Sidokkes Polres Boyolali Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi Guru dan Karyawan TK Kemala Bhayangkari serta Pengurus YKB Cabang Boyolali

INLINK, Boyolali – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Boyolali melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi guru dan karyawan TK Kemala Bhayangkari se-Cabang Boyolali serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Boyolali, pada hari ini, Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Sidokkes Polres Boyolali.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi kesehatan.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis Sidokkes Polres Boyolali guna memastikan kondisi kesehatan para pendidik dan pengurus YKB tetap prima dalam menjalankan aktivitas dan tugas sehari-hari.

Kasi Dokkes Polres Boyolali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan guru dan karyawan TK Kemala Bhayangkari serta pengurus YKB yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi usia dini.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, diharapkan dapat mengetahui sejak dini kondisi kesehatan para guru dan karyawan, sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan dengan tertib dan lancar. Selain pemeriksaan, tim Sidokkes juga memberikan edukasi singkat terkait pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebugaran tubuh.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Sidokkes Polres Boyolali berharap dapat mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas, khususnya di lingkungan TK Kemala Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Boyolali.

Kapolres Boyolali Hadiri Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I di Lapangan Pancasila Cepogo

INLINK, Boyolali – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I yang digelar di Lapangan Pancasila, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali hari ini Selasa (10/02/2026) pagi.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Boyolali, jajaran TNI-Polri, OPD terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan bahwa Polri siap mendukung penuh pelaksanaan TMMD, baik dari aspek pengamanan maupun keterlibatan aktif di lapangan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Polri mendukung penuh pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan Polri bersama masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.

Lebih lanjut, Kapolres Boyolali menegaskan bahwa keberhasilan TMMD juga berkontribusi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Kami berharap hasil dari TMMD Sengkuyung Tahap I ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Boyolali,” imbuhnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap I di Kecamatan Cepogo meliputi kegiatan fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kamtibmas, dan peningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat.

Dengan dilaksanakannya TMMD Sengkuyung Tahap I ini, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan serta memperkokoh kemanunggalan TNI–Polri

Polres Demak Turun Bersih-bersih Lingkungan, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI

INLINK, Demak – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah), Selasa (10/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara Desa Cabean, Kecamatan Demak, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak.

Kegiatan kerja bakti dipimpin langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan diikuti seluruh pejabat utama Polres Demak serta 150 personel dari masing-masing bagian, satuan, seksi, hingga Polsek jajaran. Sejumlah personel DLH Kabupaten Demak bersama perangkat Desa Cabean juga turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Demak menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung dan melaksanakan program prioritas pemerintah pusat, khususnya di bidang pelestarian lingkungan.

“Kerja bakti ini merupakan dukungan konkret Polri terhadap program pemerintah, khususnya Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia,” ujar AKBP Samel.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menekankan pentingnya Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Dalam forum tersebut, Presiden juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah. Hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028 apabila tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Kapolres menilai, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dan memerlukan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat.

“Kebersihan lingkungan harus dimulai dari institusi pemerintah dan dilakukan secara bersama-sama agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cabean, Ahmad Sholikin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Polres Demak dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dalam mendukung program pemerintah pusat di tingkat daerah.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa Cabean berkomitmen melanjutkan gerakan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan melalui kegiatan gotong royong bersama warga desa.

“Kami mengapresiasi sinergi antara Polres Demak dan DLH Kabupaten Demak. Kegiatan ini sejalan dengan program Presiden dan akan kami lanjutkan di tingkat desa dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Gerakan kebersihan ini akan kami jadikan agenda rutin di desa agar kesadaran masyarakat terus tumbuh,” ungkapnya.

TMMD Wiltas Ke-127 Hadirkan Pengobatan Gratis bagi Warga Linggang Amer

INLINK, Kutai Barat – Dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wilayah Perbatasan (Wiltas) Ke-127 Tahun 2026, digelar bakti sosial berupa pengobatan gratis bagi masyarakat Kampung Linggang Amer dan sekitarnya, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan usai Upacara Pembukaan TMMD Wilyas Ke-127 di Lapangan Sepak Bola Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung.

Bakti sosial kesehatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pengobatan umum serta pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan (nakes) dari Kesehatan Kodim 0912/Kbr yang bekerja sama dengan Puskesmas Linggang Bigung.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut. Warga Kampung Linggang Amer dan kampung sekitar memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Mayoritas peserta yang hadir dan memeriksakan diri merupakan kalangan lanjut usia (lansia), yang rentan terhadap penyakit seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, dan asam urat.

Dandim 0912/Kbr Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han selaku Dansatgas TMMD Ke-127 Wiltas menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.

“TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan infrastruktur lainnya, tetapi juga menyentuh aspek non-fisik, termasuk pelayanan kesehatan. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya para lansia, untuk lebih peduli terhadap kesehatannya,” ujarnya.

Pihak Puskesmas Linggang Bigung juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama Kesehatan Kodim 0912/Kbr dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Sinergi ini dinilai sangat membantu warga, terutama yang memiliki keterbatasan akses untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Melalui bakti sosial ini, diharapkan hubungan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin erat serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kampung Linggang Amer dan sekitarnya.

Kasrem 051/Wijayakarta Hadiri Pembukaan TMMD ke-127 TA 2026 di Kota Depok

Depok – Kepala Staf Korem (Kasrem) 051/Wijayakarta Kolonel Inf Donald Erickson Silitonga, S.I.P., M.Si., menghadiri upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar bertempat di Lapangan Gelora Bojong Lio, Jl. Pamoras Rt. 06/20 Kel. Abadijaya Kec. Sukmajaya Kota Depok, Selasa (10/2/2026).

 

Kegiatan pembukaan TMMD tersebut dipimpin oleh pejabat pemerintah daerah setempat dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD terkait, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Program TMMD ke-127 ini mengusung motto “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Wali kota Depok Dr.H. Sopian Suri M. M., menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah. Melalui TMMD, diharapkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal, merata, dan berkelanjutan.

 

TMMD ke-127 TA 2026 di Kota Depok akan dilaksanakan selama satu bulan dengan sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur, serta sasaran nonfisik melalui kegiatan penyuluhan, wawasan kebangsaan, dan pembinaan mental serta sosial kemasyarakatan.

 

Dengan pelaksanaan TMMD ini diharapkan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan nasional.

Ketua Bhayangkari Polda Jateng Kunjungi SPPG Polres Wonogiri, Pastikan Layanan Berjalan Optimal

INLINK, Wonogiri – Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Ny. Diana Ribut Hari Wibowo melaksanakan kunjungan kerja ke SPPG Polres Wonogiri Yayasan Kemala Bhayangkari yang berlokasi di Lingkungan Plumbon, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.40 hingga 10.50 WIB tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap sarana, prasarana, serta proses operasional SPPG Polres Wonogiri guna memastikan seluruh pelayanan berjalan sesuai standar.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari PD Jawa Tengah didampingi Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M, Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri Ny. Karlina Wahyu, para pejabat utama Polres Wonogiri, pengurus Bhayangkari, serta pengelola dan karyawan SPPG.

Adapun pengecekan meliputi gudang basah, gudang kering, area produksi, ruang memasak nasi, tempat pemorsian, hingga area pencucian ompreng. Dari hasil pengecekan tersebut, seluruh fasilitas dinilai telah berjalan dengan baik dan tertata sesuai ketentuan.

Meski demikian, Ketua Bhayangkari PD Jawa Tengah juga memberikan sejumlah masukan konstruktif untuk peningkatan efektivitas kerja, di antaranya penataan area pemorsian berbentuk letter U agar lebih efisien serta pemasangan penghalang minyak berbahan stainless di belakang kompor demi keamanan dan kebersihan.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan Bhayangkari terhadap pengelolaan SPPG sebagai bagian dari pelayanan pendukung di lingkungan Polri.

Sementara itu, secara terpisah, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berlangsung dalam situasi aman, lancar, dan kondusif.

“Kunjungan Ketua Bhayangkari PD Jawa Tengah ini menjadi motivasi bagi Polres Wonogiri dan Bhayangkari Cabang Wonogiri untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG agar semakin profesional, higienis, dan bermanfaat,” ujar AKP Anom.

Ia menambahkan, Polres Wonogiri berkomitmen mendukung penuh setiap program Bhayangkari yang berorientasi pada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan, baik bagi anggota Polri maupun masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi dan penguatan sinergi antara Bhayangkari dan Polres Wonogiri dalam mewujudkan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan.

Lapas Purwodadi Lantik Pejabat Manajerial, Kepala Lapas Tekankan Inovasi Pelayanan

INLINK, Grobogan – Pada Selasa, 10 Februari 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Manajerial yang bertempat di Aula Ajisaka Lapas Kelas IIB Purwodadi. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta khidmat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto. Adapun pejabat yang dilantik dalam kegiatan tersebut yaitu:

Seto Ginanjar sebagai Kepala Subseksi Registrasi, Hanung sebagai Kepala Subseksi Keamanan, Aris Munandar sebagai Kepala Subseksi Keamanan, Yudha Bayu sebagai Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Nuryadi sebagai Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Lagu Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah jabatan, serta pembacaan naskah pelantikan. Para pejabat yang dilantik kemudian membacakan Pakta Integritas dan menandatangani Berita Acara Pelantikan dan Sumpah Jabatan, diikuti penyematan tanda jabatan oleh Kepala Lapas.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas menegaskan:

“Jadikan Miniatur Nusakambangan menjadi percontohan , saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat mengadaptasi kemajuan dan inovasi praktik-praktik baik tersebut di Lapas Kelas IIB Purwodadi sesuai dengan kondisi kearifan lokal disini.”

Lebih lanjut, Kepala Lapas memberikan arahan tegas:

“Segera laksanakan inovasi-inovasi pelayanan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Pastikan setiap inovasi membawa manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan di Lapas Purwodadi.”

Kepala Lapas juga mengajak seluruh jajaran untuk bekerja secara solid, menjaga komitmen bersama, dan mendukung program pembinaan serta pengamanan agar tercipta layanan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan manajerial ini ditutup dengan menyanyikan Lagu Bagimu Negeri.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta berkontribusi aktif dalam peningkatan kinerja dan kualitas layanan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Purwodadi.

TMMD Reguler ke-127 Resmi Dibuka di Jatipurno, Sinergi TNI–Polri Dorong Pembangunan Desa

INLINK, Wonogiri – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Selasa (10/2/2026). Kegiatan pembukaan ditandai dengan upacara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Dusun Kembang dan berlangsung aman serta lancar.

Upacara pembukaan TMMD Reguler ke-127 dipimpin langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno selaku Inspektur Upacara, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

TMMD Reguler ke-127 akan dilaksanakan selama 30 hari, terhitung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan sasaran utama pembangunan fisik dan nonfisik guna mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan rabat jalan beton, talud jalan, pembangunan sumur bor air bersih, rehabilitasi masjid, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan jamban sehat. Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, sadar hukum, keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba, kesehatan, dan keluarga berencana.

Total anggaran TMMD Reguler ke-127 mencapai Rp946 juta, yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Wonogiri, serta melibatkan personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kepolisian Resor Wonogiri turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan TMMD, baik melalui keterlibatan personel maupun pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

“Polres Wonogiri mendukung penuh pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 ini. Kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya bersama membangun desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI–Polri dengan rakyat,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan TMMD, Polres Wonogiri bersama Polsek Jatipurno akan terus melakukan pengamanan dan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Gelar Aksi Copot Dirut PD Dharma Jaya, LMI Ungkap Kerugian Negara Hingga Puluhan Miliar

INLINK, JAKARTA | Dugaan korupsi di tubuh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya kian memanas. Kelompok aktivis Lentera Muda Indonesia (LMI) kembali menggelar aksi unjuk rasa, kali ini di depan Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono untuk segera mencopot dan memproses hukum Direktur Utama PD Dharma Jaya yang diduga terlibat dalam praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Aksi itu merupakan lanjutan dari rangkaian protes sebelumnya yang digelar di Kantor Pusat PD Dharma Jaya pada Rabu, 4 Februari 2026. Lentera menilai hingga kini belum ada langkah tegas dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dugaan skandal tata kelola keuangan yang disebut telah merugikan keuangan daerah dan negara hingga mencapai Rp 48 miliar rupiah.

Koordinator Aksi Lentera Muda Indonesia, Akbar Rasyid, mengungkapkan adanya dugaan permainan kotor antara PD Dharma Jaya dan sejumlah perusahaan mitra. Salah satu yang disorot adalah PT Cakra Konstruksi, perusahaan yang menurut massa aksi bergerak di bidang penyedia bahan bangunan dan konstruksi, namun justru ditetapkan sebagai mitra pemasok daging oleh PD Dharma Jaya.

Menurut Akbar, penunjukan PT Cakra Konstruksi sebagai mitra dinilai janggal dan sarat kejanggalan administratif maupun substantif. Ia mengklaim, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, ditemukan sedikitnya 80 perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan PD Dharma Jaya dan PT Cakra Konstruksi, termasuk temuan nota kosong pembayaran yang dinilai manipulatif.

“Kami menemukan fakta adanya cek kosong bernilai miliaran rupiah dalam kerja sama bisnis PD Dharma Jaya dengan mitra. Anehnya, meski pembayaran tidak sah, barang dari gudang tetap dikeluarkan. Ini bukan sekadar kelalaian manajemen, melainkan dugaan kuat pembiaran yang berujung pada kerugian negara,” tegas Akbar kepada awak media.

Lentera Muda Indonesia juga menyoroti perubahan identitas mitra usaha dari PT Cakra Konstruksi menjadi PT Blambangan Foodpackers Indonesia yang dinilai tidak transparan dan patut dicurigai. Akbar menyebut PT Cakra Konstruksi merupakan salah satu dari lima perusahaan yang diduga terlibat bersama Direktur Utama PD Dharma Jaya dalam praktik korupsi secara bersama-sama.

Dalam aksinya, Lentera menyampaikan sejumlah tuntutan tegas, antara lain mendesak Gubernur DKI Jakarta untuk segera mencopot Direktur Utama PD Dharma Jaya yang dianggap gagal total menjaga aset dan keuangan perusahaan daerah. Selain itu, mereka menuntut dilakukannya audit investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat secara menyeluruh dan terbuka, bukan sekadar audit formal tahunan.

Lentera juga meminta aparat penegak hukum, baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk segera mengusut unsur pidana dalam dugaan pemberian barang yang dibayar menggunakan cek kosong. Transparansi publik menjadi tuntutan lainnya, dengan mendesak dibukanya seluruh dokumen kerja sama PD Dharma Jaya kepada masyarakat Jakarta sebagai pemilik sah BUMD.

“PD Dharma Jaya seharusnya menjadi instrumen ketahanan pangan bagi warga Jakarta. Bukan justru menjadi ruang aman bagi oknum pimpinan yang mengabaikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Akbar.

Aksi unjuk rasa sempat diwarnai ketegangan ketika massa berupaya masuk ke area kantor untuk melakukan audiensi dengan manajemen PD Dharma Jaya, namun dihadang oleh pihak keamanan. Aksi saling dorong sempat terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian. Situasi kembali kondusif setelah massa aksi mundur dan melanjutkan orasi secara tertib.

Akbar menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir. Lentera Muda Indonesia berencana melanjutkan tekanan dengan aksi lanjutan di sejumlah titik strategis, termasuk Balai Kota dan Kantor Gubernur DKI Jakarta.

“Jika Pemprov DKI Jakarta terus diam, maka patut diduga ada perlindungan kekuasaan di balik skandal ini. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada pertanggungjawaban nyata,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (9/2/2026) menyikapi adanya temuan kerugian Negara yang Fantastis nilainya disalah satu BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.

Persoalan itu kata Opan bukanlah persoalan kecil. Kerugian Negara yang ditelan hingga 48 miliar rupiah tentunya menjadi kacamata hitam dalam tata kelola keuangan APBD. Sebagai aktifis pers, Opan menilai Pramono Anung harus segera mengambil langkah cepat dan tegas diperkara itu.

“Gubernur Pramono harus jeli dan tegas. Langkah cepat dalam mengambil tindakan pemanggilan hingga pemeriksaan terhadap Dirut PD Dharma Jaya harus dilakukan transparan. Jika benar adanya dugaan korupsi besar-besaran, maka KPK dan penegakan hukum lainnya harus ambil alih dalam penanganan proses hukumnya. ‘Jelas Opan.

Lanjut Opan, menyelewengkan uang Negara untuk kepentingan pribadi dan golongan adalah kejahatan besar. Untuk itu dia mendesak KPK dan penegakan hukum lainnya harus turun tangan guna lakukan pemeriksaan intensif terhadap Dirut PD Dharma Jaya.[]

YONIF TP 836/BY Laksanakan Pengecatan Sekolah di Kabupaten Pidie Jaya

Pidie Jaya, webid.rumahkawakibi.com/ — Prajurit Yonif TP 836/BY melaksanakan kegiatan pengecatan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dukungan terhadap kenyamanan proses belajar mengajar di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu ,7 februari 2026.

 

Kegiatan pengecatan tersebut dilaksanakan di beberapa sekolah, di antaranya PAUD Pijeh Mata, SD Negeri 6, dan SD Negeri 7 Kabupaten Pidie Jaya. Pengecatan dilakukan pada dinding ruang kelas dan fasilitas sekolah lainnya yang sudah mulai kusam, sehingga lingkungan sekolah kembali tampak bersih, rapi, dan nyaman bagi para siswa.

 

Komandan Satgas Yonif TP 836/BY Letkol Inf Faishal Riza menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial dan pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

 

“Melalui kegiatan pengecatan sekolah ini, kami berharap dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak dan para guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman akan berdampak positif pada motivasi belajar siswa,” ujar Dansatgas.

 

Pihak sekolah dan masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut serta mengapresiasi peran aktif prajurit Yonif TP 836/BY yang turut membantu memperbaiki fasilitas pendidikan di wilayah mereka.

 

Dengan kegiatan ini, Yonif TP 836/BY kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat TNI AD Manunggal dengan Rakyat.