Kapolres Boyolali Pimpin Upacara Sertijab Tiga Jabatan Stategis, Dua Kapolsek dan Kasat Binmas

INLINK, Boyolali – Polres Boyolali melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab), tiga jabatan strategis di lingkungan Polres Boyolali, meliputi dua jabatan Kapolsek dan satu jabatan Kasat Binmas, pada Rabu (4/2/2026).

Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra dan berlangsung khidmat di halaman Mapolres Boyolali. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Boyolali, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polres Boyolali.

Adapun jabatan Kasat Binmas Polres Boyolali secara resmi diserahterimakan dari IPTU Ignatius Andrean Setianto kepada AKP Joni Aryanto. Sementara itu, jabatan Kapolsek Ampel kini dijabat oleh IPTU Edhy Nugroho, dan jabatan Kapolsek Juwangi dijabat oleh AKP Aris Munandar.

Dalam amanatnya, Kapolres Boyolali menyampaikan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika organisasi, sebagai bentuk pembinaan karier serta penyegaran untuk meningkatkan kinerja institusi.

“Serah terima jabatan ini diharapkan mampu membawa semangat baru, inovasi, dan peningkatan kinerja, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Boyolali,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas, serta berharap pengalaman yang telah diperoleh dapat menjadi bekal berharga di tempat penugasan selanjutnya.
Kepada pejabat baru, Kapolres Boyolali berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, mengenali karakteristik wilayah, serta menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait guna mendukung pelaksanaan tugas Polri yang presisi.

Upacara sertijab ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan, memperkuat soliditas organisasi, serta menegaskan komitmen Polres Boyolali dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Satlantas Polres Boyolali Laksanakan Inspeksi Keselamatan Kendaraan, Dalam Rangka Operasi Keselamatan Candi 2026

INLINK, Boyolali |Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Boyolali melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Inspeksi Keselamatan Kendaraan yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 4 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Jembatan Timbang Banyudono, Kabupaten Boyolali.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas AKP Affandi melalui KBO Satlantas Polres Boyolali Iptu Budi Purnomo, bersama Kanit Kamsel Ipda Nanang Dwi R, Kanit Turjagwali Ipda M. Saiful Rizal, serta didukung oleh personel Satlantas, Dinas Perhubungan/UPPKB, Sidokkes, dan personel Provos Polres Boyolali.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel pengecekan dan arahan yang dipimpin oleh KBO Satlantas Polres Boyolali. Selanjutnya, petugas melaksanakan sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 kepada para pengguna jalan dengan membagikan brosur, leaflet, dan bunga sebagai bentuk edukasi dan imbauan tertib berlalu lintas.

Selain itu, dilakukan pula inspeksi terhadap kendaraan bermuatan berlebih (over load) dan berukuran tidak sesuai standar (over dimensi), serta pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas melakukan 35 penindakan, dengan rincian 25 pelanggaran SIM, 5 STNK, dan 5 pelanggaran sepeda motor.

Secara keseluruhan, kegiatan Inspeksi Keselamatan Kendaraan dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026 berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas serta mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Boyolali.

Polda Jateng Bongkar Sindikat Mafia Pupuk, Kerugian Negara Tembus Rp4,3 Miliar

INLINK, Kota Semarang | Polda Jateng mengungkap kasus penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi yang merugikan petani dan negara. Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka yang merugikan negara sebesar Rp. 4,3 milyar serta menyita ratusan sak pupuk yang diselewengkan.

Hal ini disampaikan Dirreakrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto didampingi Kabid Humas Kombes Pol Artanto dalam konferensi pers di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Banyumanik, Kota Semarang, Rabu (4/2/2026) siang. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah serta PT Pupuk Indonesia Regional Jawa Tengah.

Dalam paparannya, Kombes Pol Djoko Julianto mengungkapkan bahwa ketiga tersangka yang diamankan berinisial RKM, WKD, dan JJ. Para pelaku memiliki peran mulai dari penyedia modal hingga pengepul yang menjual kembali pupuk di luar wilayah distribusi resmi.

“Para pelaku menggunakan modus mendanai petani untuk menebus pupuk subsidi dari alokasi kelompok tani. Setelah didapatkan, pupuk tersebut dikumpulkan dan dijual kembali ke daerah lain dengan harga di atas ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Setelah pupuk ditebus, para pelaku kemudian meminta pupuk tersebut untuk dikuasai dan diedarkan kembali. Praktik ini menjanjikan keuntungan bagi sebagian petani, namun dampaknya sangat merugikan petani di daerah lain.

“Akibat perbuatan tersebut, terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi di sejumlah wilayah. Kondisi ini memaksa petani membeli pupuk dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” lanjutnya.

Jika harga resmi satu sak pupuk bersubsidi sekitar Rp90 ribu, oleh para pelaku dijual kembali dengan harga Rp130 ribu hingga Rp190 ribu per sak, tergantung jenis dan tingkat kelangkaannya.

Perbuatan ini telah dilakukan para pelaku sejak tahun 2020 dengan total penyalahgunaan pupuk mencapai sekitar 665,5 ton. Jumlah tersebut sejatinya dapat memenuhi kebutuhan pupuk lahan pertanian seluas kurang lebih 2.218,6 hektare.

“Akibat perbuatan para pelaku, negara mengalami kerugian sebesar Rp4,3 miliar yang merupakan nilai subsidi pupuk yang telah dikeluarkan pemerintah,” jelasnya.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan barang bukti berupa 300 sak pupuk bersubsidi yang terdiri dari 40 sak pupuk Phonska dan 260 sak pupuk Urea. Selain itu, turut diamankan dua unit kendaraan bermotor berupa truk dan pikap yang digunakan untuk mengangkut pupuk, serta sejumlah telepon genggam milik para tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perdagangan, Undang-Undang Tindak Pidana Ekonomi, serta ketentuan terkait tata kelola pupuk bersubsidi dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.

Sementara itu Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Ibu Yuni, menyebut bahwa penyaluran pupuk bersubsidi telah diatur secara ketat oleh pemerintah dan tidak boleh diperjualbelikan secara bebas.

“Pupuk bersubsidi yang sudah ditebus petani tidak boleh dialihkan atau dijual kembali ke pihak maupun daerah lain. Hal ini untuk memastikan pupuk benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dukungan atas pengungkapan kasus juga disampaikan oleh PT Pupuk Indonesia Regional Jawa Tengah. Staf PT Pupuk Indonesia, Dimas Ari, mengapresiasi langkah Polda Jateng dalam mengungkap kasus tersebut.

“Penegakan hukum ini turut menertibkan distribusi pupuk bersubsidi agar benar-benar sampai kepada petani yang berhak,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Kabid Humas Kombes Pol Artanto menyebut bahwa pengungkapan kasus ini sebagai wujud komitmen Polda Jateng untuk terus mengawal distribusi pupuk bersubsidi agar berjalan sesuai aturan, demi menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan melindungi kesejahteraan petani.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Ia meminta warga tidak ragu melaporkan kepada petugas apabila menemukan penjualan pupuk bersubsidi di atas HET.

“Pupuk bersubsidi adalah hak petani dan harus disalurkan sesuai aturan. Jika masyarakat menemukan adanya penyimpangan harga atau distribusi, segera informasikan kepada petugas agar bisa ditindaklanjuti,” tandasnya.

Kapolrestabes Semarang Gelar Safari Kamtibmas di Gunungpati

INLINK, SEMARANG – Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., melaksanakan Safari Kamtibmas di wilayah hukum Kecamatan Gunungpati, Rabu (4/2/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Gunungpati ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog terbuka antara kepolisian dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Gunungpati.

Safari Kamtibmas tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polrestabes Semarang, unsur Forkopimcam Gunungpati, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, lurah, serta perwakilan dunia pendidikan mulai dari tingkat SMP hingga SMA/SMK. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Gunungpati.

Dalam sambutannya, Camat Gunungpati Ali Ahmadi, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolrestabes Semarang di wilayahnya. Ia menilai Safari Kamtibmas menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh elemen menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera.

Sementara itu, Kapolsek Gunungpati Kompol Agung Raharjo, S.E., memaparkan gambaran situasi kamtibmas di wilayahnya yang secara umum relatif aman dan kondusif. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kriminalitas konvensional serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tanah longsor mengingat kondisi geografis Gunungpati yang berbukit. Polsek Gunungpati, lanjutnya, terus mengintensifkan patroli bersama tiga pilar serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang melekat langsung dengan warga.

Pada sesi arahan, Kapolrestabes Semarang menekankan bahwa kondusivitas wilayah Gunungpati tidak lepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga dunia pendidikan.

“Setiap kecamatan memiliki karakteristik yang berbeda. Gunungpati termasuk wilayah yang kondusif, dan hal ini perlu terus kita jaga bersama. Melalui silaturahmi ini, saya berharap terjalin hubungan yang baik dan komunikasi yang terbuka antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kombes Pol M. Syahduddi.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Forkopimcam Gunungpati dalam menjaga kamtibmas, serta memaparkan berbagai program Polrestabes Semarang, termasuk koordinasi penanganan bencana, pendirian posko kesehatan, hingga dapur lapangan di wilayah terdampak banjir. Kapolrestabes turut mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, salah satunya melalui optimalisasi pemasangan CCTV di tingkat RT dan RW.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Semarang juga mengingatkan pentingnya peran dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang disiplin dan berorientasi pada masa depan. Ia meminta para kepala sekolah untuk terus memberikan pembinaan dan imbauan kepada para siswa agar fokus pada pendidikan dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Selain itu, ia menekankan pemanfaatan aplikasi Libas sebagai sarana pelaporan cepat bagi masyarakat.

“Kamtibmas tidak bisa dijaga hanya oleh aparat. Perlu keterlibatan semua unsur masyarakat. Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak di lapangan, dan dengan kebersamaan kita bisa mewujudkan Kota Semarang yang aman, modern, religius, dan toleran,” tegasnya.

Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setiyo Budi menambahkan bahwa Safari Kamtibmas merupakan agenda rutin yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.

“Melalui Safari Kamtibmas ini, Kapolrestabes Semarang ingin memastikan bahwa komunikasi antara kepolisian dan masyarakat berjalan dua arah. Setiap masukan, kritik, maupun informasi dari warga menjadi bahan evaluasi penting dalam menjaga kamtibmas yang kondusif,” jelasnya.

Kegiatan Safari Kamtibmas diakhiri dengan sesi tanya jawab dan ramah tamah, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergi kuat antara Polri dan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Gunungpati.

Polisi Usut Dugaan Pembakaran Dua Rumah di Jaken, Pelaku Diduga Keluarga Korban

INLINK, PATI — Kepolisian tengah mengusut dugaan tindak pidana pembakaran dua unit rumah di Dukuh Pohlandak, Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Rabu (4/2/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu diduga kuat dilakukan secara sengaja oleh seseorang berinisial K, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Jaken AKP Warsono mengatakan, kebakaran bermula dari cekcok antara korban, Sapin (67), dengan anaknya, Sdri. Sutikah. “Dari hasil keterangan awal, terjadi pertengkaran di dalam rumah sebelum peristiwa kebakaran,” kata AKP Warsono.

Menurutnya, Sutikah kemudian menghubungi kakaknya yang berinisial K. Tak lama kemudian, K datang ke rumah korban. “Sesampainya di lokasi, yang bersangkutan langsung masuk ke dalam rumah dan diduga melakukan aksi pembakaran,” ujar Warsono.

Pelaku K diduga menyiramkan bensin ke kasur di dalam rumah lalu menyulutnya dengan korek api hingga api dengan cepat membesar. “Api menjalar ke bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu jati sehingga kebakaran sulit dikendalikan,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, dua rumah berbentuk limasan ludes terbakar beserta perabot, alat elektronik, dan uang tunai sekitar Rp10 juta. “Kerugian material sementara kami taksir mencapai sekitar Rp120 juta, namun tidak ada korban jiwa,” jelas AKP Warsono.

Petugas Polsek Jaken bersama Tim Inafis Polresta Pati langsung turun ke lokasi. Polisi melakukan olah TKP, pendataan saksi, serta pengamanan barang bukti. “Kami juga langsung berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan satu unit armada berhasil memadamkan api,” katanya.

AKP Warsono menegaskan, perkara ini diproses sebagai dugaan tindak pidana pembakaran. “Kami masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa saksi-saksi dan memburu keberadaan pelaku berinisial K untuk dimintai pertanggungjawaban hukum,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat. “Kami pastikan penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan,” pungkas AKP Warsono.

Sat Samapta Polres Belitung Laksanakan Patroli Sore, Situasi Kamtibmas Kondusif

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Satuan Samapta Polres Belitung melaksanakan patroli sore hari pada Rabu, 04 Februari 2026, pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

 

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis dan lokasi keramaian masyarakat, antara lain Stadion Tanjung Pandan, kawasan Jalan Jenderal Sudirman, serta Terminal Tanjung Pandan.

 

Dalam pelaksanaannya, personel melaksanakan patroli dialogis dengan menyasar pemukiman penduduk, pusat aktivitas masyarakat, serta lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Petugas juga memberikan imbauan dan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminal dan gangguan keamanan.

Selain itu, personel turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

 

Petugas juga memberikan imbauan kepada petugas penjagaan di lokasi tertentu agar meningkatkan kewaspadaan, melakukan pengecekan situasi sekitar secara berkala, serta mengantisipasi terjadinya aksi pencurian maupun gangguan keamanan lainnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengalami aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Belitung melalui call Center 110

 

Melalui kegiatan ini, Polres Belitung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan guna menciptakan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Ketua Terpilih HIPMI Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Kerakyatan

INLINK,WAMENA | Ketua terpilih Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Pegunungan, Anthonius Wetipo, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membangun ekonomi kerakyatan usai memperoleh dukungan secara mufakat dalam proses penjaringan calon Ketua Umum HIPMI Papua Pegunungan,pada Senin 2 Februari 2025.

Dalam wawancara bersama awak media, Anthonius menyebut proses yang terjadi sebagai sebuah anugerah.
“Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Hari ini terjadi satu mukjizat yang tidak saya duga. Tuhan sungguh baik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dukungan tersebut lahir dari sikap kebesaran hati para senior, khususnya Onisimus, yang mempercayakan tanggung jawab kepemimpinan kepadanya. Menurut Anthonius, kepengurusan HIPMI ke depan akan disusun secara bersama dan inklusif.

“Kami akan menyusun kepengurusan bersama-sama. Tentunya dengan meminta persetujuan dari pemerintah yang sah serta memohon bimbingan dari BPP HIPMI Pusat dan BPD HIPMI Provinsi Papua Pegunungan,” jelasnya.

Anthonius juga menegaskan bahwa HIPMI Papua Pegunungan harus menjadi wadah yang melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang tangguh dan berdaya saing. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pengusaha di Papua Pegunungan untuk membangun ekonomi rakyat tanpa membawa kepentingan politik praktis.

“Kita kolaborasi bersama untuk membangun ekonomi kerakyatan. Tidak ada politik praktis. Kita fokus membangun ekonomi untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anthonius menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mengawal visi-misi Gubernur Papua Pegunungan di bidang ekonomi.
“Kami siap mengawal seluruh program pemerintah daerah. Kami akan berjalan bersama dalam proses selanjutnya,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Anthonius mengajak seluruh pengusaha muda Papua Pegunungan untuk bersatu dan menyampaikan kabar baik kepada masyarakat bahwa setelah pelantikan, HIPMI siap berbenah dan bergerak maju membangun ekonomi daerah.

Sekretaris Caretaker: Ketua Umum Terpilih Dicapai Secara Mufakat
Sementara itu, Sekretaris Caretaker BPD HIPMI Papua Pegunungan, Saipul Bahri, menjelaskan bahwa pada 2 Februari 2026 telah dilaksanakan penutupan pendaftaran bakal calon Ketua Umum HIPMI Papua Pegunungan.

Ia mengungkapkan bahwa proses tersebut berlangsung penuh haru karena salah satu bakal calon memberikan dukungan kepada bakal calon lainnya, sehingga tercapai kesepakatan secara mufakat.
“Hari ini, walaupun Musda belum dilaksanakan, Papua Pegunungan sudah memiliki Ketua Umum secara mufakat sebelum musyawarah daerah,” jelas Saipul Bahri.

Terkait tahapan selanjutnya, ia menyampaikan bahwa Caretaker akan melaksanakan agenda silaturahmi daerah, sekaligus mengumumkan hasil verifikasi berkas pendaftaran. Setelah itu, Musyawarah Daerah (Musda) direncanakan akan digelar pada 6 Februari 2026.

Saipul Bahri juga mengapresiasi suasana damai dan sambutan hangat masyarakat Papua Pegunungan selama proses berlangsung.
“Terus terang saya merinding melihat begitu baiknya masyarakat Papua. Isu-isu di luar sangat berbeda dengan kenyataan di lapangan. Di sini sangat damai,” tuturnya.

Ia menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran tahapan pembentukan kepengurusan HIPMI Papua Pegunungan.

TP3 Polres Metro Jakarta Timur dan Patra PMJ Tinjau Kesiapan Posko Terpadu Anti Tawuran di Makasar

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung pengamanan wilayah, Tim TP3 Polres Metro Jakarta Timur bersama Patra Polda Metro Jaya melakukan kunjungan ke Posko Terpadu Anti Tawuran RW 09, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (4/2/2026) dini hari.

 

Kunjungan dilaksanakan sekitar pukul 02.00 WIB di Posko Terpadu Anti Tawuran yang berlokasi di Jalan Jemgki RT 04/09, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan personel yang bertugas dalam mengantisipasi potensi tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya.

 

Adapun personel yang melaksanakan tugas jaga di posko tersebut terdiri dari Ipda Edi Purnomo, Aiptu Suyono, Aiptu Yuswelen Luber, Aipda Jamal, Aipda Maryadi, Briptu Rasyid, dan Bripda Aziz.

 

Salah satu perwakilan TP3 Polres Metro Jakarta Timur menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin terhadap posko-posko terpadu.

“Kami ingin memastikan personel siap siaga dan posko berfungsi optimal sebagai langkah pencegahan tawuran di wilayah,” ujarnya.

 

Dengan adanya kunjungan dan pengecekan tersebut, diharapkan pelaksanaan tugas pengamanan di Posko Terpadu Anti Tawuran RW 09 Makasar dapat berjalan maksimal. Kepolisian terus berkomitmen meningkatkan upaya preventif demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Timur.

Antisipasi Tawuran, Polsek Ciracas Gelar Apel Pengamanan di Posko Terpadu Pasar Rebo

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka mengantisipasi aksi tawuran di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur, jajaran Polsek Ciracas bersama unsur terkait menggelar apel pengamanan di Posko Terpadu Jaga Jakarta, Rabu (4/2/2025) dini hari.

 

Apel pengamanan dilaksanakan pada pukul 00.05 WIB, bertempat di Posko Terpadu Anti Tawuran bawah Flyover Pasar Rebo, Jalan Raya Bogor KM 24, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kaposko Terpadu Anti Tawuran, IPTU Saepudin selaku Kapolsubsektor Terminal Bus Kampung Rambutan.

 

Sebanyak 18 personel gabungan dikerahkan dalam apel tersebut, terdiri dari unsur TNI Koramil, Pam Ovit Polda Metro Jaya, Samapta PMJ, Propam Polres, Satreskrim, personel Polsek Ciracas, serta Satpol PP.

 

Dalam arahannya, IPTU Saepudin menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan keselamatan personel dalam pelaksanaan tugas. “Sesuai perintah pimpinan, kita melaksanakan pengamanan antisipasi tawuran. Apabila terjadi gangguan kamtibmas, laksanakan pengamanan secara berkelompok dan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar IPTU Saepudin.

Ia juga mengingatkan agar personel tetap standby di sekitar posko, mengingat fasilitas posko masih dalam proses pembangunan, serta selalu waspada selama menjalankan tugas.

 

Usai apel, seluruh personel gabungan tetap disiagakan di sekitar Posko Terpadu Anti Tawuran untuk melakukan pengamanan dan pemantauan wilayah. Melalui kegiatan ini, diharapkan potensi tawuran dapat dicegah sejak dini sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Ciracas tetap aman dan kondusif.

Sat Lantas Polres Metro Jaktim Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Melalui Ops Keselamatan Jaya 2026

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/, 4 Februari 2026 – Satuan Lalu lintas Polres Metropolitan Jakarta Timur menggelar Ops Keselamatan Jaya 2026 di persimpangan Halim Lama, Jalan DI Panjaitan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan meminimalisir pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

 

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Polres, POM TNI, Dishub, hingga Provos, dengan pendekatan humanis dan edukatif kepada masyarakat.

 

Dalam kegiatan ini, petugas membentangkan spanduk, membagikan brosur, serta memberikan edukasi langsung kepada pengendara roda dua maupun roda empat.

 

Peneguran dilakukan secara humanis bagi pengendara yang tidak memasang tanda nomor kendaraan bermotor, sekaligus menghimbau pentingnya mematuhi rambu lalu lintas dan etika berkendara.

 

Kasat Lantas Metropolitan Jakarta Timur, Kompol Harnas Prihandito, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang menjadi tanggung jawab bersama.

 

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita semua. Kami berharap masyarakat tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

 

Selain edukasi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya protokol kesehatan selama interaksi dengan masyarakat. Petugas berharap melalui pendekatan humanis dan komunikatif ini, warga Jakarta Timur dapat lebih disiplin dan sadar akan keselamatan berkendara sehari-hari.

 

Kasat Lantas menegaskan himbauan Kamtibmas bagi seluruh masyarakat: patuhi rambu lalu lintas, gunakan perlengkapan berkendara dengan benar, dan tetap waspada di jalan. Kesadaran dan disiplin masyarakat menjadi kunci terciptanya lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib bagi semua pengguna jalan.