Apresiasi Warga, Guru, dan Pelajar Usai Pembangunan Jembatan Dungtemu Oleh Polres Wonogiri

INLINK, Wonogiri – Pembangunan Jembatan Dungtemu di Dusun Dungtemu, Desa Banaran, Kecamatan Pracimantoro, yang dilaksanakan oleh Polres Wonogiri bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, mendapat apresiasi luas dari warga, guru, serta anak-anak sekolah. Jembatan tersebut telah resmi diresmikan pada 19 Desember 2025 dan kini dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Warga Dusun Dungtemu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi akses utama berbagai aktivitas, mulai dari pertanian hingga mobilitas harian masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Wonogiri dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Dulu jembatan ini rusak dan membahayakan, sekarang sudah kuat dan nyaman dilalui. Aktivitas kami jadi lebih lancar,” ujar Edi Sulistiyo, salah satu warga Dusun Kranding.

Apresiasi juga datang dari kalangan guru di Desa Banaran. Para pendidik menilai pembangunan jembatan tersebut sangat membantu keselamatan dan kelancaran akses pendidikan, mengingat jembatan Dungtemu setiap hari dilalui para siswa menuju sekolah.

“Jembatan ini sangat vital bagi anak-anak sekolah. Sebelumnya kami selalu khawatir saat mereka berangkat dan pulang, terutama saat hujan. Sekarang kami merasa jauh lebih tenang karena aksesnya sudah aman,” ungkap Yuni Prihastuti, seorang guru MI Muhammadiyah Kranding saat di wawancarai pada Kamis (15/1/2026).

Sementara itu, kegembiraan turut dirasakan oleh anak-anak sekolah. Mereka mengaku senang karena perjalanan menuju sekolah kini menjadi lebih mudah dan tidak lagi licin atau berbahaya.

“Sekarang jalannya sudah bagus, kami tidak takut lagi saat lewat jembatan. Terima kasih Bapak Polisi dan Bapak Bupati,” ujar salah seorang siswa dengan penuh antusias.

Pembangunan Jembatan Dungtemu dinilai sebagai bukti nyata kepedulian Polres Wonogiri bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri terhadap keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat pedesaan.

Diketahui, sebelum direnovasi, kondisi jembatan mengalami kerusakan sekitar 75 persen, terutama pada lantai jembatan dari kayu glugu yang telah lapuk serta sisi tepi jembatan yang rawan membahayakan pengguna. Jembatan dengan panjang 21 meter dan lebar 2,5 meter tersebut direnovasi pada 11–14 Desember 2025 dengan melibatkan personel Sat Samapta Polres Wonogiri, gabungan anggota Polsek Pracimantoro, masyarakat Dusun Dungtemu, serta pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wonogiri.

Dengan diresmikannya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat, khususnya aktivitas pendidikan dan perekonomian warga, dapat berjalan lebih aman, lancar, dan berkelanjutan.

Nenek Pengungsi Banjir Kudus Menangis Pikirkan Kucingnya, Polisi Turun Tangan

INLINK, Kudus – Di tengah kunjungan ke posko pengungsian warga terdampak banjir, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kudus Ny. Dona Heru menunjukkan kepedulian yang menyentuh hati. Keduanya mendatangi Posko Pengungsian yang berada di SD 1 Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jumat (16/1/2026).

Saat berinteraksi dengan para pengungsi, Kapolres memperhatikan seorang nenek yang tampak murung. Wajahnya terlihat sedih dan sesekali mengusap air mata. Setelah dihampiri, nenek tersebut diketahui bernama Selagi Narti (65), warga Desa Payaman, yang mengungsi akibat banjir.

Kepada Kapolres, Mbah Narti mengaku sedih dan terus memikirkan tujuh ekor kucing peliharaannya yang ditinggal di rumah karena banjir masih tinggi di wilayah Payaman.

Mendengar hal itu, AKBP Heru Dwi Purnomo langsung merespons cepat.
Tanpa menunggu lama, Kapolres memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan perahu guna mengevakuasi hewan peliharaan milik Mbah Narti.

Mengingat kondisi banjir di Desa Payaman masih cukup tinggi, proses evakuasi dilakukan melalui jalur air.

Kasat Samapta AKP Noor Alifi bersama sejumlah personel kemudian menerjang banjir menggunakan perahu dan berhasil mengevakuasi tujuh ekor kucing milik Mbah Narti dalam kondisi selamat.

Kabar tersebut disampaikan kepada Mbah Narti di posko pengungsian. Seketika, raut wajah bahagia terlihat jelas. Dengan mata berkaca-kaca, Mbah Narti mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajaran Polres Kudus atas kepedulian yang diberikan.

“Alhamdulillah, matur nuwun Pak Polisi. Kulo sampun tenang,” ucap Mbah Narti haru.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kami tidak hanya fokus pada keselamatan warga, tetapi juga memperhatikan hal-hal yang menjadi beban pikiran masyarakat, termasuk hewan peliharaan. Karena bagi sebagian warga, itu adalah bagian dari keluarga,” ujar AKBP Heru.

Kapolres juga menawarkan solusi sementara dengan menitipkan tujuh ekor kucing tersebut untuk dirawat di Polsek Mejobo hingga kondisi Desa Payaman benar-benar aman dan banjir surut.

“Sementara waktu, kucing-kucing tersebut akan kami rawat di Polsek Mejobo. Nanti setelah kondisi memungkinkan dan banjir surut, bisa dikembalikan kepada pemiliknya,” jelas Kapolres.

AKBP Heru Dwi Purnomo turut mengimbau masyarakat terdampak banjir agar tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan.

“Kami mengimbau warga untuk tetap berada di posko pengungsian demi keselamatan. Jika ada kebutuhan mendesak atau hal-hal yang mengkhawatirkan, segera sampaikan kepada petugas. Polri bersama stakeholder terkait siap hadir dan membantu,” pungkasnya.

Kapolres Kendal Pimpin Langsung Siaga Bencana Banjir di Desa Kebonadem

INLINK, KENDAL — Polres Kendal menetapkan status siaga bencana banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Kendal pada Kamis (15/1/2026). Luapan Sungai Waridin di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, mengakibatkan genangan di sejumlah permukiman warga serta kemacetan di jalur Pantura Brangsong.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, S.I.K., M.H. memimpin langsung apel kesiapsiagaan di Ruang Command Center Polres Kendal pada pukul 21.00 WIB. Dalam arahannya, Kapolres memerintahkan seluruh personel piket fungsi untuk segera bergerak ke lokasi terdampak guna membantu evakuasi warga dan pengamanan wilayah.

“Hujan deras dengan intensitas tinggi telah menyebabkan banjir di beberapa titik. Kami instruksikan seluruh personel untuk siaga penuh, turun langsung membantu masyarakat, dan memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama,” kata AKBP Hendry saat memberikan arahan kepada jajarannya.

Luapan Sungai Waridin terjadi sejak pukul 17.30 WIB, merendam Dukuh Kauman, Dukuh Kradenan, dan Dukuh Kebonadem. Debit air yang meningkat membuat air melampaui bibir jembatan dan masuk ke permukiman warga. Selain merendam rumah penduduk, genangan juga mengganggu arus lalu lintas di jalur nasional Pantura.

Polres Kendal membagi tugas personel sesuai fungsi masing-masing. Satu pleton Dalmas diterjunkan ke Brangsong menggunakan truk operasional dan membawa perahu karet untuk keperluan evakuasi. Satuan Lalu Lintas dikerahkan untuk mengurai kemacetan, sementara personel narkoba berkoordinasi dengan BPBD Kendal. Personel Reskrim dan Intelkam disiagakan untuk pengamanan dan pendataan wilayah terdampak.

Sekitar pukul 21.30 WIB, Kapolres Kendal bersama Dandim 0715 Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, Plt Kapolsek Brangsong AKP Nugroho Agung Purnomo, serta Kasat Lantas AKP Panji Yugo Putranto meninjau langsung lokasi banjir. Dalam peninjauan tersebut, petugas mengevakuasi sejumlah warga yang rumahnya tergenang cukup tinggi dan dinilai tidak layak huni sementara.

Kapolres Kendal menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. “Kami akan terus berada di lokasi sampai situasi benar-benar aman. Personel juga kami siagakan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Hingga Jumat (16/1/2026) pukul 01.00 WIB, Kapolres Kendal bersama personel gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan, pengamanan, serta membantu proses evakuasi. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Polsek Juwana Dirikan Dapur Umum, Warga Korban Banjir: Terima Kasih Polisi Sudah Hadir

INLINK, Pati – Polsek Juwana bersama Forkopimcam Juwana mendirikan posko dan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kecamatan Juwana dan berlangsung pada Jumat (16/1/2026).

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Juwana AKP Mudofar, S.H., mengatakan pendirian dapur umum merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Kegiatan ini melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah kecamatan, organisasi masyarakat, hingga relawan.

“Kami hadir untuk memastikan warga terdampak banjir mendapatkan bantuan secara cepat dan tepat, khususnya kebutuhan pangan,” kata AKP Mudofar, Jumat (16/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, dapur umum memasak sebanyak 1.050 nasi bungkus yang kemudian didistribusikan ke sejumlah desa terdampak banjir dengan pengawalan personel kepolisian.

“Kami menyiapkan 1.050 nasi bungkus dan langsung menyalurkannya ke desa-desa terdampak agar kebutuhan makan warga tetap terpenuhi,” ujarnya.

Distribusi bantuan dilakukan mulai pukul 13.00 WIB dengan mekanisme penyerahan melalui kepala desa maupun langsung kepada warga. Desa penerima bantuan meliputi Desa Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, Doropayung, dan Growong Kidul.

Selain bantuan pangan, Polsek Juwana juga menggandeng Dokkes Polresta Pati untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di Balai Desa Kedungpancing sebagai langkah antisipasi gangguan kesehatan pascabanjir.

“Kami juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan karena pascabanjir rawan penyakit. Ini bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” jelas AKP Mudofar.

Sementara itu, salah satu warga Desa Kedungpancing mengaku sangat terbantu dengan kehadiran dapur umum dan bantuan dari kepolisian. Ia menyampaikan terima kasih kepada Polresta Pati melalui Polsek Juwana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi. Bantuan makanan dan pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu kami yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya yang berharap kehadiran aparat kepolisian terus mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih.

AKP Mudofar menegaskan Polri akan terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam penanganan bencana sebagai wujud komitmen Polri yang presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana,” tegasnya.

Polres Jepara dan Bhayangkari Gelar Baksos untuk Warga Terdampak Banjir Dan Tanah Longsor

INLINK, Jepara | Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Hadi Kristanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jepara Ny. Dian Hadi Kristanto didampingi pejabat utama Polres Jepara dan pengurus Bhayangkari menggelar kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Jumat (16/1/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menyampaikan, bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan.

Ia menegaskan, bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Kami berharap bantuan sosial ini dapat sedikit meringankan beban warga, serta menjadi penguat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” ucapnya.

Usai memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Tempur, Kapolres Jepara bersama rombongan juga meninjau kondisi jalan putus akibat longsor di alur Sungai Gelis Kaliombo, Keling.

Dimana jalur tersebut merupakan satu-satunya akses utama menuju Desa Tempur dan sekitar 60–80 meter badan jalan hilang terseret arus sungai.

“Kami mengimbau warga masyarakat untuk tetap waspada, khususnya di musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana lanjutan seperti banjir dan tanah longsor,” ucap Kasihumas.

Hingga saat ini Polres Jepara terus melakukan pemantauan situasi kamtibmas serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi dampak bencana di wilayah Kabupaten Jepara.

Masuki purna tugas, Polres Semarang gelar Wisuda Purna Bhakti 30 Personel

INLINK,  Semarang, Jateng |Sebanyak 30 personel Polres Semarang mengikuti kegiatan wisuda Purna Bhakti yang dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026 di Gedung Condrowulan Polres Semarang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., dan dihadiri Wakapolres, seluruh Pejabat Utama Polres Semarang, Kapolsek jajaran serta perwakilan personel Polres Semarang, hadir pula Pj. Ketua Bhayangkari Cab. Semarang beserta pengurus.

Wisuda purna bhakti ini diperuntukkan bagi personel yang memasuki masa purna tugas periode Januari hingga Desember 2025 sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan kepada institusi Polri, khususnya Polres Semarang.

Dalam sambutannya, Kapolres Semarang menyampaikan rasa syukur karena dapat mengantarkan para senior dan rekan yang telah mendarma baktikan dirinya untuk Polri.
“Pagi ini kita bersyukur bisa mengantarkan senior-senior dan sahabat-sahabat kita yang telah mendarma bhaktikan diri untuk Polri. Kami mengucapkan selamat menuntaskan pengabdian di kepolisian, dan ini menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi yang telah diberikan selama masa dinas. “Terima kasih atas dedikasi, prestasi, dan pengabdian yang telah diberikan kepada Polri, khususnya Polres Semarang. Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada bapak dan ibu sekalian,” lanjutnya.

Sebagai pimpinan Polres Semarang, Kapolres turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. “Sebagai pimpinan, kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga bapak dan ibu yang purna bhakti senantiasa diberikan kesehatan dan tetap menjadi panutan di tengah masyarakat,” tutup Kapolres.

Kegiatan wisuda purna bhakti berlangsung dengan khidmat, penuh rasa hormat, dan kekeluargaan sebagai wujud penghargaan atas pengabdian panjang para personel kepada bangsa, negara, dan masyarakat melalui institusi Polri.

Peringati Isra Mi’raj, Polres Wonogiri Gelar Binrohtal Secara Daring untuk Perkuat Mental Personel

INLINK, Wonogiri – Polres Wonogiri menggelar pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan dipusatkan dari Masjid Al Ma’ruf Polres Wonogiri, Kamis (15/1/2026) siang.

Binrohtal dimulai pukul 11.30 WIB dan diikuti oleh perwakilan personel Bag, Sat, dan Sie Polres Wonogiri yang beragama Islam. Kegiatan ini menghadirkan penceramah Habib Jakfar Al Musawwa yang menyampaikan tausiyah bertema makna Isra’ Mi’raj sebagai sarana meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta penguatan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., mengatakan bahwa pelaksanaan Binrohtal secara daring merupakan bentuk adaptasi Polri tanpa mengurangi esensi pembinaan spiritual bagi personel.

“Pembinaan rohani dan mental tetap menjadi prioritas. Melalui Binrohtal ini, diharapkan seluruh personel memiliki ketahanan moral dan spiritual yang kuat sebagai bekal dalam menjalankan tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” ujar AKP Anom.

Ia menambahkan, momentum peringatan Isra’ Mi’raj menjadi pengingat pentingnya nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, yang harus tercermin dalam sikap dan perilaku setiap anggota Polri di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Polres Wonogiri dalam membangun SDM Polri yang Presisi, humanis, dan berintegritas,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung, pelaksanaan Binrohtal melalui Zoom Meeting berjalan aman, tertib, dan lancar. Polres Wonogiri memastikan pembinaan rohani dan mental akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri.

Kalapas Pati Hadiri Pembukaan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin Pegawai serta Panen Raya Serentak di Nusakambangan

INLINK, Nusakambangan – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati, menghadiri secara langsung kegiatan Pembukaan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin Pegawai yang dirangkaikan dengan Panen Raya Serentak, Kamis (15/1/2026) di Nusakambangan. Kegiatan Panen Raya Serentak ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan diikuti jajaran Eselon I Kemenimipas, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah, yang terhubung secara virtual dengan pusat kegiatan di Lapas Kelas I Cirebon.

Setelah mengikuti zoom Panen Raya Serentak, Kalapas Pati turut mengikuti panen raya secara langsung di Lapas Pasir Putih Nusakambangan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan terpadu yang tidak hanya menekankan penguatan karakter pegawai, tetapi juga optimalisasi pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian dan perikanan.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, pemanfaatan lahan pembinaan kemandirian mencapai 44,2 hektar dengan total hasil panen 123,5 ton yang sebagian besar dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan di lingkungan Pemasyarakatan serta didonasikan kepada wilayah terdampak bencana alam.

Kalapas Pati, Suprihadi, menegaskan bahwa keterlibatan jajaran Pemasyarakatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan integritas dan kinerja pegawai. “Pembinaan fisik, mental, dan disiplin pegawai harus sejalan dengan keberhasilan pembinaan warga binaan. Panen Raya Serentak ini menjadi bukti bahwa sinergi seluruh jajaran mampu menghadirkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan dan bermanfaat,” ungkapnya.

Polsek Plupuh Berjibaku Ringankan Beban Korban Tanah Longsor

INLINK, Sragen, Jateng — Di tengah sisa-sisa lumpur dan tanah yang tergerus hujan deras, semangat kemanusiaan justru tumbuh kuat di Dukuh Pojok, Desa Plupuh, Kecamatan Plupuh.

Kamis (15/1/2026) pagi, personel Polsek Plupuh bersama Forkopimcam Plupuh turun langsung berjibaku membantu Bapak Subasir, warga yang rumahnya terdampak tanah longsor akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Sejak pukul 08.30 WIB, halaman rumah sederhana milik Subasir dipenuhi aparat lintas sektor.

Tak ada jarak antara aparat dan warga, yang ada hanyalah keringat, doa, dan tekad bersama untuk meringankan beban sesama.

Kerja bakti sinergis ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di saat masyarakat menghadapi musibah.

Wakapolsek Plupuh Iptu Sardi yang berada dilokasi memimpin kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral aparat terhadap warga yang tertimpa bencana.

“Ini bukan sekadar kerja bakti, tetapi panggilan nurani. Saat warga mengalami musibah, Polri bersama TNI dan pemerintah kecamatan harus hadir, bekerja, dan merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat,” ujar Iptu Sardi.

Kerja bakti dilakukan dengan pembagian tugas yang terorganisir. Sebagian personel memotong bambu, sementara lainnya membangun tanggul darurat untuk menahan tanah agar tidak kembali longsor. Meski material permanen belum tersedia, upaya penanggulangan sementara ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko lanjutan, terutama jika hujan kembali turun.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam Plupuh, di antaranya Bataud Koramil Plupuh Peltu Sukardi, Kasi Trantib Kecamatan Plupuh Wiranto, anggota Polsek Plupuh, anggota Koramil Plupuh, serta perangkat kecamatan. Sinergi lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dampak bencana alam di wilayah pedesaan.

Kapolsek Plupuh Iptu Mohamat Nur Arifin mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa Polres Sragen berkomitmen untuk selalu hadir secara humanis dan responsif terhadap setiap permasalahan masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam momen-momen kemanusiaan. Inilah wujud Polres Sragen Baik, hadir, peduli, dan bekerja bersama rakyat,” tegasnya.

Bagi Bapak Subasir dan keluarganya, kehadiran aparat bukan hanya bantuan fisik, tetapi juga suntikan semangat dan harapan. Di tengah musibah yang menguji keteguhan, gotong royong menjadi penguat bahwa mereka tidak sendirian.

Kerja bakti tersebut pun ditutup dengan doa bersama, memohon perlindungan dan keselamatan, agar bencana serupa tidak kembali terjadi. Dari Plupuh, pesan kemanusiaan kembali digaungkan, di saat tanah runtuh, solidaritas justru berdiri kokoh.

Persaudaraan Mimikri Ucapkan Selamat, Kol. CPM Eko Yuni Sulistyo Resmi Jabat Kasat Lidkrimpamfik Puspom TNI

INLINK, Jakarta – Persaudaraan Mimikri menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penunjukan Kolonel CPM Eko Yuni Sulistyo, S.H. sebagai Kepala Satuan Lidkrimpamfik Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI). Jabatan strategis ini berada di garda depan penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib di lingkungan TNI, Kamis (15/01/2026).

Penugasan tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan institusi terhadap figur perwira menengah yang memiliki rekam jejak profesional serta komitmen kuat terhadap supremasi hukum militer.

Ketua Umum Persaudaraan Mimikri, Oscar Emanuel Indradjaja, S.H., M.H., menegaskan bahwa amanah ini diharapkan memperkuat wibawa penegakan hukum di tubuh TNI.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Kolonel CPM Eko Yuni Sulistyo, S.H. atas jabatan barunya sebagai Kasat Lidkrimpamfik Puspom TNI. Semoga amanah ini dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan ketegasan demi tegaknya hukum di lingkungan TNI,” tegas Oscar.

Sekretaris Umum Persaudaraan Mimikri, Albertus Tody Bintoro Ajie, menyebut kepemimpinan Kolonel CPM Eko Yuni Sulistyo diharapkan membawa arah baru yang lebih presisi dan berorientasi pada keteladanan.

“Kami optimistis di bawah kepemimpinan beliau, penegakan hukum militer akan semakin terukur, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi disiplin prajurit,” ujarnya.

Redaksi turut menyampaikan ucapan selamat dan menilai pengangkatan Kolonel CPM Eko Yuni Sulistyo sebagai momentum penting dalam penguatan supremasi hukum dan profesionalisme Polisi Militer TNI.

“Penunjukan Kolonel CPM Eko Yuni Sulistyo sebagai Kasat Lidkrimpamfik Puspom TNI mencerminkan kepercayaan institusi terhadap sosok perwira berpengalaman. Kami berharap kepemimpinannya mampu memperkokoh wibawa penegakan hukum militer serta meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Redaksi.

Ucapan dan pernyataan tersebut menegaskan harapan agar amanah jabatan yang diemban tidak hanya berjalan administratif, tetapi memberi dampak strategis dalam menjaga marwah hukum, disiplin, dan ketertiban nasional.