Diduga punya sakit bawaan, seorang wanita ditemukan meninggal di kamar kosnya

INLINK, Semarang |Warga Dsn. Pateran Ds. Plumbon Kec. Suruh Kab. Semarang saat pagi hari mendadak geger, ini terkait penemuan seorang wanita separuh baya yang meninggal di kamar kos nya Senin Pagi 9 Februari 2026.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., melalui Kapolsek Suruh AKP Sutarto SH. MH., dalam keterangannya menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh suami korban, yang hendak masuk kamar setelah pulang bekerja.

“Korban yaitu ibu Kotiah (50 Th) warga Kec. Banyubiru, korban ditemukan suaminya Rohani (44 Th) yang hendak masuk ke kamar korban. Namun setelah di ketuk ketuk pintu kamar kosnya, tidak ada respon dari korban. Karena curiga, akhirnya suami korban bersama tetangga kos mencoba membuka jendela. Dan korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal diatas kasur.” Ungkap Kapolsek.

Mendapat laporan tersebut, Personel Polsek Suruh langsung mendatangi lokasi dan dibantu Unit Inafis Polres Semarang, dan pihak Medis Puskesmas Suruh untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian penemuan.

Dari hasil pemeriksaan luar, Kapolsek menyampaikan tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan dugaan korban meninggal, akibat sakit yang sudah di deritanya selama ini.

“Tidak ada tanda tanda kekerasan dalam tubuh korban, dugaan korban menderita penyakit asma. Hal ini diperkuat keterangan suami maupun anak korban, dan juga tetangga kos Endang (45 Th) yang dimana pada malam sebelum korban meninggal, Minggu malam 8 Februari 2026. Korban mengeluhkan sesak nafasnya kambuh.” Jelas AKP Sutarto.

Selain keterangan tetangga korban, hasil pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi juga menemukan obat pereda nyeri dan obat asma. Diduga dikonsumsi korban saat sakit asma kambuh.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di saksikan kepala desa setempat,pihak keluarga menerima kejadian tersebut. Selanjutnya jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polres Demak Gandeng Mafindo Gelar Pelatihan AI untuk Pelajar

INLINK, Demak – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah bekerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi pelajar tingkat SMA sederajat di Kabupaten Demak, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus membekali pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Pelatihan tersebut diikuti 100 siswa-siswi terpilih dari 14 SMA sederajat di Kabupaten Demak. Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing sekolah yang diharapkan dapat menjadi agen literasi digital di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Wicaksana Laghawa Polres Demak itu dibuka langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra. Dalam sambutannya, AKBP Samel menekankan pentingnya sinergi antara Polri, Mafindo, dan dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul di era digital.

“Kehadiran kita di sini merupakan wujud komitmen Polri, Mafindo, dan instansi pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman,” kata AKBP Samel.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini bergerak sangat cepat dan kecerdasan buatan telah menjadi bagian penting dalam berbagai sektor kehidupan. Karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman yang tepat agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif.

“Sebagai generasi Z, kalian adalah pemilik masa depan. Keberlanjutan bangsa ini berada di tangan kalian,” ujarnya.

AKBP Samel juga menyampaikan komitmen Polres Demak untuk mendukung program AI Ready ASEAN yang digagas Mafindo sebagai proyek percontohan Polri. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman.

“Polres Demak siap mendukung dan menyukseskan program AI Ready ASEAN serta terus bersinergi dengan Mafindo dan dunia pendidikan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengingatkan agar kecerdasan buatan dimanfaatkan untuk hal-hal produktif, seperti membantu proses pembelajaran, memecahkan persoalan sosial, dan mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Namun, ia juga mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan teknologi, termasuk kejahatan siber, deepfake, dan penyebaran hoaks. Karena itu, para pelajar diminta tetap waspada dan menjunjung tinggi etika dalam bermedia digital.

“Meski kecerdasan buatan dapat membantu banyak hal, teknologi ini tidak memiliki hati nurani. Integritas, etika, dan kepatuhan terhadap norma tetap harus menjadi pegangan,” katanya.

Sementara itu, Kasihani narasumber dari Mafindo, menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat literasi digital sekaligus karakter pelajar di tengah arus informasi yang semakin kompleks.

“Ke depan, program edukasi teknologi dan literasi digital semacam ini akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyiapkan generasi muda yang cakap digital sekaligus memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.

Kerja Bakti Makam Jelang Ramadhan, Polsek Patikraja Polresta Banyumas Gotong Royong Bersama Masyarakat

INLINK, Banyumas |Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, Bhabinkamtibmas Polsek Patikraja, Polresta Banyumas, bersama Pemerintah Desa dan warga melaksanakan kegiatan kerja bakti bersih bersih makam, Minggu (8/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wlahar Kulon sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus pelestarian nilai gotong royong di tengah masyarakat. Pada kesempatan kali ini, Bhabinkamtibmas Aipda Susino turut terjun langsung bersama Kades Wlahar Kulon Dede KS, S.E., Perangkat Desa, Ketua RT dan RW, serta warga setempat.

Kades Wlahar Kulon menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas Polsek Patikraja yang selalu hadir dan aktif bersama warga. Kegiatan ini tidak hanya untuk menjaga kebersihan makam menjelang Ramadhan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Dede.

Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Patikraja, AKP Eko Sutanto, S.Sos., menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada fungsi keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kebersamaan dan kemitraan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan dan kamtibmas,” kata AKP Eko Sutanto.

Ia berharap, sinergi yang telah terjalin antara Polsek Patikraja, Pemerintah Desa dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga tercipta lingkungan yang aman, rukun dan kondusif.

Police Art dan Samsat Keliling Warnai Car Free Day Wonogiri, Satlantas Sosialisasikan Ops Keselamatan Candi 2026

INLINK, Wonogiri – Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) di Jalan Diponegoro, Kabupaten Wonogiri, untuk mendekatkan pelayanan dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dikemas melalui Police Art dan pelayanan Samsat Keliling dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026, Minggu (8/2/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB ini melibatkan personel Satlantas Polres Wonogiri, Humas Polres Wonogiri, serta Propam Polres Wonogiri. Selain menghadirkan hiburan edukatif melalui Police Art, petugas juga aktif memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para pengunjung CFD.

Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan sebanyak 200 lembar brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas serta informasi Ops Keselamatan Candi 2026. Tak hanya itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling untuk membayar pajak kendaraan bermotor secara langsung di lokasi kegiatan.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus upaya preventif menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Melalui kegiatan Police Art dan Samsat Keliling di Car Free Day, kami ingin mengedukasi masyarakat secara persuasif dan humanis agar semakin sadar pentingnya keselamatan berlalu lintas. Operasi Keselamatan Candi 2026 tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat,” ujar AKP Anom.

Ia menambahkan, kehadiran Polri di ruang publik seperti CFD diharapkan mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

“Kami berharap masyarakat Wonogiri semakin patuh terhadap aturan dan rambu lalu lintas, sehingga angka kecelakaan maupun fatalitas korban laka lantas dapat terus ditekan,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkan layanan maupun mengikuti sosialisasi yang disampaikan petugas.

Latgab dan Long March Pagar Nusa GASMI Digelar di Purwantoro

INLINK, Wonogiri – Kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) dan Long March Pencak Silat Nahdlatul Ulama (NU) Pagar Nusa GASMI Rayon Purwantoro dan Rayon Kismantoro Cabang Ponorogo berlangsung aman dan kondusif. Kegiatan tersebut digelar di wilayah Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, pada Minggu (8/2/2026).

Latgab dan Long March yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga 11.30 WIB ini dipusatkan di kediaman Ketua Pagar Nusa GASMI Rayon Purwantoro, M. Rudi, S.Pd.I, di Lingkungan Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Purwantoro. Kegiatan diikuti oleh 80 siswa, terdiri dari 55 peserta laki-laki dan 25 peserta perempuan.

Sejumlah unsur Forkopimcam dan tokoh perguruan silat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Camat Purwantoro, Danramil 19 Purwantoro, Ketua IPSI Kecamatan Purwantoro, Ketua FKPSB Kecamatan Purwantoro, serta para pelatih dan pendamping Pagar Nusa GASMI.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan dan doa bersama, long march dengan jarak kurang lebih dua kilometer, istirahat, penyampaian materi, sambung persaudaraan, serta penutupan. Untuk memastikan keamanan, Polsek Purwantoro menerjunkan personel pengamanan di bawah kendali Kapolsek Purwantoro Iptu Nugroho Setyo Hartono, S.H. selaku perwira pengendali (Padal).

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung kegiatan positif masyarakat, khususnya yang mengedepankan nilai persaudaraan, disiplin, dan pelestarian budaya bangsa.

“Polres Wonogiri mendukung penuh kegiatan pencak silat yang bersifat pembinaan dan mempererat persaudaraan. Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum,” ujar AKP Anom.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, TNI, serta elemen perguruan silat sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Wonogiri.

“Melalui pengamanan yang humanis dan profesional, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung secara positif dan menjadi sarana memperkuat persatuan serta kebersamaan di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Konfercab VI GP Ansor Wonogiri Berlangsung Kondusif, Sunarto Terpilih Ketua Periode 2026–2030

INLINK, Wonogiri – Konferensi Cabang (Konfercab) VI PC GP Ansor Kabupaten Wonogiri berlangsung aman dan kondusif. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (8/2/2026) mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, bertempat di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, dengan diikuti sekitar 200 peserta.

Konfercab VI ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Pengasuh Ponpes Sunan Gunung Jati sekaligus Rais Syuriah PCNU Wonogiri KH. Sutrisno Yusuf, Ketua PCNU Wonogiri H. Mubarok, Ketua GP Ansor Korwil Soloraya Rosidi, unsur TNI-Polri, serta perwakilan badan otonom NU.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, Mars IPNU dan IPPNU, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga penyampaian sambutan dari para tokoh. Dalam forum tersebut, para pembicara menekankan pentingnya soliditas organisasi, penguatan kaderisasi, serta peran GP Ansor sebagai garda terdepan penjaga ulama dan keutuhan NKRI di tengah tantangan era digital.

Puncak kegiatan Konfercab VI ditandai dengan pemilihan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Wonogiri yang dipimpin langsung Ketua GP Ansor Korwil Soloraya. Dari hasil pemilihan, Sahabat Sunarto, M.Pd, yang berasal dari PAC GP Ansor Purwantoro, terpilih sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Wonogiri periode 2026–2030.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa Polres Wonogiri mendukung penuh kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan demokratis.

“Polres Wonogiri melalui Polsek Kismantoro bersama Koramil 20 Kismantoro melaksanakan pengamanan dan monitoring selama kegiatan berlangsung. Alhamdulillah, seluruh rangkaian Konfercab VI PC GP Ansor Kabupaten Wonogiri berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, sinergi TNI-Polri dengan elemen masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman, khususnya dalam kegiatan berskala besar yang melibatkan banyak peserta.

Dengan terselenggaranya Konfercab VI ini, diharapkan kepengurusan baru GP Ansor Kabupaten Wonogiri mampu membawa organisasi semakin maju, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dari Kumuh Menjadi Asri, Brimob Polda Jateng Bersama Warga Serentak Korvey Bersihkan Pantai dan Sungai

INLINK, Kota Semarang | Pemandangan berbeda tampak di sejumlah titik di Jawa Tengah pada hari Minggu pagi (8/2/2026). Kawasan pesisir dan aliran sungai yang sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah, bahkan menebarkan bau menyengat, berubah menjadi lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman setelah Satuan Brimob Polda Jawa Tengah menggelar aksi korvey atau kerja bakti massal bersama masyarakat.

Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini dilaksanakan serentak di berbagai wilayah, meliputi Pantai Sigandu Batang, Pantai Widarapayung Cilacap, Aliran Sungai Pasar Gladak Kaliwungu Kendal, Sungai Desa Pangebatan Karanglewas Banyumas, serta Lapangan Gaharu Banyumanik Kota Semarang. Sejak pagi hari, personel Brimob tampak bahu-membahu dengan warga, perangkat desa, dan unsur Forkopimca, mengangkat sampah, membersihkan rumput liar, hingga membuka sumbatan aliran air.

Berkat kegiatan korvey yang digelar, perubahan nyata terlihat jelas, khususnya di kawasan pantai. Sebelum kegiatan, bibir pantai tampak tertutup sampah kayu, ranting, bambu, dan plastik yang terbawa ombak pasang, merusak pemandangan dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Setelah korvey digelar, wajah asli keindahan pantai kembali terlihat. Pasir tampak bersih, area pesisir tertata, dan suasana pantai kembali ramah bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah aliran sungai. Sungai yang sebelumnya tersumbat sampah plastik, botol bekas, dan bambu, bahkan menimbulkan aroma tak sedap di sekitar permukiman, kini kembali mengalir lancar. Bau menyengat menghilang, digantikan suasana lingkungan yang lebih segar dan sehat. Warga sekitar pun dapat merasakan langsung dampak dari kegiatan tersebut.

Dansat Brimob Polda Jawa Tengah Kombes Pol Noor Hudaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Brimob terhadap lingkungan sekaligus upaya menghadirkan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami ingin kehadiran personel Brimob benar-benar memberikan perubahan nyata. Jika sebelumnya pantai dipenuhi sampah atau sungai menimbulkan bau tidak sedap, hari ini kondisinya harus berubah menjadi bersih dan asri,” ujar Kombes Pol Noor Hudaya.

Selain aksi pembersihan, personel Brimob bersama warga juga menanam bibit dan tunas pohon kelapa di sepanjang bibir pantai. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sekaligus memperkuat fungsi pantai sebagai benteng alami dari abrasi.

Selain sebagai tindak lanjut terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, aksi korvey tersebut juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, menumbuhkan kembali semangat gotong royong, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto, mengapresiasi langkah Satbrimob yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merawat lingkungan demi keberlanjutan dan kenyamanan bersama.

“Kegiatan ini mencerminkan kehadiran Polri yang humanis dan solutif. Lingkungan yang bersih dan sehat akan berdampak pada meningkatnya kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong yang telah terbangun ini dapat terus dijaga, sehingga lingkungan yang sudah kembali asri bisa dipelihara bersama,” pungkas Kombes Pol Artanto.

Unit K9 Polres Wonogiri Meriahkan Fun Run with Pet dan Pengobatan Hewan Gratis HUT PDHI ke-73

INLINK, Wonogiri – Unit K9 Sat Samapta Polres Wonogiri turut ambil bagian dalam kegiatan Fun Run with Pet dan Pengobatan Hewan Gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) ke-73 tingkat Kabupaten Wonogiri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (8/2/2026) sejak pukul 05.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat pecinta hewan ini menjadi ajang edukasi sekaligus silaturahmi antara instansi terkait, komunitas, dan masyarakat umum. Selain fun run bersama hewan peliharaan, panitia juga menyediakan layanan pengobatan hewan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan dan lingkungan.

Keterlibatan Unit K9 Polres Wonogiri dalam kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran anjing pelacak milik kepolisian tidak hanya mendukung pengamanan kegiatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait peran dan fungsi K9 Polri dalam tugas kepolisian, khususnya di bidang kemanusiaan dan pemeliharaan keamanan.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres Wonogiri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan positif masyarakat.

“Polres Wonogiri mendukung penuh kegiatan Fun Run with Pet dan pengobatan hewan gratis dalam rangka HUT PDHI ke-73 ini. Kehadiran Unit K9 merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga pada kegiatan sosial dan edukatif,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan pengamanan yang dilaksanakan oleh personel Polres Wonogiri. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri, komunitas pecinta hewan, dan masyarakat luas di Kabupaten Wonogiri.

Pasar Lembang Baru Hadir, Diharapkan Jadi Motor Ekonomi Rakyat Kota Tangerang

INLINK, TANGERANG, Transformasi tata kelola pasar rakyat di Kota Tangerang memasuki fase baru seiring dilaksanakannya soft launching Pasar Lembang Baru di Kecamatan Ciledug. Kehadiran pasar ini tidak semata dimaknai sebagai peresmian fisik ruang niaga, melainkan sebagai bagian dari strategi struktural pemerintah dan pemangku kepentingan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis legalitas, kebersihan, serta keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dukungan terhadap keberadaan Pasar Lembang Baru datang dari berbagai unsur masyarakat. Ketua Umum BAPASI 1 Kota Tangerang, H. Maulana Hasanudin, menyatakan optimismenya bahwa pasar tersebut akan menjadi katalis peningkatan kesejahteraan ekonomi warga, khususnya para pedagang kecil.

Menurut Maulana, pasar yang tertata dan dikelola secara profesional berpotensi menciptakan nilai jual yang lebih kompetitif, sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal yang sehat. Ia menilai, Pasar Lembang Baru membuka ruang bagi penguatan sumber daya manusia agar mampu berdaya dan berkembang di wilayahnya masing-masing.

“Dengan adanya Pasar Lembang Baru, diharapkan perekonomian masyarakat dapat meningkat. Nilai jual menjadi lebih baik, dan masyarakat bisa tumbuh secara mandiri di lingkungannya sendiri,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan dan kelayakan pasar sebagai prasyarat utama terciptanya iklim perdagangan yang kondusif. “Harapannya, Pasar Lembang Baru dapat menjadi pasar yang tertata, bersih, dan memberikan rasa nyaman, baik bagi pedagang maupun konsumen,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada PT Bumi Jawa Rentspace selaku pengelola, Pemerintah Kota Tangerang, PD Pasar Kota Tangerang, serta seluruh instansi terkait yang telah berkontribusi dalam proses revitalisasi Pasar Lembang Baru sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah.

Dukungan senada disampaikan Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kota Tangerang, Cecep Yuliardi, yang hadir memenuhi undangan peresmian pasar tersebut. Cecep menilai pembangunan dan revitalisasi Pasar Lembang Baru mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan sarana perdagangan rakyat yang layak, bersih, dan manusiawi.

“Pasar ini dibangun dengan konsep modern tanpa meninggalkan karakter pasar rakyat. Fasilitas seperti kios, los, area parkir, dan sanitasi yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pembeli, sehingga berdampak pada peningkatan transaksi ekonomi,” ujar Cecep.

Sebagai bagian dari elemen kontrol publik terhadap tata kelola pemerintahan, FWJI, lanjut Cecep, mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Tangerang dalam menata pasar rakyat. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya peran aktif pengelola dan pedagang dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar.

“Pasar yang sudah tertata dengan baik harus dijaga bersama. Jangan sampai kembali kumuh dan becek. Pasar ini harus menjadi ruang transaksi yang aman, nyaman, dan bermartabat,” tegasnya.

Cecep berharap, dengan dukungan lintas sektor serta pengelolaan yang konsisten, Pasar Lembang Baru dapat berfungsi sebagai instrumen penguatan ekonomi rakyat yang berkelanjutan. Ia juga menyampaikan doa agar seluruh ikhtiar pemerintah dan pemangku kepentingan dalam membangun perekonomian Kota Tangerang mendapat ridho dan keberkahan.

Dengan menguatnya dukungan dari unsur masyarakat, organisasi profesi, dan dunia usaha, Pasar Lembang Baru diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas perdagangan, tetapi juga simbol keberhasilan penataan ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang.