Hari Kedua Pasca Banjir Wani: Aksi Cepat Pasukan Brimob Polda Sulteng Tuntaskan Pembersihan Lumpur dan Puing Rumah Warga

DONGGALA – Penanganan pasca banjir di Desa Wani, Kabupaten Donggala, memasuki hari kedua dengan semangat gotong royong yang kuat. Senin (12/1/2026), terlihat sinergitas nyata di lapangan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait dalam upaya pemulihan wilayah terdampak.

 

Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan ini, berkolaborasi erat dengan TNI, Dinas PUPR, serta unsur relawan lainnya. Kerja sama lintas sektoral ini difokuskan untuk menuntaskan pembersihan material lumpur pekat, membuka kembali akses jalan yang sempat terisolasi, hingga membantu pembersihan sisa-sisa material rumah warga yang hancur akibat terjangan banjir.

 

Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., menekankan bahwa kunci keberhasilan penanganan bencana ini adalah koordinasi yang solid antar instansi atau stakeholder.

 

“Hari ini di hari kedua, kami dari Pasukan Brimob bekerja bahu-membahu dalam sinergitas yang kuat bersama teman-teman dari TNI, Dinas PUPR, dan para relawan. Kami membagi tugas di lapangan, mulai dari pengerahan alat berat hingga pembersihan pemukiman serta sisa-sisa material bangunan rumah warga yang hancur secara manual,” ujar Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre saat meninjau langsung lokasi terdampak.

 

Beliau menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk mempercepat normalisasi fasilitas publik dan privat. “Dengan adanya sinergi antar stakeholder ini, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan. Fokus kami bersama adalah satu: memastikan masyarakat Desa Wani bisa segera bangkit dan beraktivitas normal kembali,” tegasnya.

 

Di lapangan, terlihat personel Brimob bersama TNI dan warga fokus membersihkan drainase serta fasilitas umum. Penggunaan alat berat dari Dinas PUPR disinergikan dengan tenaga lapangan dari pasukan Brimob untuk menyingkirkan puing-puing besar yang menghambat jalur utama desa, sementara para relawan turut membantu dalam mengevakuasi barang-barang berharga milik warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

 

Aksi tanggap darurat yang mengedepankan sinergitas ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran berbagai elemen negara di bawah koordinasi yang apik, termasuk peran aktif Pasukan Brimob, menjadi bukti nyata kesigapan pemerintah dalam menangani dampak bencana di wilayah Sulawesi Tengah secara tuntas.

Personel BKO Sat Brimob Polda Banten Langsung Gerak Cepat Bantu Bersihkan Sekolah-Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Utara

Aceh, webid.rumahkawakibi.com/ – Personel Satuan Brimob Polda Banten yang tergabung dalam penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Aceh terus menunjukkan aksi nyata kepedulian kemanusiaan. Setibanya di wilayah Provinsi Aceh, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Brimob Banten langsung bergerak cepat melaksanakan kegiatan pemulihan fasilitas pendidikan pasca bencana, seni (12/01/26).

 

Di bawah pimpinan Danki Penugasan Kompol Zhia Ul Archam, S.I.K. Danyongas, personel Brimob Banten difokuskan untuk melakukan pembersihan fasilitas pendidikan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. Sasaran pembersihan meliputi sdn 6 Tanah Jambo Aye Kab. Aceh Utara.

 

Dengan semangat gotong royong, personel bersama tim gabungan membersihkan sisa lumpur, sampah, serta mengevakuasi material bekas Lumpur yang mengganggu area sekolah. Upaya tersebut dilakukan guna menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan layak bagi para siswa.

 

Secara terpisah, Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol edi suranta sinulingga S.I.K,, M.H menegaskan bahwa kehadiran personel Brimob Banten di Aceh merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam misi kemanusiaan, khususnya membantu percepatan pemulihan pasca-bencana.

 

“Penugasan ini merupakan bentuk bakti Brimob kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran personel Brimob benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam memulihkan fasilitas pendidikan agar anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman,” ungkapnya.

 

la juga menekankan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kesehatan, mengedepankan sikap humanis, serta melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Bakti Sosial Anniversary 22 Bharaduta D’Pandiga Polres Belitung

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Dalam rangka memperingati Anniversary ke-22 Angkatan Diktukba Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2003 (Bharaduta D’Pandiga), personel Polres Belitung Polda Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang layak menerima. Selasa (13/01/2026)

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, sebagai wujud kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Bantuan sosial yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

 

Perwakilan Bharaduta D’Pandiga Polres Belitung, Aiptu Mustika, S.Ikom., S.H, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian anggota Polri kepada masyarakat.

 

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujar Aiptu Mustika.

 

Sementara itu, masyarakat penerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Belitung, khususnya Angkatan Bharaduta D’Pandiga, atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu dan dirasakan langsung manfaatnya.

 

Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan semangat kebersamaan, solidaritas, serta sinergitas antara Polri dan masyarakat terus terjalin dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Belitung.

Bupati Jayawijaya Pimpin Apel Pagi Awal Tahun, Cek Kehadiran Kepala Kampung

INLINK,WAMENA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab aparatur kampung melalui pelaksanaan apel pagi bersama kepala distrik, kepala desa, dan kepala kampung di awal tahun 2026.

Dalam wawancara, Bupati Atenius Murip menjelaskan bahwa apel pagi tersebut telah direncanakan sejak jauh hari. Pada Kamis sebelumnya, pihaknya telah menyampaikan kepada Kapolres agar kegiatan ini diumumkan kepada seluruh asosiasi, kepala desa, dan kepala kampung untuk wajib hadir,pada Senen (12/01/2026).

“Apel pagi ini kami laksanakan untuk melihat langsung kondisi, kehadiran, dan kesediaan para kepala kampung. Selama ini kita tidak pernah tahu apakah mereka benar-benar berada di kampung atau tidak,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, melalui apel awal tahun ini pemerintah daerah ingin memastikan seluruh aparat kampung hadir dan siap menjalankan tugas serta tanggung jawabnya kepada masyarakat. Proses absensi dilakukan dan dipimpin langsung oleh Asisten I bersama Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), sekaligus menyampaikan penyesuaian terkait protokol anggaran dan tanggung jawab kerja ke depan.

“Pagi tadi mereka sudah diabsen, dan sampai siang hari mereka masih lengkap hadir. Ini menjadi bagian dari pengecekan langsung kondisi dan kesiapan mereka,” jelasnya.

Bupati Atenius Murip juga menyampaikan bahwa momentum awal tahun dimanfaatkan untuk memberikan semangat baru kepada para aparatur kampung agar lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sepanjang tahun 2026.

“Kami ingin memastikan bahwa program-program kerja pemerintah dapat mereka pahami dan dilaksanakan bersama-sama mulai dari awal tahun. Kita bangun semangat baru agar pelayanan kepada masyarakat di kampung-kampung bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Kegiatan apel pagi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan disiplin, kehadiran, dan sinergi antara pemerintah daerah dan aparatur kampung demi percepatan pembangunan di Kabupaten Jayawijaya.

Diduga Terserempet Truk, Warga Leyangan Ungaran Meninggal Dunia di Jalan Raya Semarang–Solo

INLINK,  Semarang – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan diduga sebuah kendaraan truk terjadi di Jalan Raya Semarang–Solo, tepatnya di wilayah Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (12/1/2026).

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR, didampingi Kanit Gakkum Iptu Handriani, S.E., M.M., saat memberikan keterangan menyampaikan bahwa dalam peristiwa tersebut seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi H 3936 ACC yang dikemudikan Chaterine (19), dengan membonceng ibunya M. Novianny (43), melaju dari arah Bawen menuju Ungaran.

“Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga tersenggol kendaraan lain yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Akibat senggolan tersebut, pembonceng terjatuh ke badan jalan dan kemudian tertabrak kendaraan lain yang juga belum diketahui identitasnya, sehingga meninggal dunia di tempat,” jelas AKP Lingga Ramadhani.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan dan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Petugas Sat Lantas Polres Semarang yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan awal, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, serta pengamanan arus lalu lintas.

Sementara itu, pengemudi sepeda motor belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih dalam kondisi syok.

Saat ini, Sat Lantas Polres Semarang masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Perkara ini sudah kami tangani dan masih dalam proses pendalaman,” pungkas AKP Lingga Ramadhani.

Banjir Rendam Permukiman, Polres Kudus Evakuasi Anak dan Lansia di Dukuh Goleng

INLINK, Kudus – Polres Kudus mengevakuasi warga Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kudus, akibat genangan banjir yang merendam permukiman setempat, Senin (12/1/2026).

Genangan air setinggi 40 hingga 60 sentimeter terjadi menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi. Evakuasi dilakukan oleh jajaran Polsek Jati mulai pukul 12.30 Wib.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo ini mengevakuasi penghuni RT 1 hingga RT 3 RW 12 Dukuh Goleng. Mereka kemudian dibawa ke lokasi pengungsian sementara di TPQ Qoriatul Fikri, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati.

Tercatat sebanyak lima warga berada di lokasi pengungsian yang mayoritas merupakan kelompok rentan anak-anak dan lanjut usia.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan warga akibat kondisi genangan yang cukup tinggi.

“Air merendam permukiman warga hingga 60 sentimeter. Demi keselamatan, kami lakukan evakuasi, terutama bagi anak-anak dan lansia,” kata AKP Hadi.

Ia menambahkan, pihak kepolisian terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan.

“Saat ini warga kami tempatkan di lokasi yang aman. Kami tetap siaga dan siap melakukan evakuasi lanjutan apabila kondisi di lapangan memburuk,” ungkapnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat.

Persijap Jepara Vs Dewa United Malam Ini, Polres Terjunkan Ratusan Personel Gabungan Amankan Laga

INLINK, Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menurunkan 485 personel gabungan untuk mengamankan laga BRI Liga Super musim 2025/2026 antara Persijap Jepara melawan Dewa United di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, pada Senin (12/1/2026) malam.

Pasukan pengamanan melibatkan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Steward, panitia pelaksana, hingga tenaga medis. Mereka disebar pada tiga ring pengamanan mulai dari dalam stadion hingga area luar.

Selain itu, aparat juga menyiapkan tim penyisiran, untuk mencegah masuknya flare maupun benda berbahaya ke dalam stadion.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara melalui Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga keamanan jalannya pertandingan.

Menurutnya, pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang tertuang dalam Perpol Nomor 10 Tahun 2022.

“Polres Jepara bersama seluruh stakeholder akan bekerja maksimal agar pertandingan ini berjalan aman, lancar, dan tertib. Kami juga mengimbau suporter untuk mendukung tim kesayangan dengan cara yang positif dan sportif,” ujar AKP Dwi.

Kasihumas menambahkan, aparat memberi perhatian khusus pada jalur masuk stadion dan barang bawaan penonton. Setiap penonton akan menjalani pemeriksaan ketat sebelum masuk ke area tribun.

“Kami akan menindak tegas setiap upaya membawa flare, kembang api, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya. Penonton diharapkan tertib agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya.

Polisi juga menyiapkan jalur alternatif bagi mobilitas tim maupun penonton. Skema pengaturan arus lalu lintas dipersiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan usai pertandingan.

“Kami ingin memastikan seluruh penonton merasa aman sejak datang, menonton pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing. Semua sudah kami persiapkan dengan matang,” tegasnya.

Disamping itu, Kasihumas AKP Dwi Prayitna juga mengajak warga masyarakat yang ingin mendukung Persijap Jepara bisa mengikuti peraturan keamanan yang ada.

“Tentunya, kami mengajak masyarakat untuk mendukung tim kebanggaan sepakbola Jepara dengan cara santun dan saling menghormati menjaga fasilitas yang dibangun oleh negara jangan sampai dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Seperti diketahui, laga pekan ke-17 BRI Super League antara Persijap Jepara vs Dewa United akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara pada Senin, 12 Januari 2026 pukul 19.00 WIB.​

Kedua tim menghadapi tantangan besar karena absennya beberapa pemain pilar akibat akumulasi kartu dan sanksi.

Pada pertandingan sebelumnya Persijap Jepara harus mengakui keunggulan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno. 2-0.

Saat ini, Persijap menghuni dasar klasemen dengan 9 poin dari 16 laga yang dimainkan.

Sedangkan tamunya, Dewa United juga baru saja mengalami kekalahan dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda dengan skor tipis 1-0.

Saat ini, Dewa United berada di posisi 14 dengan mengumpulkan 17 poin.

 

Polisi Siaga Pantau Banjir di Jakenan, Pastikan Jalan dan Permukiman Tetap Aman

INLINK, Pati – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Pati dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Jakenan, Minggu (11/1/2026). Genangan air terjadi di ruas jalan desa hingga pekarangan rumah warga, namun aktivitas masyarakat masih dapat berjalan.

Peristiwa banjir mulai terpantau sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan laporan Polsek Jakenan, wilayah terdampak meliputi Desa Sembaturagung, Desa Glonggong, dan Desa Tondokerto dengan ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 20 sentimeter.

Di Desa Sembaturagung, genangan air menutup jalan desa Dukuh Gang Malang sepanjang kurang lebih 100 meter. Air juga masuk ke pekarangan serta sebagian rumah warga dengan ketinggian mencapai 15 sentimeter. Meski demikian, jalur tersebut masih dapat dilalui kendaraan.

Sementara di Desa Glonggong, banjir menggenangi jalan raya alternatif Jakenan–Pati sepanjang sekitar 100 meter. Ketinggian air berkisar 5 hingga 15 sentimeter dan masih memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat melintas dengan hati-hati.

Kondisi serupa terjadi di Desa Tondokerto. Genangan air setinggi 10 hingga 20 sentimeter menutup jalan desa sepanjang 100 meter serta merendam pekarangan rumah warga.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Jakenan AKP Agus Arifin mengatakan, banjir dipicu oleh curah hujan yang tinggi serta luapan Sungai Maling di Desa Glonggong yang tidak mampu menampung debit air.

“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke jalan serta pemukiman warga,” kata AKP Agus Arifin.

Ia menegaskan, hingga saat ini kondisi masih terkendali dan tidak menimbulkan kerugian serius. “Untuk korban jiwa, kerugian materiil, hewan ternak maupun pengungsi nihil,” ujarnya.

AKP Agus Arifin menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan patroli di lokasi rawan banjir serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air apabila hujan kembali turun, pungkasnya.

Polres Wonogiri Bongkar Peredaran Sabu di Sidoharjo, Satu Pelaku Diamankan

INLINK, Wonogiri – Satresnarkoba Polres Wonogiri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Wonogiri. Seorang pria berinisial S alias M (42) diamankan polisi lantaran diduga terlibat dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Dusun Ploso Wetan, Desa Kedunggupit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu paket sabu dengan berat bruto 1,66 gram.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., mengatakan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

“Berbekal informasi tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan pelaku. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu paket sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok,” ujar AKP Anom Prabowo kepada wartawan, Senin (12/1/2026).

Selain sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa handphone, sepeda motor, bungkus rokok, serta plester hitam yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Wonogiri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

AKP Anom Prabowo menegaskan, Polres Wonogiri tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika dalam bentuk apa pun. Menurutnya, pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba.

“Polres Wonogiri berkomitmen penuh memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan status sebagai perantara.

Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Wonogiri masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Tindaklanjuti Laporan Warga Via 110, Tim Patroli Siraju Polres Jepara Bubarkan Aksi Balap Liar

INLINK, Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melalui Tim Patroli Presisi Siraju kembali membubarkan kerumunan aksi balap liar di sepanjang jalan raya Soekarno-Hatta, Kecamatan Tahunan, hingga Jalan Raya Jepara-Kudus, pada Minggu (11/1/2026) dini hari.

Sejumlah unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk aksi balap liar berhasil diamankan Polisi.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat melalui WhatsApp Siraju di nomor 08112894040 dan Call Center Polri 110.

Kemudian Tim Siraju bersama Polsek Tahunan, Polsek Pecangaan dan warga setempat langsung melakukan razia.

“Ada 6 unit sepeda motor yang berhasil diamankan dari para pelaku balap liar yang melarikan diri yang mayoritas terdiri dari anak-anak muda,” ujar AKP Dwi.

Ia mengatakan, selain mengganggu ketenangan masyarakat dan melanggar peraturan lalu lintas, balap liar juga membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Aksi balap liar maupun motor berknalpot brong masih jamak ditemui di wilayah Kabupaten Jepara,” kata dia.

Oleh karena itu, Kasihumas mengimbau kepada masyarakat apabila mendapati aksi balap liar untuk segera melaporkan kepada petugas kepolisian.

Kepada para orang tua, dia minta dapat berperan serta dalam mengawasi anak-anaknya.

Sebab, maraknya balap liar umumnya banyak dilakukan oleh anak remaja usia sekolah saat malam hari di jalan sepi.

“Saya harap seluruh masyarakat ikut membantu upaya-upaya pencegahan. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.