Polres Belitung Bagikan Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Menumbing 2026

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, Polres Belitung melaksanakan kegiatan pembagian helm gratis kepada pengendara roda dua dalam rangka Operasi Keselamatan Menumbing Tahun 2026.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Belitung Kompol Maulup Irsan, S.IP, didampingi Kasat Lantas Polres Belitung Iptu Ervindo Thio Prabowo, S.Tr.K, Kasiwas Polres Belitung Iptu Amril, Kanit Regident Satlantas Polres Belitung Ipda Aprian Saputra, personel Polres Belitung, serta pihak Jasa Raharja.

 

Kegiatan berlangsung di Bundaran Satam, Kabupaten Belitung.

Pembagian helm dilakukan secara humanis kepada pengendara sepeda motor yang melintas, khususnya bagi pengendara yang belum menggunakan helm standar. Selain pembagian helm, petugas juga memberikan Brosur imbauan dan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas

 

Kabag Ops Polres Belitung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan edukatif Polri dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

 

Melalui Operasi Keselamatan Menumbing 2026, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam berkendara.

 

Salah seorang pengendara roda dua yang menerima helm gratis menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Belitung atas kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Ia mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan mengingatkan pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

 

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat pengguna jalan yang menyambut baik kepedulian Polres Belitung terhadap keselamatan berlalu lintas.

Puluhan Penghuni Apartemen Jardin- Cihampelas, Bandung Lakukan Aksi Damai Minta Ganti Kurator 

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Puluhan penghuni Apartemen Jardin- Cihampelas, Bandung ramai-ramai mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Niaga Jakarta Pusat untuk melakukan aksi damai untuk meminta agar hakim bisa menganti kurator yang saat ini sedang mengurus permasalahan kasus apartemen tersebut, selasa, (03/02/2025).

 

Aksi damai yang dilakukan oleh para penghuni karena para penghuni marah pasalnya Apartemen sudah di bayar lunas tetapi mereka belum menerima sertifikat hak milik satuan rumah susun (SHM SRS) belum didapatkan.

 

Untuk diketahui,perkara PT Kagum Karya Husada (KKH) dan HS dengan nomor pekara pekara 141/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst sudah diputusan pailit oleh majelis hakim PN.Niaga Jakarta Pusat sejak 5 Oktober 2020 dan oleh Pengadilan Niaga pada PN.Niaga Jakarta Pusat mengangkat lima orang kurator.

 

Kuasa hukum sekaligus pemilik beberapa unit dari Apartemen Jardin- Cihampelas,Bandung, Dr. Benny Wullur, S.H., M.H.Kes mengatakan ;"Kehadiran kami disini untuk melakukan aksi damai karena pada saat ini ribuan penghuni sedang menunggu sertifikatnya tetapi kurator yang saat ini bertugas atas permohonan pkpu dari BRI Argo yang disetujui oleh PN. Niaga Jakarta Pusat diduga tidak kerja secara profesional", ujar Benny.

 

Benny berkata semua sertifikat para pemilik semua dikuasai oleh BRI Agro, sedangkan perjanjian kredit antara PT KKH dengan BRI Agro hanya 172 Unit.

 

Menurut putusan MK apabila pembayaran unit sudah lunas makanya harus ada serah terima unit untuk menjadi milik kita dan bukan menjadi boedel pailit.

 

"Kami meminta kurator pailit untuk menyelesaikan permasalahan ini tetapi kenyataannya sampai saat ini kurator tidak pernah menyelesaikan permasalahan kami tersebut", jelas Benny

 

Bahkan yang harusnya ada dugaan cacat atau batal demi hukum perjanjian kredit dan pemasangan Hak Tanggungan sertifikat induk antara BRI Argo dan PT KKH, tidak pernah ada upaya hukum oleh kurator seperti gugatan lain- lain dan untuk menarik/mengambil sertifikat agar bisa diurus sertifikatnya oleh pemilik pemegang unit yang sudah melunasi pembayaran pembelian unit apartement, ungkap Benny

 

Benny menduga jika kurator telah melanggar kode etik karena memberikan proposal kepada para penghuni untuk patungan fee dan sebagainya, sedangkan kita tahu untuk fee itu bukannya kewajiban dari penghuni

 

Untuk diketahui, kurator mengajukan biaya fee dengan proposal yang tertulis 'Biaya Tanggung Renteng' (Apartemen Jardin- Cihampelas,Bandung) sebesar Rp 19.105.726.500,-.

 

Benny menjelaskan jika kerja kurator sudah dari tahun 2020 sampai saat ini tahun 2026 tidak selesai,maka kami dari para penghuni meminta agar kurator yang saat ini untuk segera diganti.

 

Tetapi jika apirasi kami untuk meminta ganti kurator tidak di dengar atau dikabulkan maka akan ada ribuan penghuni nantinya datang untuk melakukan aksi damai di PN.Jakarta Pusat, ucap Benny

 

Benny berharap kepada Hakim Pengawas dan Hakim Pemutus yang mengadili pekara ini, kami meminta kebijaksaaan dan keadilan kepada kami semua para pemilik apartemen

 

Ketua P3SRS (Persatuan Pemilik Penghuni Satuan Rumah Rusun) Apartemen Jardin Cihampelas,Bandung, H. Nasrun S.I.P.,M.Si., mengatakan ;'Kita pada hari ini datang PN.Niaga Jakarta Pusat mewakili ribuan penghuni untuk menuntut ganti kurator karena para penghuni sudah 6 tahun nasib sertifikat kami diabaikan dan masih ada di BRI Argo", ujar Nasrun

 

Disisi lain, Hakim Pengawas, Faisal, S.H, M.H., yang menerima para perwakilan penghuni dan menerima permohonan aspirasi dari para penghuni Apartemen Jardin- Cihampelas,Bandung mengatakan;"Kami sudah menerima proposal dari para penghuni dan akan kami diskusi dengan hakim pemutus dan semoga di bulan Ramadhan ini sudah ada solusinya yang terbaik untuk para penghuni".

Polsek Makasar Tegaskan Kehadiran Negara di Malam Hari, Patroli Intensif Jaga Cipinang Melayu Tetap Aman

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Kehadiran negara di tengah masyarakat kembali ditegaskan oleh jajaran Polsek Makasar melalui patroli malam yang digelar di wilayah Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Senin (03/02) malam.

 

Saat sebagian warga beristirahat, personel kepolisian justru meningkatkan kewaspadaan demi memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif.

 

Patroli malam tersebut difokuskan pada pemantauan wilayah sekitar Posko Terpadu Jaga Ibu Kota di Jalan Jatiwaringin yang kerap menjadi salah satu titik rawan gangguan keamanan pada jam-jam tertentu. Dengan kehadiran personel secara berkala, kepolisian berupaya mencegah potensi tawuran remaja serta menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan permukiman warga.

 

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Makasar juga menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar. Warga diajak untuk berperan aktif menjaga lingkungannya masing-masing serta tidak segan melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

 

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah Cipinang Melayu terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan tenang.

 

Kapolsek Makasar, Kompol Sumardi, menegaskan bahwa patroli malam merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada waktu rawan.

 

“Kami menegaskan bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat. Patroli ini dilakukan secara konsisten sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya. Kami ingin warga merasa aman dan nyaman di lingkungannya sendiri,” tegas Kompol Sumardi.

 

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar terus menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam mengawasi aktivitas remaja pada malam hari. Peran orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dinilai sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila melihat potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya keamanan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Melalui patroli yang konsisten dan komunikasi yang humanis, Polsek Makasar terus berupaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah Jakarta Timur, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri di tengah kehidupan sehari-hari.

Ops Keselamatan Jaya 2026, Mengajak Masyarakat Menjaga Nyawa di Jalan Raya

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya melalui pelaksanaan Ops Keselamatan Jaya 2026.

 

Satlantas Metropolitan Jakarta Timur melaksanakan kegiatan ini di kawasan TL Halim Baru Cawang pada Selasa (03/02) pagi sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan dan upaya menekan potensi kecelakaan lalu lintas.

 

Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

 

Petugas memberikan imbauan langsung kepada pengendara roda dua dan roda empat terkait pentingnya etika berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu, serta kelengkapan kendaraan.

 

Brosur keselamatan dibagikan dan spanduk imbauan dipasang sebagai pengingat bahwa keselamatan di jalan raya adalah kebutuhan bersama.

 

Melalui woro-woro, pengguna jalan diajak untuk lebih disiplin dan saling menghormati demi terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan teguran secara humanis kepada pengendara sepeda motor yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.

 

Teguran dilakukan dengan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami pentingnya identitas kendaraan sebagai bagian dari tertib berlalu lintas.

 

Kasat Lantas Metropolitan Jakarta Timur, Kompol Harnas Prihandito, menyampaikan bahwa Ops Keselamatan Jaya 2026 bertujuan membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.

 

“Kami mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis agar masyarakat benar-benar memahami bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan untuk menghindari sanksi, tetapi untuk menjaga keselamatan jiwa. Jalan raya harus menjadi ruang yang aman bagi semua,” ujar Kompol Harnas.

 

Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, serta menghindari pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

 

Melalui Ops Keselamatan Jaya 2026, Polri berharap dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan, sehingga keselamatan dan rasa aman di jalan raya semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

OPS Pekat Jaya 2026, Polsek Ciracas Tegaskan Penindakan Penyakit Masyarakat dengan Amankan Penjual Miras Ilegal

Jakarta, webid.rumahkawakibi.com/ – Komitmen Polri dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur, melalui pelaksanaan OPS Pekat Jaya 2026.

 

Dalam operasi yang digelar Selasa (03/02) dini hari, polisi berhasil mengamankan seorang penjual minuman keras tanpa izin edar di wilayah Ciracas.

 

Penindakan dilakukan di kawasan Jalan Suci, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, pada jam rawan aktivitas gangguan kamtibmas. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan satu orang penjual beserta barang bukti berupa satu kardus berisi 12 botol minuman keras jenis Intisari yang diduga diedarkan tanpa izin resmi.

 

Kapolsek Ciracas, Kompol Rohmad Supriyanto, menegaskan bahwa pelaksanaan OPS Pekat Jaya 2026 merupakan langkah tegas kepolisian dalam menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban warga, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.

 

“Peredaran miras ilegal kerap menjadi pemicu berbagai tindak kriminal dan keresahan warga. Melalui OPS Pekat Jaya 2026, kami berkomitmen untuk menindak tegas pelanggaran tersebut demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegas Kompol Rohmad Supriyanto.

 

Ia menjelaskan bahwa terhadap penjual telah dilakukan pendataan dan klarifikasi, sementara seluruh barang bukti miras diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepolisian akan terus melakukan pengawasan dan penindakan serupa di wilayah hukum Polsek Ciracas.

 

Kapolsek Ciracas juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran maupun konsumsi miras ilegal serta turut berperan aktif menjaga lingkungan.

 

Ia mengajak warga untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

 

“Keamanan lingkungan tidak bisa dijaga oleh polisi saja. Dibutuhkan peran serta masyarakat agar wilayah kita tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

 

Melalui OPS Pekat Jaya 2026, Polsek Ciracas menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bertindak tegas terhadap penyakit masyarakat demi terwujudnya ketertiban dan rasa aman di Jakarta Timur.

Police Goes to School, Polsek Jatipurno Edukasi Pelajar SD tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja

INLINK, Wonogiri – Polsek Jatipurno, Polres Wonogiri, melaksanakan program Police Goes to School di SD Negeri 1 Balepanjang, Kecamatan Jatipurno, Senin (2/2/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sejak dini kepada pelajar terkait pencegahan perundungan (bullying) dan kenakalan remaja.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.15 WIB tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa-siswi SDN 1 Balepanjang. Hadir sebagai pemateri, Kanit Binmas Polsek Jatipurno, Aiptu Mustafa Sri Agung.

Dalam penyampaiannya, Aiptu Mustafa menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk bullying, baik secara fisik maupun verbal. Ia juga menjelaskan dampak negatif perundungan bagi korban maupun pelaku, serta mendorong para siswa untuk berani melapor kepada guru atau pihak sekolah apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.

Selain itu, siswa-siswi juga diberikan pemahaman mengenai pencegahan kenakalan remaja. Mereka diajak untuk menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, merokok, hingga bolos sekolah, serta diarahkan agar memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang positif dan produktif. Tak kalah penting, disampaikan pula secara sederhana mengenai konsekuensi hukum bagi remaja yang terlibat dalam tindak kriminal.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., mengatakan bahwa kegiatan Police Goes to School merupakan langkah preventif Polri dalam membangun karakter generasi muda yang berdisiplin dan sadar hukum.

“Melalui pendekatan edukatif seperti ini, Polri hadir lebih dekat dengan anak-anak sejak usia dini. Harapannya, mereka memahami bahaya bullying dan kenakalan remaja, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, patuh hukum, dan bertanggung jawab,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sekaligus mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman di wilayah Wonogiri.

“Polres Wonogiri akan terus mendorong kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya pembinaan dan perlindungan kepada anak, sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, toleransi, dan demokrasi yang santun sejak dini,” pungkasnya.

Gotong Royong, Bhabinkamtibmas Polsek Cilongok Polresta Banyumas Evakuasi Material Longsor Di Halaman Rumah Warga

INLINK,  Banyumas |Kepedulian Polresta Banyumas terhadap keselamatan warga kembali ditunjukkan melalui kegiatan kerja bakti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Cilongok di Desa Batuanten, Senin (2/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.15 wib tersebut difokuskan pada evakuasi tanah longsor di Grumbul Pecikalan, tepatnya di halaman rumah milik Sirwan. Longsoran tanah akibat hujan deras dengan ukuran kurang lebih panjang 4 meter, lebar 2 meter dan tinggi 4 meter, berpotensi membahayakan lingkungan sekitar jika tidak segera ditangani.

Kerja bakti dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Batuanten, Aipda Nanang Rofiqi, bersama Kepala Dusun II Rokhim, Ketua RT 06/02 Slamet, serta warga setempat.

Di sela kegiatan, Aipda Nanang Rofiqi juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah musim hujan yang rawan bencana. Ia mengingatkan pentingnya antisipasi dini untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cilongok, AKP Mugiono, S.H., M.H., mengapresiasi peran aktif Bhabinkamtibmas bersama masyarakat dalam menangani kejadian tersebut secara gotong royong dan cepat.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga memastikan warga merasa aman dan terbantu ketika menghadapi musibah,” kata AKP Mugiono.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan kerja bakti berjalan aman dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergitas Polresta Banyumas dalam melayani serta melindungi masyarakat.

Satlantas Polresta Pati Gelar PSA di TK Kemala Bhayangkari 42 dalam Ops Keselamatan Candi 2026

INLINK, PATI — Satuan Lalu Lintas Polresta Pati melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di TK Kemala Bhayangkari 42 Pati, Senin (2/2/2026) pagi, dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, berlangsung dengan situasi aman, tertib, dan lancar.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati selaku Kasatgas Kamseltibcar Lantas Kompol Riki Fahmi Mubarok menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari pelaksanaan Ops Keselamatan Candi 2026. Menurutnya, pembinaan usia dini menjadi bagian penting dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Kami ingin menanamkan nilai keselamatan dan kedisiplinan sejak anak-anak agar ke depan mereka tumbuh menjadi pengguna jalan yang sadar aturan dan mengutamakan keselamatan,” ujar Kompol Riki.

Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Pati memberikan edukasi langsung kepada siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 42 Pati. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tugas polisi lalu lintas, peraturan baris-berbaris, serta edukasi tertib berlalu lintas yang dikemas dengan metode yang mudah dipahami anak-anak.

Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pati IPTU Gunawan menambahkan bahwa pendekatan edukasi kepada anak-anak harus dilakukan secara komunikatif dan berkelanjutan. “Dengan metode yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak lebih cepat memahami pentingnya keselamatan di jalan dan peran polisi lalu lintas,” jelasnya.

“Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak dapat memahami peran polisi dan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak dini,” kata Kompol Riki.

Kompol Riki juga menyampaikan apresiasi kepada para guru TK Kemala Bhayangkari 42 Pati yang telah memberikan kepercayaan kepada Satlantas Polresta Pati untuk mengisi pembinaan dalam kegiatan PSA. Ia menilai kolaborasi dengan pihak sekolah sangat menentukan keberhasilan edukasi keselamatan berlalu lintas.

“Peran guru sangat penting untuk memperkuat pesan-pesan keselamatan yang kami sampaikan, sehingga nilai-nilai tertib lalu lintas bisa terus ditanamkan dalam keseharian anak-anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kompol Riki berharap dukungan dari para pendidik dan lingkungan sekolah dapat membantu tugas-tugas kepolisian dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas dan Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Pati.

“Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi kunci agar budaya tertib berlalu lintas benar-benar tumbuh dan berkelanjutan,” tandasnya.

Siap Amankan Kamseltibcarlantas, Polres Boyolali Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026

INLINK,  Boyolali |Polres Boyolali menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 dalam rangka cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Senin (2/2/2026).

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andreas Lio Kurniasih selaku pimpinan apel, yang membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Kapolda Jawa Tengah dalam amanatnya memberikan enam penekanan kepada seluruh personel yang terlibat, yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral pelaksanaan tugas, melaksanakan tugas secara profesional dan humanis, mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara selektif dan berkeadilan, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas, serta mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Adapun sasaran Operasi Keselamatan Candi 2026 meliputi segala bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, melawan arus, melebihi batas kecepatan, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah pengaruh alkohol, pengemudi di bawah umur, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Apel gelar pasukan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), anggota Polres Boyolali, para Kapolsek jajaran, personel TNI dari Kodim 0724/Boyolali, serta unsur instansi terkait yang meliputi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boyolali.

Melalui pelaksanaan apel gelar pasukan ini, Polres Boyolali menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, guna terwujudnya situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Boyolali.

Menguatkan Kepedulian, Menjalin Kebersamaan, Lapas Pati Gelar Bakti Sosial Rutin bagi Keluarga WBP

INLINK, Pati |Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati kembali melaksanakan agenda rutin bakti sosial bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (31/1) bertempat di Meeting Room Lapas Kelas IIB Pati. Program bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Pati dalam membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan keluarga WBP.

Dalam kegiatan ini, Lapas Pati menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada keluarga WBP. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban, serta diikuti oleh jajaran pegawai Lapas Pati. Melalui bakti sosial ini, diharapkan terjalin komunikasi yang positif antara pihak lapas dan keluarga WBP sebagai bagian dari dukungan terhadap proses pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Lapas Pati. Beliau menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan yang berkelanjutan.