Launching Pendistribusian MBG SPPG EMBUN SATAM Polres Belitung

Belitung – Polres Belitung secara resmi melaksanakan Launching Pendistribusian MBG SPPG EMBUN SATAM yang dipimpin oleh Wakapolres Belitung, Kompol Bagus Krisna Ekaputra, S.I.K., mewakili Kapolres Belitung, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemenuhan kebutuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Senin (23/02/2026).

 

Kegiatan launching dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polres Belitung serta personel terkait.

Dalam sambutannya, Wakapolres Belitung menyampaikan bahwa program MBG SPPG EMBUN SATAM merupakan wujud nyata komitmen Polres Belitung dalam mendukung program sosial kemasyarakatan serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat.

 

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, sekaligus menjadi bagian dari implementasi semangat Presisi dalam pelayanan Polri.

 

Launching ditandai dengan pelepasan secara simbolis pendistribusian MBG kepada para penerima manfaat antara lain SMK Negeri 3 Tanjungpandan, TK RA Nahdatul Ulama, TK Bhayangkari 04 Tanjungpandan Adapun makanan yang diberikan berupa makanan kering seperti roti dan kue sebagai bekal untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polres Belitung terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

MSC Bagikan Takjil Gratis di Warakas, Program Makan Gratis Dialihkan Selama Ramadan

INLINK,JAKARTA | Yayasan Muhamad Sanusi Center (MSC) membagikan takjil gratis kepada warga dan pengendara yang melintas di Posko MSC, Jalan Warakas VII Gang 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026)

Aksi sosial itu digelar dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Selama bulan puasa, sejumlah agenda rutin dihentikan sementara dan diganti dengan kegiatan yang lebih relevan.

Pembina MSC, Sanusi, mengatakan senam jantung dan senam aerobik untuk sementara tidak dilaksanakan.
“Dalam mengisi Ramadan tahun ini, ada beberapa aktivitas yang kami hentikan sementara, seperti senam jantung dan senam aerobik,” kata pria yang akrab disapa bang Uci.

Ia menjelaskan, program makan gratis yang biasanya berlangsung tiga kali sepekan dialihkan menjadi pembagian takjil setiap hari.

“Biasanya makan gratis tiga kali dalam seminggu. Sekarang kami ganti dengan pembagian takjil setiap hari mulai hari ini. Kami juga berbagi kepada anak-anak,” jelasnya.

Selain pembagian hidangan berbuka, salat tarawih berjamaah dan istighosah tetap berjalan seperti biasa. Seluruh rangkaian dipusatkan di sekretariat MSC di kawasan Warakas.

Sanusi menyebut pihaknya berupaya menyesuaikan program dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan.

“Insyaallah ke depan akan terus kami evaluasi dan tambahkan kegiatan lain untuk mempererat ukhuwah dan solidaritas umat,” tutupnya.

Penuh Ketelitian, Satgas TMMD Pasang Dinding RTLH

INLINK, Kutai Barat – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar terus menunjukkan progres positif. Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap pemasangan dinding yang dilakukan dengan penuh ketelitian oleh anggota Satgas TMMD bersama warga setempat, Senin (23/2/2026).

Sejak pagi hari, anggota Satgas TMMD tampak kompak memasang papan kayu satu per satu pada rangka rumah yang sebelumnya telah berdiri kokoh. Setiap papan diukur dan disesuaikan dengan cermat agar terpasang rapi serta memiliki kekuatan yang maksimal. Ketelitian dalam tahap ini sangat penting guna memastikan rumah yang dibangun benar-benar kokoh, aman, dan nyaman untuk ditempati.

Tahap pemasangan dinding merupakan bagian krusial setelah penyelesaian pondasi dan rangka bangunan. Dengan semangat gotong royong, anggota Satgas dan masyarakat saling membantu, mulai dari mengangkat material hingga proses pemasangan, sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai target.

Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa kualitas pembangunan menjadi prioritas utama dalam setiap sasaran fisik TMMD.

“Kami ingin memastikan rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan tahan lama. Karena itu, setiap tahap dikerjakan dengan teliti dan penuh tanggung jawab. Harapannya, rumah ini dapat memberikan kenyamanan serta meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat,” ujarnya.

Melalui kebersamaan dan kerja keras antara TNI dan masyarakat, pembangunan RTLH di wilayah sasaran TMMD diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

Wujud Syukur Warga, Helius Serahkan Pisang Tanduk kepada Personel TMMD di Tering Lama

INLINK, Kutai Barat – Bentuk kebersamaan dan rasa terima kasih ditunjukkan oleh Helius bersama istrinya, warga Kampung Tering Lama, dengan memberikan satu tandan pisang tanduk kepada personel Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar yang sedang bekerja di lokasi sasaran pembangunan Sumur Bor (TMAB) dan MCK, di Kampung Tering Lama, Minggu (22/2/2026).

Pemberian tersebut dilakukan secara langsung di lokasi pekerjaan, saat personel tengah melanjutkan proses pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Dengan penuh rasa haru dan keikhlasan, Helius menyampaikan bahwa hasil kebun tersebut merupakan bentuk dukungan dan ungkapan terima kasih atas kerja keras TNI yang telah membantu kampung mereka.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Pembangunan Sumur Bor (TMAB) dan MCK di Kampung Tering Lama diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih serta meningkatkan kualitas kesehatan warga setempat.

Personel Satgas TMMD yang menerima pemberian tersebut mengaku terharu atas perhatian warga. Mereka menyampaikan bahwa dukungan dan doa masyarakat menjadi semangat tambahan dalam menyelesaikan seluruh sasaran pembangunan tepat waktu.

Kebersamaan sederhana seperti ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di tengah teriknya matahari dan padatnya pekerjaan, perhatian kecil dari warga menjadi energi besar bagi personel Satgas untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat Kampung Tering Lama.

Patroli Jelang Sahur, Polsek Tayu Amankan Mobil Pengangkut Sound System Berkapasitas Besar

INLINK, PATI – Aparat Polsek Tayu mengamankan satu unit kendaraan bermotor jenis Colt L300 yang mengangkut perangkat sound system berkapasitas besar saat patroli multisasaran jelang sahur, Minggu (22/2/2026) pukul 01.00 WIB hingga selesai. Penindakan dilakukan setelah petugas menerima aduan masyarakat terkait suara musik keras yang dinilai mengganggu ketertiban umum.

Adapun rute patroli meliputi sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Raya Tayu–Margomulyo, Jalan Raya Margomulyo–Pakis, Jalan Lingkar Tayu, jalur desa Tayu Kulon (Babrik)–Bulungan, Jalan Raya Tayu–Ngablak, serta Jalan Raya Tayu–Luwang. Petugas menyisir jalur tersebut untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada jam rawan.

Kendaraan tersebut diamankan di Jalan Raya Tayu–Dukuhseti, tepatnya di depan SMP Negeri 2 Tayu, Desa Luwang, Kecamatan Tayu. Berdasarkan pemeriksaan, kendaraan dikemudikan seorang pemuda berinisial LH (22), warga Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Petugas mengambil langkah pengamanan setelah menerima laporan warga yang merasa resah. Kendaraan tersebut diketahui berkeliling sejak sekitar pukul 01.00 WIB sambil memutar musik dangdut dan DJ dengan volume tinggi. Bahkan, dua perangkat sound system dipasang saling berhadapan sehingga menghasilkan suara yang lebih keras.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat. Ia menyatakan, patroli jelang sahur difokuskan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, termasuk kebisingan berlebihan yang berpotensi memicu konflik sosial.

“Kami bertindak berdasarkan aduan masyarakat. Aktivitas tersebut jelas mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat dan bersiap sahur,” ujar AKP Aris.

Ia menambahkan, pengamanan ini juga merujuk pada hasil kesepakatan bersama unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala desa se-Kecamatan Tayu dalam rapat koordinasi menjelang Ramadan. Kesepakatan tersebut melarang penggunaan sound system berkapasitas besar yang diangkut kendaraan dan diputar dengan volume tinggi di wilayah Tayu.

“Kesepakatan sudah jelas, tidak diperbolehkan penggunaan sound system besar yang berpotensi meresahkan warga. Ini demi menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama Ramadan,” tegasnya.

AKP Aris menyebutkan, pihaknya tidak melarang kreativitas anak muda, namun harus tetap mematuhi aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Menurutnya, kegiatan hiburan tetap bisa dilakukan selama tidak mengganggu kepentingan umum.

“Kami tidak anti hiburan, tetapi ada batasannya. Jangan sampai kebebasan berekspresi justru mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Patroli serupa, kata dia, akan terus digelar secara rutin selama Ramadan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga suasana tetap sejuk. Kepolisian akan hadir untuk memastikan keamanan tetap terjaga,” pungkas AKP Aris.

Secara umum, selama pelaksanaan patroli berlangsung situasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya tindak kriminalitas seperti perkelahian antar pemuda maupun pesta minuman keras di wilayah hukum Polsek Tayu.

Peredaran Sabu di Pelabuhan Tanjung RU, Berhasil di Ungkap Polres Belitung

Belitung – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Belitung bersama Sat Narkoba berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Pelabuhan Tanjung RU, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Kamis (19/2/2026).

 

Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diterima petugas sekira pukul 17.00 WIB terkait adanya dugaan pengiriman narkotika melalui jalur laut dari Sadai (Bangka Selatan) menuju Tanjung RU (Belitung). Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Unit Tipidter Sat Reskrim melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pihak pelabuhan untuk memastikan jadwal kedatangan kapal.

 

Sekira pukul 02.00 WIB, gabungan anggota Unit Tipidter Sat Reskrim dan Sat Narkoba bergerak menuju Pelabuhan Tanjung RU guna melakukan pemantauan serta pemeriksaan terhadap kendaraan dan muatan yang datang menggunakan KM. Kuala Bate. Kapal tersebut tiba sekitar pukul 05.30 WIB dan langsung melakukan proses bongkar muat.

 

Dalam kegiatan pemeriksaan, petugas mencurigai satu unit truk Mitsubishi Fuso Kargo warna hijau dengan nomor polisi B-96XX yang mengangkut barang kargo serta satu orang penumpang. Setelah dilakukan pengecekan terhadap barang bawaan, ditemukan satu kardus berisi slongsong knalpot dan as kruk motor. Namun setelah dibongkar lebih lanjut, di dalamnya terdapat satu kantong besar berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto kurang lebih 48,71 gram.

 

Polisi kemudian mengamankan truk beserta sopir dan penumpang berinisial RP (32) untuk dibawa ke Mapolres Belitung. Selanjutnya, barang bukti dan terduga pelaku diserahkan kepada Sat Narkoba Polres Belitung guna proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

 

Kapolres Belitung dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Belitung.

 

“Pengawasan di setiap pintu masuk wilayah, termasuk jalur pelabuhan, akan terus kami tingkatkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga Belitung tetap aman dan bersih dari narkoba,” tegasnya.

 

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Satlantas Polres Belitung Laksanakan Pamturlalin Sholat Tarawih Ramadhan 1447 H

Belitung – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Sholat Tarawih di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Satuan Lalu Lintas Polres Belitung melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (Pamturlalin), Kamis (19/2/2026) mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, di sejumlah masjid wilayah Tanjungpandan.

 

Sebanyak 14 personel Satlantas diterjunkan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta membantu penyeberangan jamaah di titik-titik rawan kepadatan. Adapun lokasi pengamanan meliputi Masjid Al Mabrur, Masjid Asy Syura, Masjid Al Ihram, Masjid Al Khoir, Masjid Jami’ Amaliyah, Masjid Jami’ Al Ma’rij, dan Masjid Jami’ Fathul Khoir.

 

Kasat Lantas Iptu Ervindo Thio Prabowo, S.Tr.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran dan kekhusyukan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

 

“Kami hadir untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Sholat Tarawih. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah kemacetan maupun potensi gangguan kamtibmas di sekitar lokasi masjid,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Satlantas Polres Belitung akan terus melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas secara rutin selama bulan Ramadhan guna mewujudkan Kamseltibcarlantas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Belitung.

Kapolres Belitung Sampaikan Himbauan Kamtibmas Selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Belitung – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belitung agar bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.

Rabu (18/02/2026).

 

Kapolres Belitung mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalankan ibadah puasa, serta menjaga toleransi antarumat beragama demi terciptanya keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

“Momentum Ramadan ini mari kita manfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalankan ibadah puasa, pererat persaudaraan, menjaga sikap saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan damai di Kabupaten Belitung,” ujar Kapolres.

 

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar memastikan keamanan rumah saat melaksanakan ibadah, baik salat tarawih maupun kegiatan keagamaan lainnya, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pengecekan pintu, jendela, serta instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah menjadi langkah penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

 

Terkait ketertiban umum, Kapolres menegaskan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melakukan aksi balap liar, penggunaan knalpot brong, maupun bermain petasan yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.

 

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk tindak kriminalitas. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

 

Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 yang siap melayani selama 24 jam.

 

Dengan adanya kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Belitung dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan.

TNI dan Rakyat Menyatu, Jalan Linggang Amer Dibangun dengan Semangat Gotong Royong

INLINK, Kutai Barat – Semangat kebersamaan dan gotong royong begitu terasa dalam pelaksanaan semenisasi jalan di Kampung Linggang Amer. Kegiatan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD Ke-127 yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD Wiltas ke-127 dari Kodim 0912/Kutai Barat, Rabu (18/2/2026).

Sejak pagi hari, masyarakat Kampung Linggang Amer sudah berkumpul di lokasi pengerjaan. Tanpa ragu, warga langsung bergabung bersama personel TNI mengangkat material, mencampur pasir dan semen, hingga membantu meratakan cor di badan jalan. Kebersamaan itu menciptakan suasana kerja yang penuh semangat dan kekeluargaan. Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan berbagai kalangan, mulai dari para pemuda hingga orang tua.

Dansatgas TMMD Ke-127, Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung setiap tahapan pengerjaan.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga Kampung Linggang Amer. Keterlibatan masyarakat secara langsung menunjukkan bahwa program TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya. Kebersamaan ini adalah kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan,” ujar Dansatgas.

Ia juga menegaskan bahwa semenisasi jalan ini tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Menurutnya, TMMD menjadi wadah untuk memperkuat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat melalui kerja nyata di lapangan.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, progres pengerjaan semenisasi jalan berjalan lancar dan sesuai target. Harapannya, jalan yang dibangun ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Linggang Amer.

Melalui kegiatan ini, kembali terbukti bahwa ketika TNI dan rakyat menyatu, pembangunan desa bukan hanya menjadi program kerja, tetapi menjadi gerakan bersama demi masa depan yang lebih baik.

Anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Gotong Royong Bantu Warga Cari Kayu Bakar Untuk Syukuran

INLINK, Kutai Barat – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas Ke-127. Anggota Satgas TMMD dari Kodim 0912/Kutai Barat bersama warga Kampung Linggang Amer melaksanakan kegiatan gotong royong membantu mencari kayu bakar untuk persiapan acara syukuran di rumah salah satu warga, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan. Sejak pagi hari, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat menuju area sekitar kampung untuk mengumpulkan kayu bakar yang akan digunakan sebagai bahan memasak dalam acara syukuran keluarga warga. Dengan menggunakan peralatan sederhana, anggota Satgas dan warga saling bahu-membahu memotong, mengikat, hingga mengangkut kayu bakar menuju lokasi rumah warga.

Meski medan yang dilalui cukup menantang, semangat kebersamaan tidak surut. Tawa dan canda menghiasi kegiatan tersebut, mencerminkan kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat. Kehadiran anggota Satgas di tengah-tengah warga tidak hanya dalam konteks pembangunan fisik, tetapi juga dalam membantu kebutuhan sosial kemasyarakatan.

Salah satu warga yang menggelar syukuran mengaku sangat terbantu dengan kehadiran anggota Satgas TMMD. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena persiapan acara membutuhkan tenaga tambahan, terutama untuk mencari kayu bakar dalam jumlah yang cukup banyak.

“Kami merasa sangat terbantu. Bapak-bapak TNI tidak hanya membangun jalan dan fasilitas kampung, tapi juga ikut membantu kami dalam kegiatan keluarga,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han. menyampaikan bahwa membantu warga merupakan bagian dari tugas pengabdian kepada masyarakat. TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur seperti semenisasi jalan, pembuatan sumur bor, maupun fasilitas umum lainnya, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan rakyat semakin kuat. Nilai-nilai kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi modal sosial penting dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan dan pedesaan,” jelasnya.

Program TMMD Wiltas Ke-127 sendiri terus berjalan dengan dukungan penuh masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga di Kampung Linggang Amer menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan optimal apabila dilandasi semangat gotong royong dan rasa saling peduli.