Polsek Sukodono Pastikan Jagung Warga Siap Topang Swasembada Pangan

INLINK, SRAGEN — Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional tidak hanya digelorakan dari pusat, tetapi juga dikawal langsung hingga ke lahan pertanian desa. Hal itu tercermin dari langkah nyata jajaran Polsek Sukodono yang melakukan pengecekan langsung tanaman jagung milik warga di Dukuh Karangbale, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Kamis (12/2/2026).

Di atas lahan baku sawah seluas 1.250 meter persegi, tanaman jagung berusia 45 hari tampak tumbuh merata dan sehat. Kondisi tanah yang datar, kecukupan air dari hujan, serta tidak ditemukannya serangan hama menjadi indikator bahwa proses budidaya berjalan optimal dan berpotensi menghasilkan panen yang baik.

Kapolsek Sukodono AKP Mujiyanto, menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan pangan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa lahan pertanian warga benar-benar produktif dan mendapat pendampingan yang cukup, sehingga target swasembada pangan dapat tercapai,” ujarnya.

Selain memantau kondisi tanaman, petugas juga mencermati proses perawatan, mulai dari pembersihan gulma hingga ketersediaan pupuk yang dinilai lancar.

Pendekatan langsung ke lapangan ini diharapkan mampu membangun kepercayaan dan semangat petani untuk terus mengolah lahannya secara maksimal.

Langkah Polsek Sukodono tersebut menjadi bagian dari gerak bersama jajaran Polres Sragen dalam mendukung implementasi 8 Program Prioritas Nasional (Asta Cita Presiden).

Melalui pengawalan dari sisi keamanan dan pendampingan sosial, Polri mengambil peran strategis sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Dengan turun langsung ke sawah, Polsek Sukodono menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya hadir di jalan raya dan ruang pelayanan publik, tetapi juga berakar di ladang-ladang pertanian sebagai fondasi kekuatan bangsa.

Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir Hari Ini, Polda Jateng Berharap Budaya Tertib Lalu Lintas Berlanjut Hingga Arus Mudik Lebaran

INLINK, Polda Jateng, Semarang | Operasi Keselamatan Candi 2026 secara resmi akan dinyatakan berakhir pada malam ini, Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari pelaksanaan, Kepolisian Daerah Jawa Tengah memberikan apresiasi besar terhadap respon positif dan peningkatan kepatuhan masyarakat di jalan raya.

​Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan operasi. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya bukan terletak pada jumlah penindakan, namun meningkatnya kesadaran masyarakat melalui berbagai pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian di lapangan selama masa operasi.

“Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan anda adalah prioritas kami,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu siang.

Selama dua pekan, berbagai inovasi kegiatan telah digelar, mulai dari edukasi masif ke sekolah-sekolah (Dikmas Lantas), dialog simpatik dengan para pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi para pejuang transportasi. Semua itu dilakukan untuk menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan.

Berdasarkan data rekapitulasi hingga hari terakhir, meski tercatat puluhan ribu pelanggaran yang didominasi usia produktif, tren kesadaran untuk menggunakan helm SNI dan menghindari lawan arus menunjukkan grafik yang membaik di beberapa titik pantauan.

“Kami menyadari bahwa mengubah perilaku dan kebiasaan tidak bisa instan. Namun, melalui operasi ini, kita berupaya meletakkan pondasi pendidikan karakter dan disiplin berlalu lintas, terutama bagi generasi muda yang merupakan investasi masa depan bangsa,” tambah Kombes Pol Artanto.

​Kabid Humas juga mengingatkan bahwa dengan berakhirnya operasi ini pihaknya dihadapkan dengan tantangan yang lebih besar, yakni pengamanan bulan suci Ramadhan dan arus mudik Lebaran 1447 H. Kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik nanti akan sangat ditentukan oleh tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

​“Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,” pungkasnya.

Patroli Ops Keselamatan Candi 2026, Satlantas Amankan Kawasan Waduk Gajah Mungkur

INLINK, WONOGIRI – Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri menggelar patroli dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026 di kawasan obyek wisata Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Minggu (15/2/2026) pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat saat akhir pekan.

Patroli dipimpin Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, dengan melibatkan personel Satlantas. Petugas melaksanakan pengaturan dan pengamanan arus kendaraan di seputar kawasan wisata, sekaligus melakukan pemantauan situasi kamtibmas dan memberikan imbauan kepada para pengunjung.

“Personel kami melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu tertib dan patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas. Langkah ini penting untuk menekan angka kecelakaan dan mengurangi fatalitas korban laka lantas di wilayah hukum Polres Wonogiri,” ujar Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, SH, MH, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM.

Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas masyarakat di kawasan wisata berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan. Karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi bagian dari strategi preventif guna memastikan arus tetap lancar dan situasi tetap kondusif.

Dari hasil pemantauan, situasi di kawasan Waduk Gajah Mungkur terpantau aman dan terkendali. Arus lalu lintas berjalan lancar, serta para pengunjung dinilai cukup disiplin dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

Operasi Keselamatan Candi 2026 sendiri merupakan upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib di jalan raya. Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama.

Ratusan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar PHBI ke-25 di Manyaran, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

INLINK, WONOGIRI – Sekitar 500 jemaah menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) ke-25 yang digelar di halaman Masjid Al-Mutaqin, Dusun Platar, Desa Pijiharjo, Kecamatan Manyaran, Sabtu (14/2/2026) malam. Kegiatan bertema “2026 Semangat Bertumbuh Dengan Iman” itu berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai.

Acara menghadirkan penceramah Drs. H. Wasono Nurhadi, pengasuh Ponpes Santri Makaryo Surakarta. Sejumlah unsur Forkopimcam Manyaran turut hadir, di antaranya Camat Manyaran Toto Trimulyarto, perwakilan Danramil 11 Manyaran, Kapolsek Manyaran yang diwakili Aipda Danur Tri H., Kepala KUA Manyaran, para kepala desa se-Kecamatan Manyaran, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam tausyiahnya, Ustaz Wasono Nurhadi mengajak masyarakat menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Ia juga menekankan pentingnya memaknai peringatan hari besar Islam sebagai momentum memperkuat semangat perjuangan dan meneladani ajaran Rasulullah SAW.

Kapolsek Manyaran AKP Parji, SH memimpin langsung pengamanan kegiatan tersebut. Personel Polsek Manyaran melakukan pengawasan dan pengendalian (wasdal) guna memastikan acara berjalan tertib.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, SH, MH mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif. Alhamdulillah hingga acara selesai situasi tetap terkendali,” ujar AKP Anom.

Ia menambahkan, sinergitas antara panitia, tokoh agama, aparat pemerintah dan kepolisian menjadi kunci suksesnya kegiatan yang dihadiri ratusan jemaah tersebut.

Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan masyarakat, khususnya menjelang Ramadhan, dengan menghadirkan pengamanan yang humanis dan profesional demi terciptanya situasi kamtibmas yang sejuk di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Solid dalam Tim, Sportif dalam Bertanding, Tim Karesidenan Pati Raih Runner Up di Piala IMIPAS Jawa Tengah 2026

INLINK, Tim minisoccer UPT Pemasyarakatan Karesidenan Pati berhasil meraih posisi Runner Up pada ajang Piala IMIPAS Jawa Tengah 2026 setelah melalui pertandingan final yang berlangsung sengit melawan Karesidenan Semarang B. Kompetisi ini merupakan ajang kebersamaan dan sportivitas bagi jajaran UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Jawa Tengah dalam mempererat sinergi melalui olahraga.

Sejak peluit awal dibunyikan, tim Karesidenan Pati tampil percaya diri dengan permainan kolektif dan strategi yang disiplin. Tekanan demi tekanan berhasil dibangun serta sejumlah peluang tercipta sepanjang laga. Meski hasil akhir belum berpihak, perjuangan hingga menit terakhir menjadi bukti semangat pantang menyerah dan kekompakan tim dalam menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Kami tetap bangga atas perjuangan seluruh pemain. Posisi Runner Up ini adalah hasil dari kekompakan, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Lebih dari sekadar hasil akhir, yang terpenting adalah terjaganya sportivitas dan kebersamaan antarjajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi”.

Alami Patah Tulang Akibat Laka Tunggal, Quick Respon Polsek Cilongok Polresta Banyumas Evakuasi Korban Ke RSUD Ajibarang

INLINK , Polsek Cilongok Respons sigap ditunjukkan jajaran Polresta Banyumas usai menerima laporan masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Raya Pernasidi, tepatnya di depan Kantor Telkom Cilongok, Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Sabtu malam (14/2/2026) sekitar pukul 22.30 wib.

Petugas piket, Aiptu Sutono, Aiptu Djudju, dan Aipda Fajar langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, mulai dari pendataan saksi di tempat kejadian perkara (TKP) hingga pengamanan barang bukti.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam list merah bernomor polisi R-3457-BE yang diduga tergelincir akibat kondisi jalan yang licin karena hujan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cilongok AKP Mugiono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengendara sepeda motor berinisial OK, warga Desa Karangtengah, mengalami luka cukup serius akibat insiden tersebut.

“Korban diduga mengalami fraktur pada kaki kanan dan lengan tangan serta luka memar di bagian kepala setelah terjatuh saat kendaraan tergelincir di jalan yang basah karena hujan,” jelas AKP Mugiono saat dikonfirmasi.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Cilongok 1 guna mendapatkan penanganan medis awal sebelum dirujuk ke RSUD Ajibarang untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian depan.

Guna memastikan situasi lalu lintas di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif, petugas Polsek Cilongok juga berkoordinasi dengan Unit Laka Sat Lantas Polresta Banyumas Pos Ajibarang untuk penanganan lanjutan.

AKP Mugiono menegaskan bahwa langkah cepat yang dilakukan anggotanya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk Quick Respon Polri dalam menangani setiap laporan masyarakat, khususnya guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama dalam kondisi cuaca hujan yang berpotensi membuat permukaan jalan menjadi licin.

“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengurangi kecepatan saat hujan, serta menjaga jarak aman guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya,” imbuhnya.

Satlantas Metropolitan Jakarta Timur Gelar Ops Keselamatan Jaya 2026 di TL Halim Lama

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, Satlantas Metropolitan Jakarta Timur melaksanakan Operasi Keselamatan Jaya 2026 pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini digelar di kawasan TL Halim Lama, Jalan D.I. Panjaitan, Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Operasi tersebut dipimpin oleh Kasatgas I Preemtif Ops Keselamatan Jaya Satlantas Metropolitan Jakarta Timur, AKP Budi Lestari, dengan melibatkan personel gabungan dari POM TNI, Intel Polres, Sabhara, anggota Satlantas, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Dalam pelaksanaannya, petugas membentangkan spanduk dan membagikan brosur Ops Keselamatan Jaya kepada pengguna jalan. Selain itu, dilakukan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat, serta imbauan melalui woro-woro agar masyarakat mematuhi etika dan peraturan lalu lintas. Petugas juga memberikan teguran secara humanis kepada pengendara yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
“Operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan edukatif agar masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Budi Lestari di sela kegiatan.

Sementara itu, PS Kasatlantas Metropolitan Jakarta Timur, Kompol Harnas Prihandito, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan Ops Keselamatan Jaya 2026 bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. “Kami berharap melalui kegiatan ini, budaya tertib berlalu lintas dapat terus meningkat,” tuturnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Bhabinkamtibmas Cakung Timur Dorong Ketahanan Pangan, Tebar 500 Bibit Lele di Urban Farming JGC

Jakarta Timur — Upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah terus diperkuat jajaran kepolisian melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakung Timur melaksanakan pembinaan urban farming sekaligus penyerahan 500 bibit ikan lele di Kebun Urban Farming Pos Pol JGC RW 14, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakung Timur Aiptu Ade Cahya Mulyadi bersama petugas PPSU setempat. Penebaran bibit lele dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan bergizi sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan di lingkungan warga.

Urban farming yang dikelola bersama ini diharapkan mampu menjadi percontohan kemandirian pangan skala lingkungan, sekaligus mempererat kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial.

Kapolsek Cakung AKP Andre Try Putra, menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ketahanan pangan merupakan bagian dari penguatan peran Polri sebagai penggerak dan pendamping masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk ketahanan pangan. Melalui urban farming ini, kami ingin mendorong kemandirian warga serta memperkuat kebersamaan di lingkungan,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, kegiatan positif seperti ini juga menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Lingkungan yang aktif, produktif, dan guyub dinilai lebih kuat dalam menangkal konflik sosial maupun kenakalan remaja.

Polsek Cakung juga mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan kosong secara produktif, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan wilayah masing-masing. Warga diminta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila terdapat potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial di lingkungan.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran polisi di kebun urban farming menjadi gambaran nyata bahwa menjaga ketahanan pangan dan keamanan wilayah dapat berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarakat.

Polda Babel Kembali Resmikan dan Groundbreaking SPPG, Komitmen Nyata Dukung Program MBG

Polda Bangka Belitung kembali meresmikan operasional 3 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri pada Jumat (13/2/26). Peresmian sendiri dipusatkan di SPPG Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah.

Selain meresmikan operasional SPPG, Polda Babel juga melakukan groundbreaking 2 unit SPPG Polri yang ada di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Selatan.

Peresmian dan groundbreaking ini dilakukan oleh Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda yang diikuti oleh Pejabat Polda hingga Kapolres/ta jajaran diwilayah masing-masing.

“Alhamdulillah hingga saat ini, Polda Bangka Belitung telah melaksanakan pembangunan 10 SPPG yang dapat melayani penerima manfaat dengan estimasi 21 ribu siswa yang tersebar di Pulau Bangka dan Pulau Belitung,”kata Murry dalam sambutannya.

Murry membeberkan, dari 10 unit SPPG yang telah dibangun itu, 7 diantaranya sudah beroperasional dan unit yang lainnya sedang berlangsung groundbreaking atau peletakan baru pertama.

Adapun rinciannya sebagai berikut :
1. SPPG Taman Sari Pangkalpinang dengan 2.702 siswa penerima manfaat.
2. SPPG Merawang Kabupaten Bangka dengan 3.146 siswa penerima manfaat.
3. SPPG Sungailiat Kabupaten Bangka dengan 2.031 siswa penerima manfaat.
4. SPPG Tanjung Pandan Kabupaten Belitung dengan 2.645 siswa penerima manfaat.
5. SPPG Dendang Kabupaten Belitung Timur dengan 2.485 siswa penerima manfaat
6. SPPG Manggar Kabupaten Belitung Timur dengan 2.278 siswa penerima manfaat.
7. SPPG Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah dengan 2.045 siswa penerima manfaat.
8. SPPG Rangkui Polresta Pangkalpinang sedang berlangsung groundbreaking.
9. SPPG Payung Polres Bangka Selatan sedang berlangsung groundbreaking.
10. SPPG Mendo Barat Polres Bangka.

“Untuk SPPG Sungai Selan yang kita hadiri saat ini, telah menjangkau 4 sekolah dengan total penerima manfaat yakni TK/PAUD 219 siswa, SD 886 siswa, SMP 491 siswa dan SMA/SMK 449 siswa dengan total 2.045 siswa,”bebernya.

Lebih lanjut, Jenderal Bintang Satu Polri ini menegaskan pembentukan SPPG ini merupakan bukti nyata dukungan Polri terhadap program prioritas Presiden RI dalam mengentaskan kemiskinan dan masalah gizi terutama pada anak-anak.

“Tentunya, pemerintah melalui berbagai kebijakannya mendorong semua elemen bangsa termasuk institusi Polri untuk berperan aktif dalam menjawab tantangan sosial yang ada ditengah masyarakat,”tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolda turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam mewujudkan program ini.

“Saya mewakili Pak Kapolda, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam mewujudkan program ini. Semoga kehadiran SPPG ini memberi manfaat nyata serta menjadi model pelayanan gizi terpadu di Bangka Belitung,”ungkapnya.

Sebagai informasi, peresmian dan groundbreaking di Babel ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan serentak di Indonesia.

Agenda nasional ini dilaksanakan secara terpusat oleh Polri di Jakarta yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Tak hanya itu, kegiatan peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serentak serta Gudang Ketahanan Pangan Polri ini turut dihadiri oleh seluruh Kapolda se-Indonesia termasuk Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing.

Presiden R.I Resmikan SPPG Polri, Polres Belitung Siapkan 2.642 Penerima Manfaat Siap Dapatkan Makanan Bergizi.

Belitung – Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan Gedung Ketahanan Pangan Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Di wilayah Kabupaten Belitung, kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG Embun Satam Tanjungpandan Kota yang dilaksanakan oleh Polres Belitung, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., serta dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan TNI AU, AD, OPD terkait, Bhayangkari, dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Belitung menyampaikan bahwa beroperasinya SPPG Embun Satam Tanjungpandan merupakan bentuk komitmen Polres belitung dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi dan ketahanan pangan, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Belitung.

Sebanyak 2.642 penerima manfaat telah disiapkan untuk menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang terdiri dari siswa tingkat TK, SD, SMP dan SMK. Pada tahap awal, SPPG akan memproduksi sekitar 1.000 porsi makanan per hari dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga 3.000 porsi sesuai kesiapan operasional.

Kapolres juga menyampaikan bahwa operasional SPPG Embun Satam tetap berjalan selama bulan suci Ramadan. Program MBG akan disesuaikan dalam bentuk makanan kering seperti roti, susu, kurma dan makanan bergizi lainnya yang praktis untuk berbuka puasa. Selain pelajar, penerima manfaat juga mencakup balita Posyandu sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

SPPG Embun Satam Tanjungpandan Kota dijadwalkan mulai beroperasi pada 24 Februari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan peresmian di wilayah Kabupaten Belitung berlangsung aman, tertib dan lancar.

Melalui program ini, Polres Belitung menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi generasi penerus bangsa di Kabupaten Belitung.