Bupati Jayawijaya Tekankan Kesejahteraan rakyat Pada Launching Pembangunan Koperasi Merah Putih

INLINK,JAYAWIJAYA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., menghadiri kegiatan Launching Pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dilaksanakan di Kampung Walak, Distrik Solo Gema, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Jigibalom, SH., M.Si., serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan unsur lainnya.

Kegiatan launching ini menandai dimulainya pembangunan gerai koperasi sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan koperasi di seluruh pelosok tanah air. Program tersebut merupakan implementasi langsung dari kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi kerakyatan.

Dalam wawancaranya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH., menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi merupakan bagian dari gagasan besar pemerintah pusat yang harus dilaksanakan secara terstruktur mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata perhatian Presiden dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi berbasis koperasi.

Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama seluruh instansi terkait serta unsur Forkopimda telah menangkap peluang baik ini dengan menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat, termasuk koordinasi bersama jajaran Kodim dalam penyiapan lahan pembangunan gerai koperasi. Ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut bukan diperuntukkan bagi institusi tertentu, melainkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat agar dapat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.

“Pembangunan gerai koperasi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal. Program ini bukan untuk TNI maupun pemerintah, tetapi untuk masyarakat agar mereka dapat merasakan manfaat nyata dalam peningkatan perekonomian,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi telah dimulai pada awal tahun 2026 dengan peletakan batu pertama di Kampung Walak. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga telah merencanakan pembangunan di 18 titik lainnya yang telah ditentukan, dengan pelaksanaan bertahap sesuai dukungan dan kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah daerah sendiri berperan dalam memfasilitasi penyiapan lahan guna mempercepat proses pembangunan.

Mengakhiri keterangannya, Bupati Atenius Murip mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah kampung di berbagai wilayah untuk mendukung program pembangunan dengan menyiapkan lahan dan berpartisipasi aktif dalam pengembangan koperasi desa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang telah berperan dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat luas.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media. Sebarkan berita baik ini hingga ke kampung-kampung dan daerah lain agar semangat membangun serta kesiapan menyiapkan lahan dapat segera dilakukan. Tuhan memberkati,” tutupnya.

Kegiatan launching ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekonomi masyarakat Kabupaten Jayawijaya melalui koperasi desa yang mandiri, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Bangun Sinergi, Kapolres Belitung Silaturahmi Bersama Insan Media

Belitung – Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan dan membangun sinergi yang positif, Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K. menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan media, yang berlangsung di ruang kerja Kapolres Belitung. Kamis (12/02/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Belitung, Kasi Humas Polres Belitung, serta para wartawan dari berbagai media di Kabupaten Belitung. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

 

Kapolres Belitung menyampaikan bahwa peran media memiliki kontribusi yang sangat penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Melalui sinergi yang baik antara Polri dan media, diharapkan dapat tercipta situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Belitung.

 

“Kami berharap hubungan komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan. Media adalah mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara transparan dan profesional,” ujar Kapolres Belitung.

 

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi dan tukar pikiran terkait dinamika informasi serta isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara Polres Belitung dan insan pers semakin solid dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik yang optimal di Kabupaten Belitung.

Polres Belitung Amankan Perempuan Berinisial E Terkait Dugaan Penipuan

Belitung – Seorang warga melaporkan dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belitung, Selasa (13/01/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Pelapor berinisial H (48), warga Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, melaporkan seorang perempuan berinisial E yang berdomisili di wilayah Tanjungpandan.

Rabu, (11/02/2026)

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 9 September 2025 di kediaman terlapor yang beralamat di kawasan Jalan Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

 

Kasus ini bermula dari upaya pelapor untuk menyelesaikan perkara kecelakaan lalu lintas yang menimpa anaknya.

Terlapor diduga menawarkan bantuan untuk memediasi proses perdamaian dengan pihak korban kecelakaan. Dalam proses tersebut, pelapor mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp25.000.000 kepada terlapor sebagai bentuk itikad penyelesaian perkara. Namun hingga waktu yang dijanjikan, permasalahan tidak kunjung selesai dan uang yang telah diserahkan tidak dikembalikan.

 

Merasa dirugikan, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belitung guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dugaan tindak pidana yang dilaporkan mengacu pada Pasal 492 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 486 KUHP tentang Penggelapan.

Saat ini, laporan tersebut telah diterima dan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Belitung. Terlapor, perempuan berinisial E telah diamankan guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

 

Kasat Reskrim Polres Belitung, I Made Yudha Suwikarma, S.Tr.K., S.I.K., M.Si saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan menangani perkara ini secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

“Kami telah mengamankan terlapor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses penyidikan akan dilakukan secara objektif dan transparan. Apabila terbukti memenuhi unsur pidana, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP I Made Yudha Suwikarma.

 

Beliau juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu penyelesaian perkara di luar mekanisme resmi.

 

Polres Belitung mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati serta memastikan setiap proses hukum dilakukan melalui jalur yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ops Keselamatan Menumbing 2026, Unit Kamsel Satlantas Polres Belitung Gelar Sosialisasi dan Edukasi di SMP Regina Pacis Tanjungpandan

Belitung – Dalam rangka pelaksanaan Ops Keselamatan Menumbing 2026, Unit Kamsel Satuan Lalu Lintas Polres Belitung melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa-siswi SMP Regina Pacis Tanjungpandan.

Rabu (11/02/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan preemtif Polres Belitung dalam meningkatkan kesadaran serta disiplin berlalu lintas di kalangan generasi muda.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Unit Kamsel Satlantas Polres Belitung memberikan sosialisasi serta edukasi terkait pentingnya menjaga keselamatan dalam berlalu lintas, baik sebagai pengendara maupun sebagai pengguna jalan.

Materi yang disampaikan meliputi kewajiban penggunaan helm berstandar SNI, larangan berkendara bagi pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM, pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta bahaya penggunaan ponsel saat berkendara. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti secara antusias oleh para siswa.

 

Kasat Lantas Polres Belitung, Iptu Ervindo Thio Prabowo, S.Tr.K, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

 

“Melalui Ops Keselamatan Menumbing 2026, kami mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat, khususnya pelajar. Kami berharap adik-adik sekalian dapat memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan hanya kewajiban. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya sangat dipengaruhi oleh kesadaran dan disiplin setiap individu dalam mematuhi aturan lalu lintas.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMP Regina Pacis Tanjungpandan dapat menjadi generasi yang sadar hukum serta berperan aktif dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Belitung.

Polres Belitung Gelar Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM T.A 2026

Belitung – Polres Belitung melaksanakan kegiatan Penandatangan pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun Anggaran 2026. Rabu. (11/02/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung, para pejabat utama Polres Belitung, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Belitung menyampaikan bahwa pencanangan Zona Integritas bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata seluruh personel Polres Belitung dalam membangun institusi yang transparan, akuntabel, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

 

“Pencanangan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Polres Belitung yang bersih dari praktik korupsi dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Penandatanganan komitmen bersama serta deklarasi Zona Integritas menjadi simbol tekad seluruh jajaran Polres Belitung dalam mendukung program reformasi birokrasi Polri, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan Polres Belitung mampu memenuhi seluruh indikator penilaian Zona Integritas dan meraih predikat WBK maupun WBBM pada Tahun Anggaran 2026.

Polres Belitung berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengawasan yang berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

Polda Babel Komitmen Dukung Swasembada Jagung, Siapkan Strategi 1 Desa 1 Hektar Lahan

Bangka Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Polda Bangka Belitung dan jajaran menyampaikan komitmennya untuk siap mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan melalui swasembada jagung.

 

Diketahui, Polda Babel telah menyiapkan lahan seluas 229 hektar lahan dari target lahan yang diberikan dari pusat seluas 460 hektar sampai 700 hektar sebagai lokasi tanam jagung.

 

"Polda Babel diberikan target dari pusat itu minimal 460 hektar sampai maksimal 700 hektar. Hingga saat ini sudah terdeklarasi 229 hektar atau sudah 50%, insyaallah dalam waktu dekat ini semakin nambah minimal target bisa tercapai,"kata Karo SDM Polda Babel Kombes Pol Rimsyahtono, Selasa (10/2/26).

 

Untuk memenuhi target itu, kata Rimsyahtono, pihaknya telah membuat strategi-strategi dalam mendukung swasembada jagung ini khususnya di Babel.

 

Salah satunya ialah mengerahkan personel Bhabinkamtibmas untuk mendukung kelompok tani diwilayahnya dengan menyiapkan 1 Desa 1 hektar.

 

"Strategi kita 1 Desa 1 Hektar, makanya Kapolsek menggiatkan Bhabinkamtibmasnya untuk semangat menyiapkan dan mengajak kelompok tani untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan menyiapkan swasembada pangan sehingga bisa menyuplai ketersediaan jagung di dalam negeri,"ungkapnya.

 

Rimsyahtono juga membeberkan keterbatasan lahan yang tidak sesuai dengan lahan pertanian jagung menjadi kendala termasuk mengajak para kelompok tani beralih ke jagung.

 

Namun, lanjut Rimsyahtono, pihaknya menyebutkan sudah mencari solusi terkait kendala itu dengan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Babel.

 

"Kendala keterbatasan lahan ada, katanya di Babel tidak sesuai dengan pertanian jagung. Tapi kita sudah berkordinasi dengan Dinas Pertanian, itu bisa diupayakan dan ada treatmen terhadap tanah sehingga bisa ditanami,"bebernya.

 

Sebelumnya, Polda Babel juga telah menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan yang berlangsung di Mapolda, Selasa pagi.

 

Rakor ini dipimpin langsung Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama dan Wakapolres jajaran.

Polres Demak Turun Bersih-bersih Lingkungan, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI

INLINK, Demak – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah), Selasa (10/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara Desa Cabean, Kecamatan Demak, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak.

Kegiatan kerja bakti dipimpin langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan diikuti seluruh pejabat utama Polres Demak serta 150 personel dari masing-masing bagian, satuan, seksi, hingga Polsek jajaran. Sejumlah personel DLH Kabupaten Demak bersama perangkat Desa Cabean juga turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Demak menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung dan melaksanakan program prioritas pemerintah pusat, khususnya di bidang pelestarian lingkungan.

“Kerja bakti ini merupakan dukungan konkret Polri terhadap program pemerintah, khususnya Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia,” ujar AKBP Samel.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menekankan pentingnya Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Dalam forum tersebut, Presiden juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah. Hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028 apabila tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Kapolres menilai, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dan memerlukan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat.

“Kebersihan lingkungan harus dimulai dari institusi pemerintah dan dilakukan secara bersama-sama agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cabean, Ahmad Sholikin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Polres Demak dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dalam mendukung program pemerintah pusat di tingkat daerah.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa Cabean berkomitmen melanjutkan gerakan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan melalui kegiatan gotong royong bersama warga desa.

“Kami mengapresiasi sinergi antara Polres Demak dan DLH Kabupaten Demak. Kegiatan ini sejalan dengan program Presiden dan akan kami lanjutkan di tingkat desa dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Gerakan kebersihan ini akan kami jadikan agenda rutin di desa agar kesadaran masyarakat terus tumbuh,” ungkapnya.

YONIF TP 836/BY Laksanakan Pengecatan Sekolah di Kabupaten Pidie Jaya

Pidie Jaya, webid.rumahkawakibi.com/ — Prajurit Yonif TP 836/BY melaksanakan kegiatan pengecatan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dukungan terhadap kenyamanan proses belajar mengajar di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu ,7 februari 2026.

 

Kegiatan pengecatan tersebut dilaksanakan di beberapa sekolah, di antaranya PAUD Pijeh Mata, SD Negeri 6, dan SD Negeri 7 Kabupaten Pidie Jaya. Pengecatan dilakukan pada dinding ruang kelas dan fasilitas sekolah lainnya yang sudah mulai kusam, sehingga lingkungan sekolah kembali tampak bersih, rapi, dan nyaman bagi para siswa.

 

Komandan Satgas Yonif TP 836/BY Letkol Inf Faishal Riza menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial dan pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

 

“Melalui kegiatan pengecatan sekolah ini, kami berharap dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak dan para guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman akan berdampak positif pada motivasi belajar siswa,” ujar Dansatgas.

 

Pihak sekolah dan masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut serta mengapresiasi peran aktif prajurit Yonif TP 836/BY yang turut membantu memperbaiki fasilitas pendidikan di wilayah mereka.

 

Dengan kegiatan ini, Yonif TP 836/BY kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat TNI AD Manunggal dengan Rakyat.

Polisi dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Diterkam Buaya di Kecamatan Badau

Belitung – Polisi bersama tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Belitung, Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, serta Tim Basarnas Kabupaten Belitung, dibantu masyarakat, berhasil mengevakuasi korban meninggal dunia akibat diterkam buaya di wilayah Kecamatan Badau, Senin (9/2/2026) malam.

 

Peristiwa tersebut terjadi di kolong atau sungai bekas tambang yang berada di IUP PT Timah, Dusun Mempiuk RT 05 RW 03 Desa Cerucuk, Kecamatan Badau. Proses evakuasi dilaksanakan sekitar pukul 23.30 WIB hingga selesai dengan melibatkan personel lintas instansi.

 

Korban diketahui bernama Rosmanto alias Pato (42), seorang buruh harian, warga Jalan Murai RT 034 RW 011 Desa Air Rayak Barat II, Kecamatan Tanjungpandan. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat berada di sekitar lokasi kejadian.

 

Setelah melalui upaya pencarian, polisi dan tim gabungan berhasil menemukan serta mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr. H. Marsidi Judono untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

 

Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K. menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut, sekaligus mengapresiasi kerja cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, khususnya di kawasan kolong atau sungai bekas tambang yang berpotensi menjadi habitat satwa liar berbahaya seperti buaya. Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan menghindari area-area rawan,” ujar Kapolres Belitung.

 

Kapolres Belitung juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kejadian serupa serta meningkatkan upaya pencegahan demi keselamatan masyarakat.

Pencarian Korban Diterkam Buaya di Badau Terus Dilakukan, Kapolres Belitung: Personel Maksimal di Lapangan

Belitung, webid.rumahkawakibi.com/ – Personel Polres Belitung bersama jajaran Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, dan Tim Basarnas Kabupaten Belitung hingga Senin malam (9/2/2026) masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga yang diduga diterkam buaya di kolong bekas tambang timah wilayah Desa Cerucuk, Kecamatan Badau.

 

Korban diketahui bernama Rosmanto alias Pato (42), buruh harian asal Desa Air Rayak Barat II, Kecamatan Tanjungpandan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di kolong bekas tambang yang berada di area IUP PT Timah, Dusun Mempiuk.

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula saat korban bersama anak kandungnya, Adrian, selesai bekerja menambang timah. Keduanya kemudian menuju kolong bekas tambang untuk berbilas mandi. Namun, sesaat setelah korban turun ke air, ia tiba-tiba diserang seekor buaya dan diseret masuk ke dalam kolong hingga tidak terlihat lagi.

Mengetahui kejadian tersebut, anak korban segera meminta pertolongan kepada para penambang di sekitar lokasi.

 

Sekitar pukul 17.00 WIB, tim gabungan bersama masyarakat langsung melakukan pencarian dengan menyisir area kolong, menutup aliran air yang mengarah ke sungai, serta melakukan penyedotan air menggunakan lima unit mesin air guna mempersempit area pencarian.

 

Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K menyampaikan bahwa jajaran Polres Belitung terus berupaya maksimal dalam proses pencarian korban dan akan menurunkan personel Sat Polair polres belitung dengan kelengkapan perahu Rubber Boat dan persenjataan laras panjang untuk membantu proses pencarian Korban

 

“Personel Polres Belitung bersama unsur terkait masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Kami berupaya semaksimal mungkin di lapangan dengan mengedepankan keselamatan personel serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait,” ujar Kapolres.

 

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di kolong atau perairan bekas tambang yang berpotensi menjadi habitat satwa liar berbahaya.

 

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, Basarnas Kabupaten Belitung, serta masyarakat setempat. Upaya pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.