Polres Belitung Amankan Perempuan Berinisial E Terkait Dugaan Penipuan

Belitung – Seorang warga melaporkan dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belitung, Selasa (13/01/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Pelapor berinisial H (48), warga Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, melaporkan seorang perempuan berinisial E yang berdomisili di wilayah Tanjungpandan.

Rabu, (11/02/2026)

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 9 September 2025 di kediaman terlapor yang beralamat di kawasan Jalan Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

 

Kasus ini bermula dari upaya pelapor untuk menyelesaikan perkara kecelakaan lalu lintas yang menimpa anaknya.

Terlapor diduga menawarkan bantuan untuk memediasi proses perdamaian dengan pihak korban kecelakaan. Dalam proses tersebut, pelapor mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp25.000.000 kepada terlapor sebagai bentuk itikad penyelesaian perkara. Namun hingga waktu yang dijanjikan, permasalahan tidak kunjung selesai dan uang yang telah diserahkan tidak dikembalikan.

 

Merasa dirugikan, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belitung guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dugaan tindak pidana yang dilaporkan mengacu pada Pasal 492 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 486 KUHP tentang Penggelapan.

Saat ini, laporan tersebut telah diterima dan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Belitung. Terlapor, perempuan berinisial E telah diamankan guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

 

Kasat Reskrim Polres Belitung, I Made Yudha Suwikarma, S.Tr.K., S.I.K., M.Si saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan menangani perkara ini secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

“Kami telah mengamankan terlapor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses penyidikan akan dilakukan secara objektif dan transparan. Apabila terbukti memenuhi unsur pidana, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP I Made Yudha Suwikarma.

 

Beliau juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu penyelesaian perkara di luar mekanisme resmi.

 

Polres Belitung mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati serta memastikan setiap proses hukum dilakukan melalui jalur yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Serahkan Tumpeng HPN ke-80, Kapolresta Ajak Media Jaga Solo Tetap Kondusif

INLINK, Surakarta – Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. menyerahkan tumpeng dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 yang digelar di Media Center Polresta Surakarta, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung sederhana, penuh kehangatan, dan sarat makna sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polri.

Dalam kegiatan penyerahan tumpeng tersebut, Kapolresta Surakarta didampingi oleh Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, S.I.K., M.H. serta para Pejabat Utama (PJU) Polresta Surakarta. Sejumlah awak media dari berbagai platform yang bertugas di wilayah Kota Surakarta turut hadir dalam suasana kebersamaan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-80 kepada seluruh insan pers. Ia menyampaikan apresiasi atas peran media yang selama ini telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat serta turut menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Selamat Hari Pers Nasional ke-80. Semoga rekan-rekan media, dengan adanya Media Center di Polresta Surakarta ini, bisa semakin guyup, semakin semangat dalam berkarya, dan terus bersinergi. Yang pasti, Solo sak josé,” ungkap Kapolresta.

Kapolresta menjelaskan bahwa Media Center Polresta Surakarta disiapkan sebagai ruang bersama untuk mendukung kegiatan jurnalistik dan mempererat komunikasi antara kepolisian dengan insan pers. Fasilitas ini juga terbuka bagi awak media dari luar Kota Solo yang sedang berkunjung atau melaksanakan peliputan di Surakarta.

“Media Center ini bisa digunakan oleh rekan-rekan media, termasuk dari luar Solo yang sedang berkunjung ke sini. Kami berharap tempat ini bisa menjadi ruang untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan memperkuat kebersamaan,” jelasnya.

Kapolresta juga berpesan agar hubungan baik dan kerja sama antara Polresta Surakarta dan insan pers terus terjaga.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara Polri dan media memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Solo.

“Kami berharap rekan-rekan media selalu bisa bekerja sama dan bersinergi dengan Polresta Surakarta. Dengan guyup rukun, kita punya tujuan yang sama, yaitu menjaga Kota Solo tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan awak media, Lukas, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Polresta Surakarta kepada insan pers.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan Media Center sangat membantu para jurnalis dalam menunjang aktivitas peliputan serta mempererat komunikasi dengan pihak kepolisian.

Menurutnya, momen peringatan Hari Pers Nasional ini menjadi simbol kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini antara Polresta Surakarta dan media.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Surakarta beserta jajaran atas perhatian dan dukungannya kepada insan pers. Dengan adanya Media Center ini, kami merasa sangat terbantu dalam menjalankan tugas jurnalistik. Semoga sinergi yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan semakin kuat ke depannya,” ungkap Lukas.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan tumpeng secara simbolis dan ramah tamah bersama, sebagai wujud kebersamaan serta komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis antara Polresta Surakarta dan insan pers dalam memberikan informasi yang edukatif dan membangun bagi masyarakat.

Kapolresta Surakarta Pimpin Latihan Pengendalian Massa, Tekankan Profesionalitas Personel

INLINK, Surakarta – Dalam rangka meningkatkan keterampilan pengendalian massa serta profesionalitas personel saat bertugas, sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan kamtibmas, Polresta Surakarta menggelar pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas), Rabu (11/2/2026) pagi.

Sebelum pelaksanaan latihan kompi Dalmas, seluruh personel terlebih dahulu menerima arahan dan teori dasar yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H.

Kapolresta menyampaikan bahwa latihan simulasi dilaksanakan secara bertahap, mulai dari negosiator, Dalmas awal, Dalmas lanjut hingga Raimas (Pengurai Massa).

“Latihan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel memahami tahapan-tahapan dalam pengendalian massa sesuai prosedur, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan profesional dan terukur,” ujar Kombes Pol. Catur.

Dalam latihan tersebut, personel mempraktikkan berbagai gerakan Dalmas menggunakan tameng maupun tanpa tameng. Selain untuk meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan fisik, disiplin, serta kekompakan personel dalam pelaksanaan pengamanan unjuk rasa, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Adapun materi pengendalian massa disampaikan oleh Kasat Samapta Polresta Surakarta Kompol Edi Sukamto, S.H., M.H. Dalam penyampaian materi Dalmas lanjut, diperagakan sejumlah formasi dan sikap dasar Dalmas, di antaranya sikap siaga, sikap tempur, dorong maju, desak maju, sikap berlindung, serta sikap dorong maju dalam formasi pengamanan.

Kompol Edi menjelaskan bahwa latihan dan materi yang diberikan bertujuan agar personel mampu melakukan penanganan secara tepat dan terukur, serta menghindari kesalahan prosedur di lapangan.

“Diharapkan dengan latihan rutin ini, setiap anggota Samapta selalu siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Kemampuan Dalmas merupakan kemampuan utama bagi setiap anggota Sat Samapta,” tegas Kasat Samapta.

Melalui latihan yang berkesinambungan ini, Polresta Surakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memastikan setiap personel siap menghadapi dinamika situasi di lapangan secara profesional dan humanis.

Ramchek di Terminal Ngadirojo, Satlantas Wonogiri Periksa 30 Kendaraan dan 35 Sopir

INLINK, Wonogiri – Satlantas Polres Wonogiri menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check kendaraan sekaligus sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 di Terminal Ngadirojo, Rabu (11/2/2026) pagi. Kegiatan ini melibatkan sejumlah stakeholder guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban di wilayah Wonogiri.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 WIB hingga 10.30 WIB itu merupakan kolaborasi Polres Wonogiri bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, UPPD, dan BPKD Wonogiri. Personel yang terlibat antara lain Satlantas, Propam, dan Dokkes Polres Wonogiri.

Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menjelaskan, ramp check dilakukan untuk memastikan kelayakan teknis kendaraan angkutan umum maupun barang sebelum beroperasi di jalan raya.

“Pemeriksaan meliputi kondisi rem, lampu, ban, kelengkapan surat-surat, serta kesiapan pengemudi. Ini langkah preventif agar kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan inspeksi terhadap 30 kendaraan yang terdiri dari bus besar, bus tanggung, pickup, truk sembako, dan mobil box. Selain itu, pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah dilakukan kepada 35 sopir dan kernet untuk memastikan kondisi fisik mereka prima saat berkendara.

Tak hanya itu, tim gabungan juga menyosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 serta pentingnya kepatuhan berlalu lintas. Sebanyak 200 lembar brosur dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar terminal.

Hasil kegiatan juga menunjukkan adanya pembayaran pajak kendaraan terhadap 9 objek dengan total Rp 2.706.000 sebagai bentuk peningkatan kesadaran administrasi kendaraan bermotor.

AKP Julius menegaskan, upaya ini merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas. “Keselamatan adalah prioritas. Kepatuhan terhadap aturan dan rambu lalu lintas menjadi kunci untuk menurunkan angka kecelakaan, khususnya yang berakibat fatal,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., selaku Kasatgas Humas mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga edukasi dan pembentukan budaya tertib berlalu lintas.

“Polres Wonogiri mengedepankan langkah humanis melalui sosialisasi dan pemeriksaan keselamatan seperti ramp check ini. Tujuannya jelas, meningkatkan disiplin masyarakat pengguna jalan serta menekan angka laka lantas dan fatalitas korban di wilayah hukum Polres Wonogiri,” jelas AKP Anom.

Ia menambahkan, sinergi lintas instansi menjadi kekuatan utama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Wonogiri memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala sebagai bentuk komitmen menghadirkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat.

Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kbr Gelar Syukuran dan Do’a Bersama

INLINK, Kutai Barat – Anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kbr bersama warga menggelar syukuran dan do’a bersama guna memohon perlindungan serta kelancaran kepada Allah SWT dalam pelaksanaan program TMMD. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 pukul 20.00 Wita, bertempat di Kantor Petinggi Kampung Linggang Amer.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual agar seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun non fisik, dapat berjalan aman, lancar dan selesai tepat waktu.

Komandan Kodim 0912/Kbr Letkol Inf Doni Fransisco melalui vicon menyampaikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program TMMD Wiltas Ke-127. Ia berharap seluruh personel Satgas dan warga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan serta kemudahan dalam setiap tahapan pekerjaan.

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Petinggi Kampung Linggang Amer Hermanto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kerja nyata TNI melalui program TMMD di wilayahnya. Ia berharap melalui do’a bersama ini, seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Linggang Amer.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Pers Kodim 0912/Kubar Kapten Inf Hariyadi, Pasiter Kodim 0912/Kbr Lettu Inf Moch Wahyudi, Petinggi Kampung Linggang Amer Hermanto, anggota Satgas TMMD serta masyarakat sekitar.

Ops Keselamatan Menumbing 2026, Unit Kamsel Satlantas Polres Belitung Gelar Sosialisasi dan Edukasi di SMP Regina Pacis Tanjungpandan

Belitung – Dalam rangka pelaksanaan Ops Keselamatan Menumbing 2026, Unit Kamsel Satuan Lalu Lintas Polres Belitung melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa-siswi SMP Regina Pacis Tanjungpandan.

Rabu (11/02/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan preemtif Polres Belitung dalam meningkatkan kesadaran serta disiplin berlalu lintas di kalangan generasi muda.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Unit Kamsel Satlantas Polres Belitung memberikan sosialisasi serta edukasi terkait pentingnya menjaga keselamatan dalam berlalu lintas, baik sebagai pengendara maupun sebagai pengguna jalan.

Materi yang disampaikan meliputi kewajiban penggunaan helm berstandar SNI, larangan berkendara bagi pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM, pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta bahaya penggunaan ponsel saat berkendara. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti secara antusias oleh para siswa.

 

Kasat Lantas Polres Belitung, Iptu Ervindo Thio Prabowo, S.Tr.K, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

 

“Melalui Ops Keselamatan Menumbing 2026, kami mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat, khususnya pelajar. Kami berharap adik-adik sekalian dapat memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan hanya kewajiban. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya sangat dipengaruhi oleh kesadaran dan disiplin setiap individu dalam mematuhi aturan lalu lintas.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMP Regina Pacis Tanjungpandan dapat menjadi generasi yang sadar hukum serta berperan aktif dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Belitung.

Polres Belitung Gelar Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM T.A 2026

Belitung – Polres Belitung melaksanakan kegiatan Penandatangan pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun Anggaran 2026. Rabu. (11/02/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung, para pejabat utama Polres Belitung, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Belitung menyampaikan bahwa pencanangan Zona Integritas bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata seluruh personel Polres Belitung dalam membangun institusi yang transparan, akuntabel, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

 

“Pencanangan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Polres Belitung yang bersih dari praktik korupsi dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Penandatanganan komitmen bersama serta deklarasi Zona Integritas menjadi simbol tekad seluruh jajaran Polres Belitung dalam mendukung program reformasi birokrasi Polri, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan Polres Belitung mampu memenuhi seluruh indikator penilaian Zona Integritas dan meraih predikat WBK maupun WBBM pada Tahun Anggaran 2026.

Polres Belitung berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengawasan yang berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Lakukan Kunjungan Kerja ke SPPG Polres Boyolali

INLINK, Boyolali – Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Ny. Diana Ribut Hari Wibowo melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Boyolali, pada sore ini, Selasa, 10 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Ny. Diana Ribut Hari Wibowo dan disambut langsung oleh6 Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., dan Ketua Bhayangkari Cabang Boyolali Ny. Fitri Indra Maulana Saputra.

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Diana Ribut Hari Wibowo meninjau secara langsung sarana dan prasarana SPPG, proses pengolahan makanan, serta mekanisme pendistribusian makanan bergizi sebagai bagian dari program pelayanan pemenuhan gizi yang dijalankan oleh Polres Boyolali.

“Saya mengapresiasi kesiapan dan komitmen Polres Boyolali dalam melaksanakan pelayanan pemenuhan gizi melalui SPPG. Program ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ny. Diana Ribut Hari Wibowo.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah juga menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan, kualitas gizi, serta keamanan pangan dalam setiap tahapan pelayanan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar serta diisi dengan dialog dan peninjauan langsung ke setiap bagian pelayanan SPPG Polres Boyolali.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Bhayangkari Cabang Boyolali, dan SPPG Polres Boyolali semakin solid dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Polda Babel Komitmen Dukung Swasembada Jagung, Siapkan Strategi 1 Desa 1 Hektar Lahan

Bangka Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Polda Bangka Belitung dan jajaran menyampaikan komitmennya untuk siap mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan melalui swasembada jagung.

 

Diketahui, Polda Babel telah menyiapkan lahan seluas 229 hektar lahan dari target lahan yang diberikan dari pusat seluas 460 hektar sampai 700 hektar sebagai lokasi tanam jagung.

 

"Polda Babel diberikan target dari pusat itu minimal 460 hektar sampai maksimal 700 hektar. Hingga saat ini sudah terdeklarasi 229 hektar atau sudah 50%, insyaallah dalam waktu dekat ini semakin nambah minimal target bisa tercapai,"kata Karo SDM Polda Babel Kombes Pol Rimsyahtono, Selasa (10/2/26).

 

Untuk memenuhi target itu, kata Rimsyahtono, pihaknya telah membuat strategi-strategi dalam mendukung swasembada jagung ini khususnya di Babel.

 

Salah satunya ialah mengerahkan personel Bhabinkamtibmas untuk mendukung kelompok tani diwilayahnya dengan menyiapkan 1 Desa 1 hektar.

 

"Strategi kita 1 Desa 1 Hektar, makanya Kapolsek menggiatkan Bhabinkamtibmasnya untuk semangat menyiapkan dan mengajak kelompok tani untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan menyiapkan swasembada pangan sehingga bisa menyuplai ketersediaan jagung di dalam negeri,"ungkapnya.

 

Rimsyahtono juga membeberkan keterbatasan lahan yang tidak sesuai dengan lahan pertanian jagung menjadi kendala termasuk mengajak para kelompok tani beralih ke jagung.

 

Namun, lanjut Rimsyahtono, pihaknya menyebutkan sudah mencari solusi terkait kendala itu dengan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Babel.

 

"Kendala keterbatasan lahan ada, katanya di Babel tidak sesuai dengan pertanian jagung. Tapi kita sudah berkordinasi dengan Dinas Pertanian, itu bisa diupayakan dan ada treatmen terhadap tanah sehingga bisa ditanami,"bebernya.

 

Sebelumnya, Polda Babel juga telah menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan yang berlangsung di Mapolda, Selasa pagi.

 

Rakor ini dipimpin langsung Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama dan Wakapolres jajaran.

Polisi Evakuasi Penemuan Jenazah di Tepi Bengawan Solo, Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

INLINK, Wonogiri – Jajaran Polres Wonogiri bersama Polsek Wonogiri Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan jenazah seorang laki-laki di tepi aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Lingkungan Seneng RT 03/RW 06, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, Selasa (10/2/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.15 WIB oleh seorang warga yang sedang memancing di sekitar lokasi. Menyadari adanya tubuh manusia yang mengapung di tepi sungai, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Wonogiri Kota sekitar pukul 14.30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Wonogiri Kota bersama Polres Wonogiri, Tim Identifikasi, petugas Puskesmas Wonogiri II, serta BPBD/SAR Kabupaten Wonogiri segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan evakuasi korban.

Korban diketahui bernama Suprianto (45), warga Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonogiri untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh dokter RSUD Wonogiri, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam. Kondisi jenazah menunjukkan ciri-ciri telah berada di dalam air selama kurang lebih tiga hari.

Dari pakaian yang dikenakan korban, petugas melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Esti Tomo Wonogiri. Hasil koordinasi memastikan bahwa korban merupakan salah satu pasien yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan tempat pelayanan sejak Minggu (8/2/2026).

Kasi Humas Polres Wonogiri mewakili Kapolres Wonogiri menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara profesional dan humanis.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan, evakuasi, serta koordinasi lintas instansi. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan, dan pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujarnya.

Pihak keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Polres Wonogiri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya di area perairan, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian menonjol di lingkungan sekitar sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan dan keamanan.