Tangani Krisis Sampah Tirtomoyo, Polri Perkuat Peran Pengawasan dan Edukasi Berbasis Hukum

INLINK, Wonogiri – Persoalan sampah di Kecamatan Tirtomoyo menjadi perhatian serius lintas sektor. Rapat koordinasi penanganan sampah digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Tirtomoyo, Rabu (11/2/2026), melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan PKP Kabupaten Wonogiri, Forkopimcam, unsur desa, tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 WIB hingga 12.05 WIB itu dihadiri sekitar 60 peserta. Hadir di antaranya Kepala DLH dan PKP Wonogiri Drs. Bahari, M.Si., Direktur Bank Sampah Berseri Desa Krandegan Kecamatan Bulukerto, Camat Tirtomoyo Suyatno, Kapolsek Tirtomoyo IPTU Yuni Tri Suwarno Putra, S.H., M.H., perwakilan Danramil, kepala desa dan lurah, kepala UPTD Puskesmas I dan II beserta tenaga sanitarian lingkungan.

Dalam forum tersebut terungkap, timbulan sampah di Kabupaten Wonogiri mencapai 126.917,85 ton per tahun. Dari jumlah itu, baru 51,42 persen yang terkelola, sementara 48,58 persen belum tertangani optimal. Bahkan, sampah yang masuk ke TPA Ngadirojo mencapai sekitar 70 ton per hari, sedangkan cakupan pelayanan DLH dan PKP baru menjangkau 20 kecamatan.

Kepala DLH dan PKP Wonogiri menegaskan, pengelolaan sampah harus mengacu pada Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. Praktik pembakaran sampah dilarang karena berdampak pada kesehatan dan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tirtomoyo IPTU Yuni Tri Suwarno Putra menegaskan kesiapan Polri dalam mengawal kebijakan pengelolaan sampah, baik melalui langkah preemtif, preventif, maupun penegakan hukum bila diperlukan.

“Kami tidak hanya hadir dalam pengamanan kegiatan, tetapi juga memastikan regulasi berjalan efektif. Polsek Tirtomoyo akan mengintensifkan edukasi kepada masyarakat serta berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait pengawasan dan pencegahan pelanggaran, termasuk praktik pembakaran dan pembuangan sampah sembarangan,” tegasnya.

Ia juga mendorong pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan bank sampah sebagai solusi konkret berbasis partisipasi warga. Menurutnya, pendekatan kolaboratif akan lebih efektif dalam menekan potensi konflik sosial akibat persoalan lingkungan.

Direktur Bank Sampah Berseri, Riyanto, dalam paparannya menyampaikan bahwa pengelolaan sampah yang konsisten dan berbasis pemilahan mampu menghasilkan omzet rata-rata Rp 30 juta hingga Rp 70 juta per bulan. Model tersebut dinilai dapat direplikasi di Tirtomoyo guna mengurangi beban TPA sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Secara terpisah, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa Polri memandang persoalan sampah sebagai isu strategis yang berdampak luas.

“Permasalahan sampah tidak semata isu kebersihan, tetapi berkaitan dengan kesehatan publik, kelestarian lingkungan, hingga stabilitas kamtibmas. Polres Wonogiri akan memperkuat peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendampingan, sosialisasi regulasi, serta pengawasan di tingkat desa,” jelas AKP Anom.

Ia menambahkan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas. Namun, apabila ditemukan pelanggaran yang berulang dan menimbulkan dampak serius, penegakan hukum akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Hasilnya diharapkan menjadi langkah awal pembentukan sistem pengelolaan sampah terpadu di Kecamatan Tirtomoyo, dengan dukungan penuh aparat keamanan guna memastikan kebijakan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Serahkan Tumpeng HPN ke-80, Kapolresta Ajak Media Jaga Solo Tetap Kondusif

INLINK, Surakarta – Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. menyerahkan tumpeng dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 yang digelar di Media Center Polresta Surakarta, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung sederhana, penuh kehangatan, dan sarat makna sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polri.

Dalam kegiatan penyerahan tumpeng tersebut, Kapolresta Surakarta didampingi oleh Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, S.I.K., M.H. serta para Pejabat Utama (PJU) Polresta Surakarta. Sejumlah awak media dari berbagai platform yang bertugas di wilayah Kota Surakarta turut hadir dalam suasana kebersamaan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-80 kepada seluruh insan pers. Ia menyampaikan apresiasi atas peran media yang selama ini telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat serta turut menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Selamat Hari Pers Nasional ke-80. Semoga rekan-rekan media, dengan adanya Media Center di Polresta Surakarta ini, bisa semakin guyup, semakin semangat dalam berkarya, dan terus bersinergi. Yang pasti, Solo sak josé,” ungkap Kapolresta.

Kapolresta menjelaskan bahwa Media Center Polresta Surakarta disiapkan sebagai ruang bersama untuk mendukung kegiatan jurnalistik dan mempererat komunikasi antara kepolisian dengan insan pers. Fasilitas ini juga terbuka bagi awak media dari luar Kota Solo yang sedang berkunjung atau melaksanakan peliputan di Surakarta.

“Media Center ini bisa digunakan oleh rekan-rekan media, termasuk dari luar Solo yang sedang berkunjung ke sini. Kami berharap tempat ini bisa menjadi ruang untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan memperkuat kebersamaan,” jelasnya.

Kapolresta juga berpesan agar hubungan baik dan kerja sama antara Polresta Surakarta dan insan pers terus terjaga.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara Polri dan media memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Solo.

“Kami berharap rekan-rekan media selalu bisa bekerja sama dan bersinergi dengan Polresta Surakarta. Dengan guyup rukun, kita punya tujuan yang sama, yaitu menjaga Kota Solo tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan awak media, Lukas, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Polresta Surakarta kepada insan pers.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan Media Center sangat membantu para jurnalis dalam menunjang aktivitas peliputan serta mempererat komunikasi dengan pihak kepolisian.

Menurutnya, momen peringatan Hari Pers Nasional ini menjadi simbol kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini antara Polresta Surakarta dan media.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Surakarta beserta jajaran atas perhatian dan dukungannya kepada insan pers. Dengan adanya Media Center ini, kami merasa sangat terbantu dalam menjalankan tugas jurnalistik. Semoga sinergi yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan semakin kuat ke depannya,” ungkap Lukas.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan tumpeng secara simbolis dan ramah tamah bersama, sebagai wujud kebersamaan serta komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis antara Polresta Surakarta dan insan pers dalam memberikan informasi yang edukatif dan membangun bagi masyarakat.

Kapolresta Surakarta Pimpin Latihan Pengendalian Massa, Tekankan Profesionalitas Personel

INLINK, Surakarta – Dalam rangka meningkatkan keterampilan pengendalian massa serta profesionalitas personel saat bertugas, sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan kamtibmas, Polresta Surakarta menggelar pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas), Rabu (11/2/2026) pagi.

Sebelum pelaksanaan latihan kompi Dalmas, seluruh personel terlebih dahulu menerima arahan dan teori dasar yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H.

Kapolresta menyampaikan bahwa latihan simulasi dilaksanakan secara bertahap, mulai dari negosiator, Dalmas awal, Dalmas lanjut hingga Raimas (Pengurai Massa).

“Latihan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel memahami tahapan-tahapan dalam pengendalian massa sesuai prosedur, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan profesional dan terukur,” ujar Kombes Pol. Catur.

Dalam latihan tersebut, personel mempraktikkan berbagai gerakan Dalmas menggunakan tameng maupun tanpa tameng. Selain untuk meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan fisik, disiplin, serta kekompakan personel dalam pelaksanaan pengamanan unjuk rasa, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Adapun materi pengendalian massa disampaikan oleh Kasat Samapta Polresta Surakarta Kompol Edi Sukamto, S.H., M.H. Dalam penyampaian materi Dalmas lanjut, diperagakan sejumlah formasi dan sikap dasar Dalmas, di antaranya sikap siaga, sikap tempur, dorong maju, desak maju, sikap berlindung, serta sikap dorong maju dalam formasi pengamanan.

Kompol Edi menjelaskan bahwa latihan dan materi yang diberikan bertujuan agar personel mampu melakukan penanganan secara tepat dan terukur, serta menghindari kesalahan prosedur di lapangan.

“Diharapkan dengan latihan rutin ini, setiap anggota Samapta selalu siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Kemampuan Dalmas merupakan kemampuan utama bagi setiap anggota Sat Samapta,” tegas Kasat Samapta.

Melalui latihan yang berkesinambungan ini, Polresta Surakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memastikan setiap personel siap menghadapi dinamika situasi di lapangan secara profesional dan humanis.

Ramchek di Terminal Ngadirojo, Satlantas Wonogiri Periksa 30 Kendaraan dan 35 Sopir

INLINK, Wonogiri – Satlantas Polres Wonogiri menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check kendaraan sekaligus sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 di Terminal Ngadirojo, Rabu (11/2/2026) pagi. Kegiatan ini melibatkan sejumlah stakeholder guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban di wilayah Wonogiri.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 WIB hingga 10.30 WIB itu merupakan kolaborasi Polres Wonogiri bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, UPPD, dan BPKD Wonogiri. Personel yang terlibat antara lain Satlantas, Propam, dan Dokkes Polres Wonogiri.

Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menjelaskan, ramp check dilakukan untuk memastikan kelayakan teknis kendaraan angkutan umum maupun barang sebelum beroperasi di jalan raya.

“Pemeriksaan meliputi kondisi rem, lampu, ban, kelengkapan surat-surat, serta kesiapan pengemudi. Ini langkah preventif agar kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan inspeksi terhadap 30 kendaraan yang terdiri dari bus besar, bus tanggung, pickup, truk sembako, dan mobil box. Selain itu, pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah dilakukan kepada 35 sopir dan kernet untuk memastikan kondisi fisik mereka prima saat berkendara.

Tak hanya itu, tim gabungan juga menyosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 serta pentingnya kepatuhan berlalu lintas. Sebanyak 200 lembar brosur dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar terminal.

Hasil kegiatan juga menunjukkan adanya pembayaran pajak kendaraan terhadap 9 objek dengan total Rp 2.706.000 sebagai bentuk peningkatan kesadaran administrasi kendaraan bermotor.

AKP Julius menegaskan, upaya ini merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas. “Keselamatan adalah prioritas. Kepatuhan terhadap aturan dan rambu lalu lintas menjadi kunci untuk menurunkan angka kecelakaan, khususnya yang berakibat fatal,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., selaku Kasatgas Humas mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga edukasi dan pembentukan budaya tertib berlalu lintas.

“Polres Wonogiri mengedepankan langkah humanis melalui sosialisasi dan pemeriksaan keselamatan seperti ramp check ini. Tujuannya jelas, meningkatkan disiplin masyarakat pengguna jalan serta menekan angka laka lantas dan fatalitas korban di wilayah hukum Polres Wonogiri,” jelas AKP Anom.

Ia menambahkan, sinergi lintas instansi menjadi kekuatan utama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Wonogiri memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala sebagai bentuk komitmen menghadirkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat.

Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kbr Gelar Syukuran dan Do’a Bersama

INLINK, Kutai Barat – Anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kbr bersama warga menggelar syukuran dan do’a bersama guna memohon perlindungan serta kelancaran kepada Allah SWT dalam pelaksanaan program TMMD. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 pukul 20.00 Wita, bertempat di Kantor Petinggi Kampung Linggang Amer.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual agar seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun non fisik, dapat berjalan aman, lancar dan selesai tepat waktu.

Komandan Kodim 0912/Kbr Letkol Inf Doni Fransisco melalui vicon menyampaikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program TMMD Wiltas Ke-127. Ia berharap seluruh personel Satgas dan warga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan serta kemudahan dalam setiap tahapan pekerjaan.

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Petinggi Kampung Linggang Amer Hermanto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kerja nyata TNI melalui program TMMD di wilayahnya. Ia berharap melalui do’a bersama ini, seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Linggang Amer.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Pers Kodim 0912/Kubar Kapten Inf Hariyadi, Pasiter Kodim 0912/Kbr Lettu Inf Moch Wahyudi, Petinggi Kampung Linggang Amer Hermanto, anggota Satgas TMMD serta masyarakat sekitar.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Lakukan Kunjungan Kerja ke SPPG Polres Boyolali

INLINK, Boyolali – Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Ny. Diana Ribut Hari Wibowo melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Boyolali, pada sore ini, Selasa, 10 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Ny. Diana Ribut Hari Wibowo dan disambut langsung oleh6 Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., dan Ketua Bhayangkari Cabang Boyolali Ny. Fitri Indra Maulana Saputra.

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Diana Ribut Hari Wibowo meninjau secara langsung sarana dan prasarana SPPG, proses pengolahan makanan, serta mekanisme pendistribusian makanan bergizi sebagai bagian dari program pelayanan pemenuhan gizi yang dijalankan oleh Polres Boyolali.

“Saya mengapresiasi kesiapan dan komitmen Polres Boyolali dalam melaksanakan pelayanan pemenuhan gizi melalui SPPG. Program ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ny. Diana Ribut Hari Wibowo.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah juga menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan, kualitas gizi, serta keamanan pangan dalam setiap tahapan pelayanan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar serta diisi dengan dialog dan peninjauan langsung ke setiap bagian pelayanan SPPG Polres Boyolali.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Bhayangkari Cabang Boyolali, dan SPPG Polres Boyolali semakin solid dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Polisi Evakuasi Penemuan Jenazah di Tepi Bengawan Solo, Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

INLINK, Wonogiri – Jajaran Polres Wonogiri bersama Polsek Wonogiri Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan jenazah seorang laki-laki di tepi aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Lingkungan Seneng RT 03/RW 06, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, Selasa (10/2/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.15 WIB oleh seorang warga yang sedang memancing di sekitar lokasi. Menyadari adanya tubuh manusia yang mengapung di tepi sungai, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Wonogiri Kota sekitar pukul 14.30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Wonogiri Kota bersama Polres Wonogiri, Tim Identifikasi, petugas Puskesmas Wonogiri II, serta BPBD/SAR Kabupaten Wonogiri segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan evakuasi korban.

Korban diketahui bernama Suprianto (45), warga Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonogiri untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh dokter RSUD Wonogiri, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam. Kondisi jenazah menunjukkan ciri-ciri telah berada di dalam air selama kurang lebih tiga hari.

Dari pakaian yang dikenakan korban, petugas melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Esti Tomo Wonogiri. Hasil koordinasi memastikan bahwa korban merupakan salah satu pasien yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan tempat pelayanan sejak Minggu (8/2/2026).

Kasi Humas Polres Wonogiri mewakili Kapolres Wonogiri menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara profesional dan humanis.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan, evakuasi, serta koordinasi lintas instansi. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan, dan pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujarnya.

Pihak keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Polres Wonogiri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya di area perairan, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian menonjol di lingkungan sekitar sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan dan keamanan.

Sidokkes Polres Boyolali Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi Guru dan Karyawan TK Kemala Bhayangkari serta Pengurus YKB Cabang Boyolali

INLINK, Boyolali – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Boyolali melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi guru dan karyawan TK Kemala Bhayangkari se-Cabang Boyolali serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Boyolali, pada hari ini, Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Sidokkes Polres Boyolali.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi kesehatan.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis Sidokkes Polres Boyolali guna memastikan kondisi kesehatan para pendidik dan pengurus YKB tetap prima dalam menjalankan aktivitas dan tugas sehari-hari.

Kasi Dokkes Polres Boyolali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan guru dan karyawan TK Kemala Bhayangkari serta pengurus YKB yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi usia dini.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, diharapkan dapat mengetahui sejak dini kondisi kesehatan para guru dan karyawan, sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan dengan tertib dan lancar. Selain pemeriksaan, tim Sidokkes juga memberikan edukasi singkat terkait pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebugaran tubuh.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Sidokkes Polres Boyolali berharap dapat mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas, khususnya di lingkungan TK Kemala Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Boyolali.

Kapolres Boyolali Hadiri Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I di Lapangan Pancasila Cepogo

INLINK, Boyolali – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I yang digelar di Lapangan Pancasila, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali hari ini Selasa (10/02/2026) pagi.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Boyolali, jajaran TNI-Polri, OPD terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan bahwa Polri siap mendukung penuh pelaksanaan TMMD, baik dari aspek pengamanan maupun keterlibatan aktif di lapangan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Polri mendukung penuh pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan Polri bersama masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.

Lebih lanjut, Kapolres Boyolali menegaskan bahwa keberhasilan TMMD juga berkontribusi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Kami berharap hasil dari TMMD Sengkuyung Tahap I ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Boyolali,” imbuhnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap I di Kecamatan Cepogo meliputi kegiatan fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kamtibmas, dan peningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat.

Dengan dilaksanakannya TMMD Sengkuyung Tahap I ini, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan serta memperkokoh kemanunggalan TNI–Polri

Polres Demak Turun Bersih-bersih Lingkungan, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI

INLINK, Demak – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah), Selasa (10/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara Desa Cabean, Kecamatan Demak, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak.

Kegiatan kerja bakti dipimpin langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan diikuti seluruh pejabat utama Polres Demak serta 150 personel dari masing-masing bagian, satuan, seksi, hingga Polsek jajaran. Sejumlah personel DLH Kabupaten Demak bersama perangkat Desa Cabean juga turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Demak menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung dan melaksanakan program prioritas pemerintah pusat, khususnya di bidang pelestarian lingkungan.

“Kerja bakti ini merupakan dukungan konkret Polri terhadap program pemerintah, khususnya Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia,” ujar AKBP Samel.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menekankan pentingnya Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Dalam forum tersebut, Presiden juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah. Hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028 apabila tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Kapolres menilai, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dan memerlukan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat.

“Kebersihan lingkungan harus dimulai dari institusi pemerintah dan dilakukan secara bersama-sama agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cabean, Ahmad Sholikin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Polres Demak dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dalam mendukung program pemerintah pusat di tingkat daerah.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa Cabean berkomitmen melanjutkan gerakan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan melalui kegiatan gotong royong bersama warga desa.

“Kami mengapresiasi sinergi antara Polres Demak dan DLH Kabupaten Demak. Kegiatan ini sejalan dengan program Presiden dan akan kami lanjutkan di tingkat desa dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Gerakan kebersihan ini akan kami jadikan agenda rutin di desa agar kesadaran masyarakat terus tumbuh,” ungkapnya.