Launching Pendistribusian MBG SPPG EMBUN SATAM Polres Belitung

Belitung – Polres Belitung secara resmi melaksanakan Launching Pendistribusian MBG SPPG EMBUN SATAM yang dipimpin oleh Wakapolres Belitung, Kompol Bagus Krisna Ekaputra, S.I.K., mewakili Kapolres Belitung, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemenuhan kebutuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Senin (23/02/2026).

 

Kegiatan launching dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polres Belitung serta personel terkait.

Dalam sambutannya, Wakapolres Belitung menyampaikan bahwa program MBG SPPG EMBUN SATAM merupakan wujud nyata komitmen Polres Belitung dalam mendukung program sosial kemasyarakatan serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat.

 

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, sekaligus menjadi bagian dari implementasi semangat Presisi dalam pelayanan Polri.

 

Launching ditandai dengan pelepasan secara simbolis pendistribusian MBG kepada para penerima manfaat antara lain SMK Negeri 3 Tanjungpandan, TK RA Nahdatul Ulama, TK Bhayangkari 04 Tanjungpandan Adapun makanan yang diberikan berupa makanan kering seperti roti dan kue sebagai bekal untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polres Belitung terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakarta Timur Hadirkan Bang Jasri untuk Perkuat Kamtibmas dan Kebersamaan Umat

Jakarta – Suasana Ramadhan yang penuh berkah dimaknai dengan aksi nyata oleh Polres Metro Jakarta Timur melalui kegiatan Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta Asri) di Masjid Jami Assalafiyah Pangeran Jayakarta, Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Senin (23/2/2026).

 

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan rumah ibadah sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan.

 

Dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Timur, Alfian Nurrizal, jajaran pejabat utama bersama 49 personel gabungan Polres dan Polsek turun langsung membersihkan area dalam dan luar masjid.

 

Mulai dari tempat wudhu, mimbar, hingga lingkungan sekitar termasuk area Makam Pangeran Jayakarta dibersihkan secara menyeluruh.

 

Pengecatan dinding dan pemasangan papan petunjuk akrilik turut dilakukan guna meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah.

 

Menjelang waktu berbuka, suasana semakin hangat ketika Kapolres bersama anggota membagikan 200 paket takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Jatinegara Kaum.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial selama Ramadhan.

 

Kapolres Metro Jakarta Timur menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang membawa manfaat langsung.

 

Kapolres juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara warga dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama bulan suci.

 

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian rumah kosong, balap liar, penyalahgunaan narkoba, serta penyebaran berita bohong di media sosial. Warga diminta tidak ragu berkoordinasi dengan bhabinkamtibmas atau kantor kepolisian terdekat apabila menemukan hal yang mencurigakan.

 

Melalui Bang Jasri, Polres Metro Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir dengan pendekatan humanis, memperkuat nilai gotong royong, serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif sepanjang Ramadhan di wilayah Jakarta Timur.

Berkah Puasa Ramadan; Satlantas Polres Sragen Tebar 200 Takjil Bagi Pengendara di Exit Tol Pungkruk

INLINK, Sragen, Jateng – Nuansa Ramadan 1447 Hijriah terasa hangat di tengah rintik hujan yang membasahi Exit Tol Pungkruk, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (23/02/2026).

Di jalur padat arus kendaraan itu, jajaran Satlantas Polres Sragen turun langsung ke jalan, menyapa para pengguna jalan dengan senyum dan kepedulian.

Sebanyak 200 box nasi kotak dibagikan kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.

Aksi sosial ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka puasa, melainkan menghadirkan pesan kemanusiaan dan empati di tengah mobilitas masyarakat menjelang waktu magrib.

Kegiatan pembagian takjil Ramadan ini dipimpin langsung oleh AKP Kukuh Satrio Leksono, yang tampak berdiri di tepi arus lalu lintas bersama personelnya.

Dengan pengaturan lalu lintas yang humanis dan tertib, pembagian takjil berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban.

Para pengendara yang nampak menerima takjil dari sejumlah anggota Satlantas tampak terkejut sekaligus terharu. Di sela perjalanan dan kelelahan menempuh jalur tol, mereka mendapatkan perhatian sederhana namun bermakna dari aparat kepolisian.

Momen ini menjadi gambaran nyata kehadiran Polres Sragen yang dekat dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Dalam keterangannya, AKP Kukuh menjelaskan bahwa kegiatan yang digelarnya ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan. Kami ingin para pengendara yang masih dalam perjalanan dapat berbuka tepat waktu dan merasakan bahwa polisi hadir tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga untuk berbagi dan melayani,” ujar AKP Kukuh Satrio Leksono, Kasat Lantas Polres Sragen.

Patroli Pamapta Polres Pekalongan Kota Sasar Obyek Vital dan Permukiman, Situasi Terpantau Aman Kondusif

INLINK, Pekalongan| Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di Wilayah Kota Pekalongan, Pamapta Polres Pekalongan Kota menggelar patroli mobile dan sambang obyek vital, Senin (23/2/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Pamapta II Ipda Rachma ‘Aisya Putri, S.Tr.I.K bersama tiga personel Sat Samapta. Patroli menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan Jatayu Residence, Minimarket Modern serta Lapas Kelas IIA Pekalongan.

Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan protokol, kawasan pemukiman seperti perumahan Binagriya, perumahan Podosugih, dan pusat keramaian masyarakat. Sejumlah obyek vital seperti Komplek Pemkot, Stasiun KA, hingga SPBU Gajah Mada juga menjadi sasaran patroli.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dialogis serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan petugas keamanan setempat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H. menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan langkah preventif guna memastikan situasi wilayah hukum Polres Pekalongan Kota tetap aman dan kondusif utamanya pada bulan Ramadhan.

“Melalui patroli mobile dan sambang obyek vital, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Kehadiran Polri di lapangan juga bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti Curas, Curat, dan Curanmor yang biasanya meningkat di bulan Ramadhan,” ujar Iptu Purno.

Situasi di seluruh titik yang dipantau terdapat aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas serta aktivitas masyarakat berjalan normal.

Polres Pekalongan Kota mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan melalui layanan Call Center Polri 110, apabila menemukan potensi gangguan keamanan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Pesantren Ramadhan, Momentum Hijrah dan Harapan

INLINK, Pati – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati menggelar kegiatan Pembukaan Pesantren Ramadhan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Masjid At-Taubah Lapas Pati, Senin (23/02).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kalapas, pejabat struktural, Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Pati yang akan dilaksanakan selama dua minggu dari tanggal 23 Februari hingga 6 Maret 2026.
Kegiatan Pesantren Ramadhan ini menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi WBP.

Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pati melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam menekankan pentingnya pembinaan keagamaan berkelanjutan sebagai bekal moral bagi WBP. Acara pembukaan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan pesantren.
Kalapas Suprihadi dalam arahannya menegaskan agar seluruh peserta memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan ketakwaan. “Saya berharap melalui Pesantren Ramadhan ini, seluruh Warga Binaan dapat menjadikan bulan suci sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menata masa depan yang lebih baik. Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena inilah bekal moral dan spiritual ketika kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Marak Rumah Kos Diduga Tanpa PBG Di Bumi Puspitek Asri Kabupaten Tangerang, pemda Terkait Diduga Tutup Mata

INLINK Tangerang | BANTEN | Warga RT 09 Komplek Bumi Puspitek Asri Pagedangan, Kab.Tangerang kembali keberadaan bangunan kos-kosan yang berdiri tanpa izin atau PBG usaha Kos kosan. Meski sudah ada penolakan dari warga, bangunan tersebut tetap berdiri dan beroperasi.

Usaha kos kosan diatur sebagai usaha berbasis resiko melalui PP No.5 Tahun 2021 dan Peraturan PKPM no 4 Tahun 2021, yang mewajibkan NIB (NOMOR INDUK BERUSAHA ) serta PBG (PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG).
Biasanya syarat tambahan daerah atau umum kos kosan harus memiliki NPWP, bukti lunas PBB-P2 tahun berjalan serta patuh kepada aturan ketertiban umum (laporan tamu,larangan asusila/narkoba tang diatur pemda setempat.

Warga komplek Bumi Puspitek Asri Pagedangan, Kab.Tangerang merasa rumah tinggal yang disulap jadi kos kosan yang melebihi 10 kamar sangat mengkhawatirkan karena tidak ada tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk menghentikan pembangunan kos-kosan tersebut. Mereka menuding Bupati Tangerang tidak serius dalam menangani kasus ini.
“Sudah berapa kali kami protes, tapi tidak ada tanggapan. Apa Bupati tidak tahu atau sengaja tutup mata?” kata salah satu warga.
Bangunan kos-kosan tersebut diduga tidak memiliki izin yang lengkap dan tidak memenuhi standar keamanan. Warga khawatir jika terjadi sesuatu, mereka tidak akan mendapatkan perlindungan.
Pemerintah daerah diminta untuk segera mengambil tindakan dan memberikan kejelasan terkait kasus ini. Warga berharap agar Bupati Tangerang dapat mendengar aspirasi mereka dan bertindak adil.
Bahkan saat ada dari pihak Satpol PP Tangsel yang sempat mendatangi lokasi bangunan tersebut mengatakan,”Tidak apa-apa membangun rumah kos-kosan tanpa ada PBG,” begitu ungkapan pihak Satpol PP Kecamatan Pagedangan.

KOS KOSAN TANPA MEMPERLIHATKAN PBG RUMAH KOS
Bahwasanya terhitung sejak awal bulan Agustus tahun 2025, telah berlangsung proses pembangunan bangunan kos kosan atau bangunan komersil di Rukun Tetangga 09 tersebut di duga belum memiliki izin resmi dari Dinas setempat yang di kenal dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Kos kosan dan tidak adanya pemberitahuan lengkap atau itikad baik terhadap tetangga atas rencana pembangunan Rumah Kos tersebut.
Sehubung hal tersebut diatas, warga merasa keberatan dan secara tegas menyatakan MENOLAK pembangunan kos kosan sebelum terbit perizinan PBG. Alasan penolakan :
1. Lokasi pembangunan yang belum memiliki perizinan baik secara dinas perizinan atau izin lengkap.
2. Lokasi pembangunan berada di atas kawasan perumahan apabilan di bangunan/beda peruntukan dampak lingkungannyapun akan berbeda sehingga perlu pemantuan khusus.
3. Menimbulkan rasa was was dan ketidaknyamanan di kemudian hari
4. Kegiatan Rumah kos yang kapasitas kamar melebihi 10 unit di khawatirkan menimbulkan gangguan dikemudian hari.
5. Belum adanya kejelasan dari pemilik bangunan dan informasi lengkap.
Kami memohon degan hormat kepada para pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti permasalahan ini baik terkait perizinan ataupun dampak yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan.
Hingga berita ini ditayangkan tidak ada klarifikasi dari pihak terkait, bahkan Dr.H.Soma Atmaja, M.Si, Sekda Kabupaten Tangerang pun saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp (WA,red) tidak ada respon apapun. (*BM/Red) BERSAMBUNG

MSC Bagikan Takjil Gratis di Warakas, Program Makan Gratis Dialihkan Selama Ramadan

INLINK,JAKARTA | Yayasan Muhamad Sanusi Center (MSC) membagikan takjil gratis kepada warga dan pengendara yang melintas di Posko MSC, Jalan Warakas VII Gang 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026)

Aksi sosial itu digelar dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Selama bulan puasa, sejumlah agenda rutin dihentikan sementara dan diganti dengan kegiatan yang lebih relevan.

Pembina MSC, Sanusi, mengatakan senam jantung dan senam aerobik untuk sementara tidak dilaksanakan.
“Dalam mengisi Ramadan tahun ini, ada beberapa aktivitas yang kami hentikan sementara, seperti senam jantung dan senam aerobik,” kata pria yang akrab disapa bang Uci.

Ia menjelaskan, program makan gratis yang biasanya berlangsung tiga kali sepekan dialihkan menjadi pembagian takjil setiap hari.

“Biasanya makan gratis tiga kali dalam seminggu. Sekarang kami ganti dengan pembagian takjil setiap hari mulai hari ini. Kami juga berbagi kepada anak-anak,” jelasnya.

Selain pembagian hidangan berbuka, salat tarawih berjamaah dan istighosah tetap berjalan seperti biasa. Seluruh rangkaian dipusatkan di sekretariat MSC di kawasan Warakas.

Sanusi menyebut pihaknya berupaya menyesuaikan program dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan.

“Insyaallah ke depan akan terus kami evaluasi dan tambahkan kegiatan lain untuk mempererat ukhuwah dan solidaritas umat,” tutupnya.

Safari Ramadan di Cilandak, Wagub Rano Paparkan Capaian dan Arah Pembangunan Jakarta

Safari Ramadan di Cilandak, Wagub Rano Paparkan Capaian dan Arah Pembangunan Jakarta Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan Safari Ramadan di Musala Al Mabrur, Jalan Kamboja Nomor 8, Karang Tengah, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Minggu (22/2). Dalam kesempatan tersebut, ia merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sekaligus memaparkan capaian dan fokus program pembangunan Jakarta ke depan. Menurutnya, Safari Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah, tanggal 20 Februari kemarin genap satu tahun kami menjalankan amanah memimpin Jakarta. Dalam kurun waktu tersebut, dari 40 program quick win yang kami canangkan, 97 persen sudah berhasil kami selesaikan,” ungkapnya.

Wagub Rano menegaskan capaian tersebut menjadi pijakan untuk melanjutkan program prioritas pada tahun anggaran berjalan. Ia menyebut tahun ini sebagai momentum memperkuat implementasi program, khususnya yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Tahun ini adalah tahun penguatan program. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta,” ujarnya.

Wagub Rano melanjutkan, ada tiga persoalan utama yang masih menjadi tantangan Ibu Kota, yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota. Ia memastikan ketiga isu tersebut menjadi fokus utama pemerintah provinsi dalam merumuskan kebijakan ke depan.

“Jakarta punya tiga persoalan besar, yaitu banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota. Karena itu, seluruh strategi pembangunan kami arahkan untuk menjawab tiga tantangan tersebut secara bertahap dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menyoal penanganan banjir, Wagub Rano menyatakan pihaknya akan melanjutkan program normalisasi Sungai Ciliwung serta penataan kawasan bantaran sungai. Ia menekankan proses pembebasan lahan dan relokasi warga akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Normalisasi sungai harus dilanjutkan agar fungsi aliran air kembali optimal. Kami ingin penataan ini berjalan tertib, adil, dan memberikan solusi hunian yang lebih layak bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam hal transportasi, Wagub Rano menjelaskan pemerintah provinsi terus memperluas konektivitas angkutan umum melalui pengembangan Transjabodetabek. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi kemacetan tanpa menambah beban pembangunan jalan baru.

“Kami tidak bisa terus-menerus menambah jalan karena keterbatasan lahan. Karena itu, penguatan transportasi publik menjadi strategi utama untuk mengurai kemacetan,” urainya.

Wagub Rano juga menyebutkan Pemprov DKI Jakarta tetap melanjutkan kebijakan subsidi transportasi bagi 15 golongan masyarakat. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan.

“Subsidi transportasi umum kami anggarkan cukup besar setiap tahun. Ini adalah komitmen kami agar akses mobilitas warga tetap terjangkau dan inklusif,” tandasnya.

Selain menyampaikan program pembangunan, Wagub Rano menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun Jakarta. Ia berharap momentum Ramadan dapat memperkuat persatuan dan kepedulian sosial antarwarga.

“Jakarta ini milik kita bersama. Yang bisa menjaga serta membangunnya adalah kita sendiri. Saya berharap Ramadan ini membawa keberkahan dan mempererat kebersamaan kita semua,” ajaknya.

Safari Ramadan di Musala Al Mabrur turut dihadiri jajaran pemerintah kota setempat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Jakarta.

Satgas Pangan Polda Jateng Pantau Harga Jelang Ramadhan, Stok Aman dan Harga Relatif Stabil

INLINK, Kota Semarang | Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jateng melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Pengecekan dilakukan di dua lokasi strategis, yakni Pasar Tradisional Jatingaleh dan Retail Modern Swalayan ADA Banyumanik, Senin (23/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Jateng bersama sejumlah instansi terkait, mulai dari Bappenas pusat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Bulog, hingga Dinas Perizinan.

Dalam tinjauannya, Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto, S.I.K., M.H., berdialog langsung dengan pedagang dan konsumen untuk menyerap aspirasi mengenai fluktuasi harga. Berdasarkan hasil pantauan, harga kebutuhan pokok secara umum masih dalam kategori stabil. Pengecekan dilakukan di berbagai kios, mulai dari sembako, sayuran, daging, ikan hingga kios beras.

“Kita tadi bersama-sama melihat dan melakukan pengecekan langsung di pasar tradisional. Secara umum harga kebutuhan pokok cenderung stabil. Ada sejumlah barang yang mengalami kenaikan namun tidak signifikan, seperti cabai dan bawang merah-putih. Hal ini dipengaruhi faktor cuaca di musim hujan, namun stoknya masih mencukupi,” jelas Kombes Pol Djoko Julianto.

Ia menambahkan, untuk komoditas daging sapi dan daging ayam, harga masih dalam kondisi normal karena permintaan belum mengalami peningkatan signifikan. Namun demikian, pihaknya memperkirakan permintaan akan meningkat mendekati Idul Fitri.

“Menjelang Lebaran nanti biasanya permintaan meningkat dan bisa berdampak pada harga. Karena itu, Satgas Pangan bersama kementerian dan lembaga terkait akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan stok seperti minyak goreng, beras dan kebutuhan pokok lainnya tetap tersedia sehingga tidak terjadi kelangkaan,” tegasnya.

Selain pasar tradisional, tim juga melakukan pengecekan di retail modern Swalayan ADA Banyumanik untuk memastikan harga dan ketersediaan komoditas seperti sayuran, minyak goreng, beras, telur dan daging tetap sesuai ketentuan.

Dukungan ketersediaan stok juga dikonfirmasi oleh Bulog Jawa Tengah. Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jateng, Gandi Prarista, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan dropping beras SPHP dan Minyak Kita secara masif ke pasar-pasar tradisional.

“Beras SPHP kami distribusikan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp12.500/kg, dan Minyak Kita di harga Rp12.700/liter. Untuk persediaan beras saat ini sangat aman, bahkan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pertengahan tahun nanti,” ungkap Gandi.

Sebagai langkah preventif terhadap praktik spekulan dan pelanggaran pangan, petugas di lapangan juga menempelkan stiker berisi daftar Harga Acuan Penjualan Tingkat Konsumen di sejumlah kios.
Masyarakat juga dihimbau untuk berperan aktif dalam pengawasan. Jika menemukan adanya harga bahan pangan yang tidak wajar, barang rusak, atau kedaluwarsa, warga dapat melapor melalui *Hotline Pelaporan Satgas Saber Pelanggaran Pangan di nomor 0853-8545-0833*.

Melalui langkah preventif ini, Polda Jateng bersama instansi terkait memastikan negara hadir untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dan menyambut Idul Fitri dengan rasa aman dan tenang.

Komitmen Berantas Narkoba, Polda Jawa Tengah Ungkap Ratusan Kasus Awal Tahun 2026

INLINK, SEMARANG – Polda Jateng Bersama jajaran berhasil mengungkap ratusan kasus peredaran narkoba yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah selama periode 1 Januari hingga 17 Februari 2026. Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas jaringan narkotika serta menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Dalam Press release yang digelar Senin (23/2/2026) Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Yos Guntur Yudi F. S. menyampaikan, selama kurun waktu tersebut Direktorat Reserse Narkoba bersama jajaran Satres Narkoba Polres jajaran berhasil mengungkap sebanyak 318 kasus tindak pidana narkotika khusus pengungkapan yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Jateng tercatat sebanyak 34 kasus dengan jumlah tersangka mencapai 386 orang tersangka yang diamankan memiliki peran beragam, mulai dari pengedar, kurir, hingga pengguna.

“Pengungkapan ini adalah wujud komitmen kuat kami dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat Jawa Tengah dari ancaman bahaya narkotika. Ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban kinerja kami dan jajaran dalam pemberantasan narkoba,” ujar Kombes Pol Yos Guntur Yudi.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi menyita sabu seberat 4.986,97 gram (4,9 kg), ekstasi 175 butir (52,5 gram), cairan sintetis 238,74 gram, ganja 2.500,17 gram (2,5 kg), tembakau sintetis 1.381,08 gram (1,3 kg), psikotropika 12.820 butir (3,8 kg), serta obat berbahaya sebanyak 176.982 butir dengan berat mencapai 53 kilogram. Total keseluruhan barang bukti yang diamankan mencapai 66.100,06 gram atau 66,1 kilogram.

“Dari keseluruhan barang bukti tersebut, sebagian barang bukti tersebut telah dimusnahkan hal ini sesuai dengan ketentuan yakni maksimal 7 hari setelah ada ketetapan wajib memusnahkan barang sitaan narkotika dengan Sebagian kecil barang bukti disisihkan untuk kepentingan pembuktian di persidangan,” ujar Dirresnarkoba Kombes Pol Yos Guntur.

Di tingkat jajaran, narkoba yang dimusnahkan mencapai 37,5 kilogram, sementara dari Ditresnarkoba Polda Jateng sebanyak 4,93 kilogram. Adapun barang bukti yang dimusnahkan saat ini seberat 28,59 kilogram, terdiri dari sabu 97,88 gram dan obat berbahaya sebanyak 94.995 butir dengan berat sekitar 28,49 kilogram.

Menurut Kombes Pol Yos Guntur Yudi, dari total barang bukti yang berhasil diamankan, pihaknya memperkirakan sebanyak 219.986 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika.

“Jika barang bukti ini beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat luas. Kami perkirakan ratusan ribu jiwa bisa terdampak. Karena itu, pencegahan dan penindakan harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan hingga berani melapor kepada pihak berwenang.

Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya upaya pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak apatis. Jika ada indikasi peredaran narkoba, segera laporkan. Selain itu, perkuat kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan keagamaan agar generasi muda tidak mudah terjerumus,” ujar Kombes Pol Artanto.

Polda Jateng juga mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk instansi terkait, untuk terus mengintensifkan sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba. Di sisi lain, dukungan terhadap rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika dinilai penting agar mereka dapat kembali produktif dan diterima di lingkungan sosialnya.

“Melalui pengungkapan tersebut, Polda Jateng berharap dapat menekan angka peredaran narkoba serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Tengah,” imbuhnya.