Satresnarkoba Polresta Banyumas Amankan Sepasang Suami Istri Terkait Kasus Narkotika

INLINK, Banyumas |Satresnarkoba Polresta Banyumas berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan sepasang suami istri berinisial BM (34) dan MHK (26). BM diamankan di depan sebuah warung bubur di wilayah Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 05.15 wib.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Kompol Willy Budiyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan bermula dari pengamanan tersangka BM yang saat itu kedapatan membawa tiga plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu dengan dibungkus lakban hitam. Dari hasil pengembangan, petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersangka.

“Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua butir pil yang diduga ekstasi, irisan daun ganja dan narkotika jenis sabu seberat 0,09 gram,” jelasnya.

Kompol Willy menambahkan, tersangka BM mengakui menjalankan peredaran narkotika dengan sistem “web” atau lokasi peletakan paket, yakni meletakkan sabu di titik tertentu untuk kemudian diambil oleh pembeli. Dari pengakuan tersebut, petugas melakukan pengecekan dan menemukan satu paket sabu yang belum sempat diambil oleh konsumen.

“Dalam peredaran ini, MHK berperan sebagai operator yang standby dirumah. MHK, melalui telepon genggam mengirimkan titik lokasi peletakan sabu kepada pembeli,” tambahnya.

Kedua tersangka beserta barang bukti sabu total seberat total 0,80 gram, pil yang diduga ekstasi seberat 0,65 gram, serta ganja seberat 1,26 gram kini telah diamankan di Mapolresta Banyumas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam, satu unit sepeda motor dan satu buah timbangan digital yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

“Kami akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas demi melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Kapolres Belitung Pimpin Upacara Sertijab Kasat Samapta dan Kapolsek Membalong

Tanjungpandan, webid.rumahkawakibi.com/ – Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) dan pelantikan Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Polres Belitung. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Halaman Mako Polres Belitung pada Selasa pagi (27/01/2026).

 

Dalam upacara tersebut, dilakukan rotasi jabatan strategis, yakni posisi Kasat Samapta dan Kapolsek Membalong. Adapun rincian pejabat yang dilantik adalah:

* IPTU Syafrudin Padmanegara: Sebelumnya menjabat sebagai KA SPKT Polres Belitung, kini resmi mengemban amanah baru sebagai PS. Kasat Samapta Polres Belitung.

* IPTU Otong Sutisman: Sebelumnya menjabat sebagai PS. Kasat Samapta, kini beralih tugas sebagai PS. Kapolsek Membalong.

 

Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran petinggi Polres Belitung, di antaranya Wakapolres Belitung, Para Kabag, Kapolsek, Kasat, dan Kasi di lingkungan Polres Belitung dan Seluruh personel Polri dan PNS jajaran Polres Belitung.

 

Kapolres Belitung dalam arahannya menekankan bahwa mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam institusi Polri guna penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 08.30 WIB. Upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Dengan pelantikan ini, diharapkan pejabat baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal bagi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Belitung.

Pelaku Curanmor di Toko Roti My Bread Berhasil Diringkus, Sat Reskrim Polres Belitung

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ — Jajaran Sat Reskrim Polres Belitung berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Tanjungpandan. Dalam pengungkapan tersebut, 1 (satu) orang terduga pelaku berinisial S.K. berhasil diringkus beserta barang bukti hasil kejahatan.

 

Kasus curanmor ini terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, di Toko Roti My Bread, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Korban diketahui memarkirkan sepeda motor jenis Honda Revo di area belakang tempat kerjanya, namun lupa mencabut kunci kontak kendaraan tersebut.

 

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Belitung segera melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan. Hasilnya, pada Jumat, 23 Januari 2026, tim berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku.

 

Sekira pukul 14.00 WIB, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku S.K. di wilayah Jalan Aik Serkuk, Kecamatan Tanjungpandan, berikut 1 (satu) unit sepeda motor Honda Revo Nomor Polisi BN 53xx XO yang merupakan kendaraan milik korban.

 

Kepada petugas, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Belitung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Kasat Reskrim Polres Belitung AKP I Made Yudha Suwikarma, S.Tr.K., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci saat diparkirkan guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian,” ujar Kasat Reskrim.

 

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Belitung. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Belitung terpantau aman dan kondusif.

Wakapolda Babel Sosialisasi Transformasi KUHP dan KUHAP Baru di Polres Belitung

BELITUNG, webid.rumahkawakibi.com/ — Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol. Murry Mirranda, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Sosialisasi Transformasi KUHP Baru dan KUHAP Baru di Gedung Endra Dharmalaksana Polres Belitung, Rabu (21/1/2026).

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman personel Polri terhadap pembaruan sistem hukum pidana di Indonesia.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres belitung, serta personel dari berbagai satuan fungsi dan ASN Polres Belitung. Kegiatan ini sekaligus menjadi kunjungan perdana Brigjen Pol. Murry Mirranda setelah resmi menjabat sebagai Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung.

 

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Murry Mirranda menyampaikan bahwa pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP merupakan langkah transformatif dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan sistem hukum nasional.

 

“KUHP baru ini bukan sekadar pembaruan naskah undang-undang, melainkan sebuah dekolonisasi hukum menuju hukum yang sesuai dengan nilai-nilai keindonesiaan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa KUHP terbaru membawa perubahan mendasar pada paradigma penegakan hukum di Indonesia. Pendekatan hukum pidana yang semula berorientasi pada keadilan retributif (pembalasan), kini mulai diarahkan pada keadilan korektif, restoratif, dan rehabilitatif.

 

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan pengenalan dan gambaran awal bagi jajaran Polri, khususnya para penyidik, mengenai konstruksi KUHAP baru. Fokus utama adalah bagaimana peran dan hubungan Polri dengan lembaga penegak hukum lainnya dalam bingkai aturan yang baru, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan tepat, profesional, dan berkeadilan.

 

“Polri sebagai garda terdepan dalam sistem peradilan pidana memiliki tanggung jawab strategis. Personel dituntut memahami dan mengimplementasikan ketentuan dalam KUHAP baru secara tepat, profesional, dan berkeadilan demi menjamin kepastian hukum di masyarakat,” tutup Wakapolda Babel.

Bupati Jayawijaya Serahkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng Kepada Masyarakat Sekitar Distrik Asolo Goimah

Wamena, 21 Januari 2025
INLINK,WAMENA | Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat di Distrik Asolo Goimah, Selasa (21/01/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam wawancara di sela-sela kegiatan, Bupati Atenius Murip menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan alokasi tahun 2025 untuk bulan November dan Desember, yang disalurkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sore hari ini, Selasa, 21 Januari 2025, sesuai dengan jadwal yang diatur oleh pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan, kami hadir di Asolo Goimah untuk memberikan bantuan beras dan minyak goreng yang dialokasikan tahun 2025 untuk bulan November dan Desember,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, pada kesempatan tersebut bantuan diserahkan langsung kepada kepala distrik, kepala kampung, serta masyarakat penerima manfaat. Bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat di Distrik Asolo Goimah, Distrik Piramid, Distrik Lokarno Duga, Distrik Mulyama, dan Distrik Wame.

“Hari ini kita bagikan dan datang langsung menyerahkan kepada kepala distrik, kepala kampung, dan masyarakat, dengan harapan bantuan ini berguna bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Atenius Murip menyampaikan bahwa penyaluran bantuan akan terus berlanjut ke distrik-distrik lain sesuai jadwal yang telah disusun oleh pemerintah daerah.

“Besok juga sudah dijadwalkan penyaluran ke distrik-distrik yang lain. Saya berharap di awal tahun ini, bantuan pemerintah yang dikirim melalui Bulog dan disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dapat benar-benar bermanfaat dan digunakan dengan baik oleh masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri bantuan yang diterima dan memanfaatkannya secara bijak, seraya berharap agar berkat dan bantuan selanjutnya dapat terus hadir bagi Kabupaten Jayawijaya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Atenius Murip menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk para kepala distrik, jajaran Dinas Ketahanan Pangan, serta aparat keamanan dari TNI dan Polri yang turut mendampingi proses penyaluran bantuan.

“Terima kasih kepada semua yang telah membantu, para kepala distrik, Dinas Ketahanan Pangan, masyarakat penerima manfaat, serta aparat keamanan TNI dan Polri. Tuhan memberkati kita semua. Shalom,” tutup Bupati.

Kegiatan penyaluran bantuan ini berlangsung tertib, aman, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jayawijaya.

Berbagi Ilmu dan Wawasan,Kades Belitung Timur Sambangi BUMdes Mufakat Sejahtera

INLINK,BELITUNG | Kepala Desa Kurnia jaya Kecamatan Manggar Kab. Belitung timur beserta rombongan berkunjung ke BUMDes Mufakat sejahterah Desa Air Merbau, Tanjung pandan Kab. Belitung di sapa dengan harmonis dan ke akrapan.

Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kapasitas dalam pengelolaan unit usaha desa, serta memperkuat hubungan antar-desa dalam bidang ekonomi masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak saling berbagi pengalaman mengenai pengembangan potensi desa dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola BUMDes secara berkelanjutan.

Kegiatan ini berlangsung di pondok kebun Ketahanan Pangan Bumdes Mufakat Sejahtera Desa Air Merbau, di kebun tersebut terdapat tanaman pohon pisang juga ternak bebek petelur, rombongan disambut dengan hangat oleh perangkat desa serta pengurus BUMDes setempat.
Rabu(21/01/2026)

Kepala desa Belitung Timur Dju’an mengatakan ke pada wartawan kabar today, pertemuan ini untuk saling berbagi ilmu (wawasan – red)untuk pemeliharaan ternak Bebek yang mana selama ini penghasilan yang di dapat belum maksimal.

“untuk ternak Bebek kami sudah berjalan dengan baik, namun kendala pak, dalam hati kami belum maksimal untuk hasilnya itu menjadi Pertayaan juga bagi kami. jadi kami di sini butuh belajar apa yang sih missnya dalam penanganan Bebek ini.” Ujarnya saat di wawancara wartawan Kabar today co id.

Lanjut ia mengatakan, di sini kami telah mendapatkan apa yang terkendala selama ini kami evaluasi untuk perbaikan merubah pola dalam penangan memelihara Bebek.

“Alhamdulillah disini kami telah mendapatkan bagaimana cara memelihara, kami akan merubah pola dan kami akan evaluasi dalam penanganan memelihara Bebek supaya bisa berhasi dengan maksimal.” Pungkasnya.

Direktur Bumdes Mufakat sejah Terah Ali asmara menjelaskan, di mulai dari kandang, pakan dan kebersihan itu harus di perhatikan, menurutnya kandang yang salalu kering itu bisa menjaga kesehatan pada Bebek,selama beberapa bulan ini hasil dari pada ternak Bebek petelur tersebut sangat membuahkan hasil dan bisa membantu masyarakat untuk kebutuhan.

“Di mulai dari pakan dan kandang itu harus di perhatikan, di sini kami sebut dengan sebutan kandang kering. untuk pakan sendiri ada juga pakan yang dari tanaman rumput jenis ajola yang di tenam dengan wadah yang berisi air.” Jelas Ali.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama antara pengurus kedua BUMDes, perangkat desa, dan tamu undangan, sebagai simbol persahabatan dan komitmen untuk bersama memajukan ekonomi desa melalui BUMDes.Tutup.

Pemda Jayawijaya Fasilitasi Perdamaian Oknum Yali dan Lani,Wamena Terpantau Aman Terkendali

Wamena 20 Januari

INLINK,WAMENA | Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saat ini dalam keadaan aman dan terkendali pasca terjadinya keributan yang melibatkan oknum dari kelompok Yali dan Lani Jaya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., dalam wawancara pada sore hari ini. Bupati menjelaskan bahwa peristiwa yang sempat terjadi merupakan lanjutan dari proses penyelesaian masalah antara oknum dari kedua belah pihak yang sebelumnya belum sepenuhnya tuntas, sehingga memicu keributan kecil yang sempat beredar di media.

“Pada sore hari ini dapat kami sampaikan bahwa kondisi Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, aman terkendali. Pasca kejadian kemarin, memang ada sedikit keributan karena penyelesaian masalah sebelumnya belum tuntas,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah segera mengambil langkah cepat melalui proses mediasi dan dialog damai yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Mediasi tersebut difasilitasi langsung oleh Wakil Gubernur, Wakil Bupati Jayawijaya, Pemerintah Kabupaten Lani Jaya, Sekretaris Daerah Lani Jaya, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, serta Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dari Jayawijaya dan Lani Jaya.

Hasil dari mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama, di mana kelompok Lani yang berada di wilayah Sinakma Atas menyatakan secara tegas tidak akan melakukan perang atau aksi lanjutan, dan hal serupa juga disampaikan oleh kelompok Yali di wilayah Wouma Bawah. Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga perdamaian dan ketertiban di Kabupaten Jayawijaya.

Selain itu, pihak korban dari kelompok Yali juga menyampaikan penyesalan atas terganggunya aktivitas masyarakat Kabupaten Jayawijaya dalam dua hari terakhir, yang sempat menimbulkan rasa was-was di tengah masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya selaku kabupaten induk yang telah melahirkan tujuh kabupaten pemekaran, turut memberikan bantuan kemanusiaan berupa beras masing-masing 2 ton untuk kelompok Lani dan 2 ton untuk kelompok Yali, agar kedua kelompok dapat kembali ke rumah masing-masing dan menjalankan proses perdamaian secara baik.

“Bantuan ini kami berikan agar saudara-saudara kita bisa kembali ke rumah, melaksanakan perdamaian, dan tidak lagi berkumpul di jalan-jalan,” tambah Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, mengingat Wakil Gubernur telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyelesaian damai secara menyeluruh.

Mengakhiri keterangannya, Bupati Atenius Murip mengimbau seluruh masyarakat agar kembali menjalankan aktivitas secara normal.
“Mulai besok, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Perkantoran, sekolah, dan aktivitas perekonomian dapat berjalan seperti biasa,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, aparat keamanan, serta insan pers yang telah berperan menjaga situasi tetap kondusif.

Upacara Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 Digelar di Mako Polres Belitung

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Polres Belitung melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 pada Senin, 19 Januari 2026 pukul 08.00 WIB bertempat di halaman Mako Polres Belitung.

 

Kegiatan upacara ini berlangsung sebagai bentuk peneguhan kembali komitmen, disiplin, serta tanggung jawab seluruh personel dalam menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara dan pelayan masyarakat.

 

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K. selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh para pejabat utama, personel dan ASN Polres belitung.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Belitung menekankan bahwa Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting bagi seluruh personel untuk meneguhkan komitmen, disiplin, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas. Upacara ini bukan sekadar rutinitas, namun menjadi pengingat agar setiap personel senantiasa bertugas secara profesional, berintegritas, serta humanis dalam melayani masyarakat.

 

Kapolres Belitung juga memberikan penekanan kepada seluruh personel Polres Belitung untuk senantiasa menjaga disiplin dan etika dalam pelaksanaan tugas, menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai citra Polri, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan berkeadilan, serta menjaga soliditas dan meningkatkan kewaspadaan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

Tak lupa beliau juga mengajak seluruh personel menjadikan momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai sarana evaluasi diri untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Belitung.

Ketua TP PKK Kab Jayawijaya Tinjau LangsungPanen Raya Ubi Jalar Kelompok Tani Wotelama

Wamena sabtu 17 Januari 2026

INLINK,WAMENA | Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.Kj, bersama Bapak Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya melaksanakan kegiatan Panen Raya Ubi Jalar bersama Kelompok Tani Wotelama.

Kegiatan ini berlangsung di Kampung Tikawo, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, mulai pukul 09.11 WIT sampai selesai.

Panen raya ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam mendukung ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat memotivasi kelompok tani untuk terus mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas ubi jalar sebagai pangan lokal unggulan.

Bupati Jayawijaya Hadiri UMKM Papua Kreatif Emas dan Dorong Pengembangan Kampung Wisata Aitok

INLINK,WAMENA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, bersama Dandim 1702 Jayawijaya serta Kepala Bandara Udara Wamena, menghadiri kegiatan UMKM Papua Kreatif Emas yang berlangsung di Kabupaten Jayawijaya.

Usai menghadiri kegiatan tersebut, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan dengan meninjau potensi wisata alam berupa air terjun serta melakukan penanaman kopi di Kampung Aitok, Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui UMKM, pariwisata, dan pertanian berkelanjutan.
Dalam wawancara di lokasi, Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyampaikan bahwa wilayah Pegunungan Papua memiliki potensi alam yang sangat eksotik dan indah, namun pengembangannya sangat bergantung pada kesadaran dan kemauan masyarakat sebagai pemilik wilayah tersebut.

“Di lembah-lembah pegunungan ini tempatnya eksotik, pemandangannya indah sekali. Sekarang tergantung penghuni tempat-tempat itu mau diapakan, mau dikembangkan sebagai tempat wisata atau tidak, itu tergantung kita yang ada,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa Kampung Aitok sebelumnya dipersepsikan sebagai wilayah yang sulit dikembangkan karena kondisi alamnya yang kering dan dianggap tidak dapat diubah. Namun, melalui inisiatif dan kreativitas pemilik lahan serta masyarakat setempat, kawasan tersebut kini mulai menunjukkan potensi wisata yang menjanjikan.

“Hari ini kita melihat Kampung Wisata Aitok. Dalam bahasa daerah, Aitok itu diperkirakan daerah yang tidak bisa dikembangkan. Tapi hari ini pemilik tempat bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang menarik, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tapi juga bagi masyarakat dan siapa saja yang datang menikmati alam,” lanjutnya.

Menurut Bupati, perubahan tersebut terlihat dari pemanfaatan lahan yang sebelumnya kering menjadi kolam ikan, kebun kopi, area wisata, serta keberadaan air terjun yang eksotis.

“Ternyata di situ bisa jadi kolam ikan, ada tempat wisata, pemandangan yang indah, kebun yang tidak hanya ubi tapi juga bisa tanam kopi. Di samping itu ada air terjun yang eksotis yang bisa kita kunjungi,” ungkap Bupati.

Bupati menekankan bahwa kunci utama pengembangan adalah kemauan untuk berbuat terlebih dahulu, bukan menunggu bantuan dari pemerintah.

“Jangan menunggu bantuan proposal dari pemerintah. Ketika ada keinginan dan aksi nyata, pemerintah akan datang melihat dan melakukan pendampingan sesuai kemampuan yang ada,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan beberapa kelompok masyarakat di Distrik Wolo yang sebelumnya berinisiatif mengembangkan wisata alam secara mandiri. Setelah melihat hasil nyata, pemerintah kemudian memberikan bantuan sebagai bentuk respons dan dukungan.

“Karena kita lihat ada aksi, ada hasil, maka kita beri bantuan. Pengembangan itu dimulai dari kemampuan diri sendiri, lalu pemerintah hadir membantu apa yang bisa dibantu, seperti listrik dan air,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak menunggu perubahan dari luar, melainkan memulai dari diri sendiri dengan memanfaatkan potensi alam yang ada.

“Jangan menunggu orang lain datang untuk mengubah kita. Dari diri kita sendiri, potensi alam yang ada kita kembangkan untuk kehidupan keluarga yang lebih baik. Pemuda-pemuda kita harus melihat potensi itu. Selamat dan sukses. Terima kasih, Tuhan memberkati,” tutup Bupati.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Jayawijaya.