Polres Kudus Bersama SPPG Polri, Salurkan 1.000 Paket Makan Bergizi Gratis untuk Warga Terdampak Banjir di Mejobo

INLINK, Kudus – Polres Kudus bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Kudus bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Mejobo, Kudus.

Seribuan paket makanan bergizi dibagikan kepada warga terdampak. Sebanyak 1.000 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke sejumlah lokasi terdampak banjir, di antaranya Desa Kesambi, Desa Payaman, serta beberapa titik pengungsian lainnya.

Dari jumlah tersebut, 500 paket MBG disalurkan ke lokasi pengungsian Desa Payaman, sementara sisanya dibagikan ke pengungsian lain.

Menu MBG yang disiapkan dirancang untuk menjaga stamina dan kebutuhan gizi warga di tengah kondisi bencana. Paket makanan tersebut terdiri dari nasi putih, oseng kacang, ayam krispi saus asam manis, serta buah jeruk sebagai pelengkap nutrisi.

Wakapolres Kudus, Kompol Rendi Johan Prasetyo mengatakan, penyediaan MBG bagi warga terdampak banjir merupakan inisiatif langsung Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Langkah ini diambil untuk membantu meringankan beban warga yang aktivitasnya terganggu akibat banjir,” ujar Rendi di sela penyaluran bantuan di Balai Desa Kesambi, Rabu (14/1/2026).

Menurut Kompol Rendi, dalam kegiatan tersebut Polres Kudus juga melibatkan Polwan Polres Kudus untuk mendampingi dan memberikan trauma healing kepada warga di pengungsian, sekaligus menyerap aspirasi serta keluhan warga terdampak.

“Kami mengunjungi warga terdampak banjir bersama Polwan Polres Kudus, untuk menghibur sekaligus memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran SPPG Polres Kudus menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi warga yang kehilangan akses memasak maupun mata pencaharian akibat banjir.

“SPPG Polri ingin membantu menyumbangkan konsumsi yang tentu saja bergizi dan sehat,” tegasnya.

Usai menuntaskan pendistribusian bantuan di Desa Kesambi, rombongan Polres Kudus melanjutkan kegiatan ke Desa Payaman. Selain membagikan makanan, personel Polres Kudus juga turut membantu evakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah akibat genangan air.

Sementara itu, Kepala Desa Kesambi Mokhamad Masri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Kudus atas respons cepat dalam membantu warga terdampak banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Kudus dan jajaran, khususnya SPPG Polri dan Polwan Polres Kudus, yang sudah hadir langsung membantu warga kami,” ungkap Masri.

“Bantuan makanan bergizi ini sangat dibutuhkan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah warga tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Di tengah kondisi seperti ini, kehadiran Polri menjadi penyemangat bagi warga kami. Semoga bantuan dan kepedulian ini menjadi amal kebaikan bagi semuanya,” tutupnya.

Awali Tugas, Kapolres Jepara yang Baru Langsung Tancap Gas Kunjungan Kerja ke Polsek Jajaran

INLINK, Jepara | Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Hadi Kristanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jepara Ny. Dian Hadi Kristanto didampingi pejabat utama Polres Jepara dan pengurus Bhayangkari melaksanakan tugas pertama dengan kunjungan kerja ke Polsek jajaran, antara lain Polsek Jepara Kota, Kedung, Pecangaan, Kalinyamatan dan Welahan, pada Rabu (14/1/2026).

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian dari program kerja Kapolres Jepara dengan tujuan untuk mengetahui keadaan dan situasi di wilayah Polsek masing-masing, acara di buka oleh Kapolsek dengan melaporkan situasi dan kondisi wilayah Polsek.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Jepara menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi mereka dalam melaksanakan tugas.

Ia mengingatkan pentingnya sinergi antara Polsek dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kunjungan ini sebagai bentuk motivasi kepada rekan-rekan. Saya berharap, jajaran Polsek terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan wilayah,” ucapnya.

Selain itu, Kapolres Jepara juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap perkembangan situasi dan tantangan yang dihadapi.

“Tantangan kedepan berat, banyak yang harus dikerjakan, laksanaan tugas yang baik dengan tidak ada pelanggaran,” tutupnya.

Wapres Tiba di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia, Olahraga Bersama Komunitas Sepak Bola di Wamena

KABARTODAY,WAMENA | Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan tiba di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia, Kabupaten Jayawijaya, dan melanjutkan agenda kegiatan dengan olahraga bersama berupa pertandingan sepak bola bersama komunitas kelompok umur dan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Wamena.

Kehadiran Wakil Presiden disambut hangat oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Provinsi Papua Pegunungan, Atenius Murip, S.H., M.H., didampingi oleh Ibu Bupati yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Jayawijaya.

Kegiatan olahraga bersama ini berlangsung penuh keakraban dan antusiasme, khususnya dari anak-anak dan generasi muda pecinta sepak bola. Wakil Presiden tampak berbaur langsung di lapangan, memberikan semangat serta motivasi kepada para pemain muda yang sedang menekuni olahraga sepak bola.

Dalam wawancara, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Wakil Presiden di Wamena memberikan kesan yang sangat positif bagi masyarakat Papua Pegunungan, khususnya bagi perkembangan sepak bola.

“Kesannya sangat positif. Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, orang nomor dua di negeri ini, yang datang langsung ke Wamena dan bermain sepak bola bersama anak-anak SSB, merupakan motivasi besar bagi generasi muda kami. Anak-anak merasa senang dan bangga karena Wakil Presiden hadir langsung untuk melihat bagaimana mereka bermain bola,” ujar Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, kunjungan ini menjadi simbol kebangkitan sepak bola di Papua Pegunungan. Menurutnya, PSSI Papua Pegunungan saat ini tengah giat melakukan pembinaan sepak bola secara berjenjang.

“Kehadiran Wakil Presiden ini juga menjadi motivasi awal menjelang pelaksanaan Liga 4 Nasional yang direncanakan akan digelar pada 14 Februari mendatang. Wakil Presiden melihat langsung kondisi lapangan yang akan digunakan, sehingga ini menjadi dorongan semangat bagi kami,” jelasnya.

Bupati Atenius Murip juga berpesan kepada seluruh masyarakat Jayawijaya, khususnya anak-anak yang tergabung dalam SSB, agar terus meningkatkan latihan dan disiplin dalam pembinaan olahraga, mulai dari tingkat dasar hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kita optimis kebangkitan sepak bola Indonesia, khususnya di Papua Pegunungan, bisa terwujud. Papua memiliki talenta alami dalam sepak bola. Tinggal bagaimana pembinaan dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, dari SSB hingga ke tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.

Terkait kendala, Bupati menyebutkan bahwa tantangan utama saat ini adalah keterbatasan sarana dan prasarana olahraga. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus berupaya membangun fasilitas pendukung, termasuk lapangan sepak bola standar, serta menjaga stabilitas sosial agar aktivitas olahraga tidak terganggu.

“Kami yakin, dengan kerja sama semua pihak dan dukungan pemerintah, olahraga sepak bola di Papua Pegunungan akan terus berkembang dan melahirkan pemain-pemain berkualitas,” pungkasnya.

Penyegaran di Polda Jateng, AKBP Hadi Kristanto Resmi Jabat Kapolres Jepara

INLINK, Jepara | Tongkat komando Kapolres Jepara resmi berpindah tangan. Jabatan Kapolres Jepara kini diemban oleh AKBP Hadi Kristanto menggantikan AKBP Erick Budi Santoso.

Prosesi serah terima jabatan (sertijab) berlangsung dalam upacara yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur, Mapolda Jawa Tengah, pada Senin (12/1/2026) pukul 10.00 WIB.

AKBP Erick Budi Santoso selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Detasemen B Biro Pengamanan Internal (Ropaminal) Divisi Propam Polri.

Sementara itu, AKBP Hadi Kristanto bukan sosok baru di lingkungan Polda Jawa Tengah. Sebelumnya, perwira menengah Polri tersebut menjabat sebagai Kapolres Karanganyar.

Upacara sertijab dihadiri oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para pejabat utama Polda Jawa Tengah, serta seluruh Kapolres jajaran. Meski digelar secara sederhana, prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier di tubuh Polri.

Pergantian Kapolres Jepara ini dilaksanakan bersamaan dengan serah terima enam pejabat utama Polda Jawa Tengah serta 12 jabatan Kapolres lainnya di wilayah hukum Polda Jateng.

Mutasi dan rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja kepolisian, guna meningkatkan pelayanan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara.

Dengan kepemimpinan baru di bawah AKBP Hadi Kristanto, diharapkan Polres Jepara semakin solid, profesional, dan responsif dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Polres Kendal Gelar Aksi Tanam 1.000 Pohon di Desa Tunggulsari

INLINK, KENDAL – Polres Kendal menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan Kedung Pengilon, Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar dan diikuti unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut bertujuan untuk memperbaiki ekosistem, menghijaukan kembali lahan yang dinilai mulai kritis, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah Kendal. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh para pejabat yang hadir, dilanjutkan bersama warga.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan, peran kepolisian tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Polri, khususnya Polres Kendal, tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga menjaga lingkungan agar tetap asri. Kegiatan ini berawal dari laporan masyarakat bahwa ekosistem di sini mulai berkurang dan perlu dihijaukan kembali,” kata Hendry dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, penanaman pohon merupakan langkah konkret untuk mencegah kerusakan lingkungan yang dapat memicu bencana alam, seperti banjir dan longsor. Menurutnya, beberapa wilayah di Kendal telah dipetakan sebagai kawasan lahan kritis yang membutuhkan perhatian khusus.

“Menanam kembali pohon dan melakukan reboisasi di daerah yang diperkirakan darurat kritis adalah hal yang harus segera dilakukan. Saya berharap satu anggota menanam satu pohon dan apa yang kita lakukan hari ini bisa dirawat dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Kendal Kompol Indra Jaya Syafputra, Kepala Administratur Perhutani KPH Kendal, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kendal, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, pejabat utama Polres Kendal, Camat Brangsong, Danramil Brangsong, Kepala Desa Tunggulsari, serta sekitar 50 warga.

Kepala Desa Tunggulsari Abdul Wahid mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan desanya.

“Kami sangat bahagia dengan adanya kegiatan ini. Semoga bermanfaat bagi Desa Tunggulsari dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” kata Abdul Wahid.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polres Kendal berharap aksi ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Si Ratib ‘Dolan’ ke Pasar Bunder, Polisi Sragen Sapa Warga dengan Pesan Keselamatan dan berbagi hadiah

INLINK, SRAGEN,Jateng – Mengubah cara pandang masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen membawa pendekatan baru yang lebih dekat dan humanis. Melalui program inovatif “SI RATIB” (poliSI sRAgen terTIB), para personel Satlantas “dolan” (jalan-jalan) ke Pasar Bunder Sragen pada Selasa (13/01/2026), menyapa pedagang dan pengunjung sambil menyisipkan pesan-pesan penting tentang keselamatan berkendara.

Suasana Pasar Bunder Sragen yang biasanya ramai dengan transaksi jual beli, tampak lebih meriah dan berwarna pada siang itu. Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh, beserta jajaran perwira dan anggotanya, kegiatan SI RATIB bukanlah patroli biasa. Para polisi lalu lintas ini datang bukan dengan teguran, melainkan dengan senyuman, sapaan hangat, dan serta hadiah menarik.

“Lewat SI RATIB dolan Pasar, kami bawa pesan keselamatan langsung ke hati masyarakat, ke tempat mereka beraktivitas sehari-hari dan pasar adalah salah satu tempat yang sempurna.” ujar kasat Lantas AKP Kukuh di tengah tengah kegiatan.

Menariknya, edukasi lalu lintas ini dikemas melalui kuis interaktif berhadiah. Ratusan hadiah perabot rumah tangga dibagikan kepada pengunjung pasar yang mampu menjawab pertanyaan seputar tata tertib dan keselamatan berlalu lintas. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, suasana pasar pun menjadi lebih hidup dan penuh keakraban.

Beberapa warga yang beruntung menerima hadiah di antaranya Bu Sumarni, warga Gebang, Masaran, yang mendapatkan kipas angin, serta Ibu Tri Wulandari yang memperoleh sebuah Dispenser.

Ibu Tri Wulandari seorang pedagang menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. “Kami bahagia, Pak Polisi yang biasanya nampak ditakuti ternyata sangat ramah kepada kami. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan masyarakat jadi lebih tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Program SI RATIB Dolan ke Pasar ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena dinilai efektif, menyenangkan, dan mudah diterima oleh semua kalangan. Hal ini sekaligus menjadi indikator bahwa kehadiran Polri semakin dirasakan dan dicintai oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Sragen berharap para pedagang dan pengunjung pasar semakin sadar, disiplin, dan tertib dalam berlalu lintas, serta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar. Dengan demikian, situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Kabupaten Sragen dapat terus terjaga.

Pantura Lumpuh Diterjang Banjir, Antrean Kendaraan di Pati Mengular 3 KM, Polisi Lakukan Rekayasa Darurat

INLINK, PATI – Banjir yang menggenangi Jalur Pantura Pati–Rembang, tepatnya di kawasan pertigaan Widorokandang, Selasa (13/1/2026), menyebabkan arus lalu lintas tersendat parah. Kemacetan dilaporkan mengular hingga sekitar tiga kilometer, terutama dari arah timur atau Rembang menuju Kota Pati, dengan dominasi kendaraan berat dan non-golongan satu.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menyampaikan bahwa perlambatan arus lalu lintas dipicu oleh luapan air sungai yang meluber ke badan jalan Pantura. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya lubang-lubang jalan yang tertutup genangan, sehingga kendaraan harus melaju pelan demi keselamatan.

“Situasi arus lalu lintas di simpang Widorokandang mengalami perlambatan cukup signifikan, khususnya dari arah Rembang ke Pati. Saat ini volume kendaraan didominasi kendaraan non-golongan satu, termasuk kendaraan berat dan sumbu tiga ke atas,” ujar Kompol Riki Fahmi Mubarok di lokasi.

Menurutnya, Satlantas Polresta Pati telah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas terbatas untuk mengurai kepadatan. Salah satunya dengan mengalihkan arus kendaraan dari arah timur menuju jalur Lingkar Selatan, mengingat jalur yang mengarah ke pusat Kota Pati juga terdampak genangan air akibat luapan sungai.

“Kami melakukan rekayasa terbatas dengan mengalirkan arus dari arah timur ke Lingkar Selatan. Namun kami tetap mengimbau pengendara untuk berhati-hati karena di beberapa titik masih terdapat genangan,” jelasnya.

Kompol Riki menambahkan, pihaknya juga menyiapkan jalur alternatif bagi pengendara dari arah Rembang menuju Pati. Jalur alternatif tersebut dapat melalui Batangan atau Simpang Tiga Sampang menuju Jakenan, namun hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan kendaraan golongan satu.

“Untuk kendaraan non-golongan satu atau kendaraan berat sumbu tiga ke atas tetap diarahkan melalui jalur Pantura, karena jalur alternatif tidak memungkinkan untuk kendaraan besar,” tegasnya.

Ia menegaskan, personel Satlantas Polresta Pati disiagakan di sejumlah titik rawan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu pengendara, serta memantau perkembangan debit air. Koordinasi juga terus dilakukan dengan instansi terkait guna percepatan penanganan genangan dan kerusakan jalan di jalur nasional tersebut.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama pihak terkait agar dampak banjir ini segera tertangani. Prioritas kami adalah keselamatan pengguna jalan dan meminimalkan kemacetan,” kata Kompol Riki Fahmi Mubarok.

Di tengah kemacetan panjang, aksi humanis juga ditunjukkan personel Satlantas Polresta Pati. Salah seorang pengendara sepeda motor, Sutikno (45), warga Kecamatan Batangan, mengaku motornya hampir mogok setelah lama terjebak macet di genangan air. Petugas kepolisian kemudian membantu mendorong sepeda motornya ke lokasi yang lebih aman serta mengarahkan ke jalur yang bisa dilalui.

“Saya sangat terbantu. Kalau tidak ada bapak-bapak polisi, mungkin motor saya sudah mogok di tengah banjir. Terima kasih atas bantuannya,” ujar Sutikno.

Keluhan juga disampaikan pengendara lain. Kholik, pengendara sepeda motor yang melintas di jalur Pantura tersebut, berharap pemerintah segera melakukan penanganan cepat dan tepat. “Ini memang musibah, tapi kami berharap ada penanganan yang cepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” ungkapnya.

Sementara itu, Supriono, pengendara mobil asal Juana, berharap kondisi kemacetan segera terurai dan jalan yang rusak bisa segera diperbaiki. “Semoga cepat teratasi dan jalannya segera dibenahi, supaya aman bagi semua pengguna jalan,” katanya.

Satlantas Polresta Pati mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi lalu lintas terkini, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menggunakan jalur alternatif sesuai ketentuan jenis kendaraan hingga kondisi arus lalu lintas di Jalur Pantura Pati–Rembang kembali normal.

Truk Tronton Terguling di Jalan Wonogiri–Jatipuro, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

INLINK, Wonogiri – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah truk tronton terjadi di ruas Jalan Wonogiri–Jatipuro, tepatnya di wilayah Timang Kulon, Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (13/1/2026) siang. Dalam peristiwa tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung ditangani oleh personel Satlantas Polres Wonogiri. Truk Isuzu Tronton bernomor polisi AD-9587-AB diketahui melaju dari arah Wonogiri menuju Jatipuro sebelum akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal yang diduga dipicu faktor kelelahan pengemudi serta kondisi jalan yang menikung dan menurun.

“Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP, kendaraan berjalan terlalu ke kiri dan keluar dari badan jalan hingga terguling. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, pengemudi truk atas nama Joko Sugeng Sarono (53) warga Kabupaten Boyolali tidak mengalami luka serius. Namun, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan kendaraan dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp10 juta.

Petugas Satlantas Polres Wonogiri telah melakukan evakuasi kendaraan, pengamanan lokasi, serta koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri guna memastikan arus lalu lintas kembali lancar. Polisi juga mengimbau para pengendara agar selalu menjaga kondisi fisik dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV 2025, Pasukan Pelopor Korbrimob Polri Dukung Penuh Ketahanan Pangan Nasional

Bekasi, webid.rumahkawakibi.com/ – Pasukan Pelopor Korbrimob Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bertempat di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

 

Panen raya yang merupakan bagian dari Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P. J., selaku Penanggung Jawab Kegiatan, dengan dukungan penuh dari jajaran Resimen III Pasukan Pelopor.

 

Melalui kegiatan ini, Pasukan Pelopor berhasil melaksanakan panen jagung secara serentak sebagai wujud optimalisasi pemanfaatan lahan produktif yang dikelola institusi. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga menjadi langkah strategis Polri, khususnya Korps Brimob, dalam mendukung ketersediaan pangan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

 

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan dan sektor pertanian dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Brimob tidak hanya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra aktif pembangunan nasional.

 

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan program pemanfaatan lahan produktif dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi institusi maupun masyarakat luas.

Klaim Miliki Teknologi Anti Banjir, Faktanya PIK 2 Terendam Banjir

INLINK, Jakarta | Intensitas hujan Jakarta selama 3 hari berturut-turut, kawasan komersial elit Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) sebagai kawasan “Anti Banjir” tetap diterjang banjir. Kawasan mandiri yang dikembangkan oleh Agung Sedayu Group milik konglomerat Sugianto Kusuma (Aguan) bersama Salim Group tersebut dilaporkan mengalami genangan air cukup tinggi pada Senin (12/1/2026).

Insiden ini mendadak viral setelah sejumlah video amatir dari warga dan pengguna jalan membanjiri lini masa media sosial. Unggahan tersebut menunjukkan kontras yang tajam antara janji pemasaran kawasan elit dengan realita di lapangan.

Salah satu titik terparah yang terpantau adalah kawasan Tokyo Riverside PIK2. Dalam video yang diunggah akun Instagram @volunteer.netizen, terlihat area parkir apartemen tergenang air cukup tinggi hingga merendam deretan mobil milik penghuni.

“Ini parkiran Tokyo yang punya mobil engga sadar, lihat tenggelam. Oh my God,” ujar salah satu netizen dalam video tersebut yang memperlihatkan kondisi hujan lebat di kawasan PIK2 pada Senin (12/01/2026( siang.

Bahkan, banjir tidak hanya menghambat akses kendaraan di ruas jalan utama, tetapi juga mengganggu aktivitas bisnis di titik-titik komersial. Kejadian ini membuktikan bahwa banjir tidak hanya menjadi persoalan di wilayah inti Jakarta, tetapi kini telah menjalar hingga ke kawasan pengembangan baru di pesisir Tangerang tersebut.

Kejadian ini memicu kritik publik lantaran pihak pengelola PIK2 sebelumnya kerap mengklaim bahwa kawasan tersebut mustahil terkena banjir. Agung Sedayu Group mengeklaim telah menerapkan Sistem Polder yang dirancang oleh PT Witteveen Bos Indonesia, mengadopsi teknologi yang digunakan Belanda selama ratusan tahun.

Sementara itum, Advertising & Promotion Deputy Division Head Agung Sedayu Group, Miranda DWK, sebelumnya menjelaskan bahwa sistem polder menggabungkan tanggul, danau, dan pompa untuk memproteksi kawasan dari air laut maupun curah hujan tinggi.

“Dengan memanfaatkan dua metode ini, jalanan di dalam kawasan tidak akan pernah ditinggikan 1 cm pun. Kawasan PIK2 menggunakan sistem polder, sehingga dijamin memiliki ketahanan terhadap banjir yang tinggi,” ujar Miranda dalam keterangannya beberapa waktu lalu (10/7/2025).

Dalam analoginya, Miranda mengibaratkan kawasan tersebut sebagai “ember” yang dikelilingi tanggul tinggi. Jika hujan turun, air seharusnya disalurkan ke danau-danau buatan di dalam kawasan sebelum akhirnya dipompa keluar ke laut. (*BBS)