjadi langkah konkret Polri dalam melindungi masyarakat dari kelangkaan dan lonjakan harga gas LPG subsidi, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Konferensi pers dipimpin Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djoko Julianto, didampingi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto. Dalam pemaparannya, Dirreskrimsus menjelaskan bahwa kasus tersebut terungkap berkat adanya laporan dari masyarakat terkait kelangkaan serta meningkatnya harga gas LPG 3 kilogram di pasaran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ditreskrimsus Polda Jateng melakukan serangkaian penyelidikan dan menemukan adanya praktik penyalahgunaan LPG subsidi dengan cara memindahkan atau menyuntikkan isi gas LPG 3 kilogram ke tabung gas LPG non subsidi. Aktivitas ilegal tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda, yakni rumah beserta gudang di Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang; rumah di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang; serta sebuah gudang di Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

“Dari hasil pengungkapan tersebut, kami mengamankan empat orang tersangka berinisial TDS, YK, PM, dan FZ, yang masing-masing memiliki peran dalam pengadaan LPG subsidi, proses pemindahan isi gas, hingga penjualan gas LPG non subsidi hasil suntikan,” jelas Kombes Pol Djoko Julianto.

Selain para tersangka, polisi juga menyita barang bukti sebanyak 2.178 tabung gas LPG yang terdiri dari 1.780 tabung LPG 3 kilogram, 138 tabung LPG 5,5 kilogram, 220 tabung LPG 12 kilogram, dan 40 tabung LPG 50 kilogram. Petugas turut mengamankan puluhan alat suntik gas, selang dan pipa besi modifikasi, timbangan, lemari pendingin, serta satu unit kendaraan pick up yang digunakan untuk mendukung aktivitas tersebut.

Dirreskrimsus menegaskan bahwa praktik ini sangat merugikan masyarakat karena gas LPG subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi warga kurang mampu justru disalahgunakan demi keuntungan pribadi. Dampaknya, masyarakat kesulitan memperoleh gas LPG subsidi dan harus membeli dengan harga yang lebih tinggi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan/atau Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp500 juta.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa Polda Jateng melalui Ditreskrimsus, khususnya Satgas Pangan, akan terus melakukan langkah antisipasi dan pengawasan guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan bahan penting di pasaran.

“Ini sudah menjadi tugas utama kepolisian untuk memastikan bahwa masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadan, dapat terpenuhi seluruh kebutuhan pokoknya. Kepolisian akan terus hadir dan eksis untuk menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” tegasnya.

Waspada Kejahatan Siber, Sat Reskrim Polres Sragen Gelar Sosialisasi Penipuan Online di Ngrampal

INLINK, SRAGEN – Guna membentengi masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang kian marak, Sat Reskrim Polres Sragen melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi terkait pencegahan penipuan online. Kegiatan ini berlangsung di BLKLN PT. Sanjaya Thantry Bahtera, Dukuh Paldaplang, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, pada Jumat (23/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini diinisiasi oleh Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Ardi Kurniawan, S.I.K., M.A., dan dilaksanakan oleh personel Unit Tipidter, di antaranya Aipda Sutrisno, S.H., Aipda Oto Heri S., Briptu Budi Priyanto, S.H., serta Briptu Estuning Abdi, S.H. Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh pemilik lembaga, Estri Puspaningrim, S.H., jajaran staf, serta 30 siswa-siswi LPK.

Kapolres Sragen melalui Kasat Reskrim menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat melindungi data pribadi serta aset keuangan mereka.
“Kami ingin masyarakat memahami psikis yang digunakan pelaku, seperti menciptakan rasa urgensi yang mendadak atau menjanjikan keuntungan besar yang tidak realistis. Melalui edukasi ini, kami melatih warga untuk mengenali tanda peringatan dini,” ujar AKP Ardi Kurniawan dalam laporannya.

Dalam materi yang disampaikan, tim Tipidter memaparkan lima jenis penipuan online yang paling sering terjadi, yaitu phishing (pencurian data melalui situs palsu), penipuan berkedok hadiah, investasi bodong, penipuan belanja daring dengan harga tidak wajar, hingga modus penipuan segitiga.
Sebagai langkah pencegahan, Polres Sragen menekankan pentingnya sikap tenang dan tidak mudah tergiur janji manis. Masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi identitas pengirim pesan, tidak sembarangan mengklik tautan (link) mencurigakan, serta menjaga kerahasiaan data sensitif seperti nomor KTP, PIN, dan kode OTP.

“Khusus untuk investasi, pastikan legalitas perusahaan melalui situs resmi OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Selalu cek dan ricek nomor rekening tujuan sebelum melakukan transfer,” tegas petugas di lapangan.
Jika sudah terlanjur menjadi korban, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi bank terkait guna pemblokiran rekening dan segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Kegiatan sosialisasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dengan adanya edukasi rutin seperti ini, Polres Sragen berharap angka kriminalitas berbasis digital di wilayah hukum Sragen dapat ditekan secara signifikan.

Oleng, truk box tabrak 2 mobil terparkir di pinggir jalan

INLINK, Semarang | Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan raya Bergas menuju Bawen, tepatnya di depan toko Frozen Mart Bergas, Kec. Bergas, Kabupaten Semarang, pada Jumat 23 Januari 2026, sekitar pukul 13.45 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni Mitsubishi Truck Box nomor polisi H 9341 JC, Toyota Avanza nomor polisi AB 1598 RJ, serta Mitsubishi Pajero nomor polisi AD 1796 RY.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat truk box yang dikemudikan A. Syukron (30 Th) warga Kec. Bawen Kab. Semarang, membawa muatan sembako melaju dari arah Bergas menuju Bawen. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak dua mobil yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah kiri searah di depannya.

Akibat kejadian tersebut dua orang mengalami luka ringan, yakni pengemudi truk box dan penumpang truk Rudianto (50 Th) Warga Kec. Banyubiru, Kab. Semarang, dan sudah mendapatkan penanganan langsung RS. Ken Saras.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani, STK. SIK. CPHR., melalui Kanit Gakkum Iptu Handriani, SE. MM., menyampaikan bahwa dugaan sementara kecelakaan disebabkan oleh kurangnya konsentrasi pengemudi.

“Kedua korban dari pengemudi dan penumpang truk box sudah mendapat penanganan pihak medis, Saat ini kejadian tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Semarang untuk proses lebih lanjut.” Ungkapnya.

Nampak personel Sat Lantas dibantu personel Polsek Bergas yang ada dilokasi, melakukan pengaturan maupun pemeriksaan lokasi kejadian serta meminta keterangan sejumlah saksi. Meskipun mengakibatkan antrian dari arah Semarang, truk box yang terguling dapat segera di evakuasi dan diamankan, sehingga arus kembali lancar.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu waspada, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta memperhatikan kondisi kendaraan dan situasi lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kapolsek Nguntoronadi Silaturahmi Kamtibmas dengan LDII dan Senkom, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

INLINK, Wonogiri – Upaya memperkuat sinergitas dan menjaga stabilitas keamanan terus dilakukan jajaran Polres Wonogiri. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi kamtibmas yang digelar Kapolsek Nguntoronadi bersama Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan Senkom Mitra Polri Nguntoronadi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/1/2026) siang di Masjid Umar Hamdan, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi, dan diikuti sekitar 80 jamaah. Hadir langsung Kapolsek Nguntoronadi AKP Tri Agus, S.H., Ketua LDII Nguntoronadi Sulimin, Ketua Senkom Nguntoronadi Kamto, takmir masjid, pengurus LDII, serta jamaah.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Nguntoronadi menyampaikan apresiasi atas peran aktif LDII dan Senkom dalam mendukung program keagamaan, pendidikan, dan sosial, khususnya dalam pembinaan generasi muda. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman serta meningkatkan peran keluarga dalam mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran lalu lintas.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H. mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi Polri dalam membangun komunikasi yang humanis dan berkelanjutan dengan seluruh elemen masyarakat.

“Silaturahmi kamtibmas ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan Polri dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan. Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang kuat, upaya menjaga kamtibmas akan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, Polres Wonogiri mendorong seluruh jajaran hingga tingkat polsek untuk aktif menjalin kemitraan dengan masyarakat, sebagai wujud implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif.

Secara Aklamasi, Rosid ditunjuk Sebagai Ketua Plt DPD FWJI DKI Jakarta 

INLINK, JAKARTA | Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan telah menunjuk Rosid untuk pegang Pelaksana Tugas Sementara hingga sampai resmi dilantik. Hal itu disampaikannya paska penyerahan SK Pelaksana Tugas FWJI DPD Provinsi Jakarta di TNC-3 Kalibata, pada Kamis (22/1/2026).

Melalui rilis resminya, Opan menegaskan bahwa, “secara aklamasi iya, dan tadi telah disaksikan bersama. Pengangkatan Rosid untuk pegang kendali pelaksana tugas sementara FWJ Indonesia DKI Jakarta. Secara legal pun telah diterbitkan SK nya. ” Tegas Opan.

Penunjukkan Rosid sebagai Plt DPD FWJ Indonesia Jakarta menurut Opan keputusan tersebut telah melalui penilaian serta pertimbangan-pertimbangan organisasi dan akhirnya diputuskan berdasarkan hasil koordinasi antara Plt sebelumnya ibu Tri Wulansari dengan Sekretaris Jenderal, OKK maupun kehumasan Dewan Pimpinan Pusat, “jelasnya.

Dalam rapat yang dihadiri para koordinator wilayah, pembina, penasehat, pengurus harian DPP serta para calon pengurus FWJ Indonesia Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DKI Jakarta merupakan titik terang untuk melakukan penyegaran guna perluasan jaringan organisasi.

Lebih lanjut Opan menjelaskan bahwa SK pelaksana tugas sementara itu memiliki masa waktu paling lama 6 bulan setelah diterbitkan. Gunanya agar mereka segera menyiapkan berbagai hal menuju pelantikan.

“SK itu juga bisa digunakan untuk melakukan audience kepihak-pihak terkait, seperti Pemprov DKI, Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan lainnya sebagai langkah demi terciptanya sinergitas yang utuh dalam berkomunikasi. “Jelas Opan.

Sebelumnya acara yang dibuka oleh Kabid Humas DPP FWJ Indonesia Ferri Faisal Junivia atau yang akrab dipanggil Ferry Sang menyambut baik kehadiran para undangan. Seremonial pun berlangsung hangat meski cuaca sedang tidak bersahabat.

Dalam kesempatan uang sama, sebagai ketua Plt FWJI DKI Jakarta sebelumnya, Tri wulansari atau yang akrab disapa Wulan mengatakan keputusan ketua umum sudah tepat. Ini merupakan kemajuan guna membangun program-program organisasi bersama para korwil kedepan. “Jelas Wulan yang juga menjabat secara legalitas sebagai bendahara umum DPP FWJ Indonesia itu.

Lenih rinci dia juga mengatakan bahwa agar Rosid selalu pegang amanah dan menjalankan organisasi sesuai AD/ART. Menjadi pemimpin lanjut Wulan harus memiliki sikap yang bijak, jujur dan amanah. Harus bisa ngemong kepada korwil – korwil dan para anggota se DKI Jakarta, “semoga jabatan ini akan segera dinaikkan menjadi ketua yang sah dengan segera dilakukan pengukuhan secara resmi. “Ucap Wulan.

Dalam acara tersebut juga ada beberapa nasihat dari dewan pembina yang Hadir yakni Bambang Yudy Baskoro dan Haris Supriyono.

Dalam wejangan itu tentunya untuk saling melihat sisi kebaikan maupun kekurangan.

Bambang Yudy Baskoro atau yang akrab disapa Om Beng mengatakan, “FWJ Indonesia adalah salah satu organisasi cukup besar dan sudah memiliki nama baik, maka jagalah dan tetap konsisten, ini wadah organisasi orang-orang pilihan, cerdas dan professional. Jadi harus dijaga marwah organisasi ini, berikanlah yang terbaik untuk organisasi (FWJ Indonesia.red) jangan sebaliknya. Saya yakin Bung Rosid mampu nahkodai FWJ Indonesia DKI Jakarta, ”terang Om Beng sapaan gaulnya.

Diakhir keterangannya, Om Beng menyampaikan. “Sukses untuk Bung Rosid dan kawan-kawan yang telah berdiri tadi untuk diserahkan SK Pelaksana Tugas sementara oleh Ketua Umum FWJ Indonesia. Amanah itu merupakan tanggungjawab moral, dan jangan dijadikan beban. Semua berawal dari proses untuk mencapai kematangan berorganisasi. Yang perlu diwaspadai, jika ada yang mengaku-ngaku sebagai pengurus maupun anggota FWJ Indonesia di wilayah DKI Jakarta, kami sebagai pembina berpesan agar Bung Rosid segera mengambil sikap tegas organisasi hingga nantinya tidak lagi ada oknum yang memanfaatkan situasi dan kondisi demi kepentingan pribadi. “Pungkasnya.[]

Hari Kedua Pencarian, Sat Polairud Polresta Pati Sisir Laut Jawa Cari Dua Nelayan Hanyut

INLINK, Pati – Dua nelayan asal Kabupaten Pati dilaporkan hanyut usai mengalami kecelakaan laut di perairan Laut Jawa, tepatnya di wilayah Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti. Hingga Kamis (22/1/2026), tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Kedua korban diketahui bernama Winarto (42), warga Desa Kenanti, Kecamatan Dukuhseti, serta Oki Dimas Pebriyanto (25), warga Desa Banyutowo.

“Korban saat itu melaut mencari ikan menggunakan perahu di perairan Laut Jawa. Saat menarik jaring, perahu diterjang ombak sehingga korban Winarto terjatuh ke laut dan hilang,” kata Kompol Hendrik Irawan, Kamis (22/1/2026).

Melihat rekannya terjatuh, Oki Dimas kemudian mendekati perahu nelayan lain bernama Deny Octavianus untuk meminta bantuan. Keduanya sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun korban pertama tidak ditemukan.

Selanjutnya, Oki Dimas memutuskan kembali ke darat untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun di tengah perjalanan, perahu yang ditumpanginya justru tenggelam. Nelayan lain bernama Suhartanto yang melihat kejadian itu sempat berusaha menolong, namun korban kedua juga tidak ditemukan di sekitar lokasi perahu karam.

“Jadi saat ini dua korban sama-sama hilang di laut dan diduga kuat hanyut terseret arus,” jelas Kompol Hendrik.

Kompol Hendrik menambahkan, pihaknya bersama tim SAR, Polsek Dukuhseti, pemerintah desa, serta nelayan setempat telah melakukan pencarian sejak Rabu sore hingga Kamis siang. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet di sekitar perairan Banyutowo.

Namun pencarian sempat dihentikan sementara karena cuaca buruk dan gelombang tinggi. Meski demikian, operasi SAR akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian.

“Kami terus berupaya maksimal, tapi keselamatan personel tetap menjadi prioritas. Pencarian akan dilanjutkan sesuai kondisi cuaca,” pungkas Kompol Hendrik Irawan.